Pengacara Bicara Lembaran-lembaran Gugatan Cerai Ahok yang Beredar

Pengacara Bicara Lembaran-lembaran Gugatan Cerai Ahok yang Beredar

Pagi ini beredar lembar demi lembar surat yang diduga merupakan gugatan cerai Ahok ke Veronica Tan. Apakah benar itu surat gugatan dari Ahok? Begini penjelasan pengacara. Empat lembar halaman yang disebut sebagai surat gugatan cerai ke Ahok itu menyebar pagi ini. detikcom mengonfirmasi empat lembar halaman itu ke pengacara yang ditunjuk Ahok untuk gugatan cerai, Josefina Syukur. Josefina, yang terikat kode etik, tidak mau membenarkan atau membantah dokumen itu. “Mohon maaf, karena ini masalah pribadi, saya tidak bisa mengungkapkan apa pun yang menjadi alasan Pak Ahok mengajukan gugatan. Sebagai informasi saja, gugatan yang kami sampaikan dan terdaftar di pengadilan berjumlah 7 halaman. Terima kasih,” kata Josefina melalui pesan singkat, Selasa (9/1/2018). Dalam lembar-lembar yang jadi viral di media sosial itu, disebutkan mengenai alasan Ahok mengajukan gugatan cerai. Dokumen itu, jika memang benar dokumen gugatan dari Ahok, membenarkan isu mengenai adanya orang ketiga. Ahok dan Vero menikah pada 1997. Ahok melalui pengacaranya mengajukan gugatan cerai pada Jumat pekan lalu di Pengadilan Negeri Jakarta Utara.

Pagi ini beredar lembar demi lembar surat yang diduga merupakan gugatan cerai Ahok ke Veronica Tan. Apakah benar itu surat gugatan dari Ahok? Begini penjelasan pengacara. Empat lembar halaman yang disebut sebagai surat gugatan cerai ke Ahok itu menyebar pagi ini. detikcom mengonfirmasi empat lembar halaman itu ke pengacara yang ditunjuk Ahok untuk gugatan cerai, Josefina Syukur. Josefina, yang terikat kode etik, tidak mau membenarkan atau membantah dokumen itu. “Mohon maaf, karena ini masalah pribadi, saya tidak bisa mengungkapkan apa pun yang menjadi alasan Pak Ahok mengajukan gugatan. Sebagai informasi saja, gugatan yang kami sampaikan dan terdaftar di pengadilan berjumlah 7 halaman. Terima kasih,” kata Josefina melalui pesan singkat, Selasa (9/1/2018). Dalam lembar-lembar yang jadi viral di media sosial itu, disebutkan mengenai alasan Ahok mengajukan gugatan cerai. Dokumen itu, jika memang benar dokumen gugatan dari Ahok, membenarkan isu mengenai adanya orang ketiga. Ahok dan Vero menikah pada 1997. Ahok melalui pengacaranya mengajukan gugatan cerai pada Jumat pekan lalu di Pengadilan Negeri Jakarta Utara.

Gugatan cerai mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) kepada istrinya, Veronica Tan, yang dilayangkan akhir pekan lalu mengejutkan publik. Bagi sebagian orang, kabar tersebut bagaikan petir di siang bolong. Hubungan Ahok dan Vero selama ini dikenal harmonis dan terkesan romantis. Namun, mahligai rumah tangga Ahok dan Vero yang terbina selama 20 tahun itu digoncang prahara. Ahok mengajukan surat gugatan cerai Vero menjelang akhir penutupan kantor Pengadilan Negeri Jakarta Utara pada pukul 14.30 WIB. “Masuk di hari Jumat, masuk jam 14.30 WIB. Itu dia masukin gugatannya jelang tutup kantor,” kata panitera muda perdata PN Jakut, Tarmuzi, kepada wartawan di kantornya, Senin (8/1). Tarmuzi enggan membeberkan ke publik mengenai materi gugatan cerai yang diajukan Ahok. “Jangan. Pokoknya sudah gugat cerai,” sebut Tarmuzi. Dalam kesempatan terpisah, kuasa hukum Ahok mengatakan gugatan cerai tersebut untuk meminta hak asuh anak. Ahok diketahui memiliki tiga anak buah perkawinan dengan Vero. Materi gugatan yang diajukan Ahok kepada Vero diketahui hanya dua yaitu cerai dan hak asuh anak. “Kalau yang pertama (Nicholas Sean) kan sudah besar. Bisa dia yang menentukan sendiri. Kalau yang kedua dan ketiga, iya. Sudah pastilah namanya seorang bapak,” kata Josefina Agatha Syukur di PN Jakarta Utara, Jalan Gajah Mada, Jakarta Pusat. Langkah Ahok menggugat cerai Vero membuat gempar masyarakat. Akun Instagram milik anak Ahok, Nicholas Sean dan adik Ahok, Fifi Lety Indra, dibanjiri pertanyaan seputar kabar yang sangat mengejutkan itu. Adik Ahok, Fifi, enggan menjelaskan penyebab Ahok melayangkan gugatan cerainya. Dia hanya mengatakan hal tersebut bersifat sangat pribadi. “Mohon maaf Ini sangat pribadi Mohon Doa semua ya Gbu all trims ksh atas Doa dan perhatiannya,” tulis Fifi di akun Instagramnya. Warga netizen juga memberikan petisi secara online agar Ahok mencabut gugatannya. Hingga tadi malam terdapat hampir 4.000 netizen yang menanda tangani petisi tersebut. [Gambas:Video 20detik]

Prahara menerpa bahtera rumah tangga mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dengan istrinya Veronica Tan. Ahok resmi menggugat cerai Vero. Namun, pintu mediasi masih terbuka lebar. Ahok dan Veronica Tan menikah pada 6 September 1997. Keduanya dikaruniai tiga anak, yaitu Nicholas Sean Purnama, Nathania Purnama, dan Daud Albeener Purnama. Di pernikahan yang memasuki usia 20 tahun ini, Ahok mengajukan surat gugatan cerai kepada Vero di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, pada Jumat 5 Januari 2018 pukul 14.30 WIB. Materi gugatan tersebut berisi dua hal yaitu cerai dan hak asuh anak. Majelis hakim untuk sidang perdana segera ditetapkan. Pejabat humas PN Jakut, Jootje Sampelang, meyampaikan persidangan nanti akan dilakukan secara tertutup. Majelis hakim juga akan mengupayakan mediasi. “Iya memang (sidang) tertutup karena hal menyangkut pribadi. Namun pada saat majelis menetapkan persidangan itu setelah persidangan pertama harus ditempuh dulu upaya mediasi dan mediator,” ujar Jootje Sampaleng, di kantornya, Jl Gajah Mada, Jakarta Pusat, Senin 8 Januari 2018. Pada proses mediasi, Ahok-Vero akan didampingi seorang mediator yang ditetapkan ketua pengadilan. Mediator ini bisa dari luar atau internal pengadilan tapi harus mengantongi sertifikat. Jootje mengimbau agar Ahok dan Veronica menggunakan kesempatan mediasi itu untuk berdamai. Menurutnya, perdamaian tersebut akan bergantung dari mediator masing-masing pihak. “Tergantung mediatornya. Kalau bisa damai dia akan usahakan karena damai itu indah. Jadi tergantung mediatornya nanti, kita lihat kemauan mereka apa. Mungkin kedua belah pihak sudah punya mediator sendiri,” jelas Jootje. Persekutuan Gereja-Gereja Indonesia (PGI) juga ikut berkomentar soal Ahok yang menggugat cerai istrinya. Menurut Sekretaris Umum PGI Pendeta Gomar Gultom, dalam iman Kristen tidak diperkenankan adanya perceraian. “Hukum yang terutama dalam kekristenan adalah kasih. Dengan mengedepankan kasih, segala pertikaian dan ketidakharmonisan dalam hubungan suami isteri dapat diselesaikan. Dengan kasih, hati yang terasing dan terpecah dapat digenggam sehingga utuh kembali,” ujarnya saat dihubungi detikcom. Akankah Ahok dan Vero berdamai? [Gambas:Video 20detik]

JAKARTA – Surat gugatan cerai Ahok terhadap istrinya, Veronica Tan, beredar luas di kalangan wartawan melalui media sosial (medsos) sejak Minggu (7/1). Dalam surat tersebut tertulis Ir Basuki Tjahaja Purnama MM alias Ahok, bertempat tinggal di Jalan Pantai Mutiara Blok J No 39, Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, yang saat ini menjalani penahanan di Rumah Tahanan (Rutan) Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, mengajukan gugatan perceraian dan hak asuh anak terhadap Veronica Tan. Pada surat bernomor 005/FLI/B001/F050118 itu tertulis, nama Fifi Lety Indra SH LLM dan Josefina Agatha Syukur SH MH. Keduanya merupakan advokat dan konsultan hukum dari Law Firm Fifi Lety Indra dan Partners yang berkantor di Jalan Bendungan Hilir IV No 15, Jakarta Pusat 10210. Mereka mendapat Surat Kuasa Khusus pada 4 Januari 2018 dan bertindak sebagai kuasa hukum dari Basuki Tjahaja Purnama, untuk mengajukan surat gugatan perceraian kepada Veronica Tan ke Kantor Pengadilan Negeri Jakarta Utara (PN Jakut). Salah seorang staf mantan Gubernur Ahok, Frans Oland Simorangkir saat dikonfirmasi INDOPOS (Jawa Pos Group), pada Minggu, (7/1) malam mengenai surat ini mengaku sudah tahu. Dirinya juga mendapat foto lembaran surat tersebut. Menurut dia, yang menyebarkan surat tersebut pertama kali bernama Joko. “Ya saya juga tahu surat itu. Penyebarnya Joko, mantan wartawan,” ujar Frans, tadi malam. Sayangnya, Frans juga belum tahu secara pasti mengenai kebenaran isi surat tersebut. Karena ia sudah tidak lagi menjadi staf Ahok. “Saya belum tahu mengenai kebenaran suratnya. Ini saya juga masih tanya-tanya,” ucap Frans. Sementara itu, Joko, penyebar surat tersebut saat dihubungi INDOPOS mengaku mendapatkan surat pertama kali dari salah seorang panitera di PN Jakarta Utara. “Suratnya rangkap tiga, tapi saya hanya dapat lembar yang kedua. Itu yang difoto lembar kedua. Untuk lembar satu dan lembar tiga saya tidak punya,” kilahnya. INDOPOS juga mencoba menghubungi juru bicara keluarga Ahok, Sakti Soa. Namun, sejauh ini belum bersedia merespon telepon dan SMS untuk permintaan konfirmasi. Sumber: jpnn.com (Grup Radar Tasikmalaya) Menyukai ini: Suka Memuat… Terkait

Related Posts

Comments are closed.