Perayaan Tahun Baru Usai, Jalan di Sekitar Bundaran HI Dibuka

Perayaan Tahun Baru Usai, Jalan di Sekitar Bundaran HI Dibuka

Perayaan tahun baru 2018 yang digelar di Bundaran HI selesai. Akses jalan di sekitar lokasi pun kembali dibuka. Pantauan detikcom, sekitar pukul 02.00 WIB, Senin (1/1/2018), kendaraan terpantau sudah bisa melintas di Bundaran HI. Warga yang sebelumnya memenuhi lokasi pun telah pulang. Akses jalan yang dibuka itu mulai dari Jalan Imam Bonjol, Jalan Sudirman hingga Jalan Thamrin. Penutup jalan yang sebelumnya dipasang kini telah diangkut. Perayaan Tahun Baru Usai, Jalan di Sekitar Bundaran HI Dibuka Foto: kanavino ahmad/ detikcom Petugas dari Unit Badan Air Dinas Lingkungan Hidup Pemprov DKI juga telah membersihkan sampah yang sempat berserakan. Kini jalanan mulai steril. Sementara itu, petugas dari kepolisian belum sepenuhnya meninggalkan lokasi. Masih terpantau beberapa personel dan kendaraan taktis kepolisian yang tetap siaga. Perayaan Tahun Baru Usai, Jalan di Sekitar Bundaran HI Dibuka Foto: kanavino ahmad/ detikcom Perayaan tahun baru di Bundaran HI ini digelar sejak Minggu (31/12/2017) sore. Beragam penampilan menghibur masyarakat yang datang. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan juga sempat datang ke lokasi. Anies sempat memberikan hadiah kepada beberapa warga.

Pasca hitung mundur perayaan tahun baru di Lapangan Monas, pengunjung berbondong-bondong keluar dari kawasan Monas. Desakan antar pengunjung pun tak terelakan. Pantauan detikcom di lokasi, pintu gerbang barat daya Monas, Jakarta Pusat, Senin (1/1/2018) sekitar pukul 00.39 WIB, antrean panjang tak terhindarkan. Antrean tersebut menyebabkan kemacetan manusia di pintu barat daya keluar kawasan. Karena sulitnya keluar dari kawasan Monas dan jalan yang beberapa kali tersendat, pengunjung pun beberapa kali bersorak kesal. Petugas yang memantau di sekitar gerbang mengingatkan pengunjung untuk berhati-hati dan tidak mendorong satu sama lain. “Jangan dorong-dorong, nanti ada yang pingsan,” teriak petugas dari pintu gerbang mengingatkan para pengunjung. Tak hanya itu, petugas keamanan pun mengingatkan kepada pedagang yang menggunakan gerobak untuk menjauh dari sekitar pintu gerbang agar tidak menghambat jalan pengunjung. “Gerobak minggir dulu, gerobak minggir dulu!” lanjut petugas tersebut. Hingga saat ini kepadatan pengunjung yang mencoba keluar dari Lapangan Monas masih terjadi. Antrean masih mengular hingga Tugu Monas.

Sekitar 4.500 polisi mengamankan malam tahun baru di area car free Night Jl MH Thamrin-Sudirman. Pengamanan ini juga melibatkan personel TNI. “Total pengamanan jumlahnya hampir 4.500 personel di beberapa titik mulai dari Monas kemudian Sudirman, Thamrin sampai ke Bundaran HI,” ujar Kapolres Jakarta Pusat, Kombes Roma Hutajulu kepada wartawan di Bundaran HI, Minggu (31/12/2017). Keramaian warga pada malam tahun baru menurut Roma terbagi di sejumlah lokasi seperti Monas dan Bundaran HI. Ada juga keramaian yang diprioritaskan pengamanannya yakni kegiatan nikah massal di Park and Ride Thamrin 10. “Semua masih aman dan kondusif. Kita harapkan masyarakat bisa menikmati dan menyambut tahun baru aman, tertib dan lancar,” imbuhnya. Di Bundaran HI, diprediksi kepadatan warga mencapai sekitar 15 ribu-20 ribu. Saat ini kepadatan diperkirakan baru sekitar 1.000 orang. “Biasanya menjelang menjelang jam 24.00 WIB di mana puncak perayaan tahun baru, Bundaran HI ini akan dipenuhi oleh warga pengunjung,” kata Roma.

Warga yang sebelumnya memenuhi kawasan Bundaran HI mulai berangsur pulang usai merayakan tahun baru. Namun, sampah tampak berserakan di lokasi. Pantauan detikcom sekitar pukul 00.55 WIB, Senin (1/1/2018), aneka rupa sampah itu terpantau mengotori sekitar jalan Bundaran HI. Petugas kebersihan langsung sigap membersihkan sampah tersebut. Sementara itu, pedagang asongan yang masih berada di lokasi diimbau untuk segera pulang. Sebab, akses jalan di sekitar Bundaran HI segera dibuka. “Sekali lagi, pedagang asongan yang berada di tengah-tengah, kami mohon untuk segera bergeser, mengingat arus lalu lintas akan segera dibuka,” kata salah seorang petugas melalui pengeras suara. Tak hanya pedagang, sebagian warga yang masih beraktivitas di Bundaran HI pun diimbau untuk meninggalkan lokasi. Warga juga diminta untuk memperhatikan segala barang bawaannya dan didoakan agar selamat di perjalanan. “Kami ucapkan terima kasih, hati-hati di jalan, selamat tahun baru,” sambung petugas tersebut. Petugas gabungan TNI dan Polri juga telah selesai menggelar apel pasca kegiatan perayaan tahun baru. Petugas akan menyisir setiap jalanan yang sebelumnya dipenuhi oleh warga.

Jakarta, CNN Indonesia — Pesta kembang api dalam rangka menyambut tahun baru 2017 di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Minggu (1/1) dini hari berlangsung meriah dan kondusif. Ratusan kembang api dari berbagai penjuru, nampak bersahutan mewarnai langit Jakarta dengan desingan dan ledakan keras. Percikan api berwarna-warni nampak semerbak di antara Monumen Selamat Datang di Jalan MH Thamrin. Masyarakat bersorak serempak ketika waktu sudah menunjukkan pukul 00.00 wib, dan kalender berubah menjadi tanggal 1 Januari 2017. Masyarakat nampak asyik mengeliling monumen yang dibuat pada tahun 17 Agustus 1961 tersebut, dengan mengabadikan melalui gawai mereka menengadah ke atas menangkap percikan kembang api. Aparat keamanan masih nampak sibuk mengatur lalu lintas dan mengawasi di antara hiruk-pikuk masyarakat Jakarta. Lalu lintas sempat terhenti pada pukul 23.55 wib hingga 00.05 wib, penumpang di dalam busway juga nampak turut memandang pesta kembang api. Masyarakat mulai beranjak meninggalkan kawasan Bundaran HI sekitar pukul 00.12 wib, walau masih ada beberapa kembang api yang dinyalakan. Sebelumnya, warga Jakarta sudah mulai menyalakan kembang api di kawasan Bundaran HI Jakarta Pusat, Sabtu (31/12) malam pada pukul 22.00 WIB. Kendati tidak ada panggung hiburan yang disediakan di kawasan Bundaran HI, namun masyarakat tetap ramai berkumpul. Tidak ada pengalihan arus lalu lintas, sehingga kemacetan terjadi di Bundaran HI akibat banyaknya kerumunan masyarakat diantara jalur utama mobil, motor dan jalur busway. Sepanjang trotoar dari Bundaran Monas hingga Bundaran HI penuh dengan pedagang kaki lima. Mulai dari penjual makanan hingga pernak-pernik elektronik. Pijaran kembang api menghiasi Jembatan Merah Putih yang membentang di Teluk Ambon, Pulau Ambon, Maluku, Minggu (1/1) dini hari. (ANTARA FOTO/Embong Salampessy) Tidak Hanya di Jakarta Kemeriahan pesta kembang api dan tiupan terompet juga meramaikan kota Yogyakarta. Pesta kembang api tersebut digelar di kawasan Titik Nol Kilometer. Tepat pukul 00.00 WIB letusan kembang api dari berbagai penjuru mengudara ratusan kali diiringi tiupan terompet ribuan orang yang memadati kawasan pusat Kota Gudeg itu. Sebagian lainnya bersorak-sorai sembari melakukan swafoto atau ‘selfie’ dengan latar belakang pesta kembang api yang berlangsung kurang lebih 10 menit itu. Selain di Titik Nol, kemeriahan serupa juga berlangsung serentak di Tugu Yogkarta, Jalan Malioboro, serta Alun-alun Utara. Perayaan Tahun Baru 2017 di Yogyakarta berlangsung lancar. Cuaca cerah berawan di Kota Yogyakarta juga turut mendukung ribuan warga berduyun-duyun pergi ke kawasan itu. Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta juga ikut mendukung perayaan tahunan tersebut dengan memfasilitasi pendirian panggung-panggung hiburan di sejumlah titik yang bertujuan memecah konsentrasi warga agar tidak menumpuk di sepanjang Jalan Malioboro. Beberapa menit setelah perayaan usai, aparat kepolisian bergegas mengatur lalu lintas agar tidak terjadi penguncian arus kendaraan arah pulang yang dapat menimbulkan kemacetan. Sejumlah portal yang sebelumnya menutup akses kendaraan menuju Malioboro dan Titik Nol Kilometer juga berangsur dibuka. Kepala Kepolisian (Kapolda) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Brigadir Jenderal Polisi Ahmad Dofiri mengingatkan remaja agar tidak berkeliling melakukan konvoi dalam merayakan tahun baru. “Kami imbau tidak ada, karena tidak konvoi saja sudah macet apalagi keliling,” kata Dofiri. Selain Yogyakarta, beberapa kota besar di Indonesia lainnya yang juga menggelar pesta kembang api adalah Bandung, Denpasar serta Ambon.

Jalan Sudirman hingga M.H. Thamrin ditutup untuk lalu lintas kendaraan bermotor pada hari ini, Minggu, 31 Desember 2017. Penutupan ruas utama ini guna merayakan tahun baru 2018. Selama lima tahun terakhir perayaan tahun baru di ibu kota kerap digelar di kawasan Jalan Sudirman, M.H. Thamrin, serta beberapa lokasi wisata. Selain di kawasan jalur protokol, keramaian warga untuk merayakan tahun baru biasanya terkonsentrasi di Monumen Nasional, Ancol, Taman Mini Indonesia Indah, dan Setu Babakan. Tradisi perayaan tahun baru di Jakarta dimulai sejak masa Joko Widodo pada 2012-2014, yang menutup jalan protokol untuk menggelar “Car Free Night”.  Pemprov Jakarta mendirikan beberapa panggung hiburan dan langit Jakarta pun diterangi gemerlap kembang api pada malam pergantian tahun. Namun, kebiasaan ini sempat terhenti pada pergantian tahun 2016 dan 2017 di bawah kepemimpinan Basuki “Ahok” Tjahaja Purnama dan pelaksana tugas Gubernur Sumarsono.

seperti di kutip dari https://tirto.id

Pada tahun pertamanya menjabat Gubernur Jakarta, Jokowi menggelar acara “Jakarta Night Festival” dan mendirikan 16 panggung pementasan seni musik dan budaya. Festival itu dimulai sejak pukul 21.00 hingga 02.00. Saat itu panggung hiburan utama terletak di kawasan Bundaran HI, di antara Hotel Mandarin dan Wisma Nusantara. Jokowi memukul gong perayaan tahun baru 2013 dari atas panggung utama. Setahun setelahnya, perayaan tahun baru kembali dipusatkan di Bundaran HI, Taman Mini Indonesia Indah, Monumen Nasional, dan Ancol. Perayaan pergantian tahun ini ditingkahi hujan, meski tak menyurutkan antusiasme warga ke festival. Jokowi bersama Ahok datang bersamaan ke panggung hiburan. Sebelumnya, mereka menghadiri perayaan tahun baru di Balai Kota dan sama-sama mengenakan baju kotak-kotak. Kedatangan Jokowi dan Ahok dimeriahkan “parade nusantara” di sepanjang Jalan Sudirman hingga M.H. Thamrin. Meski hujan, ribuan warga memadati kawasan protokol itu dan menikmati ledakan kembang api. Para pedagang kaki lima kelimpahan rezeki. Mereka menjajakan terompet, makanan dan minuman, hingga pernak-pernik tahun baru.

seperti di kutip dari https://tirto.id

Saat menyambut perayaan tahun baru 2015, Jokowi sudah mendiami Istana Negara. Ia telah menjabat presiden ke-7 hasil Pemilu 2014. Posisinya digantikan Ahok, berpasangan dengan Djarot Saiful Hidayat. Menjelang perayaan tahun baru ada perbedaan mencolok. Ahok, yang baru beberapa bulan menjabat gubernur, memutuskan untuk tak mendirikan banyak panggung hiburan di kawasan Sudirman hingga M.H. Thamrin. Pemprov Jakarta pun tak menganggarkan pesta kembang api. Alasannya, Indonesia sedang berkabung karena peristiwa raibnya pesawat AirAsia QZ8501 sejak 28 Desember 2014. Penutupan Jalan Sudirman hingga M.H. Thamrin tetap dilakukan Ahok, pendirian panggung hiburan juga ada di Dukuh Atas, Jalan Teluk Betung, Bundaran HI, Sarinah, depan Gedung Jaya, depan Hotel Sari Pan Pacific, depan Bank Syariah Mandiri, Silang Monas Barat, dan depan Wisma Antara. Namun, saat itu Pemprov DKI tak menggelar parade budaya di sepanjang Sudirman hingga Thamrin. Setahun berselang, perayaan tahun baru juga tidak dimeriahkan rangkaian parade dari Sudirman hingga Thamrin. Meski mempertahankan “Car Free Night”, Pemprov DKI tidak menganggarkan dana untuk festival dan memilih menyebar perayaan pergantian tahun ke lima wilayah ibu kota. Ahok beralasan: banyak penggelembungan dana selama penyelenggaraan festival pergantian tahun sehingga ia memutuskan tak menggelar “Jakarta Night Festival” untuk menyambut pergantian tahun 2015 menuju 2016. “Sekarang prioritas saya beda, dan festivalnya terlalu banyak mark-up , maka kami evaluasi,” kata Ahok di Balai Kota Jakarta.   Tak hanya meniadakan festival, Ahok melarang perayaan malam tahun baru di Monas. Kawasan wisata itu tetap tutup pukul 20.00 pada pengujung 2015. Ahok bersama Djarot memilih merayakan tahun baru di kawasan Ancol. Menyaksikan pertunjukan kembang api diiringi pentas musik dari beberapa artis.

seperti di kutip dari https://tirto.id

Perayaan tahun baru 2017 tak dihadiri oleh gubernur maupun wakil gubernur definitif. Karena Ahok dan Djarot cuti selama mengikuti Pilkada 2017, perayaan tahun baru ini pun digelar Pemprov DKI di bawah koordinasi Plt Gubernur Sumarsono. Di bawah Sumarsono, tak ada penutupan jalan atau “Car Free Night” sepanjang Sudirman hingga Thamrin pada pergantian tahun. Alasannya, ada pembangunan sarana transportasi Mass Rapid Transit (MRT) dan Simpang Susun Semanggi. Sumarsono juga beralasan ingin perayaan tahun baru di ibu kota berjalan sederhana. Perayaan tahun baru 2017 akhirnya dialihkan ke beberapa panggung di lima kota administrasi Jakarta. Sementara Sumarsono merayakan pergantian tahun di Ancol, banyak warga tetap memadati kawasan Bundaran HI dan Jalan Sudirman-Thamrin, betapapun tak ada penutupan lalu lintas. Kawasan Monas juga dipadati warga, meski mereka dilarang menyalakan kembang api dan wajib meninggalkan lokasi pada pukul 1 dini hari.

seperti di kutip dari https://tirto.id

Saat ini, di bawah Anies Baswedan dan Sandiaga Uno, perayaan tahun baru kembali dipusatkan di Sudirman hingga Thamrin. Kawasan Monas dibuka untuk publik dan pesta kembang api. Anies-Sandiaga juga menggelar acara nikah massal pada pengujung 2017, yang digelar di Lapangan Parkir Jalan M.H. Thamrin 10. “Melalui nikah massal ini, kami menginginkan agar setiap pasangan yang menikah memiliki kelengkapan surat atau administrasi oleh kantor urusan agama, bukan hanya melangsungkan pernikahan secara syariat,” kata Asisten Pemerintahan Sekda DKI Bambang Sugiyono. Selain itu, beberapa panggung hiburan disediakan Pemprov DKI: Satu panggung utama di Bundaran HI (depan Hotel Mandarin Oriental), serta masing-masing panggung tambahan di Jalan Kebon Sirih (dekat Bank Mandiri Syariah), Jalan Wahid Hasyim (sekitar Gedung Jaya), dan Jalan M.H. Thamrin 10. Panggung hiburan dimulai pukul 19.00. Pusat hiburan terletak di Bundaran HI, dan direncanakan tampil penyanyi dangdut Rhoma Irama serta band Soneta. Pemprov DKI juga menyelenggarakan bazar dan festival kuliner dari jaringan wirausaha OK OCE, salah satu program pengembangan ekonomi masyarakat yang diprakarsai oleh Sandiaga Uno.

Related Posts

Comments are closed.