Sambutan Parpol akan Pengumuman Jokowi Kembali Jadi Capres PDIP

Sambutan Parpol akan Pengumuman Jokowi Kembali Jadi Capres PDIP

Baca juga :

E. Bahwa Allah pada hari kiamat nanti akan menanyakan Isa, apakan dia pada waktu di dunia menyuruh kaumnya, agar mereka mengakui Isa dan Ibunya (Maryam) sebagai Tuhan. Isa menjawab “Tidak” : Hal itu berdasarkan atas : Al Qur‘an surat Al Maidah ayat 116-118 : “Dan (ingatlah) ketika Allah berfirman: Hai Isa putera Maryam adakah kamu mengatakan kepada manusia (kaummu): Jadikanlah aku dan ibuku dua orang Tuhan selain Allah, Isa menjawab : Maha Suci Engkau (Allah), tidaklah patut bagiku mengatakan apa yang bukan hakku (mengatakan-nya). Jika aku pernah mengatakannya tentu Engkau telah mengetahuinya, Engkau mengetahui apa yang ada pada diri Engkau. Sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui perkara yang ghaib. Aku tidak pernah mengatakan kepada mereka kecuali apa yang engkau perintahkan kepadaku (mengatakannya), yaitu : sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu dan aku menjadi saksi terhadapa mereka selama aku berada di antara mereka. Tetapi setelah Engkau wafatkan aku, Engkau sendirilah yang menjadi pengawas mereka. Engkaulah pengawas dan saksi atas segala sesuatu. Jika Engkau menyiksa mereka, maka sesungguhnya mereka adalah hamba-hamba-Mu dan Jika Engkau mengampunkan mereka, maka sesungguhnya Engkau Maha Kuasa lagi Maha Bijaksana.”

seperti di kutip dari https://marhenyantoz.wordpress.com

“Sesungguhnya apa apa yang halal itu telah jelas dan apa apa yang haram itu pun telah jelas, akan tetapi diantara keduanya itu banyak yang syubhat (seperti halal, seperti haram) kebanyakan orang tidak mengetahui yang syubhat itu. Barang siapa memelihara diri dari yang syubhat itu, maka bersihlah agamanya dan kehormatannya, tetapi barang siapa jatuh pada yang syubhat maka berarti ia telah jatuh kepada yang haram, semacam orang yang mengembalakan binatang makan di daerah larangan itu. Ketahuilah bahwa setiap raja mempunyai larangan dan ketahuilah bahwa larangan Allah ialah apa-apa yang diharamkan-Nya (oleh karena itu hanya haram jangan didekati).”


Baca juga :

Kekeringan yang melanda negeri ini, tiap tahun selalu terjadi di berbagai wilayah Indonesia. Akankah kejadian seperti ini akan selalu terulang kembali di tahun ke depan? Barangkali Ya. Pengalaman masa kecil 4o tahun lalu dikala anak-anak senang bermain air di parit-parit depan rumah dengan membuat sumur-sumuran, sungguh senangnya jika air mata air memancar dari lubang galian sedalam 10-15 cm. Ya hanya 10 cm menggali tanah dengan tangan sudah mendapatkan mata air. Setelah bermain membuat lubang sumur-sumuran dilanjutkan dengan mencari ikan diparit-parit, dengan mudahnya mendapatkan ikan, seperti ikan mujair, ikan betik atau ikan kating. Ya itu waktu 40 tahun yang lalu. Tahun-tahun berikutnya air mulai langka dengan beriringan matinya pohon-pohon tahunan dikebun-kebun, karena didirikan rumah-rumah, bangunan-bangunan, dsb. Namun sekarang ini orang membuat sumur untuk kebutuhan air minum keluarga harus menggali tanah antara 5 – 15 m, tergantung lokasi tanahnya. Itupun jika musim kemarau masih karing juga. Bagaimana dengan 5 -10 tahun ke depan, kondisi air permukaan akan makin dalam.

seperti di kutip dari https://marhenyantoz.wordpress.com

Begitulah kondisi perkembangan keadaan air permukaan di daerah kami. Walaupun dekat dengan kawasan hutan lindung yang hanya berjarak tidak lebih dari 15 km. Hutan kawasan yang mestinya lebat ternyata lebat dipinggiran saja, tengah hutan bagaikan padang ilalang nan luas sejauh mata memandang. Karena pohon-pohon telah ditebangi oleh orang-orang yang tidak peduli akan lingkungan dan hanya peduli keluarga dan kroninya. Ya cukong cukong besar, pejabat-pejabat diera tahun 70-80an. Kini penghuni hutan sepeti Gajah, terpaksa mencari makan di pinggir kawasan milik penduduk. Memakan seadanya, padi, pisang, pohon kelapa, sikat habis. Ya memang kasihan warga di sekitar kawasan hutan lindung. Korban tidak saja berujud tanaman pangan namun juga korban jiwa juga sudah banyak karena dibantai Gajah, dengan diinjak-injak, saat ronda menjaga tanaman pangannya yang hampir di panen.

seperti di kutip dari https://marhenyantoz.wordpress.com

Kekeringan yang melanda berbagai daerah setiap tahun terjadi, dan masyarakat se Indonesia sudah tahu dan selalu ditayangkan bagaimana kehidupan rakyatnya yang kesusahan mencari air untuk keperluan hidupnya. Sekarang yang perlu dipertanyakan adalah sikap pemerintah daerahnya (PEMDA) selama ini dalam menangani kejadian ini sampai sejauhmana? Jika pemda beralasan sudah ditangani, tetapi di daerah yang sama masyarakat selalu kesulitan air. Belum ada sumur bor yang bisa mencukupi kebutuhan air warganya.

PDIP resmi mendeklarasikan dukungan untuk Presiden Joko Widodo sebagai capres di Pilpres 2019. Partai koalisi pun bersorak dengan tambahan suara ini. Sebelumnya, pengumuman Jokowi sebagai capres ini dilakukan dalam pembukaan Rakernas III PDIP di Grand Bali Beach, Sanur, Denpasar, Bali, Jumat (23/2). Pengumuman tersebut disambut riuhnya teriakan para kader. “Dengan ini saya nyatakan calon presiden dari PDI Perjuangan, Ir Joko Widodo, Metal! Metal! Pasti Menang Total,” teriak Megawati seperti dilihat detikcom dari akun Twitter PDI Perjuangan. Partai Golkar menyambut baik dukungan PDIP. Ketua DPP Golkar Ace Hasan Syadzily yakin dapat memenangkan Jokowi bersama PDIP dan partai koalisi lainnya. “Ini akan semakin mempertegas dukungan yang kuat untuk Pak Jokowi untuk kembali menjadi presiden dalam Pilpres 2019 nanti. Partai Golkar yang telah terlebih dahulu mendeklarasikan pencalonannya sejak tahun 2016 lalu menilai sudah sangat tepat,” kata Ace kepada wartawan. Hal yang sama juga disampaikan partai pengusung lainnya yakni PPP, NasDem dan Hanura. Ketiga partai ini senang PDIP kembali mengusung Jokowi sebagai capres. “Kita senang sekalilah. Kan kita juga sama mendeklarasikan Pak Jokowi. Artinya, Pak Jokowi juga punya perasaan yang sama,” ujar Sekjen Partai Hanura Herry L Siregar kepada wartawan. NasDem juga senang PDIP kembali mengusung Jokowi. NasDem optimistis Jokowi bisa memimpin selama dua periode. “Tentu kami senang sebagai sahabat koalisi, memang seharusnya PDIP mendukung kembali beliau. Karena beliau kan kader PDIP,” kata Ketua DPP Partai NasDem Irma Suryani Chaniago. Sementara itu, PPP mengaku sudah bergerak menyosialisasikan Jokowi sebagai capres ke konstituen. Sementara itu, PAN dan PKB yang merupakan partai koalisi pemerintah masih belum menentukan sikap dukungannya. PKB mengaku masih menunggu keputusan Rapimnas pada Juni mendatang. “Lagi menjaring suara aspirasi semua pihak. Akhir Juni diputuskan melalui Rapimnas,” ujar Wasekjen PKB Daniel Johan. Hal yang sama juga disampaikan PAN. Ketua DPP PAN Yandri Susanto menyatakan deklarasi dukungan masih menunggu Rakernas yang akan digelar pada April mednatang. “Insyaallah di rakernas bulan April ini (akan mendeklarasikan capres yang diusung),” tutur Yandri. Pujian terkait deklarasi PDIP kepada Jokowi malah datang datang dari Partai Demokrat. Malahan, partai penyeimbang ini melemparkan pujian khusus kepada Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri. “Kami ucapkan selamat atas kepercayaan yang diberikan PDIP kepada Jokowi. Pencalonan ini tidak mengejutkan. Tetap pujian harus diberikan kepada PDIP, khususnya Ibu Mega (Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri),” kata Wasekjen PD Rachland Nashidik. Gerindra dan PKS sebagai partai oposisi yang bakal mengusung Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto sebagai capres mengaku tak gentar melawan koalisi gemuk tersebut. Malahan, dukungan PDIP ke Jokowi disebut sebagai hal yang wajar. “Sudah pasti diprediksi sejak lama. PDIP kan nggak mungkin ngusung yang lain. Itu nggak ada masalah buat kami,” kata Ketua DPP Gerindra Ahmad Riza Patria. PKS juga menyampaikan hal yang sama dengan Gerindra. Menurutnya koalisi gemuk bukan berarti penentu kemenangan. “PKS yakin yang menentukan kemenangan itu dukungan rakyat. Koalisi gemuk bukan jaminan kemenangan,” ucap Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera.

PDI Perjuangan resmi mengumumkan pencalonan Presiden Joko Widodo sebagai di Pilpres 2019. Teriakan riuh dari para kader membahana ketika Megawati meneriakkan nama Jokowi. “Dengan ini saya nyatakan calon presiden dari PDI Perjuangan, Ir Joko Widodo, Metal! Metal! Pasti Menang Total,” teriak Megawati seperti dilihat detikcom dari akun Twitter PDI Perjuangan, Jumat (23/2/2018). Rakernas sendiri berlangsung tertutup. Sorak sorai dan tepuk tangan para kader banteng bergemuruh di dalam ruangan. Seisi ruangan terlihat berdiri sambil mengangkat kedua tangannya. “Yee, Metal, Metal,” pekik para kader tersebut. Pengumuman Jokowi sebagai capres ini dilakukan dalam pembukaan Rakernas III PDIP di Grand Bali Beach, Sanur, Denpasar, Bali, Jumat (23/2). Pembukaan disampaikan secara tertutup. Namun pengumuman disampaikan oleh sejumlah kader PDIP. Seperti oleh Seskab yang juga kader PDIP, Pramono Anung. “Dalam Rakernas III hari ini @PDI_Perjuangan memutuskan pencalonan @jokowi menjadi calon Presiden utk tahun 2019-2024, Bismillah Menang dan mendapatkan dukungan seluruh rakyat Indonesia #Bant3ngPilihJokowi #T3tapJokowi,” tulis Pramono di Twitter-nya, @pranomoanung. [Gambas:Video 20detik] Sementara itu ditanya mengenai pencalonan Jokowi di Pilpres 2019 usai Rakernas, Megawati tidak menjawab. Putri Proklamator Sukarno itu justru meminta wartawan untuk menanyakan soal salam tiga jari yang identik dengan salam ‘metal’. PDIP memang mendapat nomor urut tiga di Pemilu 2019. “Kok nanya begitu, mbok nanya begini apa artinya,” kata Mega sambil membuat salam metal, gestur tangan jari tengah dan jari manis yang dilipat, atau yang juga dikenal dengan sebutan salam tiga jari. Setelah itu,Megawati dan Puan menaiki mobil yang sama dan meninggalkan lokasi. SementaraPresidenJokowi bersama sejumlah Menteri menuju Serangan,Denpasar, Bali, untuk membagikan sertifikat tanah. Ketua Umum #PDIPerjuangan menggunakan Hak Prerogatif menunjuk Ir. H. Joko Widodo @Jokowi sebagai calon Presiden RI 2019-2024. #M3gaBeriMandat #Bant3ngPilihJokowi #T3tapJokowi #PDIPerjuanganM3nang #PDIPM3nang #RakernasIIIPDiPerjuangan pic.twitter.com/4TV329AhpB — PDI Perjuangan (@PDI_Perjuangan) February 23, 2018

PDIP kembali mengusung Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk jadi capres. Jokowi yakin, partai berlambang banteng moncong putih itu solid di Pemilu 2019. “PDIP di bawah kepemimpinan Ibu Mega partai solid, mengakar, Pancasilais. PDIP kuat karena semangat gotong-royong,” kata Jokowi di Pura Dalem Sakenan, Denpasar, Bali, Jumat (23/2/2018). Menurut Jokowi, kesolidan partai bisa membuat pemerintahan kuat. Selain PDIP, Jokowi juga sudah mengantongi dukungan dari Golkar, NasDem, Hanura, dan PPP. “Itulah yang saya yakin pemerintah kuat karena dukungan partai kuat,” imbuh Jokowi. Pengumuman Jokowi jadi capres dilakukan saat pembukaan Rakernas III di Denpasar. Pembukaan Rakernas dilakukan secara tertutup. Meski pengumuman itu berlangsung tertutup, tetapi sejumlah kader PDIP membocorkannya lewat akun Twitter. Salah satu yang langsung mencuit adalah Seskab Pramono Anung yang juga kader PDIP. “Dalam Rakernas III hari ini @PDI_Perjuangan memutuskan pencalonan @jokowi menjadi calon Presiden utk tahun 2019-2024, Bismillah Menang dan mendapatkan dukungan seluruh rakyat Indonesia #Bant3ngPilihJokowi #T3tapJokowi,” tulis Pramono di Twitter-nya, @pranomoanung.

Rajut 24 Feb 2018 00:07 Deklarasi ini menjawab tanya banyak pihak atas sikap politik PDIP yang tak kunjung menetapkan Jokowi sebagai capres di Pilpres 2019. Politik 23 Feb 2018 23:01 Meski demikian, tidak diungkapkan calon wakil presiden yang akan mendampingi Jokowi di Pilpres 2019. Politik 23 Feb 2018 20:44 Bila pemilu dilakukan pada hari ini, maka PDI Perjuangan akan memperoleh suara tertinggi. Politik 23 Feb 2018 20:04 PDIP mengusung kembali Joko Widodo atau Jokowi sebagai calon presiden pada pemilu 2019. Jokowi pun mendapat pesan dari Mega. Politik 23 Feb 2018 19:30 PDIP mengumumkan Jokowi sebagai capres 2019 dalam Rakernas III di Bali yang berlangsung, Jumat (23/2/2018). Peristiwa 23 Feb 2018 16:59 Pencalonan Jokowi sebagai capres di Pemilu 2019 adalah hak prerogatif Megawati Sukarnoputri dalam Rakernas PDIP di Sanur, Denpasar, Bali. Politik 23 Feb 2018 15:36 Dalam foto yang diunggah Pramono Anung, Jokowi dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri saling mengacungkan jari tangan membentuk angka 3. Politik 23 Feb 2018 14:01 Sekjen PDIP mengatakan, mereka yang diusung nantinya adalah sosok yang mempunyai kemampuan untuk menggelorakan semangat berdikari. Politik 23 Feb 2018 12:43 Ketua Sterring Committee (SC) I Wayan Koster menyebut, ada sekitar 1.300 peserta yang hadir di Rakernas PDIP. Politik 23 Feb 2018 11:37 Presiden Jokowi dijadwalkan menghadiri dan membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) III Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Sanur, Bali. Politik 23 Feb 2018 08:39 Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tengah menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) III di Bali mulai hari ini. Politik 23 Feb 2018 04:09 Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto menjelaskan, tema rakernas adalah Pola Pembangunan Berdikari untuk Indonesia Raya. Jawa Tengah – DIY 22 Feb 2018 07:30 Pelaku diduga kuat telah mengunggah video berjudul “PDI P dan PKI Siap Membantai Umat Islam” ke grup aplikasi pesan beranggotakan puluhan orang. Politik 21 Feb 2018 02:03 Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, keseluruhan Rakernas bersifat tertutup. Peristiwa 20 Feb 2018 20:25 Pelaku menyebarkan beberapa hoax melalui aplikasi pesan yang menyinggung Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri. Pilkada 19 Feb 2018 19:08 Ketua Golkar Kaltim, Rita Widyasari, merupakan kandidat terkuat di Pilkada Kaltim. Kini dia mendekam di tahanan KPK. Peristiwa 19 Feb 2018 16:45 Bagi PDIP, angka tiga dan Salam Metal memiliki makna historis. Salam Metal adalah akronim Merah Total. Politik 19 Feb 2018 05:07 Menurut Megawati, semangat kemenangan itu perlu disebarkan kepada kader PDIP di seluruh wilayah Indonesia. Politik 19 Feb 2018 01:09 Saat memberikan sambutan, Megawati sempat meminta tambahan waktu karena merupakan ketua umum yang lama menjabat.

Dalam sidang mediasi, atas pertanyaa Bawaslu, PBB menawarkan dua alternantif solusi, yakni KPU Prov Papua Barat melakukan koreksi (reinfoi) terhadap Berita Acara Rekapitulasi agar sesuai dengan hasil keputusan Rapat Pleno KPU Provinsi yang menyatakan PBB MS sebagaimana telah diumumkan ke publik, atau KPU dengan wibawa Bawaslu melakukan verifikasi ulang terhadap enam orang anggota PBB di Kabupaten Mansel. Namun solusi yang disampaikan ini ditolak mentah-mentah oleh KPU karena KPU merasa telah melakukan verifikasi dengan benar dan Keputusan KPU yang tidak meloloskan PBB juga sudah benar.

Related Posts

Comments are closed.