Panca Budi Idaman jadi Emiten ke-33

Panca Budi Idaman jadi Emiten ke-33

Jakarta: PT Panca Budi Idaman akan merealisasikan pencatatan saham perdana atau Initial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada pagi ini. Dengan begitu perseroan resmi menjadi emiten ke-33 di 2017, atau ke-566 yang sudah mencatatkan saham di bursa.

Langkah IPO perseroan di pasar modal dengan melepas saham sebanyak-banyaknya 375 juta saham. Nilai nominal saham yang dipatok dengan harga Rp100 per saham, sedangkan harga penawaran resmi IPO yang dilepas ke publik sebesar Rp850 per saham.

Proses IPO perseroan direalisasikan di Gedung BEI, Jakarta, Rabu, 13 Desember 2017, bertepatan dengan pembukaan perdagangan saham di pasar modal Indonesia. Dengan begitu perusahaan akan mendapatkan kode ticker saham PBID.

Perusahaan akan meraup dana segar lebih dari Rp318,75 miliar dari proses hajatan IPO tersebut. Perusahaan sudah menunjuk PT Bahana Sekuritas, PT BCA Sekuritas dan PT CIMB Sekuritas Indoneia selaku penjamin pelaksana emisi efek ( underwriter ).

Catatan Medcom.id, dana segar dari hasil IPO setelah dikurangi biaya emisi, sebesar 70 persen akan digunakan perusahana untuk ekspansi usaha yangmeliputi penambahan mesin, penambahan pabrik, dan sebagainya, dan sebanyak 30 persen untuk modal kerja perusahaan dan entitas anak.

Ruang gerak bisnis dan usaha Panca Budi Idaman berada di bidang industri plastik terpada. Kegiatan usaha yang dijalankan, yakni memproduksi dan mendistribusi produk kantong plastik dan produk lainnya.

Sebelum penawaran uUmum perdana, saham Panca Budi Idaman dimiliki oleh PT Alphen Internasional Corporindo sebesar 93,33 persen dan sebesar 6,67 persen dimiliki oleh Djonny Taslim.

seperti di kutip dari http://ekonomi.metrotvnews.com

Related Posts

Comments are closed.