Saat 2 Baswedan, Anies dan Novel Bertukar Kacamata

Saat 2 Baswedan, Anies dan Novel Bertukar Kacamata

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan hari ini mengunjungi kediaman penyidik senior KPK Novel Baswedan. Kedua saudara sepupu itu sempat bertukar kacamata. Anies bersama istrinya Fery Farhati Ganis, mengunjungi Novel di kediamannya di Jalan Deposito, Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Minggu (25/2/2018). Anies mengatakan kepulangan Novel dari pengobatan di Singapura membahagiakan. “Tadi pagi ke rumah Novel bersama @fery.farhati. Alhamdulillah, kita semua bersyukur sebuah keluarga telah bisa lengkap kembali. Hampir setahun anak-anak ini jauh dari ayahnya. Hal yang membahagiakan adalah kini si bungsu Umar sudah bisa main dengan ayahnya di rumah,” ujar Anies lewat akun Instagramnya. Anies memakaikan kaca mata ke Novel Foto: Dok. Instagram Anies Baswedan Tak hanya berbincang, keduanya juga sempat bertukar kacamata. Anies mengatakan Novel menggunakan kacamata sebagai alat bantu melihat. “Kita ngobrol tentang kondisi mata dan pengobatannya; termasuk saling coba kacamata. Saat ini ia pakai kacamata untuk membantu penglihatan mata kanannya,” katanya. Anies juga menyertakan foto saat keduanya bertukar kacamata. Senyum tersungging lebar di raut wajah Anies dan Novel. Pertukaran kaca mata itu juga disaksikan istri Anies, Fery dan istri Novel, Rina Emilda. Di akhir keterangan fotonya, Anies mengungkapkan kebahagiannya dengan kepulangan Novel. Kini mereka sudah bisa berkumpul keluarga lengkap. Anies juga mendoakan agar Novel segera pulih. “Ahamdulillah, semua sekeluarga lengkap. Jadi bisa ngobrol juga bersama Ayah, ibu, kakak, adiknya dan beberapa tetangga rumah Novel yang ikut datang. Doa kita, Insya Allah Novel pulih sesegera mungkin. Mohon doa dari semua,” katanya.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan hari ini mengunjungi kediaman penyidik senior KPK Novel Baswedan. Kedua saudara sepupu itu sempat bertukar kacamata. Anies bersama istrinya Fery Farhati Ganis, mengunjungi Novel di kediamannya di Jalan Deposito, Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Minggu (25/2/2018). Anies mengatakan kepulangan Novel dari pengobatan di Singapura membahagiakan. “Tadi pagi ke rumah Novel bersama @fery.farhati. Alhamdulillah, kita semua bersyukur sebuah keluarga telah bisa lengkap kembali. Hampir setahun anak-anak ini jauh dari ayahnya. Hal yang membahagiakan adalah kini si bungsu Umar sudah bisa main dengan ayahnya di rumah,” ujar Anies lewat akun Instagramnya. Anies memakaikan kaca mata ke Novel Foto: Dok. Instagram Anies Baswedan Tak hanya berbincang, keduanya juga sempat bertukar kacamata. Anies mengatakan Novel menggunakan kacamata sebagai alat bantu melihat. “Kita ngobrol tentang kondisi mata dan pengobatannya; termasuk saling coba kacamata. Saat ini ia pakai kacamata untuk membantu penglihatan mata kanannya,” katanya. Anies juga menyertakan foto saat keduanya bertukar kacamata. Senyum tersungging lebar di raut wajah Anies dan Novel. Pertukaran kaca mata itu juga disaksikan istri Anies, Fery dan istri Novel, Rina Emilda. Di akhir keterangan fotonya, Anies mengungkapkan kebahagiannya dengan kepulangan Novel. Kini mereka sudah bisa berkumpul keluarga lengkap. Anies juga mendoakan agar Novel segera pulih. “Ahamdulillah, semua sekeluarga lengkap. Jadi bisa ngobrol juga bersama Ayah, ibu, kakak, adiknya dan beberapa tetangga rumah Novel yang ikut datang. Doa kita, Insya Allah Novel pulih sesegera mungkin. Mohon doa dari semua,” katanya.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bercerita soal keseharian penyidik senior KPK Novel Baswedan bersama keluarganya. Anies menyebut anak-anak Novel kini bisa kembali tidur bersama bapaknya setelah menjalani perawatan mata di Singapura selama beberapa bulan. “Kita senang Alhamdulillah Novel sudah bisa berkumpul bersama keluarga. Meakipun selama ini keluarga bolak-balik keluarga tetap bisa ketemu ke Singapura. Jaraknya tidak terlalu jauh. Tapi tetap saja tidak di rumah. Sekarang alhamdulillah beberapa hari ini sudah di rumah. Dan anak-anak juga ingin tidur bareng sama bapaknya,” kata Anies di kediaman Novel, Jalan Deposito, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Minggu (25/2/2018). [Gambas:Video 20detik] Anies berharap proses penyembuhan mata Novel — yang merupakan sepupunya tersebut — berjalan dengan baik. Dengan begitu, Novel bisa segera bertugas di KPK. “Kita bersyukur doa kita semua adalah semoga pemulihan bisa segera dan bisa tuntas sehingga bisa aktif kembali baik di tempat bertugas maupun bersama sama dengan keluarga lagi,” ucapnya. “Jadi kita bersykur hari ini kita bisa ketemu lagi lengkap saya dengan istri, dengan adik. Lihat keluarganya bang Novel dan keluarga,” sambungnya. Selain itu, Anies juga berencana untuk mengadakan pertemuan keluarga besar dengan Novel. Namun rencana itu akan disesuaikan dengan jadwal pengobatan Novel. “Ada keinginan, rencana itu. Tapi kita lihat jadwal. Karena bang Novel tanggal 18 (Maret) harus kembali ke Singapura dan pada fase ini yang penting jangan sampai lelah, toh juga belum berkaitan. Saya dengar juga tadi tiap beberapa jam, tiga jam, harus ada pemasangan obat. Jadi kita ingin kumpul keluarga. Kalau sudah waktunya pas. Kita lakukan,” tuturnya.

Merdeka.com – Cerita penolakan terhadap calon wakil gubernur DKI Jakarta , Djarot Saiful Hidayat rupanya belum mereda. Di kampanye putaran pertama lalu, Djarot bolak-balik ditolak warga saat melakukan kampanye di sejumlah perkampungan warga. Penolakan serupa juga kembali terjadi saat dia hendak menghadiri undangan perayaan zikir bersama memperingati Supersemar ke 51 dan haul Presiden ke 2 RI, Soeharto, di Masjid At Tien, Taman Mini Indonesia Indah, pada Minggu malam kemarin. Saat itu, dia diundang dan setibanya di lokasi mendapatkan penolakan keras dari jemaah zikir yang hadir. Djarot diteriaki karena dianggap teman dari Basuki Tjahaja Purnama, Gubernur DKI Jakarta nonaktif yang menjadi terdakwa kasus penistaan agama. Tepat saat dia hendak masuk ke dalam masjid, meski akhirnya disambut anak Soeharto, Siti Hediati Hariyadi atau biasa disapa Titiek Soeharto. “Saya harus tetap hadir karena niat saya, kenapa datang jama 18.00 WIB saya ingin salat Magrib di sana sekaligus disambung dengan salat Isya dan habis salat Isya kami pamit karena masih ada acara yang lain,” kata Djarot soal awal mula kedatangannya ke lokasi acara. Meski kedatangannya tak disambut baik, Djarot berusaha tetap tenang. Meskipun seorang pengawalnya sempat mendapatkan pukulan. “Tapi saya sampaikan kepada pengawal supaya sabar, jangan dilawan. Polisi loh yang dipukuli, bawa pistol loh. Saya bilang hati-hati, jangan dilawan mereka masih belum sadar. Habis dipukul begitu kan capek dia, untuk menghibur kita ajak makan,” jelasnya. Djarot tak mau menanggapi masalah itu berlebihan. Saat itu, Djarot bercerita, dia lebih memilih menanggapinya dengan senyuman. Toh, kata dia, apa yang dialaminya ini belum apa-apa jika dibandingkan kisah Nabi Muhammad SAW saat menyebarkan agama Islam. Saat menyebarkan agama Islam, kata dia, Rasulullah kerap mendapat penolakan, cacian, fitnah, bahkan intimidasi. “Apa yang saya terima itu kecil, enggak ada apa-apanya dibandingkan yang dicontohkan oleh rasul. Beliau dihina, bahkan dilempari kotoran, dicaci maki, bahkan mau dibunuh, enggak apa-apa,” jelas Djarot. Sikap Nabi Muhammad itulah yang dicontohnya dalam menyikapi penolakan dari para jemaah. Djarot mengaku telah memaafkan sikap para jemaah yang mengadangnya. “Karena itulah kita ingin meneladani ajaran rasul untuk memperbaiki, menyempurnakan akhlak kita semua. Sebelum memperbaiki akhlak orang lain, ya perbaiki dulu akhlak saya, akhlak kita semua supaya kita tidak saling salah menyalahkan. Lah kaya kemarin enggak apa-apa, maafkan saja, ya enggak apa-apa,” kata mantan wali kota Blitar itu. Dia memilih mendoakan agar orang-orang yang penuh emosi menolak kehadirannya itu segera teduh hatinya. Apalagi, tujuan dari kegiatan zikir bersama yang dihadiri Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto itu untuk kebaikan dan perdamaian. “Karena hatinya masih ditutupi amarah, masih gelap. Doakan supaya diberikan kecerahan. Kan tujuannya baik, zikir dan shalawat tujuannya untuk kebaikan, untuk kedamaian tapi masih ada yang hatinya yang ditutupi kegelapan,” jelas Djarot. Anies Baswedan tampak hadir juga di acara itu. Sebagai calon gubernur DKI Jakarta yang bersaing dengan pasangan Ahok- Djarot , dia menilai apa yang dialami wagub DKI Jakarta nonaktif itu buah dari sifat buruk pemimpin terhadap warganya. Dia menyebut perbuatan tak baik dari seorang pemimpin akan dibalas oleh rakyatnya. “Karena itu jangan pernah melecehkan, karena masyarakat juga akan merespon balik. Jadi kalau pemimpin menghargai rakyat, Insya Allah rakyat menghargai pemimpin,” sindir Anies di Kebun Sirih, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu, (12/03). Dia mengklaim bakal menjadi pemimpin yang mengayomi warganya kelak terpilih jadi gubernur. Sebab, katanya, pemimpin yang baik akan selalu mengajak warganya berdialog. “Kita juga berharap pada warga siapapun yang datang dihormati. Siapapun yang hadir diajak dialog. Menjunjung tinggi adab dan adabnya itu kalau ada tamu dihormati, itu adab kita. Ini yang ingin kita bangun juga, kepemimpinan yang mengayomi semua,” jelas mantan Mendikbud ini. Oleh karena itu pula, Anies berharap warga DKI pilih pemimpin yang bisa bersikap baik dalam hal ucapan maupun tindakan. “Kita berharap pemimpin Jakarta ke depan yang lisannya bisa didengar oleh anak-anak. Saya takut kalau anak-anak kita berbicaranya kasar, karena contoh omongannya banyak yang kasar,” katanya. “Tanggung jawab kita membalikkan itu semua,” sesumbar Anies . [lia]

Jakarta (ANTARA News) – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan tiba di gedung KPK Jakarta, Kamis siang, didampingi Wakil Ketua KPK Laode M Syarif dan Juru Bicara Febri Diansyah. Dia tiba pukul 13.05 WIB, mengenakam kaus putih dengan jaket hitam serta celana biru, masih mengenakan kaca mata. Ratusan pegawai KPK dan aktivis antikorupsi yang berpakaian putih menyambut kedatangannya. Mantan Ketua KPK Abraham Samad sudah tiba di KPK untuk menyambut kedatangan Novel. Dokter yang merawat Novel di Singapura mengatakan bahwa Novel bisa menjalani rawat jalan setelah operasi tambahan pada 13 Februari 2018. Pada 11 April 2017, dua orang yang mengendarai sepeda motor menyiramkan air keras ke Novel yang sedang berjalan pulang setelah shalat subuh di Masjid Al-Ihsan dekat rumahnya. Sampai sekarang, 10 bulan 11 hari sejak penyerangan Novel, pelaku penyerangan belum juga ditemukan. Presiden Joko Widodo mengatakan akan terus mengejar Kapolri untuk menemukan pelaku penyiraman. “Saya akan terus kejar di Kapolri agar kasus ini menjadi jelas dan tuntas siapapun pelakunya. Akan kita kejar terus Polri,” kata Presiden pada Selasa (20/2). Sejumlah pihak, termasuk Novel, juga mengusulkan untuk dibentuknya Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) untuk mengusut kasus itu tapi pembentukan TGPF belum juga dilakukan. “Dan Polri juga sudah menyampaikan (kemajuan penyidikan), kalau Polri sudah ‘gini’ (menyerah) baru kita akan step yang lain,” kata Presiden sambil mengangkat kedua tangannya menunjukkan orang tanda menyerah. Polri sudah memeriksa Novel sebagai saksi korban pada 14 Agustus 2017 di KBRI Singapura. Saat itu Novel juga didampingi oleh tim KPK termasuk Ketua KPK Agus Rahardjo dan tim penasihat hukumnya. Selama Novel menjalani perawatan, polisi belum berhasil menangkap pelaku penyiraman. Beberapa orang sempat diamankan karena diduga sebagai pelaku, tapi mereka kemudian dilepaskan karena tidak ada bukti. Polda Metro Jaya sudah merilis dua sketsa wajah yang diduga kuat sebagai pelaku, namun belum ada hasil dari penyebaran sketsa wajah tersebut. Pewarta: Desca Lidya Natalia Editor: Maryati COPYRIGHT © ANTARA 2018

Para selebriti nyoblos di putaran kedua (Foto: Instagram @inijedar, Yurika Kencana/kumparan, Prabarini Kartika/kumparan, Instagram @maiaestiantyreal) Pesta demokrasi warga DKI Jakarta terasa begitu meriah dalam Pilgub putaran kedua yang digelar pada Rabu (19/4). Semua warga berbondong-bondong menuju TPS guna memberikan hak suaranya kepada kedua paslon nomor urut dua dan tiga, Ahok-Djarot dan Anies-Sandi. Para selebriti pun tak mau ketinggalan. Banyak dari mereka yang mendatangi TPS dari pagi hingga siang hari. Mereka yang datang untuk menggunakan hak pilihnya pun memiliki gaya masing-masing yang cukup menarik perhatian. Berikut rangkuman kumparan ( kumparan.com ) terkait gaya selebriti di hari pencoblosan. 1. Luna Maya Pakai Baju Tidur Luna Maya di TPS 54 (Foto: Yurika Kencana/kumparan) Luna Maya juga tidak mau menyia-nyiakan momen pesta demokrasi di DKI Jakarta. Saking antusiasnya mengikuti pencoblosan di TPS. Begitu antusiasnya mengikuti pencoblosan, Luna bahkan rela pergi ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) 54 Pela Mampang, Bangka, Jakarta Selatan, tanpa menggunakan make up. Bahkan Luna terlihat hanya mengenakan baju tidur, sandal jepit dan rambut dikuncir kuda. “Gue baru bangun (tidur). Enggak masalah (tanpa make up),” ujar Luna ketika ditemui usai pencoblosan, Rabu (19/4). Meski gayanya sesantai itu, tapi tetap cantik dong, ya? 2. Ahmad Dhani pakai kacamata hitam seharga 50 juta Ahmad Dhani usai nyoblos nomor 3 (Foto: Prabarini Kartika/kumparan) Pentolan band Dewa 19 ini punya gaya sendiri saat mendatangi TPS 24 Pinang Suasa, Pondok Indah, Jakarta Selatan, Rabu (19/4). Ia terlihat gagah dengan mengenakan kemeja berwarna putih dan kacamata hitam. Yang lucu, Dhani sempat bertukar kacamata hitam dengan sang ibunda lantaran kacamata yang dipakai Dhani seharga 50 juta. Wow! “Ini yang saya pakai ray band punya mama, tadi mama minta tukeran kaca mata pas tahu kacamata saya 50 juta,” ungkap Dhani di depan kediamannya. 3. Maia Estianty tampil stylist dengan rok kotak-kotak Maia berfoto bersama masyarakat di TPS 12 (Foto: Yurika Kencana/kumparan) Mantan istri Ahmad Dhani, Maia Estianty juga tak mau ketinggalan menggunakan hak suaranya di hari ini. Ia terlihat keluar dari rumah sekitar pukul 12.00 WIB dengan penampilan sangat stylist. Maia pun terlihat begitu cantik saat mengenakan kemeja putih, dan rok span berwarna merah kotak-kotak, lengkap dengan kacamata merah berlensa cokelat gelap. Maia langsung melenggang menuju TPS 12 di kawasan Jatipadang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan sambil tak lupa update di Instagram Story miliknya. “Nih, lihat, nih,” ujar Maia sambil memperlihatkan wartawan-wartawan yang mengelilinginya. Sesampainya di TPS, ia pun langsung dikerumuni warga yang ingin berfoto dengannya. Menariknya, ditengah pose warga yang menunjukkan dukungan kepada paslon nomor urut tiga, Maia tetap berdiri tegak dengan menunjukkan kedua jarinya. 4. Jessica Iskandar pakai rol rambut ke TPS Jessica Iskandar nyoblos di TPS dekat rumah (Foto: Instagram @inijedar) Ada-ada saja gaya dari artis dan presenter Jessica Iskandar saat mendatangi TPS di dekat kediamannya di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan. Seperti yang terlihat dalam postingan foto yang diunggah dalam akun Instagram @inijedar, ia terlihat begitu nyaman melakukan pencoblosan dengan penampilannya yang sederhana, sekaligus mengundang senyuman. Ya, ibu dari El Barack ini datang ke TPS dengan mengenakan baju berwarna pink dan rol rambut yang tetap terpasang di kepalanya. “Pesta demokrasi,” tulisnya dalam keterangan foto di akun Instagramnya.

Related Posts

Comments are closed.