Pria Joget dengan Gerakan Salat Warga Dompu yang Kerja di Malaysia

Pria Joget dengan Gerakan Salat Warga Dompu yang Kerja di Malaysia

MUI Nusa Tenggara Barat (NTB) telah mengecek pria yang berjoget dengan gerakan salat. Ketua MUI NTB Prof Saiful Muslim mengatakan pria tersebut saat ini berada di Malaysia karena bekerja sebagai TKI. “Sudah dicari. Orangnya masih di Malaysia, dia TKI. Cuma dia dapat guruan (ilmu) di Malaysia. Orang pada kaget, (dia) satu-satunya orang yang begitu di sana (Dompu) itu. Tapi kita sudah suruh orang di Dompu untuk mencari, dan akhirnya ketemu,” kata Saiful kepada detikcom, Rabu (21/2/2018). Ketika mendapatkan kabar adanya pria yang berjoget menggunakan gerakan salat, MUI langsung menelusuri kabar ini. Akhirnya identitas pria tersebut diketahui. Saiful mengatakan tindakan pria tersebut berjoget menggunakan gerakan salat dan videonya yang sempat viral itu sangat disesalkan kepala daerah tempat pria tersebut tinggal. MUI sudah berkoordinasi dengan pihak kecamatan hingga kepolisian di tempat pria tersebut tinggal. “Kepala kampungnya sangat menyesalkan. Saya bilang ini termasuk penodaan agama. Masak ada orang salat berjoget,” tuturnya. “Sudah ditelusuri, sudah kita tindak lanjuti, kemudian kita tunggu. Kita tunggu itu dipanggil oleh desa, kecamatan juga, polisi juga. Jadi tidak bisa ditindaklanjuti karena orangnya sedang di Malaysia,” sambung Saiful. Belum diketahui lokasi pembuatan video tersebut. Saiful mengatakan hal itu akan diketahui setelah pria dalam video tersebut dimintai keterangan. “Kalau memang dia segera memberi pengakuan karena ketidaktahuannya, bisa kita ini (maklumi). Tapi kalau dengan sengaja lakukan hal seperti itu, tanpa memperhatikan agama, cara ibadah yang benar, nanti kita lihat pengakuannya di kepolisian ya,” tuturnya. Video tersebut beredar di media sosial. Di dalam video berdurasi 4 menit 16 detik itu, tampak pria tersebut mengenakan peci, sarung, dan berdiri di atas sajadah. Pria tersebut melakukan gerakan salat dari takbir, rukuk, sujud, dan gerakan salat lainnya. Hanya, tubuh pria tersebut disertai gerakan seperti orang berjoget. Ketika berdiri, pria tersebut membuka tangannya dan sempat berputar. Gerakan-gerakan ini dilakukan dengan disertai musik bernada keras yang diputarkan bersamaan. MUI NTB menyatakan hal tersebut tak dibenarkan meski dilakukan untuk tujuan bercanda. Sebab, salat merupakan ritual keagamaan saat seorang muslim berdoa dan menghadap tuhannya.

MUI Nusa Tenggara Barat (NTB) telah mengecek pria yang berjoget dengan gerakan salat. Ketua MUI NTB Prof Saiful Muslim mengatakan pria tersebut saat ini berada di Malaysia karena bekerja sebagai TKI. “Sudah dicari. Orangnya masih di Malaysia, dia TKI. Cuma dia dapat guruan (ilmu) di Malaysia. Orang pada kaget, (dia) satu-satunya orang yang begitu di sana (Dompu) itu. Tapi kita sudah suruh orang di Dompu untuk mencari, dan akhirnya ketemu,” kata Saiful kepada detikcom, Rabu (21/2/2018). Ketika mendapatkan kabar adanya pria yang berjoget menggunakan gerakan salat, MUI langsung menelusuri kabar ini. Akhirnya identitas pria tersebut diketahui. Saiful mengatakan tindakan pria tersebut berjoget menggunakan gerakan salat dan videonya yang sempat viral itu sangat disesalkan kepala daerah tempat pria tersebut tinggal. MUI sudah berkoordinasi dengan pihak kecamatan hingga kepolisian di tempat pria tersebut tinggal. “Kepala kampungnya sangat menyesalkan. Saya bilang ini termasuk penodaan agama. Masak ada orang salat berjoget,” tuturnya. “Sudah ditelusuri, sudah kita tindak lanjuti, kemudian kita tunggu. Kita tunggu itu dipanggil oleh desa, kecamatan juga, polisi juga. Jadi tidak bisa ditindaklanjuti karena orangnya sedang di Malaysia,” sambung Saiful. Belum diketahui lokasi pembuatan video tersebut. Saiful mengatakan hal itu akan diketahui setelah pria dalam video tersebut dimintai keterangan. “Kalau memang dia segera memberi pengakuan karena ketidaktahuannya, bisa kita ini (maklumi). Tapi kalau dengan sengaja lakukan hal seperti itu, tanpa memperhatikan agama, cara ibadah yang benar, nanti kita lihat pengakuannya di kepolisian ya,” tuturnya. Video tersebut beredar di media sosial. Di dalam video berdurasi 4 menit 16 detik itu, tampak pria tersebut mengenakan peci, sarung, dan berdiri di atas sajadah. Pria tersebut melakukan gerakan salat dari takbir, rukuk, sujud, dan gerakan salat lainnya. Hanya, tubuh pria tersebut disertai gerakan seperti orang berjoget. Ketika berdiri, pria tersebut membuka tangannya dan sempat berputar. Gerakan-gerakan ini dilakukan dengan disertai musik bernada keras yang diputarkan bersamaan. MUI NTB menyatakan hal tersebut tak dibenarkan meski dilakukan untuk tujuan bercanda. Sebab, salat merupakan ritual keagamaan saat seorang muslim berdoa dan menghadap tuhannya.

Komisaris Gradana Freenyan Liwang mengatakan ide soal Grasewa bermula dari fenomena sulitnya generasi milenial membuka usaha. Salah satu yang memberatkan adalah modal sewa tempat usaha dalam jangka waktu tertentu yang harus dibayar di muka.Dengan Grasewa, biaya sewa ruko yang rata-rata 1 tahun tersebut bisa ditalangi untuk kemudian dicicil per bulan oleh peminjam. Baca tapak asal هذه الصفحة هي مجرد قاریء تلقائي للأخبار باستخدام خدمة الـ RSS و بأن نشر هذه الأخبار هنا لاتعني تأییدها علی الإطلاق.

Related Posts

Comments are closed.