Polisi Bantah Ada Pengawalan Melekat kepada Dewi Perssik

Polisi Bantah Ada Pengawalan Melekat kepada Dewi Perssik

Jakarta: Polda Metro Jaya membantah ada pengawalan melekat kepada artis Dewi Perssik yang menerobos jalur TransJakarta di Pejaten, Jakarta Selatan, dengan kawalan polisi. Polisi mengaku pengawalan hanya diberikan kepada masyarakat secara insidental jika diminta.

Dewi Perssik sempat mengakui memakai jasa Patroli Pengawalan (Patwal) selama tiga bulan terakhir. Hal itu untuk memperlancar aktivitasnya menembus kemacetan Ibu Kota.

“Enggak ada pengawalan tiga bulan,” kata Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya Kombes Halim Paggara di Mapolda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Rabu, 13 Desember 2017.

Atas dugaan ini, Halim mengatakan akan memeriksa lebih lanjut Brigadir D, polisi yang mengawal Dewi Perssik saat menerobos jalur TransJakarta. Sambil menunggu pemeriksaan, Brigadir D kini telah distafkan.

“Saya dalami dulu sama anggota nanti akan ada tindakan lebih lanjut kalau terbukti melakukan sering pengawalan,” ujar Halim.

Brigadir D, kata Halim, mengaku baru pertama kali mengawal Dewi Perssik. Pengawalan dilakukan karena Dewi dan suaminya beralasan ingin mengantar asisten mereka yang sesak nafas ke rumah sakit.

Ia juga membantah ada bayaran khusus dari Dewi Perssik atas jasa pengawalan di malam itu. “Enggak ada biaya siapa pun. Saya pastikan tidak ada,” pungkas dia.

Kasus ini bermula ketika Dewi Perssik memaksa masuk jalur TransJakarta Koridor 6 pada Jumat, 24 November 2017. Namun, petugas Transjakarta Harry Maulana Saputra mengadang mobil Jaguar berpelat nomor B 12 DP yang ditumpangi Dewi.

Pengemudi mobil itu sempat mengeluarkan kata-kata kasar kepada petugas. Kasus itu kemudian dilaporkan Harry ke kepolisian.

seperti di kutip dari http://news.metrotvnews.com

Related Posts

Comments are closed.