Tol Cikampek Arah Jakarta Padat Jelang Subuh, Rest Area Penuh

Tol Cikampek Arah Jakarta Padat Jelang Subuh, Rest Area Penuh

Kakorlantas Polri Irjen Royke Lumowa masih terus memantau arus balik di tol Cikampek. Menjelang subuh kepadatan terjadi di km 35 hingga km 58 arah Jakarta. “Sampai saat ini laporan sudah sampai km 58 ekornya, kita sekarang di km 42, terus km 42 ke sama seperti ini (padat) pergerakannya, sampai di 35 agak kencang ke arah Jakarta,” kata Royke di tol Cikampek Km 42 arah Jakarta, Selasa (2/1/2017). Kepadatan tersebut terjadi sekitar pukul 04.00 WIB. Rokye berharap kepada tidak bertambah agar tak terjadi pertemuan kendaraan pada jam masuk kerja. “Mudah-mudahan tidak menambah beban lagi dari Jawa Tengah sehingga bisa clear, mudah-mudahan pukul 05.00 WIB bisa clear sehingga tidak ketemu dengan pemakai jalan yang akan ke kantor,” ujarnya. Selain kepadatan di ruas tol, rest area di jalur menuju Jakarta juga terpantau penuh. Beberapa kendaraan bahkan parkir di bahu jalan. “Rest area yang padat km 42, 62 dan 52 itu penuh. Lumayan padat ada yang parkir di bahu jalan juga, ngantuk, capek. Mirip-mirip arus mudik, berhenti di bahu jalan tapi antriannya masih kondusif sekarang,” ujarnya.

Baca juga : ini daftar kartu yang bisa dipakai untuk bayar tol jakarta brebes timur

Jakarta – Mulai hari ini, pemudik yang menggunakan Jalan Tol Jakarta-Cikampek, Cikopo-Palimanan dan Palimanan-Kanci, Kanci-Pejagan, Pejagan-Pemalang dapat menikmati layanan pembayaran lebih ringkas. Pemudik yang melintas tol-tol tersebut dapat melakukan pembayaran dengan kartu e-payment berupa E-Toll dari 4 bank yaitu Bank Mandiri, BCA, BRI, dan BNI. Pada cluster 1 Tol Jakarta-Cikampek, Cipularang, Padaleunyi, Cikopo-Palimanan E-Toll dari 4 bank sudah bisa dioperasikan. Sementara pada cluster 2 Tol Palikanci, Kanci-Pejagan, Pejagan-Brebes baru bisa menggunakan E-Toll dari 3 Bank yaitu BRI, Bank Mandiri, dan BNI. “Cluster 1 ada 4 bank yang sudah kita bisa layani BNI BRI, BCA, Mandiri. Cluster 2 segera menyusul BCA sementara masih 3 Mandiri, BRI, BCA,” ujar Wakil Direktur PT Lintas Marga Sedaya (LMS), Hudaya Arryanto, di Gerbang Tol Palimanan, Cirebon, Senin (13/6/2016). Pembayaran menggunakan uang elektronik diyakini dapat mempercepat aktivitas transaksi di gerbang tol. Dampaknya, antrean di gerbang tol pun dapat dikurangi sehingga pelayanan kepada pengguna tol lebih meningkat. Sebagai informasi, untuk melewati ruas tol Jakarta-Palimanan, pengendara akan dikenakan biaya Rp 109.500 dengan rincian Rp 13.000 di ruas Cikarang Utama, dan Rp 96.000 di ruas Cipali. “Tarifnya tetap Gol 1 Jakarta-Palimanan Rp 109.500 dan Rp 13.500 yang ruas punya Jasamarga tambah Rp 96.000 yang ruasnya LMS ,” lanjut Hudaya. (drk/drk)

Kakorlantas Polri Irjen Royke Lumowa masih terus memantau arus balik di tol Cikampek. Menjelang subuh kepadatan terjadi di km 35 hingga km 58 arah Jakarta. “Sampai saat ini laporan sudah sampai km 58 ekornya, kita sekarang di km 42, terus km 42 ke sama seperti ini (padat) pergerakannya, sampai di 35 agak kencang ke arah Jakarta,” kata Royke di tol Cikampek Km 42 arah Jakarta, Selasa (2/1/2017). Kepadatan tersebut terjadi sekitar pukul 04.00 WIB. Rokye berharap kepada tidak bertambah agar tak terjadi pertemuan kendaraan pada jam masuk kerja. “Mudah-mudahan tidak menambah beban lagi dari Jawa Tengah sehingga bisa clear, mudah-mudahan pukul 05.00 WIB bisa clear sehingga tidak ketemu dengan pemakai jalan yang akan ke kantor,” ujarnya. Selain kepadatan di ruas tol, rest area di jalur menuju Jakarta juga terpantau penuh. Beberapa kendaraan bahkan parkir di bahu jalan. “Rest area yang padat km 42, 62 dan 52 itu penuh. Lumayan padat ada yang parkir di bahu jalan juga, ngantuk, capek. Mirip-mirip arus mudik, berhenti di bahu jalan tapi antriannya masih kondusif sekarang,” ujarnya.

Kakorlantas Polri Irjen Royke Lumowa memantau arus balik di ruas tol Cipali. Royke menyebut ruas tol tersebut lancar namun ada kepadatan menuju Jakarta. “Arah ke sininya relatif lancar. Arah masuk Jakarta cukup padat,” kata Royke di rest area km 102 tol Cipali arah Jakarta, Senin (1/1/2017). Dia menyebut iring-iringan itu kendaraan terpantau dari arah Jawa Tengah. Kemacetan juga terjadi dari ruas tol Cikampek hingga Dawuan. “Kita bisa lihat bersama iring-iringan dari arah Jawa Tengah yang memasuki sini Jawa Barat dan yang ingin memasuki DKI Jakarta cukup padat, dan tersendat panjang di Cikampek bahkan ekor menyentuh Dawuan,” ujarnya. Di ruas tol itu kepadatan terpanjang terjadi sekitar pukul 20.00 WIB. Kepadatan di ruas tol bahkan melebihi Dawuan. “Kira tadi pukul 20.00 sampai 21.00 WIB sempat melawati Dawuan, km 70-72. Dawuan itu kan km 66. Dawuan itu pertemuan Cipularang, Cipali dan cikampek,” imbuhnya. Untuk mengatasi kondisi tersebut petugas terpaksa melakukan contra flow. Panjang ruas tol yang dilakukan contraflow mencari 20 km. “Langkah-langkah yang kami lakukan adalah melakukan contraflow dari ujung km 65 sampai 41 cukup panjang 20 km,” pungkasnya.

Korlantas masih memberlakukan contraflow di ruas tol Cikampek. Rencananya hal tersebut masih akan dilakukan hingga kondisi lalu lintas lancar. “Sampai kondusif, kalau sudah membaik contraflow kita tutup lagi,” kata Kakorlantas Polri Irjen Royke Lumowa di Km 42 tol Cikampek arah Jakarta, Selasa (2/1/2017). Royke mengatakan, truk sudah dibolehkan melintasi sejak pukul 00.00 WIB. Namun untuk mengurangi kepadatan, pihaknya mengalihkan truk besar ke jalur arteri. “Truk sendiri kan hanya sampai pukul 24.00 dilarangnya. Ada beberapa yang memng kita alihkan ke arteri, kita gunakan diskresi, karena situasi terdapat kepatan di sini,” ujarnya. Dia menambahkan, truk yang dialihkan yakni yang memiliki sumbu atau ass tiga. Kendaraan tersebut dialihkan lewat Pantura. “Truk yang ass tiga kita alihkan ke arteri Pantura karena di sana relatif sepi,” pungkasnya. Diberitakan sebelumnya, kepada masih terus terjadi di tol Cikampek arah Jakarta. Menjelang subuh kepadatan terjadi di km 35 hingga km 58 arah Jakarta. “Sampai saat ini laporan sudah sampai km 58 ekornya, kita sekarang di km 42, terus km 42 ke sama seperti ini (padat) pergerakannya, sampai di 35 agak kencang ke arah Jakarta,” kata Royke.

Agus mengatakan rest area Km 208 Palikanci ini hanya berkapasitas 400 kendaraan. Sementara itu, sejumlah kendaraan juga mengantre dan memaksakan diri masuk rest area tersebut. Sehingga membuat kendaraan meluber ke bahu jalan kawasan rest area tersebut. “Kami sudah imbau untuk cari rest area yang lain sehingga meluber ke bahu jalan juga,” ucap Agus, Minggu (2/7/2017). Hingga pagi ini, pemudik terus berdatangan. Dia mengaku sudah menyiapkan berbagai upaya untuk mengatasi kemacetan di tol. 

Bisnis.com , INDRAMAYU – Polisi melakukan pembatasan antrian kendaraan yang ingin memasuki rest area km 146 Tol Cipali (Cikopo-Palimanan) untuk menghindari penumpukan yang menganggu arus lalu lintas. Akibat penuhnya rest area km 146, polisi melakukan penutupan pintu masuk. Selain itu, polisi memasang papan informasi bertuliskan “Tempat Istirahat Penuh Gunakan Tempat Istirahat Berikut”. Berdasarkan pantauan Bisnis, polisi juga melakukan hal serupa di rest area ruas Tol Palikanci (Palimanan-Kanci) dekat pintu keluar Ciperna Utara. Akibat penutupan strategi buka tutup rest area ini, banyak kendaraan yang berhenti di sisi kiri jalan Tol Cipali arah Cikampek. Kendaraan yang berhenti sejenak ini membuat sampah menumpuk di sisi kiri jalan.     Program liputan ini didukung oleh: Toyota Astra Motor, Bank Negara Indonesia, AirNav Indonesia, Astra Honda Motor, ASDP Indonesia Ferry, GWK Cultural Park, Jambuluwuk Hotel & Resorts, Bank Jatim, V-Kool Indonesia, XL Axiata, Coco Group, dan Perkebunan Nusantara XI. Tim Bisnis Indonesia LL-JJB 2017, Ashari Purwo, Gemal Nasser, Hadijah Alaydrus, Wike D. Herlinda.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Kepadatan Tol Jakarta Cikampek mulai mencair, Sabtu (23/12) sore ini. Lalu lintas pun kembali ramai lancar dan contraflow yang sebelumnya diberlakukan kini sudah ditutup. “Mulai pukul 17.35 WIB Contraflow diKm 37+600 hingga Km 47 di tutup,” ujar AVP Corporate Communication PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Dwimawan Heru melalui keterangan tertulis, Sabtu (23/12). Heru menerangkan, contraflow sebelumnya dilakukan karena terjadi kepadatan volume kendaraan dari Km 37+600 hingga Km 47 arah Cikampek. Jasa marga bersama kepolisian guna mengurangi kepadatan jelang akses masuk Rest Area dinKm 39 yang saat itu kondisinya sangat padat akhirnya contraflow dibuka sejak pukul 16.15 WIB. Meski arus lalu lintas sudah kembali normal dan terpantau ramai lancar, pihaknya tetap mengingatkan agar para pengendara tetap mempersiapkan perjalanan mereka dengan pembekalan yang cukup. Mengisi bahan bakar yang cukup, perbekalan makanan yang cukup dan tidak lupa membawa uang elektronik dengan kecukupan saldo untuk kenyamanan transaksi pembayaran tol.

Related Posts

Comments are closed.