Polisi Masih Selidiki Motif Penyelundupan 97 Peluru di Makassar

Polisi Masih Selidiki Motif Penyelundupan 97 Peluru di Makassar

Polri memastikan 97 butir peluru yang diamankan aparat dari Bandara Sultan Hasanuddin Makassar Sulawesi Selatan (Sulsel) berstatus ilegal. Peluru yang jumlahnya hampir seratus butir itu diketahui hendak dikirim ke Papua. “Ilegal, pasti,” tegas Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (2/1/2018). Setyo mengatakan saat ini Polda Sulsel bekerja sama dengan Polda Papua untuk mengusut kasus ini. Setyo berharap kasus ini segera terungkap karena identitas pengirim dan penerima yang tertera di paket adalah asli. “(Motif penyelundupan) Itu masih diselidiki. (Polda Sulsel) kerja sama dengan Polda Papua. Identitas sudah diketahui (aparat). (Keberadaan) pengirim, penerima sekarang masih ditelusuri,” jelas Setyo. Saat penyelundupan amunisi dikaitkan dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), Setyo tak dapat memastikan. Setyo menambahkan saat ini barang bukti yaitu 97 butir peluru berada di Laboratorium Forensik Polri untuk diperiksa. “Belum jelas, tapi identitas (pengirim-penerima) sudah ketahuan, alamatnya, orangnya. (Jenis) amunisinya saya belum tahu kalibernya berapa, tapi jumlahnya 97. Masih dalam pendalaman teman-teman di Labfor,” sambung Setyo. Petugas keamanan Bandara Sultan Hasanuddin, pada Sabtu (30/12/2017), menggagalkan pengiriman puluhan butir peluru dari Makassar, Sulawesi Selatan ke Jayapura. Sebanyak 97 butir peluru tersebut dikirim oleh seseorang melalui kargo Bandara Sultan Hasanuddin. Pengiriman paket ini digagalkan setelah melewati X-ray kargo bandara. Saat diperiksa, pada paket yang datanya berisikan dokumen, pakaian, dan mainan ini ternyata terselip butiran amunisi, sepasang sandal, dan gunting. Rencananya, paket itu akan dikirim menggunakan pesawat Lion Air JT 0798 tujuan Jayapura pada 1 Januari 2018. Pengirimnya atas nama AR dari Makassar, yang ditujukan ke Jalan Nimborang, Jayapura, Papua.

Polri memastikan 97 butir peluru yang diamankan aparat dari Bandara Sultan Hasanuddin Makassar Sulawesi Selatan (Sulsel) berstatus ilegal. Peluru yang jumlahnya hampir seratus butir itu diketahui hendak dikirim ke Papua. “Ilegal, pasti,” tegas Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (2/1/2018). Setyo mengatakan saat ini Polda Sulsel bekerja sama dengan Polda Papua untuk mengusut kasus ini. Setyo berharap kasus ini segera terungkap karena identitas pengirim dan penerima yang tertera di paket adalah asli. “(Motif penyelundupan) Itu masih diselidiki. (Polda Sulsel) kerja sama dengan Polda Papua. Identitas sudah diketahui (aparat). (Keberadaan) pengirim, penerima sekarang masih ditelusuri,” jelas Setyo. Saat penyelundupan amunisi dikaitkan dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), Setyo tak dapat memastikan. Setyo menambahkan saat ini barang bukti yaitu 97 butir peluru berada di Laboratorium Forensik Polri untuk diperiksa. “Belum jelas, tapi identitas (pengirim-penerima) sudah ketahuan, alamatnya, orangnya. (Jenis) amunisinya saya belum tahu kalibernya berapa, tapi jumlahnya 97. Masih dalam pendalaman teman-teman di Labfor,” sambung Setyo. Petugas keamanan Bandara Sultan Hasanuddin, pada Sabtu (30/12/2017), menggagalkan pengiriman puluhan butir peluru dari Makassar, Sulawesi Selatan ke Jayapura. Sebanyak 97 butir peluru tersebut dikirim oleh seseorang melalui kargo Bandara Sultan Hasanuddin. Pengiriman paket ini digagalkan setelah melewati X-ray kargo bandara. Saat diperiksa, pada paket yang datanya berisikan dokumen, pakaian, dan mainan ini ternyata terselip butiran amunisi, sepasang sandal, dan gunting. Rencananya, paket itu akan dikirim menggunakan pesawat Lion Air JT 0798 tujuan Jayapura pada 1 Januari 2018. Pengirimnya atas nama AR dari Makassar, yang ditujukan ke Jalan Nimborang, Jayapura, Papua.

Artis Jennifer Dunn ditangkap anggota Subdit I Ditresnarkoba Polda Metro Jaya terkait dugaan tindak pidana narkotika. Polisi menyita barang bukti berupa cangklong di rumah artis dengan nama panggilan Jedun itu. “Barang buktinya ada satu buah alat sedotan pipet plastik yang digunakan untuk menyendok sabu dari plastik ke dalam cangklong,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya kepada detikcom , Selasa (2/1/2018). Jennifer Dunn di Polda Metro Jaya. (Amelia/detikcom) Selain sedotan plastik, polisi menyita satu unit smartphone Samsung dari Jennifer. Handphone tersebut digunakan untuk berkomunikasi dengan pengedar. “Dia berkomunikasi via handphone dengan pengedar untuk memesan barang,” imbuh Argo. Jennifer Dunn di Polda Metro Jaya. (Amelia/detikcom) Jennifer ditangkap di rumahnya di Jl Bangka XIC No 29 RT 001 RW 010 Kelurahan Pela Mampang, Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, pada Minggu (31/12/2017) pukul 17.30 WIB. Jennifer ditangkap setelah polisi menangkap FS di Jl Rukun No 27B RT 002 RW 005 Kelurahan Pejaten Timur, Jakarta Selatan, pada Minggu (31/12) pukul 16.00 WIB. Saksikan video soal daftar kontroversi Jennifer Dunn: [Gambas:Video 20detik]

Girder proyek Jalan Tol Depok-Antasari roboh dan menimpa satu truk. Girder itu roboh karena tersenggol oleh ekskavator yang sedang menggali tanah. “Sedang ada aktivitas penggalian tanah di samping jembatan tersebut sehingga ada salah satu ekskavator itu saat manuver mengenai salah satu blok girder,” kata Deputi Project Manager PT Citra Wasphutowa, Indra Purnadi, di lokasi, Selasa (2/1/2018). Indra menerangkan awalnya ekskavator itu mengenai salah satu blok girder tapi berimbas robohnya lima girder lain. Indra pun menegaskan tak ada korban jiwa dalam insiden ini. “Efek domino sehingga timbul kerobohan yang lain. Namun alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Semua clear . Tidak ada aktivitas yang lain,” ujarnya. Selain itu, Indra menjelaskan proyek Jalan Tol Depok-Antasari ini merupakan salah satu proyek prioritas Presiden Joko Widodo. Proyek ini tidak dibiayai oleh APBN, melainkan oleh investor. “Ya ini memang salah satu proyek prioritas dari RI-1 untuk segera selesai. Ini sifatnya bukan APBN, tapi investor,” ujarnya. Girder proyek Jalan Tol Depok-Antasari ini roboh sekitar pukul 09.00 WIB. Satu truk tertimpa akibat proyek tersebut. Saat ini polisi masih menyelidiki insiden tersebut. Olah tempat kejadian perkara (TKP) juga telah dilakukan.

Jennifer Dunn ditangkap polisi karena memesan sabu kepada pengedar berinisial FS. Jedun, panggilan artis tersebut, meminta maaf atas perbuatannya itu. “Cuma mau ngomong maaf semuanya buat temen – temen media dan keluarga semuanya,” ujar Jennifer sambil tertawa di hadapan wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (2/1/2018). Jennifer kemudian berhenti sejenak. Ia kemudian kembali menyampaikan keterangan kepada media dan mengaku menyesal. “Aku nyesel , sudah itu saja,” ujar Jennifer sambil tertawa lagi, yang disambut sorakan wartawan. Jennifer dihadirkan dalam jumpa pers itu. Dengan mengenakan baju khas tahanan berwarna oranye, Jennifer didampingi polwan AKP Rosana Labobar. Sepanjang jumpa pers, Jennifer tidak menutupi wajahnya. Dia bahkan tampak tersenyum terus selama polisi menggelar jumpa pers. Bahkan sebelum jumpa pers, Jennifer memperlihatkan ekspresi senyum lebarnya kepada media. “Nanti ya… nanti,” kata dia saat ditanya-tanya wartawan. Jennifer ditangkap di rumahnya di Jl Bangka XIC, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, pada Minggu (31/12/2017) sore. Tertangkapnya Jennifer merupakan pengembangan dari tersangka FS, yang ditangkap sebelumnya di Pejaten Timur, Pasar Minggu, Jaksel. Jennifer diketahui memesan sabu kepada FS. Sedangkan FS menyebut Jennifer sudah 10 kali memesan narkoba kepadanya. Tonton video keterangan pihak kepolisian tentang penangkapan Jennifer Dunn: [Gambas:Video 20detik]

Artis Jennifer Dunn ditangkap Subdit I Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya karena tersangkut kasus narkotika. Selain Jedun, panggilan artis tersebut, polisi menangkap seorang pria. “Artis JD dan FS, laki-laki yang ditangkap,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono kepada detikcom , Selasa (2/1/2018). Argo mengatakan FS ditangkap pada Minggu (31/12/2017) pukul 16.00 WIB di Jl Rukun No 27B RT 002 RT 005 Kelurahan Pejaten Timur, Jakarta Selatan. Sedangkan Jennifer ditangkap di rumahnya di Jl Bangka XIC No 29 RT 001 RW 010 Kelurahan Pela Mampang, Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan. “JD ditangkap berselang satu setengah jam setelah FS ditangkap,” imbuh Argo. Polisi menemukan barang bukti di lokasi rumah Jennifer saat itu. Jennifer dan FS kemudian diamankan ke Polda Metro Jaya untuk pendalaman lebih lanjut. Saksikan video 20detik untuk mengetahui penangkapan Jennifer Dunn terkait narkoba di sini: [Gambas:Video 20detik]

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno akan mempersiapkan lahan bagi pedagang Blok G yang bakal direlokasi. Sandiaga mengatakan lokasi baru untuk pedagang tersebut akan menggandeng berbagai pihak, salah satunya Abraham Lunggana (Lulung). “Salah satu opsi memang (menggunakan lahan) milik Pak Haji Lulung. Tapi nanti lihat opsi lain yang terbaik yang mana atau malah dua-duanya. Pokoknya kita tidak ingin menghadirkan satu solusi yang akhirnya menghantam para pedagang kecil,” kata Sandiaga di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (2/1/2018). Sanidiaga menuturkan Blok G yang nantinya dibongkar tidak akan mengorbankan pedagang yang sebelumnya telah berjualan di sana. Sebab, pedagang kecil juga berperan dalam menaikkan ekonomi. “Kita tidak ingin menghadirkan satu solusi yang akhirnya menghantam para pedagang kecil ini. Mereka yang selama ini menaikkan ekonomi kita, dan pencapaian pajak tadi juga banyak dari pedagang kecil,” jelasnya. Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta akan membongkar Blok G Tanah Abang untuk dibangun ulang. PD Pasar Jaya selaku pengelola Tanah Abang akan bekerjasama dengan Abraham ‘Lulung’ Lunggana untuk penempatan sementara pedagang. “PR kita dari 2016 itu, kita mencari TPS-nya (Tampat Penampungan Sementara) untuk menetapkan pedagang di TPS dulu. Kemarin kita tidak mendapat dari kereta api karena diseawakan ke perusahaan lain,” kata Direktur PD Pasar Jaya Arief Nasrudin, saat dihubungi, Minggu (31/12). PD Pasar Jaya tidak akan melakukan pembongkaran sebelum mendapatkan TPS. Karena itu pula proyek perobohan Blok G belum terlaksana. “Kalau itu bisa didapat, nanti pedagang bisa dipindah dan dibongkar,” kata Arief.

Artis Jennifer Dunn ditangkap polisi atas dugaan tindak pidana narkotika. Wanita bernama panggilan Jedun itu ditangkap karena memesan sabu kepada seorang pengedar. “Yang bersangkutan ada memesan sabu kepada seorang pria berinisial FS,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (2/1/2018). Argo mengatakan FS ditangkap pada Minggu (31/12/2017) pukul 16.00 WIB di Jl Rukun No 27B RT 002 RW 005 Kelurahan Pejaten Timur, Jakarta Selatan. Sedangkan Jennifer ditangkap di rumahnya di Jl Bangka XIC No 29 RT 001 RW 010 Kelurahan Pela Mampang, Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan. “JD ditangkap berselang satu setengah jam setelah FS ditangkap,” imbuh Argo. Hal yang sama diungkapkan Kasubdit I Ditresnarkoba Polda Metro Jaya AKBP Jean Calvin Simanjuntak. Jennifer ditangkap karena ada pemesanan sabu kepada FS. “Dari HP tersangka FS inilah kita ketahui ada pemesanan dari JD,” ujar Calvin. Polisi menemukan barang bukti di lokasi rumah Jennifer saat itu. Jennifer dan FS kemudian diamankan ke Polda Metro Jaya untuk pendalaman lebih lanjut. Saksikan video soal daftar kontroversi Jennifer Dunn: [Gambas:Video 20detik]

Polisi menegaskan, FS (40) yang ditangkap terkait Jennifer Dunn adalah pengedar sabu dan bukan suami Jennifer. Bahkan, polisi sudah berkomunikasi dengan suami Jeddun. “Suami sudah tahu,” ujar Kasubdit I Ditresnarkoba Polda Metro Jaya AKBP Jean Calvin Simanjuntak kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (2/1/2018). Calvin mengatakan bahwa suami Jennifer sudah mengetahuinya. Hanya saja Calvin tidak menyebut secara pasti siapa suami Jennifer itu. Terkait sosok FS, Calvin mengatakan, FS merupakan orang yang mendistribusikan sabu. Dia menambahkan, saat ditangkap, FS membawa 0,6 gram sabu untuk dikirim kepada Jennifer. “Bukan, dia bukan suaminya. FS ini orang yang mendistribusikan pesanan (yang dipesan) oleh JD,” kata Calvin. Lebih jauh, Calvin mengatakan bahwa pihaknya tidak menarget Jennifer. Adapun Jennifer tertangkap berkat pengembangan dari tersangka FS yang ditangkap lebih dahulu di Jl Pejaten Timur, Pasar Minggu, Jaksel pada Minggu (31/12/2017). “Jadi dalam hal ini sebenarnya bukan target terhadap satu orang, tetapi kita mendapatkan laporan dari masyarakat sekitar rumah FS tersebut sering dilakukan penyalah gunaan narkoba,” tutup Calvin.

Selebritis Jennifer Dunn ditangkap Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya. Jennifer ditangkap terkait narkoba. “Ya benar ada penangkapan artis. Inisial JD. Rencananya saya rilis jam 3 nanti,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono kepada wartawan, Selasa (2/1/2018). ‘Jam 3’ yang dimaksud adalah pukul 15.00 WIB nanti. Argo belum mau bicara banyak soal penangkapan tersebut. Seperti yang ia katakan, soal penangkapan itu baru akan dibuka pukul 15.00 WIB nanti. Dimintai konfirmasi terpisah, Dir Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Suwondo Nainggolan membenarkan artis yang ditangkap adalah Jennifer Dunn. “Benar,” ujar Suwondo saat ditanya apakah artis yang ditangkap adalah Jennifer Dunn. Jennifer Dunn belum lama ini disorot setelah dilabrak seorang perempuan bernama Shafa Aliya. Shafa marah kepada Jennifer karena dianggap merusak rumah tangga orang tuanya. Saksikan video 20detik tentang Jennifer Dunn di sini: [Gambas:Video 20detik]

Related Posts

Comments are closed.