Perampok Koperasi di Karawang Ditangkap, 3 Pelaku Ditembak

Perampok Koperasi di Karawang Ditangkap, 3 Pelaku Ditembak

Komplotan perampok bertopeng spesialis koperasi di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, ditangkap polisi. Tiga pelaku ditembak polisi karena melakukan perlawanan. “Tiga tersangka kami lakukan tindakan tegas dan terukur dengan tembakan karena yang bersangkutan melawan petugas saat hendak dirangkap,” ujar Kapolres Karawang AKBP Hendy F Kurniawan kepada detikcom , Rabu (20/12/2017). Total ada lima tersangka yang diamankan, yakni Rheja Simanjuntak (22), Anwar Jerry Siregar (30), Rudolf Silalahi (30), Robert Lumban Tobing (30), dan Ranto Sigalingging (19), yang berperan sebagai penadah. Sedangkan satu pelaku berinisial SGR masih jadi buron. Polisi menangkap perampok di Karawang. (Ist) Pelaku yang ditembak ialah Rheja, Anwar, dan Robert. Mereka ditembak di bagian kaki. “Kelompok ini menyasar koperasi sebagai targetnya dan, dalam aksinya, mereka mengenakan topeng agar tidak dikenali,” lanjut Hendy. Komplotan ini tercatat sudah tiga kali beraksi di wilayah Karawang. Pada 20 Juni 2016, mereka merampok Koperasi Mitra Niaga Glory di Perum Sukaseuri Blok H No 9 Desa Sarimulya, Kecamatan Kotabaru, Kabupaten Karawang, dengan kerugian sebesar Rp 80 juta. Kemudian pada 30 Agustus 2017, komplotan ini juga merampok kantor Koperasi BCB Blok di Dusun Balonggandu, Kecamatan Jatisari, Kabupaten Karawang, dengan kerugian Rp 76,8 juta. Terakhir, pada 24 November 2017, kawanan ini merampok Koperasi Simpan Pinjam Citra Jaya II Perum Saraswati, Cikampek Selatan, Kecamatan Cikampek, Kabupaten Karawang, dengan kerugian mencapai Rp 102 juta. “Modus operandi para tersangka adalah dengan cara menodongkan pisau, lalu mengikat korban dan mengambil uang dan handphone milik korban serta memaksa korban untuk membuka brankas koperasi,” lanjut Hendy. Para tersangka ditangkap pada Selasa (19/12) dini hari oleh tim gabungan Polres Karawang dan Polsek Cikampek. Para pelaku ditangkap di empat lokasi terpisah. Dari para pelaku, polisi menyita dua bilah pisau belati, sebilah pisau lipat, dan 3 unit motor, serta tiga unit ponsel. Para pelaku dijerat dengan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan serta Pasal 480 KUHP tentang penadahan barang hasil kejahatan.

Komplotan perampok bertopeng spesialis koperasi di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, ditangkap polisi. Tiga pelaku ditembak polisi karena melakukan perlawanan. “Tiga tersangka kami lakukan tindakan tegas dan terukur dengan tembakan karena yang bersangkutan melawan petugas saat hendak dirangkap,” ujar Kapolres Karawang AKBP Hendy F Kurniawan kepada detikcom , Rabu (20/12/2017). Total ada lima tersangka yang diamankan, yakni Rheja Simanjuntak (22), Anwar Jerry Siregar (30), Rudolf Silalahi (30), Robert Lumban Tobing (30), dan Ranto Sigalingging (19), yang berperan sebagai penadah. Sedangkan satu pelaku berinisial SGR masih jadi buron. Polisi menangkap perampok di Karawang. (Ist) Pelaku yang ditembak ialah Rheja, Anwar, dan Robert. Mereka ditembak di bagian kaki. “Kelompok ini menyasar koperasi sebagai targetnya dan, dalam aksinya, mereka mengenakan topeng agar tidak dikenali,” lanjut Hendy. Komplotan ini tercatat sudah tiga kali beraksi di wilayah Karawang. Pada 20 Juni 2016, mereka merampok Koperasi Mitra Niaga Glory di Perum Sukaseuri Blok H No 9 Desa Sarimulya, Kecamatan Kotabaru, Kabupaten Karawang, dengan kerugian sebesar Rp 80 juta. Kemudian pada 30 Agustus 2017, komplotan ini juga merampok kantor Koperasi BCB Blok di Dusun Balonggandu, Kecamatan Jatisari, Kabupaten Karawang, dengan kerugian Rp 76,8 juta. Terakhir, pada 24 November 2017, kawanan ini merampok Koperasi Simpan Pinjam Citra Jaya II Perum Saraswati, Cikampek Selatan, Kecamatan Cikampek, Kabupaten Karawang, dengan kerugian mencapai Rp 102 juta. “Modus operandi para tersangka adalah dengan cara menodongkan pisau, lalu mengikat korban dan mengambil uang dan handphone milik korban serta memaksa korban untuk membuka brankas koperasi,” lanjut Hendy. Para tersangka ditangkap pada Selasa (19/12) dini hari oleh tim gabungan Polres Karawang dan Polsek Cikampek. Para pelaku ditangkap di empat lokasi terpisah. Dari para pelaku, polisi menyita dua bilah pisau belati, sebilah pisau lipat, dan 3 unit motor, serta tiga unit ponsel. Para pelaku dijerat dengan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan serta Pasal 480 KUHP tentang penadahan barang hasil kejahatan.

Jakarta – Komplotan perampok bertopeng spesialis koperasi di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, ditangkap polisi. Tiga pelaku ditembak polisi karena melakukan perlawanan. “Tiga tersangka kami lakukan tindakan tegas dan terukur dengan tembakan karena yang bersangkutan melawan petugas saat hendak dirangkap,” ujar Kapolres Karawang AKBP Hendy F Kurniawan kepada detikcom , Rabu (20/12/2017). Total ada lima tersangka yang diamankan, yakni Rheja Simanjuntak (22), Anwar Jerry Siregar (30), Rudolf Silalahi (30), Robert Lumban Tobing (30), dan Ranto Sigalingging (19), yang berperan sebagai penadah. Sedangkan satu pelaku berinisial SGR masih jadi buron. Polisi menangkap perampok di Karawang. (Ist) Pelaku yang ditembak ialah Rheja, Anwar, dan Robert. Mereka ditembak di bagian kaki. “Kelompok ini menyasar koperasi sebagai targetnya dan, dalam aksinya, mereka mengenakan topeng agar tidak dikenali,” lanjut Hendy. Komplotan ini tercatat sudah tiga kali beraksi di wilayah Karawang. Pada 20 Juni 2016, mereka merampok Koperasi Mitra Niaga Glory di Perum Sukaseuri Blok H No 9 Desa Sarimulya, Kecamatan Kotabaru, Kabupaten Karawang, dengan kerugian sebesar Rp 80 juta. Kemudian pada 30 Agustus 2017, komplotan ini juga merampok kantor Koperasi BCB Blok di Dusun Balonggandu, Kecamatan Jatisari, Kabupaten Karawang, dengan kerugian Rp 76,8 juta. Terakhir, pada 24 November 2017, kawanan ini merampok Koperasi Simpan Pinjam Citra Jaya II Perum Saraswati, Cikampek Selatan, Kecamatan Cikampek, Kabupaten Karawang, dengan kerugian mencapai Rp 102 juta. “Modus operandi para tersangka adalah dengan cara menodongkan pisau, lalu mengikat korban dan mengambil uang dan handphone milik korban serta memaksa korban untuk membuka brankas koperasi,” lanjut Hendy. Para tersangka ditangkap pada Selasa (19/12) dini hari oleh tim gabungan Polres Karawang dan Polsek Cikampek. Para pelaku ditangkap di empat lokasi terpisah. Dari para pelaku, polisi menyita dua bilah pisau belati, sebilah pisau lipat, dan 3 unit motor, serta tiga unit ponsel. Para pelaku dijerat dengan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan serta Pasal 480 KUHP tentang penadahan barang hasil kejahatan. (mei/rvk)

Rano menjelaskan, keempat tersangka merupakan spesialis koperasi simpan pinjam. Mereka beraksi ditiga tempat diantaranya Koperasi simpan pinjam Citra Jaya II Perum Saraswati Blok B Gang Baladewa No.45, Desa Cikampek Selatan, Kecamatan Cikampek, 24/11) dengan kerugian Rp 102 juta. Kantor Koperasi BCB Blok A1/12 Rt 001/007, Desa Balonggandu, Kecamatan Jatisari, (30/8) dengan kerugian Rp 76,8 juta. Kantor Koperasi Mitra Niaga Glory, Alamat Perum Sukaseuri Blok H No. 9, Desa Sarimulya, Kecamatan Kotabaru, (20/6) dengan kerugian Rp 80 juta.

KARAWANG – Polres Karawang meringkus lima orang kawanan rampok spesialis koperasi simpan pinjam setelah sempat diburu beberapa waktu lalu. Tiga orang kawanan rampok ini terpaksa ditembak karena melawan saat akan ditangkap. Sedangkan dua lainnya menyerah saat ditangkap. “Anggota kami terpaksa menembak tiga orang tersangka karena melawan dan membahayakan anggota. Kawanan ini sudah menjadi target operasi karena aksi nya sudah meresahkan masyarakat. Mereka tidak segan melukai korbannya jika melakukan perlawanan,” kata Wakalpores Karawang, Kompol M. Rano Hadiyanto, saat jumpa oers di Mapolres Karawang, Rabu (20/12/2017). Menurut Rano kelima tersangka yaitu Rheja Simanjuntak (22), Anwar Jerry Siregar (30), Rudolf Silalahi (30), Robert Lumban Tobing (32),dan Ranto Sigalingging (19) “Kami terpaksa ‘denda’ tiga dari lima tersangka dengan timah panas, karena berusaha melawan petugas saat akan ditangkap. Empat tersangka merupakan pelaku utama dan satu penadah,” pungkasnya. (nag)

Related Posts

Comments are closed.