Pensiun, Buwas: Saya Jadi Bapak Rumah Tangga, Bantu Istri

Pensiun, Buwas: Saya Jadi Bapak Rumah Tangga, Bantu Istri

Posisi Budi Waseso (Buwas) sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) resmi digantikan Irjen Heru Winarko hari ini. Buwas yang memasuki masa pensiun bulan ini mengaku akan jadi bapak rumah tangga. “Saya yang jelas jadi bapak rumah tangga karena saya harus mulai lindungi anak cucu saya dari permasalahan narkoba, yang pasti saya jadi bapak rumah tangga membantu ibu rumah tangga,” kata Buwas saat diwawancarai wartawan di Istana Negara, Kamis (1/3/2018). Buwas menyatakan, siap-siap saja jika nantinya kembali dilirik untuk mengemban jabatan tertentu jika dibutuhkan negara. “Pada intinya saya lahir dari abdi negara, maka tugas-tugas saya untuk negara dan bangsa ini. Kalau negara membutuhkan saya, saya siap bila diperlukan. Tapi kalau tidak diperlukan juga tidak apa-apa, saya buktikan saya jadi abdi negara yang baik,” ujar Buwas. “Saya buktikan saya abdi negara, abdi masyarakat dan hari ini saya juga mengakhiri itu sebagai abdi negara selesai hari ini. Selesai pengabdian saya, hari ini per 1 Maret saya sudah tidak jadi anggota Polri aktif. Sukses semua, bantu Kepala BNN yang baru,” sambungnya.

Baca juga :

Problem Keuangan: Orang yang pensiun pasti penghasilannya akan berkurang. Jumlah dan nilainya tidak sama dengan ketika masa aktif bekerja. Sementara kebutuhan hidupnya belum tentu berkurang. Di sisi lain, gaya hidup seseorang tidak semudah membalik tangan untuk dirubah. Mereka yang terlanjur konsumtif ketika masa aktif bekerja, lalu tiba-tiba incomenya berkurang ketika masa pensiun, akan sedikit kesulitan melakukan penyesuaian. Jika yang bersangkutan bisa, belum tentu keluarganya (anak dan istrinya) bisa mengikuti.

seperti di kutip dari https://sukseswithnaturallyplus.wordpress.com

Foto Mbah Shohei Yamada menjadi cover majalah di Jepang: Usia 79 tahun dengan income per bulan Rp. 900 juta. Berarti income per harinya Rp. 30 juta. Jika usia anda lebih muda dari Mbah Yamada, lalu anda kalah sukses, kalah semangat, bahkan kalah impiannya, maka apa kata anak cucu anda 10 tahun lagi …..? Ingat, 10 tahun lagi dari hari ini, Naturally Plus akan menjadi gaya hidup di Indonesia. Mereka yang memulai hari ini, pada 10 tahun yang akan datang sudah menjadi milyarder-milyarder baru. Seperti halnya Mbah Shohei Yamada yang memulai 10 tahun yang lalu. Jika hari ini anda tidak melakukan apa-apa, maka 10 tahun lagi anak cucu anda akan bertanya: “Dulu ketika Naturally Plus baru buka di Indonesia, ayah ada di mana ….. ?”


Baca juga :

Coba liat pengakuan seorang cewek di bawah ini. Mirip seperti kebanyakan cewek-cewek di sekitar kamu nggak? “Abis kuliah saya pengen kerja dulu. Moga-moga aja kemudian saya ketemu Mr. Right. 1-2 tahun setelah nikah, saya pengen punya anak. Supaya saya bisa merawat anak, mungkin nanti saya berhenti kerja. Kalo anak saya udah agak gede, mungkin saya mulai kerja lagi part-time, supaya waktu saya bisa fleksibel. Oh iya, saya juga ada hobby menjahit lho. Mungkin nanti saya coba iseng-iseng merancang pakaian wanita. Jual kosmetik juga saya suka tuh, dan saya tertarik sekali untuk iseng-iseng. Siapa tau laku. Kalo semuanya nggak jalan juga saya nggak usah takut. Kan ada suami saya. Siapa tau malah suami saya pengen punya anak lagi.”

seperti di kutip dari https://ichwankalimasada.wordpress.com

Apa sih maksud Prof di sini? Begini lho. Prof sih nggak ada problem sama apa pun maunya cewek, tapi Prof punya problem besar sama cewek yang protes dan mengeluh melulu tentang apa yang mereka lakukan. Kalo cewek merasa hidupnya nggak berarti dengan diam di rumah dan mengurus rumah tangga, kenapa nggak angkat pantatnya dan kerjain sesuatu aja? Kenapa dia harus menggerutu melulu sama suaminya mengenai susahnya jadi ibu rumah tangga? Kenapa dia harus ngomel sama suaminya bahwa kerjaan rumah lebih berat daripada kerjaan cowok di luar rumah?

seperti di kutip dari https://ichwankalimasada.wordpress.com

Terus terang aja, kalo kamu cowok, kamu nggak bisa punya pilihan seenak cewek. Kamu nggak bisa pilih jadi bapak rumah tangga. Kamu nggak bisa pilih diam di rumah untuk mengasuh anak, sementara istri kerja di luar rumah. Kamu nggak bisa juga berpenghasilan lebih kecil daripada istri kamu, karena nanti istri kamu mulai memandang kamu rendah. Dengan kata lain, kalo kamu cowok, seumur hidup tangan kamu “diborgol” ke meja tulis kamu di kantor (atau di mana pun juga kamu bekerja). Kecuali kamu nanti bisa jadi segelintir orang-orang hoki yang bisa santai menikmati masa pensiun, kamu BAKAL KERJA SAMPAI MATI!!!

seperti di kutip dari https://ichwankalimasada.wordpress.com

Kalo kamu cowok yang nggak percaya perkataan Prof mengenai nasib cowok, coba aja kalo kamu nge-date sama cewek, kamu ikutin test Prof ini. Kalo cewek itu tanya mengenai cita-cita atau rencana masa depan kamu, kamu bilang bahwa kamu pengen urus rumah, asuh anak, dan kerjain pekerjaan rumah tangga (nyuci, masak, sapu lantai, ngepel lantai, berkebun, betulin genteng bocor, dsb.). Kamu bilang juga bahwa kamu lebih suka istri kamu yang kerja di luar, karena menurut kamu pekerjaan rumah tangga itu lebih berat daripada pekerjaan di kantor. Coba kamu itung berapa banyak cewek yang masih mau keluar nge-date sama kamu lagi! Itung juga berapa banyak yang mau kasih kamu coba vaginanya lagi! Prof jamin hasilnya NIHIL!!!

seperti di kutip dari https://ichwankalimasada.wordpress.com

Sebaliknya, kalo cewek yang bilang seperti yang di paragraf sebelum ini, cowok hampir nggak pernah keberatan kan? Itulah sebabnya Prof bilang cewek lebih punya banyak pilihan. Mau berkarir bisa, dan mau jadi ibu rumah tangga pun bisa. Di lain pihak, cowok nggak punya pilihan. Dari kecil cowok udah diprogram untuk menjadi kuda pekerja, dan sebagian besar kuda-kuda pekerja ini harus kerja sampai mati. Cowok nggak pernah bingung mikir mau kerja atau mau diem di rumah, karena pertanyaan semacam itu nggak perlu dipertanyakan lagi. Kalo cowok mau punya cewek, dia harus kerja sampai mampus.

seperti di kutip dari https://ichwankalimasada.wordpress.com

Selain itu, siapa bilang pekerjaan rumah lebih berat daripada kerjaan di luar rumah? Orang yang kerja di luar rumah nggak bisa seenaknya. Kalo hari ini rasanya males, nggak bisa tidur sampai siang dan masuk kerja lagi kalau malesnya udah hilang. Kalo sakit pun harus berusaha sembuh secepatnya, supaya boss nggak berpandangan buruk. Orang yang kerja di luar rumah setiap hari harus menghadapi macet di jalan dan menghirup asap beracun dari kendaraan bermotor, harus rajin supaya dapet kenaikan gaji dan nggak dipecat boss, harus bertanggung jawab kalau hasil kerjanya ngaco, harus membina reputasi profesionalnya, harus bersaing dengan rekan-rekan kerjanya, harus mengikuti perkembangan lapangan pekerjaannya, harus bisa menyelesaikan tugas dalam batas waktu yang diberikan boss, harus bisa bertindak cool dan berkepala dingin dalam situasi mendesak, harus bisa mempertahankan dirinya kalau ada kritik pedas dari orang lain, dan masih banyak lagi.

seperti di kutip dari https://ichwankalimasada.wordpress.com

Di lain pihak, orang yang bekerja di rumah (misalnya, mengurus rumah tangga) nggak diteror oleh tekanan-tekanan semacam itu. Kalau kerjaan rumah nggak beres, masih bisa sambung lagi keesokan harinya. Kalau hari ini males belanja makanan, mungkin bisa tinggal panasin makanan microwave yang ada di kulkas. Cewek yang masaknya nggak enak nggak bakal dipecat sama cowoknya. Cewek yang kerjanya males pun masih ketolongan kalau di rumah punya pembantu. Cowok yang kerja di luar rumah nggak punya kenyamanan seperti ini. Karena itu yah, cewek-cewek whiny (whiny= cerewet minta ampun)…stop menggerutu hari ini juga!

seperti di kutip dari https://ichwankalimasada.wordpress.com

Cewek-cewek yang baca artikel ini pasti protes bahwa dalam hal ini posisi cowok enak sekali, karena tinggal keluar uang untuk bayar tagihan-tagihan dan keperluan hidup. Yang nggak dipikirkan oleh cewek adalah kegigihan cowoknya untuk memeras tenaga dan pikiran, serta kemauannya untuk membanting tulang dalam pekerjaannya setiap hari. Tanpa semua itu, cowok nggak bisa tinggal keluarin uang seenak jidat. Hei, mau datang dari mana uangnya? Memangnya jatuh dari langit? Memangnya ada orang yang sumbang secara suka rela? Nggak ada!

seperti di kutip dari https://ichwankalimasada.wordpress.com

Kenapa cewek cenderung berpikir bahwa cowok enak-enakan dan tinggal merogoh kantongnya? Karena cewek hampir nggak pernah liat gimana susahnya cowok di tempat kerja. Karena cewek nggak dengar keluhan cowok yang memaksa dirinya setengah mati untuk bangun setiap pagi dan pergi kerja, walaupun rasa lelah dari kerjaan di hari sebelumnya belum hilang (cowok normal jarang mengeluhkan hal-hal kecil). Karena cewek, terutama cewek cakep, nggak perlu kuatir seperti cowok mencemaskan keuangannya. Inilah penyebab dipandangnya cowok sebagai pihak yang “tinggal merogoh kantongnya.”


Baca juga :

Saya inget beberapa bulan yang lalu mobil mertua jalannya berat sebelah, agak mbanting ke kiri, kalo nyetir capek soale harus nahan. Saya bilang sama istri saya, “kayaknya itu mobil waktunya spuring sama balansing, jalannya sudah miring-miring gitu, bahaya”. Kata istri saya, “kemaren sudah tune up , trus abis itu mbetulin AC, abis ini spuring, trus apa lagi? Mau ngurusin mobil sampe kapan??”. Waktu itu memang posisi keuangan lagi sulit, lagi heboh-hebohnya ngirit buat mbayar angsuran DP rumah , mungkin istri saya sebagai pemegang kekuasaan moneter rumah tangga sudah kehabisan akal mbagi anggaran. Perlu beberapa kali perdebatan seru sampe akhirnya usulan anggaran saya buat spooring dan balancing dapet persetujuan.

seperti di kutip dari https://mastein.wordpress.com

Saya jadi teringat pembicaraan bapak-bapak waktu di kantor lama, dalam suatu forum ndobos yang rutin diselenggarakan salah seorang boss saya pernah bilang, “Stein, duit itu jangan semuanya dikasih istri, soale kalo sudah masuk susah banget keluarnya”. Ada lagi seorang temen yang cerita kalo istrinya ndak tau di DeJePe itu ada Imbalan Prestasi Kerja yang keluar dua kali dalam setahun, buat kebutuhan rumah tangga ya gaji dan tunjangan yang rutin diterima tiap bulan. Trus yang disimpen sendiri itu buat apa? Ya tergantung yang nyimpen tho, yang jelas untuk anggaran yang sulit dapet persetujuan istri, mungkin nongkrong, pijet , atau mungkin untuk mbeli hadiah kejutan buat istri. 😆 *berprasangka baik itu ndak dilarang*

seperti di kutip dari https://mastein.wordpress.com

Lha kok ndilalah beberapa hari sesudah saya dapet ilmu dari forum ndobos itu bapak saya yang di kampung nelepon, dari ngobrol-ngobrol ndak jelas tau-tau bapak saya mengeluarkan kata-kata ajaibnya lagi, “le, bapak ndak tau apa sekarang ini masih ada, tapi dulu ada istilah duit lanang, duit yang dipegang suami tanpa sepengetahuan istri. Bapak pesen yo le, jangan sampe ada duit lanang dalam keuangan keluargamu. Berapa pun duit yang kamu dapet, dari manapun, berikanlah istrimu, atau kalo misalnya kamu yang megang duit istrimu harus tau”. Saya manggut-manggut ndenger petuah bapak saya, logis memang kalo anggaran rumah tangga disusun dan disetujui kedua belah pihak. Ketidaktahuan bisa mengundang kecurigaan tho, kecurigaan memancing perselisihan.

seperti di kutip dari https://mastein.wordpress.com

Saya ndak tau sebenarnya masalah duit lanang ini masih relevan atau ndak di jaman sekarang. Istilah duit lanang alias uang lelaki ini mungkin munculnya jaman dahulu kala pada waktu rumah tangga masih dijalankan dengan cara tradisional, suami nyari duit, istri di rumah mengelola rumah tangga. Sekarang ini kadang suami istri kerja, kadang penghasilan istri lebih tinggi dari suami, bahkan mungkin saja ada istri berkarir sementara suami jadi bapak rumah tangga walaupun kalau misalnya itu terjadi saya bilang rumah tangganya nggilani besar kemungkinan ndak beres.

seperti di kutip dari https://mastein.wordpress.com

Sebenernya banyak alasan orang nyimpen duit sendiri tanpa diketahui pasangan, misalnya ada temen saya yang takut istrinya ndak setuju dia mbantu biaya pengobatan saudaranya, ada yang takut suaminya ndak memperbolehkan dia mbantu keuangan orang tuanya, atau bahkan alasan yang sepele, males ditanya-tanya soal pengeluaran. Pernah tho sampeyan bingung, lho kok duit saya tau-tau abis, padahal sampeyan ndak merasa mbeli apa-apa, di saat kayak gitu suami atau istri sampeyan nanya, “duitnya kemana?” sebenernya ya Cuma nanya, tapi berhubung sampeyan bingung dan merasa bersalah ndak tau duitnya lari kemana, sampeyan jadi merasa kayak lagi diinterogasi.

Perayaan HUT Pemadam Kebakaran (Damkas) Nasional ke-99 Tahun dipusatkan di Ambon. Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo meminta legislatif dan eksekutif untuk memperhatikan kesejahteraan petugas damkar seluruh Indonesia. “Yang terhormat DPR baik di tingkat provinsi hingga kabupaten/kota, kepada gubernur, Badan Perancanaan Anggaran, kepada Wali Kota dan Bupati, tolong tingkat dan perhatikan kesejahteraan jajaran petugas kebakaran karena tugas mulai kebakaran layak diperhatikan. Baik menyangkut kartu BPJS, Kartu Pintar, Kartu Sehat, termasuk hal-hal terkait dengan kesejahteraan yang lain,” kata Tjahjo di Lapangan Merdeka, Ambon, Kamis (1/3/2018). Thahjo juga meminta kepada damkar berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat. Selain itu mewujudakan perlindungan masyarakat dari ancaman kejadian kebakaran. Hal tersebut merupakan bentuk hadirnya negara dalam memberikan perlindungan masyarakat sesuai dengan amanah nawa cita pertama yaitu menghadirkan kembali negara untuk melindung segenap bangsa dan memberikan rasa aman. “Dalam kesempatan baik ini, saya mengajak selulur jajaran kebakaran se-Indonesia berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,,” kata Tjahjo. Usai menghadiri peringkat hari ulang tahun pemadam kebakaran Mendagri Thahjo Kumolo menyaksikan atraksi damkar dari Dinas Pemadam Kebakaran Kota Ambon.

Pergantian satpam outsourcing di Komplek Perumahan Modernhill Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Banten ricuh. Akibat kericuhan ini, Ketua RW 013 Mahmud Suratinoyo mengalami luka-luka. Peristiwa ini disebabkan satpam lama yang tak mau adanya pergantian. Mereka kemudian merangsek ke pos depan Kompleks Modernhill. Kaca-kaca di pos satpam dirusak dan beberapa alat elektronik juga rusak. Satpam baru tidak bisa berbuat apa-apa karena kalah jumlah. “Mereka membawa bambu, kayu-kayu serta senjata tajam,” ujar seorang warga, Kamis (1/3/2018). Saat itu, Mahmud yang mengawasi pergantian satpam outsourcing oleh developer perumahan Modernhill ini mengalami pengeroyokan. Dia diinjak-injak dan dipukuli oknum satpam lama. Mahmud kemudian dibawa ke Polsek Pamulang dan rumah sakit untuk divisum. Korban lainnya adalah anggota satpam baru yang telinganya terkena sabetan senjata tajam. “Salah satu korban di samping beberapa security dari outsourcing yang baru adalah Pak RW yang sempat dikeroyok. Dan saat ini bersama saya dan beberapa orang lagi buat laporan ke Polsek dan visum Rumah sakit,” ujarnya lagi. Saat ini sejumlah warga masih mencoba membujuk satpam lama agar tidak berlaku anarkis. Pantauan detikcom pukul 04.00 WIB mereka terlihat duduk-duduk di pos satpam depan Kompleks Modernhill. Situasi di Komplek Modernhill saat ini sudah berangsur kondusif. Satpam lama yang sempat hendak diganti, akhirnya kembali bertugas. Kericuhan sempat timbul karena mereka merasa tidak terima atas pergantian satpam terkesan mendadak. “Ini tadi gara-gara ada miskomunikasi saja,” ujar salah seorang satpam lama.

Ketua KPK Agus Rahardjo mengungkapkan dukungannya terhadap penunjukan Deputi Penindakan KPK Irjen Heru Winarko sebagai kandidat Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN). Agus juga berharap Heru benar-benar bisa menjadi menduduki jabatan itu. “Saya berharap Pak Heru jadi (Kepala BNN). Saya sangat berharap Pak Heru jadi. Dan mudah-mudahan ada kabar yang baik tidak lama lagi. Mudah-mudahan, saya sangat berharap itu,” ungkap Agus kepada wartawan di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu (28/2/2018). Dengan dipilihnya Heru, Agus mengharapkan standar etika norma yang berlaku di KPK bisa dibawa ke BNN. Misalnya saja, Agus menyebut soal komitmen. “Di KPK juga dalam ‘gajinya lebih tinggi daripada temen-temen yang lain’, standar itu perlu dibawa ke sana. Dan kita nanti kalau Pak Heru di sana bisa berkolaborasi. Jadi banyak hal-hal yang bisa kita kerja samakan supaya BNN jauh lebih efektif,” tuturnya. Terkait promosi anak buahnya ini, Agus mengaku sangat senang karena ini penghargaan terhadap prestasi Heru. Menurutnya, ini merupakan kejadian pertama seorang deputi di KPK mendapat promosi semacam itu. “Iya mendukung. Dari bintang 2 ke bintang 3 masa nggak didukung? Ya kan. Jadi itu. Mungkin anda tak lama lagi akan mendengar kabar yang lebih baik dari itu,” kata Agus memberi isyarat. Dia pun sempat menceritakan pendapatnya soal sosok Heru. Agus mengaku bekerja sama sudah selama 2 tahun ini. “Pak Heru menurut pengalaman saya, selama saya bekerja dengan Heru selama 2 tahun sangat bagus. Jadi Pak Heru sangat bagus. Tidak banyak bicara ya, pendapatnya tapi sangat tajam dan sangat membantu penuntasan tugas-tugas pimpinan,” tuturnya. Soal kemungkinan penunjukan Heru sebagai Kepala BNN pengganti Budi Waseso, KPK juga diakui Agus telah berkoordinasi dengan Kapolri Jenderal Tito Karnavian. KPK juga disebutnya akan segera mempersiapkan pengganti Heru. “Kami diskusi sudah lama. Bukan hanya kemarin. Kami diskusinya sudah lama, dan kalau nanti Pak Heru mendapat pengangkatan, KPK juga segera akan melakukan kompetisi terbuka untuk memilih deputi KPK,” kata Agus. Sebelumnya, kabar mengenai pergantian Kepala BNN disampaikan oleh juru bicara Presiden, Johan Budi SP. Ada 3 nama yang diisukan menjadi Kepala BNN, antara lain Kalemdikpol Polri Komjen Moechgiyarto, Kabareskrim Polri Komjen Ari Dono Sukmanto, dan Deputi Penindakan KPK Irjen Heru Winarko. Jokowi sudah menerima masukan dari pihak terkait, seperti Kapolri Jenderal Tito Karnavian, soal pengganti Buwas. Informasi yang didapat detikcom , dari tiga nama itu, Jokowi memilih Deputi Penindakan KPK Irjen Heru Winarko sebagai Kepala BNN yang baru menggantikan Budi Waseso. Namun belum diketahui apa yang menjadi landasan Jokowi memilih Heru. Berdasarkan informasi yang disampaikan Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden, pelantikan akan dilakukan di Istana Negara, Jakarta, pukul 09.00 WIB. Kepala BNN yang dilantik akan menggantikan Komjen Budi Waseso, yang akan masuk masa pensiun pada Maret tahun ini.

Pemerintahan di negara bagian Victoria yang dipimpin oleh Daniel Andrews sedang dalam sorotan menyusul terjadi pertengkaran antara dua anggota parlemen dari Partai Buruh di mana sebuah pisau mentega diduga sempat diacungkan. Pada Rabu (21/2/2018) malam, pelobi faksi, Adem Somyurek, dan Menteri Olahraga John Eren mengalami insiden “ketegangan” di bar dan restoran khusus anggota Parlemen. Sejumlah sumber yang dekat dengan Menteri John Eren mengatakan bahwa Menteri Eren merasa terintimidasi saat Adem Somyurek memegang sebuah pisau mentega. Tapi sejumlah saksi lainnya, termasuk menteri Marlene Kairouz, membantah ada pisau yang dipegang oleh rekan faksinya. Ancaman pisau mentega dibantah “Saya menyampaikan pendapat kepada John Eren mengenai masalah di internal partai dan kembali ke ruang makan, dimana saya kemudian melakukan makan malam dengan sejumlah kolega, termasuk Menteri Urusan Konsumen, Permainan dan Minuman dan Pemerintah Lokal,” kata Somyurek dalam sebuah pernyataan. “Saya beranjak untuk kembali ke ruang makan untuk makan malam. Saya terkejut ketika John Eren mengikuti saya ke ruang makan, dan jelas sekali dia marah.” “Saya tengah duduk ketika John Eren menghampiri saya dan berdiri di sisi lain dari meja, berseberangan dengan saya. Kami kemudian terlibat dalam perdebatan sengit, yang itu berlangsung singkat.” “Pada saat itu terjadi saya memang sedang memegang pisau mentega. Saya tidak pernah mengancam siapapun.” Adem Somyurek mengatakan ada sejumlah saksi pada diskusi itu. Menteri permainan Marlene Kairouz mengaku dia tidak melihat kolega faksinya memegang pisau. “Saya hadir di ruang makan itu saat sebuah diskusi sengit terjadi diantara rekan-rekan sesama warga keturunan Turki,” katanya. “Saya tidak melihat pisau di tangan siapapun dan saya tidak melihat ada pertengkaran fisik, mereka seharusnya berjabat tangan dan melupakan hal itu.” John Eren diketahui telah bersiap membuat pernyataan hukum, dengan mengatakan ada sebuah pisau [yang diacungkan kepadanya]. Investigasi harus dilakukan Insiden tersebut telah dilaporkan kepada anggota parlemen Victoria yang mewakili pemerintah, Colin Brooks, dan sebuah penyelidikan telah mulai dilakukan. Pesan teks berisi ucapan yang dikirim dari Adem Somyurek ke John Eren. (ABC News) Perseteruan itu muncul di tengah penyelarasan faksi utama Partai Buruh Australia (ALP) di negara bagian Victoria, di mana Somyurek telah menjadi arsitek utamanya. Insiden itu juga telah mengekspos ketegangan yang mencapai puncak di dalam kaukus Menteri Utama Australia Daniel Andrews sendiri. Di Parlemen, John Eren membantah tudingan dari Pemimpin Oposisi Matthew Guy bahwa dia telah minum (alkohol) terlalu banyak sebelum kejadian tersebut. “Ada kejadian yang terjadi tadi malam dan saya melaporkannya ke pejabat presidium, dan seperti yang dia nyatakan sebelumnya … akan ada investigasi yang sedang berlangsung terhadap insiden tersebut,” kata Eren. “Oleh karena itu, tentu saja sangat tidak tepat jika saya memberi komentar sehubungan dengan penyelidikan itu.” John Eren, anggota parlemen dari daerah pemilihan Lara di Geelong, Victoria, saat ini menjabat sebagai Menteri Pariwisata dan Pagelaran Utama, Olahraga dan Veteran.” Sementara Adem Somyurek, anggota Senat dari wilayah Southeastern Metropolitan, terpaksa mengundurkan diri sebagai Menteri Usaha Kecil pada tahun 2015 setelah sejumlah tuduhan perundungan dari mantan kepala stafnya. Pada saat itu, Adem Somyurek meminta Menteri Utama Victoria memecat kepala stafnya sendiri, dan juga Wakil Menteri Utama James Merlino. Simak beritanya dalam Bahasa Inggris disini.

Bareskrim Polri bersama penyidik dari FBI merampungkan penggeledahan kapal super yacht Equanimity. Sayangnya, pada saat digeledah penyidik, pemilik kapal yang juga terdakwa korupsi USD 1 miliar asal Malaysia, Jho Low, tak ditemukan. “(Jho Low) Belum kita temukan,” kata Wadir Tipideksus Bareskrim Polri Kombes Daniel Silitonga saat dihubungi detikcom, Rabu (28/2/2018). Saat ditanya perihal negara mana yang sempat disinggahi oleh kapal Yacht sebelum ke Bali, Daniel menuturkan pihaknya akan perlu mengkaji log book-nya terlebih dahulu. Ia menuturkan, terkait hal itu pihaknya tidak bisa menyampaikan dalam waktu dekat. “Itu kita belum baca (log book) karena kita baru turun dari kapal. Jadi nanti biarkan anak-anak membaca dulu karena tebal sekali. Jadi tidak bisa dijelaskan dalam waktu dekat sebelum kita baca,” tuturnya. Seperti diketahui, kapal Yacht Rp 3,5 triliun itu diamankan di Pelabuhan Benoa, Bali, diketahui masuk sejak November 2017 lalu. Kapal ini telah mengunjungi 5 destinasi wisata di Indonesia. “(Kapal yacht sudah) ke wilayah perairan di Sorong, Raja Ampat, di NTT, NTB, Bali, dan Maluku,” ujar Agung di Bareskrim Polri, Gedung KKP, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (28/2). Yacht ini ditangkap pada Rabu (28/2) di perairan Tanjung Benoa, Bali. Di atas kapal tersebut ada sebanyak 34 orang yang turut diamankan. Yacht itu disebut terkait investigasi skandal korupsi lembaga investasi negara 1Malaysia Development Berhad (1MDB). 1MDB Malaysia tengah diselidiki terkait dugaan tindak pidana pencucian uang di sedikitnya 6 negara termasuk Amerika Serikat, Swiss, dan Singapura. [Gambas:Video 20detik]

Presiden Joko Widodo (Jokowi) hari ini resmi melantik Irjen Heru Winarko sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN). Apa alasannya menunjuk mantan Deputi Penindakan KPK itu? “Kita ingin nantinya agar BNN memiliki standar-standar yang baik seperti yang Pak Heru sudah terapkan di KPK, ada standar-standar yang dibawa dari KPK ke BNN,” kata Jokowi kepada wartawan di Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis (1/3/2018). Jokowi mengatakan, dirinya ingin Irjen Heru membenahi tata kelola organisasi di BNN. Satu hal yang terpenting menurutnya dibenahi adalah standar integritas di BNN. “Dan yang terpenting sisi integritas karena di situ peredaran narkoba duit yang gede sekali, omzet gede, gampang menggoda orang berbuat tidak baik,” ujar Jokowi. Pelantikan Irjen Heru berlangsung di Istana Negara, Kamis (1/3/2018) pukul 09.00 WIB. Turut hadir sejumlah menteri Kabinet Kerja Jokowi dan pejabat negara di antaranya Ketua KPK Agus Rahardjo, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kepala BIN Jenderal Budi Gunawan, Ketua DPR Bambang Soesatyo, Wakil Ketua DPR Fadli Zon, Ketua MPR Zulkifli Hasan, Ketua DPD Oesman Sapta Odang dan mantan Kepala BNN Komjen Budi Waseso. Pengambilan sumpah dilakukan langsung oleh Jokowi. “Demi Allah saya bersumpah akan setia dan taat kepada UUD RI 1945 serta akan menjalankan peraturan perundang-undangan dengan sebaik-baiknya serta akan menjalan peraturan perundang undngan dengan selurus lurusnya demi darma bakti saya bangsa dan negarasya kepada bangsa dan negara,” ucap Heru.

Tingkat fatalitas kecelakaan lalu lintas setiap tahun menunjukkan angka yang cukup tinggi. Meski ada penurunan dibanding 2016, kecelakaan lalu lintas di tahun 2017 merenggut korban jiwa hingga puluhan ribu orang. “Korban meninggal pada tahun 2016 mencapai 25.859 orang dan di tahun 2017 ada 24.213 orang atau turun 6 persen,” ujar Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Purwadi Arianto di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (1/3/2018). Sementara korban luka berat pada tahun 2016 mencapai 22.939 orang dan di tahun 2017 mencapai 16.410 orang. Kerugian materi akibat kecelakaan pada tahun 2016 mencapai Rp 225 miliar dan di tahun 2017 mencapai Rp 212 miliar. “Jumlah kecelakaan lalu lintas tahun 2016 ada 105.374 kejadian dan pada tahun 2017 ada 98.414 kejadian atau turun 7 persen,” imbuhnya. Dengan digelarnya Operasi Keselamatan Jaya 2018, diharapkan angka kecelakaan lalu lintas semakin menurun. Tingkat fatalitas kecelakan lalu lintas yang mengakibatkan korban tewas juga diharapkan semakin menurun. Operasi itu digelar sesuai amanat Undang-Undang No 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Pemerintah bertanggung jawab dalam memelihara keamanan dan ketertiban lalu lintas. “Salah satunya meningkatkan keselamatan dan menurunkan tingkat fatalitas korban kecelakaan, membangun budaya tertib lalu lintas dan meningkatkan pelayanan kepada publik,” tuturnya.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berharap petugas pemadam kebakaran bisa maksimal dalam membantu pengamanan ajang Asian Games 2018. Dia ingin Jakarta menjadi penyelenggara event internasional terbaik. “Seperti digariskan bahwa Saudara ikut memastikan event internasional yang akan terjadi di Ibu Kota kita yang akan jadi fokus perhatian dunia benar-benar bisa diamankan dan Saudara berada di garis paling depan atas nama Pemprov DKI Jakarta atas nama pemerintah Indonesia memastikan tidak terjadi kebakaran tidak terjadi hal tidak diingnkan,” kata Anies di halaman Kantor Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI Jakarta, Jl KH Zainul Arifin No 71 Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (1/3/2018). Anies berharao dengan bantuan petugas pemadam kebakaran penyelenggaraan Asian Games di Jakarta dan Palembang bisa menorehkan sejarah bagi bangsa Indonesia. “Sehingga dunia akan melihat Indonesia sebagai penyelenggara Asian Games yang baik, tuan rumah yang baik dan kita menorehkan catatan sejarah bagi negeri kita dengan baik di Ibu Kota Jakarta ini,” papar dia. Pemprov DKI Jakarta juga akan menempatkan petugas Damkar di titik yang dekat dengan lokasi Asian Games. “Secara umum pemadam memang 24 jam itu siap, di mana pun, kapan pun harus responsif. Itu ciri pemadam kebakaran,” ujar Anies. Anies juga mengucapkan terima kasih atas kerja keras para petugas Damkar. Dia menilai para petugas Damkar memiliki peran penting dalam menyelamatkan manusia. “Izinkan saya atas nama Pemprov mengucapkan terima kasih pada Saudara sekalian, saudara semua di sini hadir paling depan di saat warga menghadapi mara bahaya, Saudara memberikan segala yang dimiliki untuk menyelamatkam orang lain, Saudara garda terdepan untuk meneruskan untuk meneruskan perjuangan kita,” tutur Anies.

Related Posts

Comments are closed.