Sandi: Produksi Suvenir Asian Games Dimulai, Libatkan 25.000 UMKM

Sandi: Produksi Suvenir Asian Games Dimulai, Libatkan 25.000 UMKM

Pemprov DKI Jakarta sudah mempersilakan para pelaku UMKM memproduksi suvenir Asian Games 2018. Berbagai suvenir yang akan dibuat antara lain kaos, topi, kemeja, dan boneka. “Nah kita sudah memberi sinyal lampu hijau kita akan mulai produksi dari sekarang. Kita akan paralel mengurus dengan Inasgoc (Indonesia Asian Games 2018 Organizing Committee) dan Kemenpora,” kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno di Jakarta Creative Hub, Graha Niaga Thamrin, Jakarta Pusat, Sabtu (13/1/2018). Sandiaga menuturkan ada sekitar 300 UMKM yang terlibat dalam kegiatan produksi suvenir Asian Games. Suvenir tersebut nantinya akan diperjualbelikan oleh puluhan ribu UMKM. “Kita ingin melibatkan total 20.000 sampai 25.000 UMKM dari segi distribusinya. Kalau produksinya 300 sampai 350-an, untuk produksinya. Tapi yang akan ngejual akan banyak sekali, yang akan kita dorong 20-25 ribu,” terang Sandiaga. Selain kaos, topi, boneka, dan kemeja, ada suvenir lainnya. Gantungan kunci, bahkan sepatu, juga menjadi salah satu pilihannya. “Tapi yang rata-rata kaos, kemeja kayak begini keren banget, terus ada topi. Terus biasanya suvenir yang doll , pin, tuker-tukeran pin begitu, terus juga jaket, training suit . Mungkin juga sepatu bekerja sama dengan produsen UMKM, gantungan kunci juga,” papar Sandiaga. Kepala Dinas Koperasi, UMKM, dan Perdagangan DKI Irwandi sebelumnya mengatakan berbagai suvenir itu akan dijual di arena Asian Games dan gerai-gerai Pemprov DKI yang ada di beberapa pusat keramaian. “Kemarin kita sudah data ada 250 (UKM). Kita nanti ada stan UKM. Kita akan taruh di beberapa tempat. Stan-stan UKM kan kita punya ya, kayak di Citos (Cilandak Town Square) ada, terus ada di PIM (Pondok Indah Mall), terus nanti ada yang ada di depan nih, gerai Dekranasda bisa kita taruh. Di sini pasti ada, kita akan bikin 3 booth ,” ujar Irwandi di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (4/1).

Pemprov DKI Jakarta sudah mempersilakan para pelaku UMKM memproduksi suvenir Asian Games 2018. Berbagai suvenir yang akan dibuat antara lain kaos, topi, kemeja, dan boneka. “Nah kita sudah memberi sinyal lampu hijau kita akan mulai produksi dari sekarang. Kita akan paralel mengurus dengan Inasgoc (Indonesia Asian Games 2018 Organizing Committee) dan Kemenpora,” kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno di Jakarta Creative Hub, Graha Niaga Thamrin, Jakarta Pusat, Sabtu (13/1/2018). Sandiaga menuturkan ada sekitar 300 UMKM yang terlibat dalam kegiatan produksi suvenir Asian Games. Suvenir tersebut nantinya akan diperjualbelikan oleh puluhan ribu UMKM. “Kita ingin melibatkan total 20.000 sampai 25.000 UMKM dari segi distribusinya. Kalau produksinya 300 sampai 350-an, untuk produksinya. Tapi yang akan ngejual akan banyak sekali, yang akan kita dorong 20-25 ribu,” terang Sandiaga. Selain kaos, topi, boneka, dan kemeja, ada suvenir lainnya. Gantungan kunci, bahkan sepatu, juga menjadi salah satu pilihannya. “Tapi yang rata-rata kaos, kemeja kayak begini keren banget, terus ada topi. Terus biasanya suvenir yang doll , pin, tuker-tukeran pin begitu, terus juga jaket, training suit . Mungkin juga sepatu bekerja sama dengan produsen UMKM, gantungan kunci juga,” papar Sandiaga. Kepala Dinas Koperasi, UMKM, dan Perdagangan DKI Irwandi sebelumnya mengatakan berbagai suvenir itu akan dijual di arena Asian Games dan gerai-gerai Pemprov DKI yang ada di beberapa pusat keramaian. “Kemarin kita sudah data ada 250 (UKM). Kita nanti ada stan UKM. Kita akan taruh di beberapa tempat. Stan-stan UKM kan kita punya ya, kayak di Citos (Cilandak Town Square) ada, terus ada di PIM (Pondok Indah Mall), terus nanti ada yang ada di depan nih, gerai Dekranasda bisa kita taruh. Di sini pasti ada, kita akan bikin 3 booth ,” ujar Irwandi di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (4/1).

Related Posts

Comments are closed.