Panel Terbakar, Asap Muncul di Apartemen Bassura City

Panel Terbakar, Asap Muncul di Apartemen Bassura City

Baca juga : 530485 pabrik kerupuk terbesar di depok ludes terbakar

VIVAnews – Pabrik Ikan Sari yang merupakan salah satu produsen kerupuk terbesar di Kota Depok ludes terbakar, Rabu 20 Agustus 2014 dini hari. Saat peristiwa terjadi, warga dan karyawan mengaku sempat mendengar bunyi ledakan hebat. Berdasarkan data yang dihimpun, pabrik itu berada di RT01/11 Kelurahan Pancoranmas, Kecamatan Pancoranmas. Diduga, penyebab utama kebakaran berasal dari cerobong asap penggorengan kerupuk. Begitu ada percikan api, seketika itu pula gas elpiji yang berada di dalam pabrik langsung meledak dan membakar pabrik berikut isi-isinya. “Awalnya api tidak terlalu besar. Tapi karena ada beberapa kali ledakan gas elipiji terbakar, api pun langsung besar dan merambat kebagian bangunan pabrik,” ujar Karyawan Pabrik Ikan Sari, Nana Supriatna. Nana mengatakan, saat itu seluruh pekerja pabrik berhenti beroperasi. Sejam setelah itu, salah seorang warga RT01, berteriak panik karena adanya percikan api di salah satu cerobong asap penggorengan kerupuk. “Karena lokasi tempat tinggal semua pekerja berada di dekat pabrik, kami langsung berusaha memadamkan. Cuma enggak sempat karena begitu kami lihat ke pabrik, ada ledakan tabung gas,” jelas Nana. Tak lama setelah si jago merah melahap habis bangunan, tim dari Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Depok datang ke lokasi kebakaran dengan mengerahkan sepuluh mobil pemadam. Api pun akhirnya baru bisa dipadamkan dua jam kemudian. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam perisitwa tersebut. Namun, kerugian ditaksir mencapai ratusan juta Rupiah. Guna penyelidikan lebih lanjut, polisi pun telah mengumpulkan keterangan sejumlah saksi dan olah TKP di lokasi kejadian. Kasusnya kini ditangani Polsek Pancoran Mas, Depok. (adi)


Baca juga :

Agen Bola Terpercaya yang membantu menyediakan jasa pembuatan account bagi anda yang ingin bermain di Agen Taruhan Bola Sbobet, Ibcbet, Ion Casino dan Nomor Togel Singapura Online dengan Minimal pembukaan account cukup dengan 25.000 IDR dan Minimal Top UP + Withdraw hanya 10.000 IDR. Didukung Customer Service professional yang selalu online 24jam dengan pelayanan cepat,mudah,nyaman dan terbaik untuk anda. Nikmati banyak bonus menarik dan raih keberuntungan dengan bergabung. Dengan Kepercayaan yang diberikan para member kepada Agentaruhan.net , Kini Agentaruhan.net telah menjadi Agen Bola Terpercaya yang terbaik di Indonesia. Beragam jenis permainan Judi Online seperti Sportsbook yang terdiri dari SBOBET, IBCBET, dll. Casino Online seperti 338A Live Casino, SGD777, dll. Tangkas Online seperti Bola Tangkas 2, Tangkas 777, dll. Togel Online seperti TogelTOTO dan LiveTogel. Segera Bergabung bersama Agentaruhan.net untuk memulai permainan judi online terbaik sepanjang masa. Agen judi bola online Resmi yang ditunjuk oleh perusahaan betting di Asia Tenggara untuk melayani pembukaan account permainan judi bola online betting bagi anda. Sbo303 akan beri services berkualitas bagi setiap member judi bola online / Agen SBOBET CASINO kami sehingga membantu anda yang kesulitan bermain judi bola online maupun judi SBOBET Casino di Indonesia. Kami tidak ingin anda kecewa saat bermain judi bola online di situs agen bola kami. Selain judi bola, SBO303 handle permainan judi SBOBET CASINO. Fokus kami anda mengalami kesuksesan dan kebebasan finansial. agen bola online yang menyediakan beraneka macam permainan judi seperti taruhan bola, casino, bola tangkas, togel dan poker online. Untuk permainan taruhan bola, Paketbola.com sendiri menjadi situs terbaik karena didukung seperti Sbobet, Ibcbet serta 368Bet. Pada permainan casino online kami menawarkan 3 game terpopuler yakni Sbobet Casino, Ion Casino dan GD88, sedangkan untuk bola tangkas kami memberikan 3 Pilihan game yaitu Neo Tangkas, Tangkas777 & Klub Tangkas.


Baca juga :

Pemerintah Indonesia harus mengakhiri hukum cambuk sebagai sebuah bentuk penghukuman dan mencabut atau merevisi ketentuan-ketentuan di dalam Qanun Jinayat (Hukum Pidana Islam di Aceh) yang menyediakan pelanggaran-pelanggaran hukum internasional dan hukum pidana nasional. Hukum cambuk telah digunakan sebagai penghukuman sebagai bagian dari serangkaian ‘tindak pidana’, termasuk menjual minuman beralkohol (khamar), hubungan seksual konsensual di luar ikatan perkawinan (zina), dan berduaan di dalam suatu tempat tertutup bersama orang lain yang berbeda kelamin di luar ikatan perkawinan (khalwat).

seperti di kutip dari https://sdltpeduli.blogspot.com

Dalam aturan tersebut Ada 10 tindak pidana utama (jarimah) yang diatur dalam qanun ini dan yang mencakup 46 jenis tindak pidana baru yang memberikan ancaman pidana cambuk bagi pelakunya.Qanun (setara Peraturan Daerah) ini mengatur perilaku tindak pidana kesusilaan yang sesuai dengan syariat Islam di Aceh. Qanun ini merupakan konsolidasi dari 3 Qanun sebelumnya yang disahkan di di Aceh tahun 2012 dengan penambahan-penambahan yang lebih banyak tindak pidana. Rumusan pidana dalam Qanun ini menduplikasi pegaturan pidana di KUHP dan UU lainnya Indonesia. Ini menimbulkan dualisme penegakan hukum pidana di NAD, Khususnya untuk pasal-pasal kesusilaan yang telah di atur dalam KUHP.

seperti di kutip dari https://sdltpeduli.blogspot.com

Qanun Jinayat juga melegitimasi penggunaan hukuman badan/tubuh (Corporal Punishmen) di Indonesia, yakni cambuk. Padahal sistem pemidanaan di Indonesia secara tegas melarang penggunaan hukuman cambuk. Penggunaan hukuman cambuk ini juga masuk dalam kategori penyiksaan, hukuman kejam tidak manusiawi dan merendahkan martabat. Hukum cambuk dan bentuk lain penghukuman yang kejam melanggar larangan hukum internasional tentang penyiksaan, dan perlakuan kejam, tidak manusiawi, atau tidak bermartabat lainnya yang tersedia di dalam Kovenan Internasional Hak-Hak Sipil dan Politik (ICCPR) dan Konvensi Internasional Melawan Penyiksaan dan Perlakuan atau Penghukuman yang Kejam, Tidak Manusiawi, atau Merendahkan Martabat (CAT), yang mana Indonesia merupakan Negara Pihaknya. Pada 2013, Komite HAM PBB yang memonitor kepatuhan negara-negara terhadap kewajiban mereka di bawah ICCPR, menyerukan Indonesia untuk mencabut ketentuan-ketentuan yang mengesahkan penggunaan penghukuman yang kejam di produk-produk hukum lokal di Aceh. Pada 2008 Komite Anti Penyiksaan PBB juga menyerukan kepada Indonesia untuk mengevaluasi semua produk hukum nasional dan lokal yang mengesahkan penggunaan penghukuman yang kejam sebagai bentuk pemidanaan, dengan pandangan untuk menghapuskan segera bentuk-bentuk penghukuman semacam itu.

seperti di kutip dari https://sdltpeduli.blogspot.com

Data Badan Perlindungan Perempuan dan Anak Aceh menyatakan bahwa pada tahun 2013, jumlah kasus yang tercatat sebanyak 428 kasus, Tahun 2014 sebanyak 515 kasus dan tahun 2015 sebanyak 548 kasus. Pada 2015, paling tidak 108 orang dieksekusi hukum cambuk. Hukum cambuk ini secara rutin dilakukan di ruang-ruang publik untuk menarik perhatian banyak orang di mana mereka bisa mengambil foto dan video yang bisa menambah malu dan penderitaan jangka panjang bagi mereka yang dihukum oleh penghukuman yang kejam, menyakitkan, dan merendahkan martabat semacam ini.

seperti di kutip dari https://sdltpeduli.blogspot.com

Sebelumnya, Hukuman cambuk 100 cambukan yang di berikan kepada tindak pidana zina yakni kepada dua orang warga Kampung Burlah. Mereka Di Eksekusi cambuk Tugu kota Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues pada Tanggal 2 september 2016 masing-masing dicambuk 100 kali. Jugakepada warga Kampung Burlah dan warga Kampung Kemili, Kecamatan Bebesen, mereka terkena eksekusi 100 kali di halaman Gedung Olah Seni (GOS), Kota Takengon pada tanggal 26 Mei 2016. Hukuman cambuk diatas termasuk hukuman paling tinggi selama sejarah penerapan hukuman cambuk di Aceh

seperti di kutip dari https://sdltpeduli.blogspot.com

Hukuman cambuk juga telah menimbulkan luka fisik dan psikis, umumnya terpidana perempuan mengalami kesakitan dan pingsan saat di cambuk. Contohnya dalam kasus Sa. Sa merupakan salah satu dari terpidana ikhtilat atau bermesra-mesraan dalam Qanun Jinayat, ia dicambuk sebanyak 20 kali. Dalam eksekusi cambuk pada 1 Agustus 2016 di Masjid Al Furqan, Gampong Beurawe, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh ia terluka saat dikenai hukuman cambuk. Prosesi cambuk terhadapnya bahkan dihentikan sementara untuk pemeriksaan medis. Namun ia kembali mendapat cambukan sesuai putusan.

seperti di kutip dari https://sdltpeduli.blogspot.com

Praktek pemberian hukuman cambuk juga dilakukan kepada warga Aceh yang bukan beragama muslim yakni seorang perempuan bernama Remita Sinaga ia dipidana cambuk pada Tanggal 12 April 2016 di halaman Gedung Olah Seni (GOS) Kota Takengon, Kabupaten Aceh Tengah. Perempuan tersebut dieksekusi hukum cambuk 28 kali karena menjual alkohol, tersebut merupakan warga non-Muslim pertama yang dihukum cambuk di bawah hukum Syariah, yang sebelum Oktober 2015 hanya diterapkan kepada orang-orang Muslim di propinsi Aceh.

seperti di kutip dari https://sdltpeduli.blogspot.com

ICJR Meminta Pemerintah Indonesia untuk menghapuskan segala bentuk corporal punishment dalam peraturan perundang-undangannya dalam hal ini menghapuskan hukuman cambuk. Meminta Pemerintah Indonesia untuk mengambil langkah-langkah evaluasi terhadap Qanun Jinayat yang secara faktual telah mengakibatkan adanya praktik penyiksaan, perbuatan sewenang-wenang dan tidak manusiawi. Meminta Pemerintah pusat khususnya Presiden, Kementerian Dalam Negeri, dan Mahkamah Agung untuk melakukan peninjauan kembali terhadap Qanun Jinayat secara keseluruhan. (rilis)

“Kita tegaskan kalau pun aroma dan suasana memasuki Pileg dan Pilpres, Pilkada ini adalah memlih kepala daerah. Mari tingkat partisipasi masyarakat. Ukuran sukses dan tidaknya pilkada serentak berjalan dengan baik, kedua mari lawan politik uang, jangan sampai dilakukan para pelaku pengambil kebijakan, tim sukses maupun calon pilkada. Politik uang adalah racun demokarasi yang harus kita lawan, yang ketiga mengharapkan kepada seluruh calon peserta pilkada untuk kampanye dengan tertib dan sejuk menggerakan masyarakat pemilih, mari adu konsep, adu gagasan, adu ide untuk membangun daerah yang akan dipilihnya,” sambungnya.

Ilustrasi kebakaran (Foto: thinkstock) Kebakaran melanda apartemen Cityloft yang berada di komplek mal Citywalk Sudirman, Jalan Mas Mansyur, Jakarta Pusat. Api muncul dari ruangan panel listrik yang berada di lantai 9 gedung tersebut. “Laporan masuk pukul 15.20 WIB,” ujar petugas Sudin Damkar Jakarta Pusat, Abdullah, saat dikonfirmasi, Kamis (6/4). Abdullah menduga kebakaran terjadi karena korsleting listrik. 21 mobil damkar dikerahkan untuk memadamkan api. “Sekarang api sudah bisa dikuasai, tinggal asapnya yang masih tebal,” ujarnya. Para penghuni apartemen berhamburan keluar gedung dengan menggunakan tangga darurat. Mereka ada yang naik ke atas, ada juga yang langsung turun ke bawah. “Sekarang sedang disusuri apakah masih ada orang yang terjebak di lantai 9,” kata Abdullah. Sejauh ini tidak ada korban jiwa dalam kebakaran di gedung 31 lantai itu. Kebakaran ini tidak merembet di ruangan lain.

Related Posts

Comments are closed.