SBY Dengar Khofifah Mundur dari Mensos, Istana: Belum Ada Surat Resmi

SBY Dengar Khofifah Mundur dari Mensos, Istana: Belum Ada Surat Resmi

Ketum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mendengar kabar bahwa Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa sudah mengajukan pengunduran diri. Namun, jubir presiden Johan Budi SP menyatakan belum ada surat resmi. “Kalau Jumat kemarin belum ada surat resmi pengunduran dirinya,” ujar Johan saat dimintai konfirmasi detikcom, Minggu (7/1/2018). SBY menyatakan hal tersebut tadi sore saat mengumumkan cagub-cawagub yang diusung Partai Demokrat. Khofifah merupakan cagub Jawa Timur yang diusung oleh Demokrat. “Saya belum tahu kalau hari ini (surat pengunduran diri dikirim),” ujar Johan. Khofifah akan berpasangan dengan Emil Dardak dalam Pilgub Jatim 2018. Mereka akan berhadapan dengan Saifullah Yusuf (Gus Ipul) yang saat ini masih menjabat sebagai Wagub Jawa Timur. Gus Ipul sedianya berpasangan dengan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas. Namun, Anas belakangan mengundurkan diri dari pencalonan setelah sebuah foto lawas yang disebut-sebut mirip dirinya tersebar.

Ketum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mendengar kabar bahwa Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa sudah mengajukan pengunduran diri. Namun, jubir presiden Johan Budi SP menyatakan belum ada surat resmi. “Kalau Jumat kemarin belum ada surat resmi pengunduran dirinya,” ujar Johan saat dimintai konfirmasi detikcom, Minggu (7/1/2018). SBY menyatakan hal tersebut tadi sore saat mengumumkan cagub-cawagub yang diusung Partai Demokrat. Khofifah merupakan cagub Jawa Timur yang diusung oleh Demokrat. “Saya belum tahu kalau hari ini (surat pengunduran diri dikirim),” ujar Johan. Khofifah akan berpasangan dengan Emil Dardak dalam Pilgub Jatim 2018. Mereka akan berhadapan dengan Saifullah Yusuf (Gus Ipul) yang saat ini masih menjabat sebagai Wagub Jawa Timur. Gus Ipul sedianya berpasangan dengan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas. Namun, Anas belakangan mengundurkan diri dari pencalonan setelah sebuah foto lawas yang disebut-sebut mirip dirinya tersebar.

Ketum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mendengar kabar bahwa Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa sudah mengajukan pengunduran diri. Namun, jubir presiden Johan Budi SP menyatakan belum ada surat resmi. “Kalau Jumat kemarin belum ada surat resmi pengunduran dirinya,” ujar Johan saat dimintai konfirmasi detikcom, Minggu (7/1/2018). SBY menyatakan hal tersebut tadi sore saat mengumumkan cagub-cawagub yang diusung Partai Demokrat. Khofifah merupakan cagub Jawa Timur yang diusung oleh Demokrat. “Saya belum tahu kalau hari ini (surat pengunduran diri dikirim),” ujar Johan. Khofifah akan berpasangan dengan Emil Dardak dalam Pilgub Jatim 2018. Mereka akan berhadapan dengan Saifullah Yusuf (Gus Ipul) yang saat ini masih menjabat sebagai Wagub Jawa Timur. Gus Ipul sedianya berpasangan dengan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas. Namun, Anas belakangan mengundurkan diri dari pencalonan setelah sebuah foto lawas yang disebut-sebut mirip dirinya tersebar.

seperti di kutip dari http://rajatrepik.com

Ketum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mendengar kabar bahwa Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa sudah mengajukan pengunduran diri. Namun, jubir presiden Johan Budi SP menyatakan belum ada surat resmi. “Kalau Jumat kemarin belum ada surat resmi pengunduran dirinya,” ujar Johan saat dimintai konfirmasi detikcom, Minggu (7/1/2018). SBY menyatakan hal tersebut tadi sore saat mengumumkan cagub-cawagub yang diusung Partai Demokrat. Khofifah merupakan cagub Jawa Timur yang diusung oleh Demokrat. “Saya belum tahu kalau hari ini (surat pengunduran diri dikirim),” ujar Johan. Khofifah akan berpasangan dengan Emil Dardak dalam Pilgub Jatim 2018. Mereka akan berhadapan dengan Saifullah Yusuf (Gus Ipul) yang saat ini masih menjabat sebagai Wagub Jawa Timur. Gus Ipul sedianya berpasangan dengan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas. Namun, Anas belakangan mengundurkan diri dari pencalonan setelah sebuah foto lawas yang disebut-sebut mirip dirinya tersebar.

seperti di kutip dari http://rajatrepik.com

Ketum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengumumkan cagub-cawagub Pilkada serentak 2018 yang diusungnya. Salah satunya adalah Khofifah Indar Parawansa dan Emil Dardak untuk Pilgub Jawa Timur. “Saya dengar (Khofifah) sudah mengajukan pengunduran diri kepada presiden,” kata SBY di Kantor DPP Demokrat, Wisma Proklamasi, Jakarta Pusat, Minggu (7/1/2018). Khofifah saat ini masih menjabat sebagai Menteri Sosial. Dia pun belum secara resmi mengundurkan diri dari kabinet. Sebelumnya Seskab Pramono Anung mengatakan, Khofifah belum mengajukan pengunduran diri. Menurut Pramono, keputusan mempertahankan Khofifah di kabinet berada di tangan Presiden Jokowi. “Ya, sampai sekarang belum ada secara resmi,” kata Seskab Pramono Anung di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Rabu (3/1).

seperti di kutip dari http://rajatrepik.com

JAKARTA, KOMPAS.com – Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Johan Budi Saptopribowo merespons pernyataan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono bahwa Khofifah Indar Parawansa telah mengajukan pengunduran diri sebagai Menteri Sosial kepada Presiden Joko Widodo. Menurut Johan, sampai pada hari Jumat (5/1/2018) lalu, Presiden Jokowi belum menerima surat pengunduran diri Khofifah tersebut. “Setidaknya sampai Jumat kemarin, belum ada surat resmi pengunduran diri Bu Khofifah,” ujar Johan saat dikonfirmasi Kompas.com , Minggu (7/1/2018). Johan tidak dapat memastikan surat pengunduran diri tersebut sampai ke meja Presiden Sabtu kemarin atau Minggu ini.

seperti di kutip dari http://rajatrepik.com

“SBY” Saya Dengar Khofifah Sudah Ajukan Pengunduran Diri ke Presiden Ketum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengumumkan cagub-cawagub Pilkada serentak 2018 yang diusungnya. Salah satunya adalah Khofifah Indar Parawansa dan Emil Dardak untuk Pilgub Jawa Timur. “Saya dengar (Khofifah) sudah mengajukan pengunduran diri kepada presiden,” kata SBY di Kantor DPP Demokrat, Wisma Proklamasi, Jakarta Pusat, Minggu (7/1/2018). Khofifah saat ini masih menjabat sebagai Menteri Sosial. Dia pun belum secara resmi mengundurkan diri dari kabinet. Sebelumnya Seskab Pramono Anung mengatakan, Khofifah belum mengajukan pengunduran diri. Menurut Pramono, keputusan mempertahankan Khofifah di kabinet berada di tangan Presiden Jokowi. “Ya, sampai sekarang belum ada secara resmi,” kata Seskab Pramono Anung di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Rabu (3/1).

seperti di kutip dari http://rajatrepik.com

Presiden Joko Widodo. VIVA.co.id  – Presiden Joko Widodo mengakui sudah ada pembicaraan dari Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa soal izin maju ke Pilgub Jawa Timur 2018. Namun, Jokowi belum bisa memberikan restu karena Khofifah belum mengirim surat resmi. “Sampai saat ini belum saya terima surat resmi yang masuk ke meja saya. Kemarin juga dengan saya seharian di Bali. Ke sana, ke sini dengan saya,” kata Presiden Jokowi, di Jakarta Convention Center, Rabu 27 September 2017. Saat mengunjungi pengungsi Gunung Agung di Bali, pada Selasa 26 September 2017, Khofifah turut mendampingi Jokowi. Tapi, dari pengakuan Jokowi tidak ada pembicaraan terkait Pilgub Jatim. Jokowi menambahkan, memang ada laporan terkait keinginan Khofifah tersebut. Kalau memang ada keinginan untuk maju di Pilkada Jawa Timur, Presiden meminta surat resmi. “Ya baru dikit-dikit (laporan). Artinya, harusnya resminya ada,” kata Jokowi. Sebelumnya, Wakil Presiden Jusuf Kalla mengisyaratkan pergantian menteri akan dilakukan pada Oktober 2017. Walau tidak menyebutkan siapa, nama yang mencuat adalah Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa. “Nanti, Oktober nanti lah (waktu untuk membicarakan pengganti-pengganti menteri),” ujar JK di Kantor Wakil Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa, 26 September 2017. Menurut JK, Oktober dipilih karena di bulan itu, tahapan pendaftaran pasangan calon Pilkada 2018 dimulai. Sementara itu, Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 1 Tahun 2017 sebenarnya mengatur tahapan pendaftaran paslon baru dilaksanakan pada 8-10 Januari 2018. “Pendaftaran Oktober kan?” lanjut JK. Ia menyampaikan, penggantian harus dilakukan karena pemerintah tidak memperkenankan seorang menteri terbagi fokusnya antara bekerja untuk pemerintah, serta berkampanye pilkada. Sementara itu, terkait Khofifah, JK menyampaikan bahwa menteri yang sudah menjabat sejak awal pemerintahan Jokowi-JK itu memang telah melapor Jokowi terkait keinginannya untuk maju di Pilkada Jatim. “Ya, sudah lapor. Tapi ya tentu, bagi saya, saya bilang itu hak Ibu Khofifah sendiri (untuk maju di pilkada),” katanya.

JAKARTA, KOMPAS.com – Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Johan Budi Saptopribowo merespons pernyataan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono bahwa Khofifah Indar Parawansa telah mengajukan pengunduran diri sebagai Menteri Sosial kepada Presiden Joko Widodo. Menurut Johan, sampai pada hari Jumat (5/1/2018) lalu, Presiden Jokowi belum menerima surat pengunduran diri Khofifah tersebut. “Setidaknya sampai Jumat kemarin, belum ada surat resmi pengunduran diri Bu Khofifah,” ujar Johan saat dikonfirmasi Kompas.com , Minggu (7/1/2018). Johan tidak dapat memastikan surat pengunduran diri tersebut sampai ke meja Presiden Sabtu kemarin atau Minggu ini.

Related Posts

Comments are closed.