Saat Sandiaga-Lulung Jajal Bus Tanah Abang Explorer

Saat Sandiaga-Lulung Jajal Bus Tanah Abang Explorer

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno bersama Wakil Ketua DPRD Abraham ‘Lulung’ Lunggana menjajal bus Tanah Abang Explorer. Mereka naik ke dalam bus dari halte yang berada di depan Stasiun Tanah Abang. Pantauan detikcom, Selasa (26/12/2017), Sandiaga dan Lulung sempat mengantre di dalam halte tersebut bersama warga lainnya. Di dalam halte tersebut terdapat kursi-kursi plastik yang dibariskan untuk penumpang. Sandiaga antre di halte sebelum menumpangi bus Tanah Abang Explorer (Foto: Yulida Medistiara/detikcom) Kemudian, Sandiaga dan Lulung duduk di barisan bangku penumpang paling depan. Keduanya duduk bersebelahan. Tampak Sandiaga dan Lulung melihat kondisi di sekitar Tanah Abang lewat kaca bus. Bus sempat berhenti di daerah Blok G, Tanah Abang karena ada penumpang yang hendak turun. Diberitakan sebelumnya, Pemprov DKI menyediakan sebanyak 10 unit bus Tanah Abang Explorer. Shuttle bus ini bisa digunakan oleh seluruh warga yang beraktivitas di kawasan Tanah Abang. Sebelumnya, Sandiaga dan Lulung telah merapikan rambut bersama di kawasan Glodok, Jakarta Barat. Setelah itu keduanya mendatangi Tanah Abang. Keduanya sempat menyapa PKL yang ada di Jalan Jatibaru Raya hingga berlanjut menumpangi bus Tanah Abang Explorer milik PT TransJakarta ini. Bus ini memiliki kapasitas 41 kursi penumpang dan penumpang berdiri untuk 27 orang. Terdapat satu ruang prioritas khusus pengguna kursi roda untuk difabel di dalamnya. Bus ini memiliki rute Halte Stasiun Tanah Abang-Halte Blok G-Halte Blok B-Halte Auri-Halte Blok E-Halte Flyover Jatibaru dan kembali ke Stasiun Tanah Abang.

Baca juga : menjajal bus gratis tanah abang explorer

Tanah Abang Explorer disediakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta guna memudahkan mobilitas warga dan pejalan kaki di kawasan niaga busana terbesar se-Asia Tenggara itu. CNNIndonesia.com mencoba menjajal bus itu dari tempat pemberhentian yang terletak di depan Stasiun Kereta Tanah Abang. Bus ini berjenis lower deck atau berlantai rendah. Saat memasuki bus, seorang petugas yang menggunakan baju khas Betawi Sadariah yakni baju koko putih dan peci hitam membagikan tiket bertuliskan ‘Transjakarta Tiket Layanan Gratis’ kepada penumpang. Di dalam bus ini terdapat sekitar 43 kursi penumpang, dan 22 pegangan tangan bagi mereka yang berdiri. Interior bus ini juga dilengkapi dengan pendingin ruangan serta layar datar 29 inci yang dipasang di bagian tengah mobil. Tak hanya itu, demi memastikan keamanan dan kenyamanan penumpang ada kamera pengawas (CCTV) yang sengaja dipasang di dalam bus untuk memantau penumpang didalam maupun area diluar bus. Bus ini berkeliling dan berhenti di tiap 6 halte di yang memutari kawasan Tanah Abang. Halte tersebut meliputi yakni Halte Stasiun Tanah Abang, Halte Blok G, Halte Blok B, Halte Auri, Halte Blok E, dan berakhir di Halte Flyover Jatibaru. Tak hanya harus berhenti di 6 halte saja, namun bus ini bisa diberhentikan di sembarang tempat oleh penumpang. Saat menjajal sekitar pukul 11.00 WIB, CNNIndonesia.com menghabiskan total waktu 15 menit untuk menumpang bus itu mengelilingi kawasan pasar Tanah Abang. Waktu yang dihabiskan bisa lebih lama tergantung dari kemacetan yang biasa mengular di sekitar wilayah Tanah Abang.

seperti di kutip dari https://cnnindonesia.com

Tanggapan Pengguna Beberapa orang yang keluar dari stasiun Tanah Abang mengaku terbantu dengan hadirnya fasilitas shuttle ini. Salah satunya Surya (29) yang bekerja di kawasan Jalan KH Wahid Hasyim, Jakarta Pusat. Saat keluar dari Stasiun Tanah Abang, Surya mengaku kebingungan mengetahui jalan di depan stasiun tersebut telah ditutup untuk kendaraan. Surya mengaku ia biasa menggunakan angkutan kota (angkot/mikrolet) yang moda transportasi tambahan dari Stasiun Tanah Abang untuk menuju tempat kerjanya. “Saya bingung habis keluar dari stasiun, kok angkotnya enggak ada. Saat nanya ke petugas disediakan bus gratis, wah syukurlah saya senang bisa mengirit ongkos nih,” ujarnya dalam perbincangan dengan CNNIndonesia.com di dalam bus. Berdasarkan data Pemprov DKI, rata-rata volume penumpang naik dan turun di Stasiun Tanah Abang per harinya mengalami kenaikan dalam empat tahun terakhir per Desember 2017. Data terakhir 2017, rata-rata volume itu adalah 178.408 orang setiap harinya. Itu jumlah tertinggi dari tiga tahun sebelumnya, dan terus mengalami kenaikan. Pada 2016 rata-rata volume itu adalah 153.414 per hari, kemudian pada 2015 rata-ratanya 130.780 per hari, dan pada 2014 adalah 105.121 per hari.

seperti di kutip dari https://cnnindonesia.com

Bukan hanya pengguna KRL yang naik dan turun di Stasiun Tanah Abang yang terbantu atas kehadiran Tanah Abang Explorer. Kehadiran shuttle itu pun dirasakan manfaatnya oleh warga sekitar Tanah Abang. Salah satunya Irma (44) yang berdomisili di kawasan tetangga Tanah Abang yakni Kebon Kacang, Jakarta Pusat. Irma mengaku sering berbelanja buah-buahan di pedagang langganannya yang biasa berjualan di jalan Jatibaru Raya. Untuk menghemat ongkos saat berangkat dan pulang ke rumahnya yang terletak di daerah Kebon Kacang, ia seringkali jalan kaki hingga ke Jalan Jatibaru Raya untuk berbelanja. “Biasanya kalau habis belanja di sini dan mau pulang ke rumah itu jalan kaki, ini bisa naik bus gratis. Lumayan tidak capek ya,” pungkasnya. Saat ini Pemprov DKI menyediakan shuttle untuk membawa pejalan kaki di kawasan Tanah Abang sejak ditutupnya jalan di depan Stasiun Tanah Abang. (kid)


Baca juga : angkot tak masuk tanah abang muncul bus transjakarta explorer

TEMPO.CO , Jakarta – Pemerintah DKI Jakarta menutup Jalan Jatibaru, Tanah Abang , Jakarta Pusat, dari kendaraan angkutan umum yang sudah beroperasi sejak lama dan kendaraan pribadi. Sebagian jalur digunakan untuk pedagang kaki lima (PKL). Sebagai gantinya, pemerintah menyediakan angkutan massal bus Transjakarta. Bus pengumpan tanpa bayar alias gratis yang diberi nama Tanah Abang Explorer, itu beroperasi sejak Jumat, 22 Desember 2017. Bus ini hanya melaju di kawasan Pasar Tanah Abang dengan enam halte, yakni di Stasiun Tanah Abang, Blok G, Blok B, dan Tanah Abang AURI, Blok E, dan Flyover Jati Baru. Setelah itu kembali lagi ke Stasiun Tanah Abang. Pada hari pertama penutupan jalan, Jumat kemarin, terlihat pengunjung Pasar Tanah Abang antusias mencoba bus pengumpan Transjakarta Tanah Abang Explorer. Salah seorang pengunjung Pasar Tanah Abang, Misriati, 56 tahun, mengaku senang dengan adanya bus ini. “Kalau ini terus gratis, berbahagia buat ibu-ibu dan nenek-nenek Alhamdulilah, nggak lalu lalang ramai,” kata Misriati. Warga Serpong, Tangerang, itu mengaku kerap berkunjung ke Blok A Pasar Tanah Abang, untuk urusan katering.

seperti di kutip dari https://metro.tempo.co

Kemunculan bus berwarna merah yang belum pernah ia lihat sebelumnya di samping Stasiun Tanah Abang, membuatnya sempat terheran-heran. “Tadi tanya petugas, kalau naik ini (bus transjakarta) turun di mana. Kata petugas, puter-puter saja,” kata Misriati. Pramudi bus Transjakarta, Marlon Bernando, menjelaskan bus tidak bisa berhenti di sembarang tempat. “Ada bus stop di 6 titik,” kata Marlon. Pada dinding bagian atas juga terdapat papan informasi berwarna biru yang tertulis nama tempat perhentian: Stasiun Tanah Abang, Blok G, Blok B, dan Tanah Abang AURI, Blok E, dan Flyover Jati Baru. Marlon yang sebelumnya bertugas di Koridor Busway 9 dan 10 mengatakan saat ini tersedia 15 unit bus. Meski bus tersebut gratis bagi pengunjung Pasar Tanah Abang, namun pihak Transjakarta tetap memberi tanda bukti berupa karcis. Setiap bus Tanah Abang Explorer tersedia seorang onboard yang salah satu tugasnya membagikan karcis. Namun ke depan, calon penumpang harus membayar menggunakan kartu dan melakukan tapping pada alat di sebelah pramudi. “Jika punya kartu Flazz atau e-Money ditap di situ.” kata Marlon sambil menunjuk sebuah alat di samping kirinya.


Baca juga : Info parah menjajal rute bus tanah abang explorer.html

Home » Search Results for “Parah menjajal rute bus tanah abang explorer” Query Parah menjajal rute bus tanah abang explorer Tunggu, sedang memuat Parah menjajal rute bus tanah abang explorer… Anda tengah mencari berita perihal Parah menjajal rute bus tanah abang explorer, dibawah ini aku menyajikan sebagian informasi mengenai berita Parah menjajal rute bus tanah abang explorer yang anda cari, silahkn sortir buletin yang kalian perlukan Parah menjajal rute bus tanah abang explorer adalah judul kunci buletin yang anda cari, anda juga dapat menemukan berita terbaru hari ini dengan cara menggunakan ruang pemeriksaan yang sudah beta sediakan, tak hanya tulisan perihal Parah menjajal rute bus tanah abang explorer anda boleh jadi juga sanggup menemukan sebagian informasi yang bisa jadi serupa oleh artikel yang kalian cari, di bawah ini saya menyuguhkan beragam tulisan atas sabda kunci Parah menjajal rute bus tanah abang explorer silakan scroll kebawah hingga kalian mendapatkan kabar yang kalian cari …tas,,cara memperbaiki speaker kaleng yang rusak,,bagaimana cara membenarkan tip ex cair,,cara memperbaiki internet explorer cannot display the webpage,,cara memperbaikimemek,,memek rusak di dunia,,menghilangkan mode aman di smartfren c,,remas payudara parah ,,smp parah … Inѕtrukѕі Wаkіl Gubеrnur DKI Jаkаrtа Sаndіаgа Sаlаhuddіn Unо kераdа јајаrаn PT TrаnѕJаkаrtа (TrаnѕJ) аgаr mеnсаrі rutе аltеrnаtіf bеbаѕ mасеt ruраnуа аmрuh. Kurаng dаrі ѕаtu hаrі, PT TrаnѕJ mеnеmukаn… Kеmасеtаn раrаh tеrјаdі dі ѕејumlаh tіtіk рrоуеk реmbаngunаn іnfrаѕtruktur dі Jаkаrtа. Akіbаtnуа, wаrgа DKI hаruѕ mеnghаbіѕkаn lеbіh bаnуаk wаktu untuk ѕаmраі kе tеmраt tuјuаn. Kеmасаtеn tаk hаnуа bеrdаmраk… …dаn 52 hеktаrе lаhаn реrtаnіаn уаng tеrdаmраk, untuk kоrbаn јіwа nіhіl kаrеnа wаrgа lаngѕung mеnуеlаmаtkаn dіrі tіdаk lаmа ѕеtеlаh kејаdіаn,” јеlаѕ Cесер. Sumber: metrobatam.com Incoming search terms:,alamat wifi jst tanahabang … Wаkіl Prеѕіdеn Juѕuf Kаllа аtаu JK mеnghаdіrі Kоnfеrеnѕі Tіngkаt Tіnggі (KTT) kе-9 nеgаrа-nеgаrа Dеvеlоріng 8 (D-8) dі Turkі. Uѕаі KTT, JK bеrtоlаk dаrі Bаndаrа Intеrnаѕіоnаl Atаturk, Iѕtаnbul, Turkі,… …tetanèn hydroponik luwih akeh ngandut banyu. Wawancara: banjur carane ndhukung crops yen ana lemah Pack? Resource persons: Ana sawetara media sing digunakake kanggo pengganti tanah kayata husks, arang, wedhi, gambur,… …contone, aphis, uler lan ana uga bekicot.” Interviewer: “Kenapa milih nasi?” Resource Person: “Amarga tanah kene cocok kanggo tanduran sawah.” Interviewer: “Apa sampeyan mung bisa dadi petani utawa duwe proyek… …mеmbеrіkаn ѕіndіrаn раdа реdаngdut 25 tаhun іnі. bеllаѕаnјоуо : “Inі bеkаѕ ѕuntіk rubеllа уg lg hіtѕ.” ntаvіаnі23 : “Suntіk іmрlаntѕ аhhаhаhаhа.” tаntrі_hѕb : “ PARAH kаlо bеnеrаn dіе ѕuntіk рutіh!”…


Baca juga : Info news menjajal rute bus tanah abang explorer.html

Home » Search Results for “News menjajal rute bus tanah abang explorer” Query News menjajal rute bus tanah abang explorer Tunggu, sedang memuat News menjajal rute bus tanah abang explorer… Anda tengah mencari informasi atas News menjajal rute bus tanah abang explorer, dibawah ini abdi mempersiapkan separuh informasi tentang kabar News menjajal rute bus tanah abang explorer yang kalian cari, silahkn sortir kabar yang kalian perlukan News menjajal rute bus tanah abang explorer merupakan kepala karangan sabda kunci buletin yang anda cari, kalian juga sanggup menemukan berita terbaru hari ini dengan metode menggunakan ruang eksplorasi yang suah beta sediakan, tidak cuma tulisan atas News menjajal rute bus tanah abang explorer anda sepertinya pun mampu mendeteksi beberapa tulisan yang mungkin sama dengan tulisan yang kalian cari, di bawah ini abdi menyuguhkan bervariasi tulisan dengan sabda kunci News menjajal rute bus tanah abang explorer silakan scroll kebawah hingga anda menjumpai berita yang anda cari Inѕtrukѕі Wаkіl Gubеrnur DKI Jаkаrtа Sаndіаgа Sаlаhuddіn Unо kераdа јајаrаn PT TrаnѕJаkаrtа (TrаnѕJ) аgаr mеnсаrі rutе аltеrnаtіf bеbаѕ mасеt ruраnуа аmрuh. Kurаng dаrі ѕаtu hаrі, PT TrаnѕJ mеnеmukаn… Kеmасеtаn раrаh tеrјаdі dі ѕејumlаh tіtіk рrоуеk реmbаngunаn іnfrаѕtruktur dі Jаkаrtа. Akіbаtnуа, wаrgа DKI hаruѕ mеnghаbіѕkаn lеbіh bаnуаk wаktu untuk ѕаmраі kе tеmраt tuјuаn. Kеmасаtеn tаk hаnуа bеrdаmраk… …dаn 52 hеktаrе lаhаn реrtаnіаn уаng tеrdаmраk, untuk kоrbаn јіwа nіhіl kаrеnа wаrgа lаngѕung mеnуеlаmаtkаn dіrі tіdаk lаmа ѕеtеlаh kејаdіаn,” јеlаѕ Cесер. Sumber: metrobatam.com Incoming search terms:,alamat wifi jst tanahabang … …tetanèn hydroponik luwih akeh ngandut banyu. Wawancara: banjur carane ndhukung crops yen ana lemah Pack? Resource persons: Ana sawetara media sing digunakake kanggo pengganti tanah kayata husks, arang, wedhi, gambur,… Wаkіl Prеѕіdеn Juѕuf Kаllа аtаu JK mеnghаdіrі Kоnfеrеnѕі Tіngkаt Tіnggі (KTT) kе-9 nеgаrа-nеgаrа Dеvеlоріng 8 (D-8) dі Turkі. Uѕаі KTT, JK bеrtоlаk dаrі Bаndаrа Intеrnаѕіоnаl Atаturk, Iѕtаnbul, Turkі,… …contone, aphis, uler lan ana uga bekicot.” Interviewer: “Kenapa milih nasi?” Resource Person: “Amarga tanah kene cocok kanggo tanduran sawah.” Interviewer: “Apa sampeyan mung bisa dadi petani utawa duwe proyek…


Baca juga : sandiaga sebut penataan tanah abang untuk bantu program jokowi

Begini Konsep Anies Baswedan Menata Kawasan Tanah Abang Blok G Tanah Abang yang Dipromosikan Jokowi Bakal Dirobohkan Ketimpangan, Sandiaga berujar, adalah embrio permasalahan sosial. Menurut dia, dengan penataan kali ini justru memastikan lapangan pekerjaan untuk kaum marjinal tidak terganggu. Sandiaga khawatir tidak mampu menyempitkan jurang antara kaya dan miskin bila kebijakan hanya berpihak bagi orang kaya. Harapan untuk menghilangkan ketimpangan itu, kata Sandiaga, sudah terlihat sejak menghadapi pemilihan kepala daerah kemarin. Banyak masyarakat yang berharap pada pasangan Anies-Sandi agar lapangan pekerjaan bisa tercipta. Karena itu, Sandiaga memastikan akan terus memantau dampak dari penataan kawasan Tanah Abang secara komprehensif, meski banyak kritikan yang datang. “Jadi, teman-teman sabar. Seperti yang selalu saya bilang bahwa it’s too early, terlalu dini untuk menilai kebijakan itu. Kebijakan ini semua berbasis data,” katanya. Agus Pambagio, pengamat kebijakan publik, mengkritik konsep penataan Tanah Abang yang menempatkan pedagang kaki lima di jalan raya. Menurut Agus  hal itu menyalahi Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. “Ngawur itu kebijakan. Kalau mau jualan ya di pasar. Jualan kok di jalanan,” kata Agus saat dihubungi pada Sabtu, 23 Desember 2017. Dalam Pasal 28 ayat 1 Undang-undang tersebut dinyatakan,setiap orang dilarang melakukan perbuatan yang mengakibatkan kerusakan dan/atau gangguan fungsi jalan. Kemudian pada ayat 2 dinyatakan, setiap orang dilarang melakukan perbuatan yang mengakibatkan gangguan pada fungsi perlengkapan jalan. Dari pantauan Tempo di lapangan, Jalan Jatibaru di depan Stasiun Tanah Abang yang ditutup hanya sepanjang 500 meter. Dari empat lajur jalan tersebut, hanya dua lajur yang dipakai untuk ratusan PKL. Selama ini pedagang kaki lima atau PKL itu tidak teratur dan memadati trotoar dan pintu masuk stasiun. Sementara dua lajur lainnya untuk bus Transjakarta Tanah Abang Explorer yang disediakan gratis untuk mengangkut penumpang kereta komuter ke Pasar Tanah Abang Blok G, Blok B, Blok A, Tanah Abang AURI, Blok E, dan fly over Jati Baru. Trotoar yang sudah lebar di Jalan Jatibaru sisi stasiun menjadi nyaman untuk pejalan kaki karena tidak ada lagi pedagang kaki lima. Simak juga : Ini Bedanya Anies Baswedan dengan Jokowi Dalam Menata Tanah Abang Pada hari pertama rekayasa di Tanah Abang, Jumat 22 Desember 2017, terlihat pengunjung Pasar Tanah Abang antusias mencoba bus pengumpan Transjakarta Tanah Abang Explorer. Salah seorang pengunjung Pasar Tanah Abang, Misriati, 56 tahun, mengaku senang dengan adanya bus ini. “Kalau ini terus gratis, berbahagia buat ibu-ibu dan nenek-nenek.  Alhamdulilah, nggak lalu lalang ramai,” kata Misriati. Warga Serpong, itu mengaku kerap berkunjung ke Blok A Pasar Tanah Abang , untuk urusan katering.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno bersama Wakil Ketua DPRD Abraham ‘Lulung’ Lunggana menjajal bus Tanah Abang Explorer. Mereka naik ke dalam bus dari halte yang berada di depan Stasiun Tanah Abang. Pantauan detikcom, Selasa (26/12/2017), Sandiaga dan Lulung sempat mengantre di dalam halte tersebut bersama warga lainnya. Di dalam halte tersebut terdapat kursi-kursi plastik yang dibariskan untuk penumpang. Sandiaga antre di halte sebelum menumpangi bus Tanah Abang Explorer (Foto: Yulida Medistiara/detikcom) Kemudian, Sandiaga dan Lulung duduk di barisan bangku penumpang paling depan. Keduanya duduk bersebelahan. Tampak Sandiaga dan Lulung melihat kondisi di sekitar Tanah Abang lewat kaca bus. Bus sempat berhenti di daerah Blok G, Tanah Abang karena ada penumpang yang hendak turun. Diberitakan sebelumnya, Pemprov DKI menyediakan sebanyak 10 unit bus Tanah Abang Explorer. Shuttle bus ini bisa digunakan oleh seluruh warga yang beraktivitas di kawasan Tanah Abang. Sebelumnya, Sandiaga dan Lulung telah merapikan rambut bersama di kawasan Glodok, Jakarta Barat. Setelah itu keduanya mendatangi Tanah Abang. Keduanya sempat menyapa PKL yang ada di Jalan Jatibaru Raya hingga berlanjut menumpangi bus Tanah Abang Explorer milik PT TransJakarta ini. Bus ini memiliki kapasitas 41 kursi penumpang dan penumpang berdiri untuk 27 orang. Terdapat satu ruang prioritas khusus pengguna kursi roda untuk difabel di dalamnya. Bus ini memiliki rute Halte Stasiun Tanah Abang-Halte Blok G-Halte Blok B-Halte Auri-Halte Blok E-Halte Flyover Jatibaru dan kembali ke Stasiun Tanah Abang.

Jalan yang menjadi lokasi pedagang kaki lima (PKL) berjualan di depan Stasiun Tanah Abang kembali mulai ditutup. Para PKL pun mulai memasang tendanya di sepanjang Jalan Jatibaru Raya itu. Pantauan detikcom, Minggu (24/12/2017), sekitar pukul 08.00 WIB Jalan Jatibaru Raya mulai ditutup polisi dan Dinas Perhubungan DKI Jakarta. Jalan raya di lokasi terpantau ramai lancar. Ada pula warga yang belum mengetahui jalanan ditutup sementara sehingga pengendara mobil tersebut sempat bertanya ke Dishub. Setelah itu pengendara mobil tersebut pergi melanjutkan perjalannya lagi. Sementara itu para pedagang mulai memasangi tendanya secara berjejer. Mereka mengangkut tenda dan barang-barangnya yang diletakan di trotoar jalan. Adapun sisi kiri Jalan Jatibaru Raya digunakan PKL untuk berjualan. Sementara itu sisi kanan Jalan Jatibaru Raya tersebut digunakan Transjakarta. Sejak pagi ini ada pula bus Transjakarta yang melintas di Jalan Jatibaru. Bus tersebut berhenti di depan Stasiun Tanah Abang. Sebagai informasi, sejak Jumat (22/12) kemarin, Pemprov DKI Jakarta menutup Jalan Jati Baru Raya. Penutupan ini dilakukan dengan alasan menata kawasan Tanah Abang.

Jakarta, CNN Indonesia — Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abraham Lunggana alias Haji Lulung mendukung rencana Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno untuk melibatkan semua stakeholder dalam menata kawasan Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat. Salah satu yang dilibatkan Sandiaga, yakni ‘preman’ Tanah Abang. Kamis (2/11) kemarin Sandiaga menyebut mengajak para ‘preman’ Tanah Abang untuk berdiskusi membahas solusi dalam penataan kawasan semrawut itu. Mengenai pernyataan Sandiaga, Lulung menyangkal bila ada oknum preman di Tanah Abang. “Saya jamin enggak ada preman. Kalau ada preman, kita tangkap kok. Jagain kampungnya karena ada PKL yang dia bina secara informal masa preman? Ayo diuji,” kata Lulung kepada CNNIndonesia.com , Jumat (3/11). Lulung tidak meminta secara spesifik kepada Sandiaga Uno untuk membuktikan adanya oknum preman di Tanah Abang. Namun, menurut dia, sebagai masyarakat juga aktif membuktikan adanya oknum preman tersebut. “Ayo, saya jagoan. Diuji, yuk, Saya enggak pernah masuk penjara. Saya mengkaryakan orang puluhan ribu enggak ditulis, saya punya perusahaan banyak,” lanjut Lulung yang juga pengusaha di sentra ekonomi terbesar di Indonesia itu. Lulung menduga, oknum yang bertindak kriminal di Tanah Abang, seperti mencopet, merampas lapak berdagang, atau melakukan pungutan liar, bukanlah pemuda asal Tanah Abang. “Preman itu pasti dimusuhin sama anak Tanah Abang. Pasti dihajar dan ditangkap, saya yakin enggak ada (preman) di situ. Kalau dia begitu, pasti disikat sama anak Tanah Abang, pasti dihajar,” kata Lulung. Warga Tanah Abang yang menghajar itu, klaim Lulung, tidak bisa disebut preman. Sebab mereka hanya ingin menjaga kampungnya. Menurut tokoh asli Tanah Abang tersebut, masyarakat jangan menyalahkan oknum yang diduga preman ketika menghadapi permasalahan ketertiban dan keamanan di sana. “Jangan nunjuk pemerintah, jangan nunjuk anak-anak yang ada di situ, enggak ada preman. Satu pun saya jamin enggak ada preman,” ujar penasihat fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini. Sebab itu, Lulung meminta agar masyarakat tidak melihat Tanah Abang secara sempit, tetapi juga membandingkan dengan kawasan-kawasan ramai lainnya. Ia mencontohkan, juru parkir liar dan pengamen juga ada di kawasan lain di ibu kota. “(Pak Ogah) ada enggak di seluruh Jakarta? Ada kan? Kenapa yang ditunjuk Tanah Abang? Copet ada enggak sih di seluruh Jakarta? Contoh Tanjung Priuk, Kramat Jati. Tanah abang itu selalu muatannya politis pencitraan,” kata Lulung. Walau tak terima tanah kelahirannya disebut ada preman, Lulung memaklumi Sandiaga yang menurutnya salah ucap tersebut. “Kalau Pak Sandi ngomong preman ya karena dia enggak tahulah. Saya maafin kalau dia, sih,” ujar Lulung seraya tertawa. Tokoh yang dulu kerap berkonfik dengan mantan gubernur Basuki Tjahaja Purnama itu menegaskan Tanah Abang jangan ditertibkan, tapi ditata. Dengan demikian, ia menyebut apa yang dilakukan Ahok dulu bukanlah langkah yang tepat. Saat menjabat, Ahok dengan sigap menyidak para PKL dan pemarkir yang masih bandel memanfaatkan kawasan yang diperuntukan bagi pejalan kaki itu. “Kalau kemarin kan penertiban doang. Pedagang diuber-uber sama (satgas) kamtib, kabur. Kasihan kan, kamtib dan PKL?” ujar Lulung. Lebih jauh Lulung meminta agar Pemprov DKI melihat potensi warga Tanah Abang, khususnya mereka yang tidak memiliki pekerjaan untuk diberdayakan misalkan sebagai petugas keamanan maupun petugas parkir resmi. “Jangan kemudian mereka dikesampingkan dan dinamakan preman. Enggak begitu,” ujar Lulung. Ia mengusulkan agar para warga Tanah Abang disiagakan secara resmi oleh Pemprov DKI untuk menata PKL, lalu lintas, hingga urusan kebersihan. Termasuk, pembinaan kepada PKL untuk mengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Lulung mengaku sudah dihubungi Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno yang meminta bantuannya. “Kemarin Sandi sudah telpon saya, ‘Pak Haji siap, ya’. Saya bilang siap, Sandi sudah berkomunikasi dengan saya,” ujar Lulung ketika dihubungi Kompas.com , Minggu (5/11/2017). Lulung mengatakan tanpa diminta pun dia siap mendukung kebijakan Anies dan Sandiaga. Bukan hanya masalah Tanah Abang, Lulung mengaku siap membantu untuk permasalahan di Jakarta lainnya. Dia akan membantu berkomunikasi kepada pihak-pihak terkait. “Saya bilang kerjaan saya di DPRD, ngantor saya di kaki lima. Sebelum itu tuntas saya siap. Bukan hanya di kaki lima, di mana saja di Jakarta saya siap jadi garda terdepan untuk pemerintah daerah,” ujar Lulung.

seperti di kutip dari http://megapolitan.kompas.com

Lulung sebenarnya memiliki ide sendiri untuk menata kawasan Tanah Abang. Namun, Anies dan Sandiaga belum bertanya kepadanya mengenai solusi itu. Dia siap untuk bertukar pikiran untuk menyelesaikan masalah Tanah Abang jika diminta. Menurut Lulung, hal yang paling penting untuk dilakukan Anies-Sandi hanya menjalin pola komunikasi yang baik saja. Pola komunikasi yang baik dengan warga akan membuat kebijakan lebih mudah diterima. “Gubernur tidak boleh gagal membangun komunikasi seperti dulu, sudah begitu saja. Harus bangun komunikasi dengan siapa pun terutama dengan orang-orang kecil. Orang kecil kalau diajak komunikasi pasti dia mau,” ujar Lulung.

TEMPO.CO, Jakarta – Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengajak pengamen jalanan untuk nonton bareng film Chrisye  bersama dirinya di Senayan City, kemarin. Sandiaga ingin para pengamen bisa terinspirasi kisah hidup sang musisi legendaris tersebut. “Mereka (pengamen jalanan) berbakat, tapi belum mendapat kesempatan. Chrisye mendapat kesempatan itu. Semoga musisi jalanan juga ada yang sesukses Chrisye setelah nonton tadi,” ujar Sandiaga kepada awak media di XXI Senayan City, Rabu, 6 Desember 2017. Sandiaga mengatakan inisiatif mengajak para pengamen jalanan tersebut merupakan idenya dan pihak production house . Atas inisiatif itu, sekitar 50 pengamen diajak nonton bareng film Chrisye . Ia berharap film tersebut bisa menjadi penyemangat untuk bangkit dari keterpurukan. Baca:  Persiapan Asian Games, Sandiaga Uno Jajal Kolam Renang Aquatik

seperti di kutip dari https://metro.tempo.co

Geseit Pramono, 19 tahun, salah seorang pengamen yang diajak menonton film tersebut, mengaku senang. Dia mengaku ini adalah kali pertama dia menonton film di bioskop. Sepanjang film diputar, Sandiaga terlihat khusyuk menonton. Ia mengaku Chrisye merupakan penyanyi favoritnya semasa remaja dulu. Semua lagu-lagu yang diputar sepanjang film mengingatkan Sandiaga akan kenangan di masa tersebut. “Yang paling saya suka itu lagu Lilin-lilin Kecil serta Ketika Tangan dan Kaki Berkata ,” ujarnya. Sandiaga Uno juga mengapresiasi pemeran utama di film tersebut, Vino G Bastian, yang dinilainya sangat total memerankan mendiang Chrisye. “Mirip banget Chrisye.”

Bisnis.com, JAKARTA – Gubernur dan Wakil Gubernur DKI terpilih Anies Baswedan dan Sandiaga Uno akan segera dilantik Senin (16/10) besok. Keduanyapun sudah melakukan prosesi foto resmi dengan mengenakan seragam dinas dua hari lalu. Anies Baswedan dalam akun instagram pribadinya secara khusus membagikan kisah tentang penjahit seragam dinas yang akan dikenakannya pasca resmi menjadi Gubernur DKI nanti. Berikut tulisan yang dibagikan dalam foto yang diunggahnya tersebut Dibalik seragam Pemprov DKI yang bagus ini, ada tangan terampil yang berjasa. Pak Thio Ahmad Hendra ini ternyata sudah lama menjahit seragam Gubernir DKI sejam jaman Tjokropranolo (1977). Saya baru masuk SD saat itu. Beliau mengerjakan dengan teliti, melalui beberapa kali fitting, sempat kelonggaran awalnya, hingga pas akhirnya 🙂 Anies juga membagikan dokumentasi fotonya saat proses fitting bersama sang penjahit tersebut. Berikut foto-fotonya

Related Posts

Comments are closed.