Polisi Amankan Paket Amunisi Airsoft Gun di Bandara Cengkareng

Polisi Amankan Paket Amunisi Airsoft Gun di Bandara Cengkareng

Polres Bandara Soekarno-Hatta mengamankan paket amunisi airsoft gun dari sebuah jasa ekspedisi. Polisi masih mengusut pemilik paket tersebut. “Pengungkapan tersebut merupakaian rangkaian Operasi Premanisme untuk menciptakan situasi kondusif menjelang tahun baru,” ujar Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta AKBP Akhmad Yusep Gunawan kepada detikcom, Rabu (27/12/2017). Paket tersebut diamankan ketika polisi melakukan pemeriksaan di jalur bundaran Jl Perimeter 2 Komplek Air Mancur, Bandara Soekarno-Hatta siang tadi. Amunisi tersebut diamankan dalam sebuah pket yang dikirim via jasa ekspedisi. “Ditemukan ada lima tabung amunisi airsoft gun CO2,” imbuhnya. Selain itu, Polres Bandara Soekarno-Hatta juga melakukan pemeriksaan di area pergudangan cargo. Di lokasi, ditmeukan ada 11 koli bahan pangan dan produk makanan yang sudah membusuk (kedaluwarsa). Namun, barang tersebut akan dimusnahkan. “Ditemukannya di gudang incoming domestic Garuda Pos Logistik, tertulis dalam Berita Acara tanggal 21 Desember 2017 yang akan dimusnahkan setelah tahun baru oleh pihak karantina,” tuturnya. Selanjutnya, polisi juga mengkap 17 orang di kawasan pergudangan kargo. Mereka yang diamankan diduga sebagai calo.

Baca juga :

Tribratanews.com – Diduga memperdagangkan senjata api ilegal, LY alias Yoes (41), terpaksa harus berurusan dengan aparat Polrestabes Semarang, Jawa Tengah. Pria yang bekerja sebagai penjaga toko ini ditangkap di rumahnya pada Senin (20-03-2017). Barang bukti yang berhasil disita berupa 2 pistol blank, 7 airsoft gun, 17 plastik senapan angin, 1 pisau lipat, 9 butir peluru aktif, 5 butir peluru karet, dan 70 peluru hampa kaliber 22 milimeter serta 50 butir peluru tajam kaliber 9×9 milimeter. Pengungkapan kasus praktik perdagangan senjata api ilegal ini bermula adanya laporan dari petugas jasa ekspedisi pesawat udara Angkasa Pura Logistik, Bandara Internasional Ahmad Yani pada Selasa (14-03-2017). Saat itu diinformasikan soal ditemukannya paket yang di dalamnya berisi 50 butir peluru tajam kaliber 9×9 milimeter. “Paket amunisi kaliber 9 milimeter itu rencananya akan dikirim dari Semarang melalui jasa ekspedisi JNE dengan alamat tujuan Jakarta, yang dikirim melalui ekspedisi penerbangan,” ungkap Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Abioso Seno Aji SIK saat gelar perkara di Mapolrestabes Semarang, Kamis (23-03-2017). Di kemasan paket tertulis nama pengirimnya Yoes dan dikirimkan kepada DL di Makoops I Villa Tomang Baru blok AD nomor 14 Selam Jaya Tangerang. “Selanjutnya pada Senin (20-03-2017) kemarin telah berhasil diamankan pelaku pengirim amunisi tersebut,” katanya. Hasil pemeriksaan sementara, pelaku mengaku mendapatkan barang tersebut dari seseorang di Jogja yang masih dalam pengembangan. Perkenalan antara pelaku dan penjual hanya sebatas melalui media sosial Facebook dan belum pernah saling bertemu. “Jadi pelaku ini memperjualbelikan amunisi aktif dan tajam. Peruntukannya untuk senjata api. Senjata ini tidak ada izinnya semua. Harus ditertibkan,” tegas Kapolrestabes Semarang.   [Humas Polrestabes Semarang]


Baca juga : melawan saat akan di tangkap pengedar.html

Ilustrasi JAKARTA – Polda Metro Jaya gencar memerangi peredaran narkoba di Indonesia. Kali ini, Subdit 1 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya meringkus dua pengedar narkoba kelas kakap. Satu di antaranya tewas tertembus timah panas polisi. Direktur Resnarkoba Polda Metro Jaya, Kombes Nico Afinta, mengatakan kedua pelaku bernama Briyan alias KB (29) dan Aminuddin alias Pelor (30). Polisi terpaksa mengeluarkan timah panas kepada Briyan lantaran melakukan perlawanan saat pengembangan di daerah Karawang, Jawa Barat. “Dia melakukan perlawanan kemudian dilaksanakan tindakan tegas. Selanjutnya pelaku dilarikan ke RS Polri, tapi nyawanya tak tertolong,” ujar Nico kepada wartawan, Jakarta, Selasa (17/1/2017). Dari hasil pengembangan, polisi akhirnya menangkap pelaku lain, yakni Briyan. Briyan sendiri diketahui sebagai residivis dan sudah tiga kali keluar masuk penjara dalam kasus yang sama. “Terakhir dia terlibat kasus peredaran sabu seberat 12 kilogram dan mendekam di Lapas Salemba,” tutur dia. Dari penangkapan Aminuddin, polisi menemukan barang bukti sabu seberat 8,7 kilogram. Barang haram itu ditemukan di sebuah rumah di kawasan Kapuk Pulo, Cengkareng, Jakarta Barat. Polisi, lanjut Nico, kemudian melakukan penggeledahan di rumah Aminuddin di Jalan Jembatan Gantung, Angke, Cengkareng, Jakarta Barat. Di sana polisi menemukan satu pucuk senjata jenis airsoft gun dengan tujuh amunisi. “Senjata itu diduga dipakai pelaku untuk menakut-nakuti petugas atau orang lain,” ucap dia. Saat penggeledahan di rumah Briyan di kawasan Cisauk, Tangerang Selatan, polisi juga mendapati senjata air softgun jenis revolver. Selain senjata, polisi juga menemukan 22 butir epiderin. Saat ini, jasad Briyan masih berada di RS Polri. Sementara polisi terus melakukan pengembangan dengan membawa satu tersangka yang berhasil diamankan, yakni Aminuddin. Polisi masih menelusuri kemungkinan adanya jaringan yang lebih besar yang memasok narkoba ke dua pelaku ini.(Lip6)


Baca juga :

Diterbitkan pada Monday, 20 November 2017 Pukul 9.16 8 Nov 2017 Sepucuk senjata api tanpa surat izin kepemilikan berhasil kita amankan,” kata Erlin di Mapolda Sumsel, Rabu (8/11/2017). Satu pucuk senpi rakitan dijual seharga Rp 3 juta. Harga tersebut termasuk empat butir peluru. Dari hasil penjualan, Kakek Khalid mendapatkan keuntungan Rp 1,5 juta. ” Senjata api  . Diterbitkan pada Monday, 20 November 2017 Pukul 9.16 27 Jul 2017 Dari penangkapan tersebut, aparat berhasil menyita sepucuk senjata api rakitan. Usai menangkap JA, polisi kembali menangkap IW yang merupakan penjual senjata api rakitan tersebut. “Dia (IW) ditangkap di daerah Tanah Sareal, Bogor. Dirumahnya didapatkan sepucuk senapan angin yang sudah . Diterbitkan pada Monday, 20 November 2017 Pukul 9.16 23 Jul 2017 CO, NUNUKAN – Selain mengamankan sepucuk senjata api rakitan jenis penabur di sekitar Kampung Keramat, Kecamatan Sebatik Tengah, personel TNI pada hari yang sama juga mengamankan dua pucuk senjata api . Kedua senjata api rakitan jenis penabur itu diserahkan secara sukarela oleh warga . Diterbitkan pada Thursday, 16 November 2017 Pukul 15.03 10 Jul 2017 “Pengungkapan pada mulanya dari pengiriman sepucuk senjata api dan peluru di Surakarta,” ujar Irjen Pol Condro Kirono. Dari hasil Sementara untuk senjata organik jenis Glock bisa terjual seharga Rp 70 juta dan senjata jenis Makarov harganya bisa mencapai Rp 120 juta per pucuk. Polisi masih . KEHIDUPAN RASUL PAULUS Daftar Isi : Bab I. LATAR BELAKANG DAN PERTOBATAN RASUL PAULUS 1. Penduduk Asli Tarsus 2. Pendidikan Paulus 3. Kembali ke Tarsus. Diterbitkan pada Monday, 13 November 2017 Pukul 9.44 22 Sep 2016 Artikel lengkap yang membahas harga sepucuk senapan serbu dari berbagai jenis senapan serbu, mulai dari harga SS-2 Pindad, M4, Steyr AUG hingga AK-47.. kedua-dua, ketiga-tiga, berpuluh-puluh, berminggu-minggu, berbulan-bulan, ribuan, dan sebagainya. Kasus penemuan sepucuk senjata api laras pendek rakitan di Bandara International Minangkabau (BIM) pada hari Rabu tanggal 25 Oktober 2017 sampai saat ini masih didalami oleh Kepolisian Resor Kabupaten…. Diterbitkan pada Friday, 17 November 2017 Pukul 14.11 7 Jul 2017 Ibu berusia 46 tahun asal Sumbawa Besar, Nusa Tenggara Barat itu malah membawa sepucuk senjata api (senpi) dalam perjalanan yang sudah mudah didapat, tak repot mengurus perizinan, bisa dipegang sendiri tanpa harus dititipkan ke kepolisian (sesuai regulasi), dan soal harga tentu lebih miring.. Campur tangan British dalam hal ehwal negeri-negeri Melayu telah membawa kepada pemindahan kuasa pentadbiran daripada raja-raja Melayu kepada pegawai-pegawai yang . Bible Code: Sandi-sandi Ibrani Yang Misterius, Bukti Kecerdasan Ilahi di Dalam AlkitabDate: Januari 11, 2017Author: Iwan Steven1 KomentarRahasia-rahasia Torah akan terungkap… dengan melompati huruf-hu…. Diterbitkan pada Friday, 17 November 2017 Pukul 2.58 27 Jul 2017 “Harganya Rp 1-5 juta, semakin mendekati bentuk aslinya akan semakin mahal,” kata Harry, di Mapolres Metro Tangerang, Kamis (27/7/2017). (baca: Polisi Amankan Senjata Api Rakitan dan Ilegal di Tangerang). Dari kasus tersebut, barang bukti yang telah disita adalah sepucuk senapan angin yang . Nama Jepun نام جڤون. Jepun disebut Nippon atau Nihon dalam bahasa Jepun; kedua-duanya ditulis dengan aksara kanji yang sama, iaitu 日本 (“punca matahari”).. KAYUAGUNG – Jajaran Polsek Tulung Selapan menangkap pengedar narkoba yang telah meresahkan masyarakat. Saat digerebek, selain narkoba, aparat juga menyita senpira berikut amunisi aktifnya.Tersangkan…. Diterbitkan pada Thursday, 16 November 2017 Pukul 3.21 26 Feb 2016 Apalagi, ketika pada awal 2015, Resmob Satuan Brimob Jabar menangkap HS, 52, seorang perajin senapan angin di Cipacing yang juga membuat senjata api . Dalam penangkapan itu, polisi menemukan barang bukti sepucuk senjata api Colt Cal 45,2, airsoft gun Makarov yang telah dimodifikasi.. Jepang (bahasa Jepang: 日本 Nippon atau Nihon; nama resmi: 日本国 Nipponkoku atau Nihonkoku, nama harfiah: “Negara Jepang”) adalah sebuah negara kepulauan di . Wiro Sableng atau Pendekar 212, terlahir dengan nama Wira Saksana yang sejak masih orok telah digembleng habis oleh gurunya yang terkenal di rimba persilatan, Eyang Sinto Gendeng. Wiro Sableng adalah ….

Polres Bandara Soekarno-Hatta melakukan razia preman di area Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng. Hasilnya, 17 calo diamankan. “Telah diamankan 17 orang di area terminal kargo,” kata Kasat Reskrim Polres Bandara Soekarno-Hatta Kompol Mirza Maulana dalam keterangannya, Rabu (27/12/2017). Razia preman di Bandara Soekarno-Hatta. (Foto: dok. Istimewa) Razia tersebut dilakukan pukul 09.30-11.00 WIB tadi. Mereka yang diamankan di antaranya calo yang tidak memiliki identitas sebagai petugas resmi bandara. “Pelaku melakukan praktik premanisme, berada di area pergudangan kargo Bandara Soetta dengan maksud sebagai calo barang-barang ekspedisi tanpa ada identitas atau izin masuk area terbatas ( pass bandara yang dikeluarkan oleh otoritas bandara),” ungkapnya. Razia preman di Bandara Soekarno-Hatta. (Foto: dok. Istimewa) Dari 17 orang yang diamankan, 14 merupakan calo barang. Sisanya 1 orang sopir truk, 1 kernet truk, dan 1 karyawan ekspedisi. “Calo barang 14 orang, sopir truk 1 orang, kernet truk 1 orang, dan karyawan ekspedisi 1 orang (tanpa identitas),” imbuhnya. Mereka yang terjaring razia berusia 18-40 tahun. Seluruhnya dibawa ke Polres Bandara Soekarno-Hatta untuk didata.

Marthen Duma (31), pelaku penganiayaan polisi berinisial JT di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, ternyata bekerja sebagai penjual bakso keliling. Ia bukanlah preman. “Sehari-harinya saya jualan bakso keliling,” kata Duma saat ditemui di Mapolsek Makassar, Rabu (27/12/2017) siang. Duma mengaku, polisi berinisial JT yang dia pukul pada bagian bibir di Jalan Kerung Kerung Lorong 12, Makassar, pada Selasa (26/12/2017) malam, merupakan rekannya sendiri. Pelaku nekat menganiaya JT setelah Duma menggelar pesta miras sebelumnya di tempat berbeda. “Saya berteman dan kenal sama dia (korban). Waktu kejadian, memang saya sebelumnya baru pulang minum minum (miras) di rumah teman,” kata Duma. Sementara itu, menurut Kapolsek Makassar Kompol Usman, penganiayaan tersebut dilatarbelakangi tindakan tidak senonoh pelaku yang diduga dilakukan kepada rekan korban. “Korban sementara duduk dengan temannya, lalu datanglah pelaku bergabung. Tidak lama, pelaku melakukan tindakan tidak senonoh ke teman korban hingga menyebabkan keributan dan tindak penganiayaan,” jelas Kompol Usman. Sebelumnya, diberitakan polisi berhasil menangkap seorang pelaku penganiayaan kepada seorang polisi berinisial JT di Kota Makassar. Akibat perbuatannya, Duma terancam Pasal 351 tentang penganiayaan dengan ancaman kurungan 5 tahun penjara.

Kapolda Papua Irjen Boy Rafli Amar mengunjungi beberapa gereja di Kota Jayapura untuk meninjau perayaan malam Natal 2017. Boy memastikan perayaan Natal di Papua berjalan aman dan damai. Dalam kunjungannya Minggu (24/12/2017), Boy ditemani Wakapolda Papua Brigjen Agus Rianto, serta Ketua Bhayangkari Derah Papua Ibu Irawati Boy Rafli. Boy juga mengecek pos pengamanan dan membagikan bingkisan Natal berupa beras, minyak dan gula kepada warga. “Kami menyampaikan ucapan selamat hari Natal tahun 2017 dan Tahun Baru 2018 semoga Natal pada tahun ini lebih bermakna dan semoga tahun 2018 akan lebih baik lagi,” ujar Boy kepada warga. Boy menegaskan, Polda Papua memperkuat personel di sejumlah titik untuk mengamankan Natal dan Tahun Baru 2018. Dia menugaskan personelnya terutama untuk di gereja-gereja dan tempat perbelanjaan. “Perayaan hari Natal harus aman dan damai, jadi teknis pengamanannya sudah ditentukan,” ucap Boy. Polda Papua juga berkoordinasi dengan tokoh-tokoh agama di setiap tempat ibadah untuk melakukan pengamanan. Hal ini dilakukan untuk mencegah gangguan kamtibmas saat perayaan Natal berlangsung.

Petugas Bea dan Cukai Bandara Internasional Hang Nadim, Batam, menangkap Suprianto (45). Ia mencoba menyelundupkan narkotika jenis sabu seberat 530 gram dengan nilai lebih dari Rp 500 juta. Menurut Kabid Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi Kantor Bea dan Cukai Tipe B Batam Raden Evy Suhartantyo, penangkapan berawal dari kecurigaan petugas Bea dan Cukai yang berjaga di mesin pemindai pintu masuk Bandara Batam. Saat pelaku melewati mesin pemindai dengan gerak-gerik yang mencurigakan, petugas melakukan pemeriksaan badan dan barang bawaan. “Pelaku sempat menolak saat petugas menggeledah seluruh badan dan barang bawaan di hanggar Bea dan Cukai Bandara Hang Nadim,” ujar Evy kepada wartawan, Rabu (27/12/2017). Rencananya, pelaku berangkat dengan menumpang pesawat rute Batam-Cengkareng. Evy menambahkan, dari hasil pemeriksaan, pelaku kedapatan menyembunyikan metamfetamin atau narkotika jenis sabu sebanyak 2 bungkus di sepatu yang dipakainya. “Satu bungkusan disembunyikan di sepatu sebelah kanan dan satu sepatu lagi disembunyikan di sepatu sebelah kiri dengan total berat 530 gram,” jelas Evy. Menurut Evy, Suasana arus balik mudik Natal sengaja dimanfaatkan oleh para bandar dan kurir narkotika untuk mencoba menyelundupkan sabu dengan modus menyimpan sabu di sepatu dan di tas yang sudah dimodifikasi. Selain itu, para pelaku penyelundupan mencoba memanfaatkan kelengahan para petugas Bandara Batam. “Kita sudah monitor jika arus balik mudik Natal ini dimanfaatkan oleh bandar dan kurir narkotika lewat bandara. Ini merupakan tangkapan yang ke-37 dalam sebulan ini. Untuk itu, petugas pengamanan sudah ditempatkan dengan penjagaan berlapis di pintu X-ray ,” kata Evy. Setelah dilakukan pemeriksaan oleh petugas Bea dan Cukai Batam, kemudian pelaku diserahterimakan kepada BNN Provinsi Kepulauan Riau. Sementara itu, Suprianto mengatakan tergiur menjadi kurir sabu lantaran butuh biaya membayar utang. Pelaku mengaku diupah Rp 8 juta untuk sekali mengantar barang haram tersebut. Dari tangan pelaku, petugas mengamankan sabu seberat 530 gram, 1 unit ponsel, sepasang sepatu, tiket, dan uang Rp 2.705.000.

Partai Gerindra, Partai Amanat Nasional, dan Partai Keadilan Sejahtera bersepakat menjalin koalisi dalam pemilihan gubernur di lima provinsi. Ketiga parpol mengumumkan nama bakal calon. Presiden PKS Sohibul Iman mengatakan kelima bakal cagub sudah disepakati ketiga parpol meski Ketum PAN Zulkifli Hasan tidak hadir dalam pertemuan di gedung PKS, Rabu (27/12/2017). “Saya sampaikan persetujuan satu per satu ke PAN, beliau (Zulkifli Hasan) mengiyakan semua ini,” ujar Sohibul dalam jumpa pers. Berikut kelima cagub yang diusung di lima provinsi: 1. Bakal cagub/cawagub Jawa Barat: Mayjen (Purn) TNI Sudrajat- Ahmad Syaikhu 2. Bakal cagub/cawagub Sumatera Utara: Edy Rahmayadi- Musa Rajekshah 3. Bakal cagub/cawagub Kalimantan Timur: Isran Noor-Hadi Mulyadi 4. Bakal cagub/cawagub Maluku Utara: Muhammad Kasuba-Madjid Husen 5. Bakal cagub Jawa Tengah: Sudirman Said, yang belum ditentukan bakal cawagub.

Sebuah video tiga gadis sedang menyanyikan Viera berjudul ‘Curhatku’ rusak akibat gangguan ayam jantan dan menjadi viral di media sosial dalam beberapa hari terakhir. Ternyata ketiga gadis ini adalah mahasiswi asal Tarakan, Kalimantan Utara. Setelah videonya menjadi terkenal, banyak yang menanyakan keberadaan ayam tersebut, bahkan ada yang menawar untuk membelinya. Ketiga gadis dalam video itu yaitu Cikal Chynthia Marbun (pemilik ayam), Adetya Agustin Gajali, dan Rachel Nurwidi Anisa. “Videonya itu kita buat pada hari Minggu, 24 Desember 2017. Niat awalnya mau cover lagu Viera yang judulnya ‘Curhatku’. Kan iseng-iseng itu awalnya. Pas di pertengahan kita nyanyi, tiba-tiba ayam peliharaan Bapak masuk dan saya keluar kamar sambil berteriak ayam, dan ternyata sudah berada di ruang tengah. Terus saya kejar sampai ayamnya naik di atas tivi dan saya kejar malah masuk ke kamar,” ungkap Cika saat berbincang dengan detikcom di rumahnya, Rabu (27/12/2017). Cikal merupakan mahasiswi di Universitas Borneo, Tarakan, semester III Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra. Adetya merupakan mahasiswi STMIK PPKIA Tarakanita Rahmawati semester III Jurusan Manajemen Informatika. Sedangkan Rachel saat ini berstatus mahasiswi Universitas Borneo, Tarakan, semester I Fakultas Ilmu Kesehatan Akademi Kebidanan. Dikatakan Cikal, membuat video cover berawal dari keisengan mengisi waktu libur Natal bersama sahabatnya itu, yang terjalin baik sejak di bangku SMA Negeri 1 Tarakan. Video yang dibuat secara bersama-sama ini dilakukan di rumah Cikal di RT 54 Nomor 112 Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Tarakan Barat, Kota Tarakan. Setelah ayam jantan yang diberi nama Jenggo ini masuk ke kamar Cikal, sontak kedua temannya langsung lari tunggang-langgang. Bahkan Rachel sampai terjatuh terpelanting di depan kamar hingga membuat lututnya sebelah kanan memar. “Pada saat kejadian, hanya kami bertiga di dalam kamar. Adik saya berada di luar, Mama belanja di pasar, dan Papa sedang kerja sopir taksi Argo. Banyak juga yang nanya ayamnya dijual apa tidak, bahkan ada yang menawar tetapi belum sempat menjawab segala pertanyaan. HP jadi ribut. Selalu ada notifikasi yang masuk. Jumlah follower juga nambah. Yang chat juga banyak, sampai bingung balasnya,” bebernya. Ditambahkan Adetya, dirinya bersama dua sahabatnya kaget karena videonya viral di media sosial, meskipun awalnya malu. Namun lama-kelamaan menjadi menyenangkan dan banyak orang yang mengenal dirinya. “Dibawa happy saja, dan kami upload di Instagram masing-masing, lalu banyak yang nge-repost hingga akhirnya banyak yang tahu. Kejadiannya itu siang hari, sekitar pukul 12.00 Wita. Banyak yang minta tanda tangan, tapi kami santai saja. Belum ada rencana bikin video lagi, tetapi mungkin kita akan buat lagi karena seru saja,” pungkasnya. Saat wawancarai, Rachel tidak bisa hadir karena sedang ada praktikum di kampus. Hingga siang ini, video mereka di Instagram telah ditonton ratusan ribu orang, dan ada ribuan yang berkomentar.

Dinamika politik di Pilgub Jabar semakin memanas. Mulai dari bongkar pasang koalisi hingga penarikan dukungan terhadap calon-calon potensial terjadi. Ridwan Kamil dan Deddy Mizwar terancam gagal maju. Ridwan Kamil saat ini hanya didukung Nasdem, PKB dan PPP. Koalisi belum tentu bertahan hingga pendaftaran karena persoalan wakil. PKB dan PPP punya ego masing-masing ingin kadernya dipilih, kalau tidak, kedua partai mengancam hengkang. Tak berbeda jauh dari Ridwan Kamil, Deddy Mizwar yang diusung Demokrat, PKS dan PAN berada di ujung tanduk. PKS dan PAN juga sepakat membentuk koalisi reuni dengan Gerindra. Masa depan koalisi zaman now tergantung keputusan PKS dan PAN. PDIP dan Hanura yang belum menentukan sikap sejauh ini kerap dikait-kaitkan dengan partai Golkar. Apalagi partai pimpinan Airlangga Hartanto itu sedang mencari rekanan koalisi untuk mengusung kadernya Dedi Mulyadi. Pengamat politik Universitas Pendidikan (UPI) Karim Suryadi mengatakan dinamika yang terjadi saat ini merupakan upaya penjegalan figur-figur potensial. Sebab, sambung dia, sejuah ini Ridwan Kamil dan Deddy Mizwar selalu memimpin hasil survei. “Ini seperti ada operasi untuk membantai calon yang punya elektabilitas tinggi. Demiz dan RK digantung di seleksi awal, bisa jadi tidak diloloskan. Partai lebih memilih orang-orang yang disukai tapi tidak punya elektabilitas,” kata Karim saat dihubungi via telepon genggam, Rabu (27/12/2017). Ia menuturkan penjegalan Demiz – RK merupakan keegoisan partai dalam merengkuh kekuasaan politik. “Terlalu pragmatis dan dangkal memaksakan orang pilihannya sendiri tanpa mengindahkan persepsi publik. Warga butuh orang yang paham dengan Jabar, bukan yang disukai partai,” ungkap dia. Menurutnya ketiadaan Demiz – RK akan membuat kualitas dan daya saing kontestasi di Pilgub Jabar buruk. Ia yakin masyarakat tidak akan antusias menyambut pesta demokrasi lima tahunan tersebut. Tentu ini kurang sehat untuk masa depan demokrasi Indonesia. “Kami ingin melihat kompetisi fair, para petarung tangguh. Tanpa Demiz – RK seperti final terlalu dini. Orang kehilangan harapan menyaksikan pertandingan seru. Siapapun pemenangnya akan dilihat dingin, kualitas kompetisi merosot,” kata Suryadi.

Gerindra, PKS, dan PAN bersepakat untuk melakukan koalisi dalam pilgub di lima provinsi untuk 2018. Ketiganya mengusung Pangkostrad Letjen Edy Rahmayadi sebagai cagub Sumut. “Bapak Letjen Edy Rahmayadi bersama Musa Rajeckshah sebagai cagub dan cawagub Sumut,” ujar Presiden PKS Sohibul Iman saat jumpa pers di DPP PKS, Jl TB Simatupang, Jaksel, Rabu (27/12/2017). Hal ini disampaikan Sohibul saat pengumuman cagub/cawagub lima provinsi yang diusung Gerindra, PKS, dan PAN. Sohibul menerangkan Letjen Edy berhalangan hadir dalam jumpa pers hari ini. “Beliau kirim salam karena tak bisa hadir,” kata Sohibul. Dalam kesempatan yang sama, Ketum Gerindra Prabowo Subianto menyampaikan alasan tak bisa mengusung kadernya sendiri dalam beberapa Pilgub. Ia meminta maaf kepada kader Gerindra. “Saya minta maaf kepada pihak-pihak yang kecewa, kadang-kadang posisi kami terpaksa ambil keputusan terbaik. Bukan hanya terbaik, ini terbaik dari yang mungkin,” kata Prabowo.

Related Posts

Comments are closed.