Sudirman Said Bakal Hapus Kartu Tani Ganjar Pranowo

Sudirman Said Bakal Hapus Kartu Tani Ganjar Pranowo

Cagub Jawa Tengah Sudirman Said menjanjikan 5 juta lapangan pekerjaan baru bila memenangi Pilgub Jateng 2018. Dia juga akan mengganti program gagasan calon petahana, Ganjar Pranowo. Sudirman berbicara soal isu kemiskinan yang masih cukup tinggi di Jateng. Dari data BPS, masih ada 4,5 juta orang di Jateng yang berada di bawah garis kemiskinan. “Itu menjadi alasan kita kenapa kita patok target 5 juta lapangan kerja baru. Kalau kita tidak bisa penuhi target itu, mengangkat isu kemiskinan, tidak akan cukup,” ujar Sudirman saat bertandang ke kantor TransMedia, Tendean, Jakarta Selatan, Kamis (1/3/2018). Sudirman dan Ida Fauziyah (R. Rekotomo/Antara Foto) Dia pun menyebut sejumlah sektor yang akan digarapnya untuk membuka lapangan pekerjaan baru itu. Namun Sudirman menyatakan berfokus pada industri kreatif dan pariwisata karena di area tersebut Jateng memiliki potensi besar. “Sebagai informasi saja, di sepanjang pantai di Jateng itu ada 32 pantai wisata. Pulau Karimunjawa akan kita jadikan ikon baru pariwisata di Jateng. Konon, lebih indah dari Pulau Seribu. Tapi kurang infrastruktur, promosi, akses, itu yang akan kita kerjakan,” sebutnya. Sudirman Said, yang berpasangan dengan Ida Fauziyah, juga akan membagi cluster pariwisata di Jateng. Misalnya cluster candi-candi, wisata alam, dan tempat pariwisata lainnya. “Misalnya Prambanan-Borobudur satu cluster sendiri, kemudian Dieng sendiri, Baturaden barangkali cluster sendiri. Tapi yang cluster sendiri itu Karimunjawa. Jadi 5 juta itu paling cepat di industri kreatif, pariwisata, kemudian UKM. Kalau investasi itu padat modal, akan kita dorong ke pertumbuhan,” terang Sudirman. Soal infrastruktur, cagub yang diusung oleh Gerindra-PAN-PKS-PKB itu menjanjikan upaya besar-besaran di wilayah Jateng bagian selatan yang dirasa masih kurang. Sudirman mempertimbangkan menambah bandara, pelabuhan, dan infrastruktur lainnya, termasuk menghidupkan kembali pelabuhan lama, seperti yang ada di Tegal. “Itu janji no 17, mempercepat infrastruktur, terutama selatan. Layanan internet gratis di seluruh desa. Agar informasi terbuka supaya tidak terisolasi. Termasuk infrastruktur penunjang pembangunan,” tuturnya. Sudirman menyatakan dia bersama Ida ingin bersaing sehat dengan Ganjar, yang berpasangan dengan Gus Yasin. Meski begitu, dia mengatakan akan menghapus Kartu Tani, program rintisan Ganjar, yang kini Gubernur Jateng nonaktif. “Semangat memperbaiki dan menyempurnakan. Kalau yang baik akan kita pertahankan. Kalau soal Kartu Tani, itu rata, dari Brebes sampai Rembang, dari Pati sampai Cilacap, sampai ke Temanggung, sampai ke ruang diskusi tokoh agama, bicara soal Kartu Tani merepotkan masyarakat,” ucap Sudirman. “Saya menyebutnya dengan segala hormat kepada perintisnya pasti niatnya baik, tapi eksekusinya membutuhkan perbaikan. Banyak yang menyuarakan perlunya meninjau Kartu Tani dan itu sudah kita tangkap dengan baik, dan diwujudkan dalam satu janji kerja itu, kita akan mengganti Kartu Tani dengan program baru, Program Tani Mandiri,” imbuhnya. Di dalam Program Tani Mandiri, lanjut Sudirman, terdapat jaminan ketersediaan bibit dan pupuk hingga stabilitas harga komoditas pertanian. Mantan Menteri ESDM ini juga menyoroti kebijakan larangan penggunaan cantrang yang diberlakukan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. Dia mengatakan larangan cantrang bukan hanya merugikan nelayan, tapi juga para pelaku industri yang terkait, seperti industri tambang, onderdil perahu, sampai makanan. “Industri tambang di Ketanggungan itu volume drop sampai 50 persen karena cantrang dilarang, kemudian nelayan nggak melaut. Orang-orang ini juga cerita toko onderdil di pelabuhan juga turun. Orang melaut kan bawa logistik, itu juga turun,” sebut Sudirman. “Soal cantrang kita hormati kebijakan teman saya, Ibu Susi. Tapi tetap harus memperhatikan kelangsungan hidup nelayan. Kan tujuannya untuk membantu masyarakat. Kalau yang terjadi malah menyusahkan, saya mengatakan kepada nelayan, ‘Kami dampingi sampai pemerintah memberikan solusi yang permanen persoalan cantrang itu,'” tambahnya. Sudirman-Ida memiliki 22 janji untuk Jawa Tengah dan memakai slogan ‘Bangun Jateng, Mukti Bareng’. Dia berharap masyarakat Jateng bisa menerima program-program tersebut. “Kami bersyukur hanya dua pasang, mau meneruskan yang lama atau pilih yang baru,” tutup Sudirman.

Baca juga :

Polusi udara dapat terjadi jika jumlah atau konsentrasi polutan (zat pencemar) di udara sudah melebihi baku mutu lingkungan. Untuk masing-masing polutan di udara mempunyai nilai baku mutu yang berbeda. Udara yang telah tercemar oleh polutan tertentu dapat menyebabkan turunnya mutu udara di lingkungan tersebut. Udara yang telah tercemar dapat menyebabkan gangguan terhadap kesehatan manusia dan makhluk hidup lainnya secara langsung. Tetapi udara yang tercemar juga dapat berdampak yang cukup luas seperti pemanasan global dan hujan asam. Peristiwa pemanasan global ditimbulkan karena peristiwa rumah kaca. Sedangkan hujan asam adalah meningkatnya konsentrasi asam di udara seperti peningkatan jumlah SO 2  (sulfur dioksida) diudara sebagai hasil dari pembuangan asap kendaraan bermotor dan industri atau hasil pembakaran bahan bakar fosil yaitu bahan bakar minyak dan batubara.

seperti di kutip dari https://jatimmurah.wordpress.com

Revolusi industri di Eropa yang dimulai sekitar awal abad ke 18 memaksa penggunaan bahan bakar batubara dan minyak sebagai sumber utama energi untuk mesin-mesin. Sebagai akibatnya, tingkat emisi precursor (faktor penyebab) dari hujan asam yakni gas-gas SO 2 , NO x dan HCl meningkat. Hujan asam pertama kali diperkenalkan oleh Robert Angus Smith pada tahun 1872. Ketika itu, Robert Angus Smith berhasil menemukan hubungan antara hujan dengan polusi udara. Hujan asam dilaporkan pertama kali terjadi di Kota Manchester, Inggris. Smith menjelaskan fenomena hujan asam pada bukunya yang berjudul “Air and Rain: The Beginnings of Chemical Technology“.

seperti di kutip dari https://jatimmurah.wordpress.com

Meningkatnya jumlah polutan di udara mengakibatkan meningkatnya derajat keasaman air hujan, menjadi lebih asam dengan derajat keasaman (pH) dibawah 5,6. Peristiwa tersebut di sebut hujan asam .  Polutan yang menyebabkan hujan asam adalah gas SO 2 , NO x dan Freon (CFC / chloro fluoro carbon ). Gas SO 2 di udara bereaksi dengan uap air membentuk asam sulfat (H 2 SO 4 ), sedangkan gas NO diudara bereaksi dengan uap air membentuk asam nitrat (HNO 3 ). Freon (CFC) bereaksi secara fotokimia menghasilkan Klor (Cl) dan jika bereaksi dengan uap air membentuk asam klorida (HCl).

seperti di kutip dari https://jatimmurah.wordpress.com

Efek Rumah kaca ditemukan oleh Joseph Fourier tahun 1824, merupakan proses atmosfer memanaskan sebuah planet. Efek rumah kaca bisa terjadi secara alami maupun oleh aktivitas manusia. Efek rumah kaca disebabkan naiknya konsentrasi gas CO 2 (karbon dioksida), NO (nitrogen monoksida), SO 2 (sulfur dioksida), CH 4 (metana) dan CFC ( chloro fluoro carbon ) ke atmosfera bumi. Konsentrasi  gas CO 2 meningkat karena kenaikan pembakaran bahan bakar minyak (BBM), batu bara dan bahan bakar organik lainnya yang melampaui kemampuan tumbuhan-tumbuhan dan laut untuk menyerapnya (absorbsi).

seperti di kutip dari https://jatimmurah.wordpress.com

Peningkatan aktivitas manusia meningkatkan jumlah gas rumah kaca yang berada di atmosfer. Peningkatan jumlah gas rumah kaca dimulai adanya revolusi industri di Eropa memasuki abad 21, ketika itu pemakaian batubara sebagai bahan bakar industri mengalami peningkatan yang tinggi sehingga limbah yang berupa gas sulfur oksida, nitrogen oksida dan karbon monoksida juga meningkat tajam. Peningkatan gas-gas tersebut di atmosfer juga diikuti peningkatan jumlah gas yang lainnya seperti metana dan freon yang digunakan dalam sistem mesinpendingin ruang atau penimpanan.

seperti di kutip dari https://jatimmurah.wordpress.com

Meningkatnya suhu bumi mengakibatkan adanya perubahan iklim yang ekstrim di bumi, yang dapat mengakibatkan terganggunya hutan dan ekosistem lainnya, sehingga mengurangi kemampuannya untuk menyerap karbon dioksida di atmosfer. Pemanasan global juga mengakibatkan pencairan lapisan es di puncak-puncak gunung dan es di kutub utara dan selatan. Pemanasan global juga mengakibatkan peningkatan suhu permukaan air laut.  Menurut laporan IPCC tahun 2007 peningkatan permukaan air laut sejak tahun 1961 dengan peningkatan rata-rata ±1,8 mm/tahun dan sejak tahun 1993 menjadi ±3,1 mm/tahun. Pencairan lapisan es dan salju di kutub utara mencapai ±2,7% per dekade (10 tahun).

seperti di kutip dari https://jatimmurah.wordpress.com

Air adalah komponen komponen abiotik yang sangat penting bagi lingkungan hidup yaitu bagi kesehatan manusi dan makhluk hidup lainnya. Air yang telah tercemar mutunya menjadi turun dan bahkan tidak memenuhi standart kualitas yang dapat mendukung kehidupan makhluk hidup. Air tercemar menimbulkan pemandangan dan bau yang tidak sedap, keruh dan mungkin mengandung bahan beracun dan berbahaya, sehingga sangat mengganggu kehidupan biota air.  Sebagian besar zat pencemar dihasilkan oleh kegiatan manusia seperti industri, rumah tangga, pertanian, pertambangan dan lain-lain. Bahan pencemar air bisa terdiri dari bahan organik maupun anorganik.

seperti di kutip dari https://jatimmurah.wordpress.com

Senyawa berklorin antara lain adalah dikloro-difenil-trikloroetana (DDT), aldrin, heptaklor dan klordan sebagai bahan pestisida. Senyawa ini biasa diapakai untuk membasmi serangga dan hama. Senyawa industri adalah poliklorinasi bifenil (PCB) dan dioksin. DDT dan PCB dialam dapat mengalami magnifikasi biologi saat memasuki rantai makanan atau senyawa tersebut terakumulasi dalam makhluk hidup dan konsentrasinya meningkat pada makhluk hidup dan konsentrasinya terus meningkat pada mkhluk hidup yang berada di posisi lebih atas pada rantai makanan. Berarti manusia adalah makhluk yang sangat beresiko menerima senyawa-senyawa tersebut.

seperti di kutip dari https://jatimmurah.wordpress.com

Lahan disekitar tempat pembuangan tidak ideal untuk pemukiman, pertanian maupun aktivitas lainnya karena terganggu dari segi estetika dan berbahaya bagi kesehatan. Limbah organik ada yang mengandung senyawa beracun, seperti logam berat yang dapt meracuni makhluk hidup di tanah seperti tumbuhan, mikroorganisme dan cacing tanah. Limbah organik menjadi tempet berkembangnya bakteri pembusuk/pengurai yang dapat menyebabkan penyakit. Limbah organik yang membusuk dapat mengundang hewan penyebar penyakit seperti nyamuk, lalat dan tikus.

Cagub Jawa Tengah Sudirman Said menjanjikan 5 juta lapangan pekerjaan baru bila memenangi Pilgub Jateng 2018. Dia juga akan mengganti program gagasan calon petahana, Ganjar Pranowo. Sudirman berbicara soal isu kemiskinan yang masih cukup tinggi di Jateng. Dari data BPS, masih ada 4,5 juta orang di Jateng yang berada di bawah garis kemiskinan. “Itu menjadi alasan kita kenapa kita patok target 5 juta lapangan kerja baru. Kalau kita tidak bisa penuhi target itu, mengangkat isu kemiskinan, tidak akan cukup,” ujar Sudirman saat bertandang ke kantor TransMedia, Tendean, Jakarta Selatan, Kamis (1/3/2018). Sudirman dan Ida Fauziyah (R. Rekotomo/Antara Foto) Dia pun menyebut sejumlah sektor yang akan digarapnya untuk membuka lapangan pekerjaan baru itu. Namun Sudirman menyatakan berfokus pada industri kreatif dan pariwisata karena di area tersebut Jateng memiliki potensi besar. “Sebagai informasi saja, di sepanjang pantai di Jateng itu ada 32 pantai wisata. Pulau Karimunjawa akan kita jadikan ikon baru pariwisata di Jateng. Konon, lebih indah dari Pulau Seribu. Tapi kurang infrastruktur, promosi, akses, itu yang akan kita kerjakan,” sebutnya. Sudirman Said, yang berpasangan dengan Ida Fauziyah, juga akan membagi cluster pariwisata di Jateng. Misalnya cluster candi-candi, wisata alam, dan tempat pariwisata lainnya. “Misalnya Prambanan-Borobudur satu cluster sendiri, kemudian Dieng sendiri, Baturaden barangkali cluster sendiri. Tapi yang cluster sendiri itu Karimunjawa. Jadi 5 juta itu paling cepat di industri kreatif, pariwisata, kemudian UKM. Kalau investasi itu padat modal, akan kita dorong ke pertumbuhan,” terang Sudirman. Soal infrastruktur, cagub yang diusung oleh Gerindra-PAN-PKS-PKB itu menjanjikan upaya besar-besaran di wilayah Jateng bagian selatan yang dirasa masih kurang. Sudirman mempertimbangkan menambah bandara, pelabuhan, dan infrastruktur lainnya, termasuk menghidupkan kembali pelabuhan lama, seperti yang ada di Tegal. “Itu janji no 17, mempercepat infrastruktur, terutama selatan. Layanan internet gratis di seluruh desa. Agar informasi terbuka supaya tidak terisolasi. Termasuk infrastruktur penunjang pembangunan,” tuturnya. Sudirman menyatakan dia bersama Ida ingin bersaing sehat dengan Ganjar, yang berpasangan dengan Gus Yasin. Meski begitu, dia mengatakan akan menghapus Kartu Tani, program rintisan Ganjar, yang kini Gubernur Jateng nonaktif. “Semangat memperbaiki dan menyempurnakan. Kalau yang baik akan kita pertahankan. Kalau soal Kartu Tani, itu rata, dari Brebes sampai Rembang, dari Pati sampai Cilacap, sampai ke Temanggung, sampai ke ruang diskusi tokoh agama, bicara soal Kartu Tani merepotkan masyarakat,” ucap Sudirman. “Saya menyebutnya dengan segala hormat kepada perintisnya pasti niatnya baik, tapi eksekusinya membutuhkan perbaikan. Banyak yang menyuarakan perlunya meninjau Kartu Tani dan itu sudah kita tangkap dengan baik, dan diwujudkan dalam satu janji kerja itu, kita akan mengganti Kartu Tani dengan program baru, Program Tani Mandiri,” imbuhnya. Di dalam Program Tani Mandiri, lanjut Sudirman, terdapat jaminan ketersediaan bibit dan pupuk hingga stabilitas harga komoditas pertanian. Mantan Menteri ESDM ini juga menyoroti kebijakan larangan penggunaan cantrang yang diberlakukan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. Dia mengatakan larangan cantrang bukan hanya merugikan nelayan, tapi juga para pelaku industri yang terkait, seperti industri tambang, onderdil perahu, sampai makanan. “Industri tambang di Ketanggungan itu volume drop sampai 50 persen karena cantrang dilarang, kemudian nelayan nggak melaut. Orang-orang ini juga cerita toko onderdil di pelabuhan juga turun. Orang melaut kan bawa logistik, itu juga turun,” sebut Sudirman. “Soal cantrang kita hormati kebijakan teman saya, Ibu Susi. Tapi tetap harus memperhatikan kelangsungan hidup nelayan. Kan tujuannya untuk membantu masyarakat. Kalau yang terjadi malah menyusahkan, saya mengatakan kepada nelayan, ‘Kami dampingi sampai pemerintah memberikan solusi yang permanen persoalan cantrang itu,'” tambahnya. Sudirman-Ida memiliki 22 janji untuk Jawa Tengah dan memakai slogan ‘Bangun Jateng, Mukti Bareng’. Dia berharap masyarakat Jateng bisa menerima program-program tersebut. “Kami bersyukur hanya dua pasang, mau meneruskan yang lama atau pilih yang baru,” tutup Sudirman.

loading… SEMARANG – Calon Gubernur Jateng Sudirman Said menegaskan akan menghapus program Kartu Tani yang selama ini menjadi andalan pesaingnya, Ganjar Pranowo. Dia menilai program tersebut merepotkan petani sehingga perlu disiapkan pengganti yang lebih baik. “Kartu Tani akan diganti, dengan segala hormat dan rendah hati. Berdasarkan dari seluruh diskusi dengan petani, kiai, roahiawan, banyak keluhan akan Kartu Tani lebih merepotkan daripada membantu,” ujar Sudirman, Kamis 22 Februari 2018. Mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) itu menyampaikan,  program Kartu Tani bertujuan baik, namun dalam pelaksanaannya banyak ditemukan persoalan. Untuk itu, dia bersama pasangannya Cawagub Ida Fauziyah menyiapkan program pengganti, yakni Tani Mandiri. “Saya mengerti itu (Kartu Tani) niatnya baik, tapi eksekusinya perlu perbaikan. Kita ganti dengan progran Petani Mandiri. Nanti kita memberi jaminan ketersediaan  pupuk dan bibit. Bantuan keuangan pada masa tanam, serta stabilitas harga dengan regulasi,” jelasnya. Program tersebut merupakan salah satu dari 22 Janji kerja Sudirman-Ida jika terpilih pada Pilgub Jateng 2018. Selain itu, mereka juga akan memangkas angka kemiskinan dari 12,23% menjadi 6%. “Kami akan merevisi total konsep Kartu Tani agar masyarakat petani tidak trauma lagi, sehingga akan dilakukan program Petani Mandiri. Teknologinya kita cari yang petani bersahabat, jadi kalau belum siap menerapkan transaksi tanpa cash ya kita cari jalan. Solusi itu selalu ada,” tukasnya. (wib)

Purwokerto (Antaranews Jateng) – Calon Gubernur Jawa Tengah Sudirman Said bakal menghapus program Kartu Tani yang digagas Gubernur Jateng nonaktif Ganjar Pranowo, kemudian menggantinya dengan program Tani Mandiri jika dirinya terpilih dalam pilkada, 27 Juni 2018. “Dengan segala hormat kepada yang membuatnya, saya akan hapus kartu tani,” kata Sudirman usai berdialog dengan penyalur pupuk di wilayah Banyumas, Jumat (23-2-2018). Menurut dia, keputusan tersebut diambilnya berdasarkan masukan dari petani di berbagai daerah. Sudirman menuturkan bahwa keluhan tidak hanya berasal dari para petani, tetapi juga dari para penyalur pupuk. Ia menjelaskan para penyalur pupuk ini kesulitan menjual produknya pada petani yang belum punya kartu tani. “Kalau menjual tanpa kartu tani diancam pidana, padahal banyak yang tidak memiliki kartu tani,” kata mantan Menteri ESDM ini. Sudirman menilai tujuan dibuatnya kartu tani ini sebenarnya baik. Namun, pelaksanaannya kedodoran. Menurut dia, petani belum siap dengan transaksi nontunai. Melalui program Tani Mandiri, lanjut dia, terdapat jaminan ketersediaan bibit dan pupuk hingga stabilitas harga komoditas pertanian.

Sudirman Said Dengarkan Aspirasi Penyalur Pupuk (Foto: Tim Media Sudirman Said) Calon Gubernur Jawa Tengah Sudirman Said bakal menghapus program Kartu Tani yang digagas Gubernur Jateng nonaktif Ganjar Pranowo, jika dirinya jika dirinya memenangkan Pilgub Jateng 2018. Sudirman berencana mengganti program tersebut dengan program Tani Mandiri. Keputusan tersebut diambil berdasarkan masukan dari petani di berbagai daerah. Menurutnya, keluhan soal Kartu Tani tidak hanya berasal dari para petani, tetapi juga datang dari para penyalur pupuk. Para penyalur pupuk kesulitan menjual produknya ke petani yang belum punya Kartu Tani. “Kalau menjual (pupuk) tanpa Kartu Tani diancam pidana, padahal banyak yang tidak memiliki Kartu Tani,” kata Sudirman dalam keterangan tertulis, usai berdialog dengan penyalur pupuk di wilayah Banyumas, pada Jumat (23/2). “Dimana-mana keluhannya sama. Karena itu jika terpilih dengan segala hormat kepada yang membuatnya saya akan hapus kartu petani dan menggantinya dengan program Petani Mandiri,” imbuh Mantan Menteri ESDM itu. Sudirman Said Dengarkan Aspirasi Penyalur Pupuk (Foto: Tim Media Sudirman Said) Sudirman menilai tujuan dibuatnya Kartu Tani ini sebenarnya baik. Namun pelaksanaannya dinilai merepotkan dan petani belum siap dengan transaksi nontunai. Melalui program Tani Mandiri gagasannya, kata dia, akan ada jaminan ketersediaan bibit dan pupuk dan stabilitas harga komoditas pertanian. “Memberikan jaminan ketersediaan dan keterjangkauan pupuk dan bibit, Menyediakan bantuan keuangan bagi petani selama masa tanam. Juga menjaga stabilias harga dengan melaksanakan regulasi yang ada,” ungkap Sudirman. Sudirman menambahkan, program Tani Mandiri itu nantinya juga akan memfasilitasi peningkatan nilai tambah produk-produk pertanian, serta menyediakan jaminan sosial bagi petani lanjut usia. “Dengan program ini petani lansia akan mendapat pensiun,” lanjutnya. Sudirman Said Dengarkan Aspirasi Penyalur Pupuk (Foto: Tim Media Sudirman Said) Selain mengutarakan wacana prorgam di bidang pertanian, dalam rangkaian kampanyenya Sudirman juga mencanangkan program sekolah untuk pamong desa yang bertujuan meningkatkan kualitas SDM bagi perangkat desa. Ia menilai, peran dan tugas perangkat desa sangat besar bagi kemajuan suatu desa. “Sekolah pamong desa saya yakini sesuatu yang akan berdampak besar, karena ketika kami bicara dengan perangkat desa, mereka menyambut dengan baik,” kata Sudirman saat berkampanye di Temanggung, Jawa Tengah, Sabtu (17/2). Melalui program tersebut, perangkat desa akan dibekali kemampuan administrasi, manajerial, dan kepemimpinan. Dana untuk program tersebut akan disiapkan oleh Pemprov Jawa Tengah, dan bisa mengusulkannya ke pemerintah pusat. Program tersebut mewajibkan setiap perangkat desa mengikuti pelatihan paling lama tiga bulan. Lalu di bidang perikanan, Sudriman berjanji jika dirinya terpilih ia akan membantu para nelayan menemukan solusi permanen terhadap persoalan yang dihadapi nelayan cantrang. “Saya akan mengecek sejauh mana kewenangan gubernur. Tapi sebagai kepala daerah saya wajib melindungi warga saya supaya bisa bekerja sesuai profesinya agar hidupnya jadi baik,” kata Sudirman di Tegal pada Rabu (21/2). “Secara praktis saat ini nelayan tidak bisa bekerja karena tidak punya alternatif. Dan itu membuat nelayan sangat tidak tenang karena tidak bisa melaut,” pungkasnya.

Purwokerto, (Tagar 24/2/2018) – Jika dirinya terpilih dalam Pilkada 2018, Calon Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Sudirman Said menyatakan bakal menghapus program Kartu Tani yang digagas Gubernur Jateng nonaktif Ganjar Pranowo, kemudian menggantinya dengan program Tani Mandiri. “Dengan segala hormat kepada yang membuatnya, saya akan hapus kartu tani,” kata Sudirman usai berdialog dengan penyalur pupuk di wilayah Banyumas, Jumat (23/2). Menurut Sudirman, keputusan tersebut diambilnya berdasarkan masukan dari petani di berbagai daerah. Sudirman menuturkan, keluhan tidak hanya berasal dari para petani, tetapi juga dari para penyalur pupuk.

Related Posts

Comments are closed.