Polisi Kembalikan Puluhan Kendaraan Bermotor Hasil Curian ke Pemilik

Polisi Kembalikan Puluhan Kendaraan Bermotor Hasil Curian ke Pemilik

Jelang tutup tahun, jajaran Polda Banten menyerahkan kendaraan hasil operasi Cipta Kondisi sepanjang 2017. Kendaraan merupakan hasil pengungkapan pencurian di seluruh jajaran kepolisian Banten. Kapolda Banten Brigjen Pol Listyo Sigit Prabowo mengatakan, sebanyak 19 tersangka curanmor diamankan dengan barang bukti roda dua 45 unit dan roda empat 7 unit. Untuk pelaku curat, dari 6 tersangka, Polda Banten juga menyerahkan 14 kendaraan roda dua dan 6 roda empat. Ada 32 roda dua yang masih akan dikembalikan ke pemilik dan masih dalam proses. “Kendaraan siap diambil dan tentunya gratis,” kata Listyo di Mapolda Banten Jalan Syekh Nawawi Al Bantani, Kota Serang, Banten, Jumat (29/12/2017). Selain itu, dalam Operasi Pekat di Banten, kepolisian juga mengamankan 283 preman dari berbagai wilayah. 275 Preman mendapatkan pembinaan dan tidak diproses hukum karena terkait alat bukti. Sedangkan sebanyak 12 orang diamankan karena terlibat pencurian handphone dan 3 orang pelaku asusila. Korban curanmor asal Pandeglang, Erdayanti yang datang mengambil kendaraan terlihat sedih saat mobilnya diserahkan oleh Kapolda Banten. Ia berterima kasih kepada polisi karena berhasil mengembalikan mobil yang sejak Juni 2017 hilang. “Saya salut, tadi saya merasa mimpi kok bisa kembali,” ujarnya.

Jelang tutup tahun, jajaran Polda Banten menyerahkan kendaraan hasil operasi Cipta Kondisi sepanjang 2017. Kendaraan merupakan hasil pengungkapan pencurian di seluruh jajaran kepolisian Banten. Kapolda Banten Brigjen Pol Listyo Sigit Prabowo mengatakan, sebanyak 19 tersangka curanmor diamankan dengan barang bukti roda dua 45 unit dan roda empat 7 unit. Untuk pelaku curat, dari 6 tersangka, Polda Banten juga menyerahkan 14 kendaraan roda dua dan 6 roda empat. Ada 32 roda dua yang masih akan dikembalikan ke pemilik dan masih dalam proses. “Kendaraan siap diambil dan tentunya gratis,” kata Listyo di Mapolda Banten Jalan Syekh Nawawi Al Bantani, Kota Serang, Banten, Jumat (29/12/2017). Selain itu, dalam Operasi Pekat di Banten, kepolisian juga mengamankan 283 preman dari berbagai wilayah. 275 Preman mendapatkan pembinaan dan tidak diproses hukum karena terkait alat bukti. Sedangkan sebanyak 12 orang diamankan karena terlibat pencurian handphone dan 3 orang pelaku asusila. Korban curanmor asal Pandeglang, Erdayanti yang datang mengambil kendaraan terlihat sedih saat mobilnya diserahkan oleh Kapolda Banten. Ia berterima kasih kepada polisi karena berhasil mengembalikan mobil yang sejak Juni 2017 hilang. “Saya salut, tadi saya merasa mimpi kok bisa kembali,” ujarnya.

GridOto.com- Pihak Kepolisian Lhokseumawe berhasil mengamankan 22 unit motor dan mobil hasil curian. Petugas juga berhasil membekuk 12 tersangka pelaku kejahatan curanmor . “Sebagian besar sindikat pencurian sepeda motor beroperasi di Lhokseumawe dan sekitarnya,” ujar Kapolres Lhokseumawe AKBP Hendri Budiman SH, SIK, MH. Pengungkapan kasus ini bersumber dari 12 laporan warga yang kehilangan sepeda motor dan mobil yang diterima polisi sejak Oktober 2015 lalu. ( BACA JUGA :  Masalah Yang Disebut Menimpa Honda CBR250RR Ternyata Sudah Tercium Sejak Lama, Ini Jejak Digitalnya ) “12 Laporan yang berhasil kita ungkap ini akan dikembangkan. Karena kita menduga masih banyak pelaku curanmor yang masih berkeliaran dan mengincar korban,” ungkap AKBP Hendri. Kapolres menghimbau untuk masyarakat yang kehilangan kendaraannya, bisa melapor ke mapolres Lhokseumawe. Pihak Kepolisian akan mengembalikan kendaraan warga dengan menyertakan surat kepemilikan kendaraan. Proses pengambilan dilakukan tanpa biaya.

GOWA, KOMPAS.com – Puluhan mahasiswa di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan menggelar unjuk rasa di kantor Bima Finance, Sungguminasa, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Mereka menuntut pihak pembiayaan yang dituding telah menggelapkan surat Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) yang tak kunjung dikembalikan oleh pembiayaan. Senin, (14/8/2017). Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam koalisi mahasiswa republik indonedia (KAMRI) menggelar unjuk rasa pada pukul 13.00 wita. Senin, (14/8/2017). Sambil membentangkan spanduk dan memblokade separuh jalur trans sulawesi, mereka berorasi meminta agar pihak pembiayaan segera mengembalikan BPKB milik nasabahnya. “Sudah lama lunas tapi BPKB belum dikembalikan katanya itu BPKB ada di kantor pusat Jakarta sekarang,” kata Ahmad Ando, koordinator lapangan.

Related Posts

Comments are closed.