OSO Sebut Sudah Banyak Kader Hanura Kubu Ambhara yang Taubat

OSO Sebut Sudah Banyak Kader Hanura Kubu Ambhara yang Taubat

Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang (OSO) mengatakan sudah banyak kader Hanura Kubu ‘Ambhara’ yang ‘bertaubat’. Dia menyebut sudah ada beberapa kader yang kembali ke ‘Manhattan’. “Saya sudah pecat mereka yang tidak mendengar. Ya kalau mendengar sudah saya maafkan. Tapi kalau nggak benar ya saya pecat. Banyak yang saya maafkan. Pada kembali,” kata OSO di Hotel Manhattan, Setiabudi, Jakarta, Minggu (21/1/2018). Dia mengatakan beberapa kader yang kembali yakni dari DPD Sulawesi Barat, Sumatera, hingga Sulawesi Tenggara. Alasannya, lanjut OSO, kader tersebut tidak ingin menghambat proses verifikasi partai politik. “Tadi Anda lihat sendiri Sulawesi Barat, Sumatera, Sulteng. Terus berdatangan. Karena apa? Karena mereka khawatir kalau ikut mereka justru yang mereka yang menghambat verifikasi,” ucapnya. Sebelumnya, OSO mengingatkan para pendiri dan kader untuk segera kembali. Dia menilai kader yang ikut munas kubu Ambhara karena ketidaktahuan. “Saya tahu bahwa sebagian kecil saudara yang hidup mendukung munas ilegal karena ketidaktauannya saya masih beri kesempatan kembali segera dalam rangka menyelamatkan partai ini termasuk para pendiri yang sudah berdarah-darah,” ujarnya. Dalam hal ini, OSO juga mengklaim sudah didukung oleh para pendiri dan pengurus Hanura. Dia menjelaskan pengurus daerah Hanura juga sudah menandatangani pakta integritas untuk mematuhi AD/ART mendukung Hanura Kubu OSO. “Sudah mendengar semuanya ini yang di depan ketua DPD se-lndonesia hadir. Bahkan yang sudah tanda tangan pakta integritas bahwa mereka adalah kader yang patuh,” ujarnya. “Kita juga didukung oleh sebagian besar para pendiri partai ini, didirikan oleh 114 pendiri dan lebih 50 persen bergabung pada kita. Jumlah pendiri 114 diwakili tokoh yang hadir kurang lebih 64 orang,” sambungnya.

Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang (OSO) mengatakan sudah banyak kader Hanura Kubu ‘Ambhara’ yang ‘bertaubat’. Dia menyebut sudah ada beberapa kader yang kembali ke ‘Manhattan’. “Saya sudah pecat mereka yang tidak mendengar. Ya kalau mendengar sudah saya maafkan. Tapi kalau nggak benar ya saya pecat. Banyak yang saya maafkan. Pada kembali,” kata OSO di Hotel Manhattan, Setiabudi, Jakarta, Minggu (21/1/2018). Dia mengatakan beberapa kader yang kembali yakni dari DPD Sulawesi Barat, Sumatera, hingga Sulawesi Tenggara. Alasannya, lanjut OSO, kader tersebut tidak ingin menghambat proses verifikasi partai politik. “Tadi Anda lihat sendiri Sulawesi Barat, Sumatera, Sulteng. Terus berdatangan. Karena apa? Karena mereka khawatir kalau ikut mereka justru yang mereka yang menghambat verifikasi,” ucapnya. Sebelumnya, OSO mengingatkan para pendiri dan kader untuk segera kembali. Dia menilai kader yang ikut munas kubu Ambhara karena ketidaktahuan. “Saya tahu bahwa sebagian kecil saudara yang hidup mendukung munas ilegal karena ketidaktauannya saya masih beri kesempatan kembali segera dalam rangka menyelamatkan partai ini termasuk para pendiri yang sudah berdarah-darah,” ujarnya. Dalam hal ini, OSO juga mengklaim sudah didukung oleh para pendiri dan pengurus Hanura. Dia menjelaskan pengurus daerah Hanura juga sudah menandatangani pakta integritas untuk mematuhi AD/ART mendukung Hanura Kubu OSO. “Sudah mendengar semuanya ini yang di depan ketua DPD se-lndonesia hadir. Bahkan yang sudah tanda tangan pakta integritas bahwa mereka adalah kader yang patuh,” ujarnya. “Kita juga didukung oleh sebagian besar para pendiri partai ini, didirikan oleh 114 pendiri dan lebih 50 persen bergabung pada kita. Jumlah pendiri 114 diwakili tokoh yang hadir kurang lebih 64 orang,” sambungnya.

Hanura kubu ‘Ambhara’ memberhentikan keanggotaan Oesman Sapta Odang (OSO) dari Partai Hanura dengan tidak hormat. Pemberhentian ini berkait dengan dugaan penyelewengan dana Partai Hanura senilai Rp 200 M oleh OSO. “Kami DPP Pantai Hanura di bawah kepemimpinan Daryatmo dan Syarifuddin Sudding sebagai ketua umum dan sekjen akan memberhentikan secara tidak hormat kepada Oesman Sapta, karena fakta telah mengatakan terindikasi kuat Oesman Sapta melakukan pelanggaran keuangan partai menggunakan kekuasaannya sebagai ketua umum untuk menarik uang dari berbagai pihak untuk dimasukkan kepada rekening pribadinya kepada rekening Oso sekuritas,” ujar Wakil Ketua DPP Partai Hanura, Sudewo di Hotel Sultan, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Minggu (21/1/2018). Sadewa menilai sikap OSO sebagai Ketua Umum yang melakukan penggelapan dana senilai Rp 200 M bertentangan dengan anggaran dasar rumah tangga merupakan pelanggaran berat. Apalagi, tindakan penggelapan dana itu murni atas tindakan OSO tanpa adanya kontrak politik dengan Partai Hanura. “Kami tegaskan apa yang terjadi itu bukan kehendak kami dari jajaran partai itu adalah murni dilakukan oleh pak OSO melakukan penyalahgunaan wewenang sebagai Ketua Umum untuk itulah kami tegaskan bahwa dengan mosi tidak percaya itu dari propinsi kabupaten kota kami harus sikapi dengan pemberhentian OSO secara definitif, melalui munaslub menunjuk ketua umum baru dan pemberhentian secara tidak hormat dari keanggotaannya dari Partai Hanura, ujar Sudewo.

Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang (OSO) mengatakan sudah banyak kader Hanura Kubu ‘Ambhara’ yang ‘bertaubat’. Dia menyebut sudah ada beberapa kader yang kembali ke ‘Manhattan’. “Saya sudah pecat mereka yang tidak mendengar. Ya kalau mendengar sudah saya maafkan. Tapi kalau nggak benar ya saya pecat. Banyak yang saya maafkan. Pada kembali,” kata OSO di Hotel Manhattan, Setiabudi, Jakarta, Minggu (21/1/2018). Dia mengatakan beberapa kader yang kembali yakni dari DPD Sulawesi Barat, Sumatera, hingga Sulawesi Tenggara. Alasannya, lanjut OSO, kader tersebut tidak ingin menghambat proses verifikasi partai politik. “Tadi Anda lihat sendiri Sulawesi Barat, Sumatera, Sulteng. Terus berdatangan. Karena apa? Karena mereka khawatir kalau ikut mereka justru yang mereka yang menghambat verifikasi,” ucapnya. Sebelumnya, OSO mengingatkan para pendiri dan kader untuk segera kembali. Dia menilai kader yang ikut munas kubu Ambhara karena ketidaktahuan. “Saya tahu bahwa sebagian kecil saudara yang hidup mendukung munas ilegal karena ketidaktauannya saya masih beri kesempatan kembali segera dalam rangka menyelamatkan partai ini termasuk para pendiri yang sudah berdarah-darah,” ujarnya. Dalam hal ini, OSO juga mengklaim sudah didukung oleh para pendiri dan pengurus Hanura. Dia menjelaskan pengurus daerah Hanura juga sudah menandatangani pakta integritas untuk mematuhi AD/ART mendukung Hanura Kubu OSO. “Sudah mendengar semuanya ini yang di depan ketua DPD se-lndonesia hadir. Bahkan yang sudah tanda tangan pakta integritas bahwa mereka adalah kader yang patuh,” ujarnya. “Kita juga didukung oleh sebagian besar para pendiri partai ini, didirikan oleh 114 pendiri dan lebih 50 persen bergabung pada kita. Jumlah pendiri 114 diwakili tokoh yang hadir kurang lebih 64 orang,” sambungnya.

seperti di kutip dari http://rajatrepik.com

Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang (OSO) mengatakan sudah banyak kader Hanura Kubu ‘Ambhara’ yang ‘bertaubat’. Dia menyebut sudah ada beberapa kader yang kembali ke ‘Manhattan’. “Saya sudah pecat mereka yang tidak mendengar. Ya kalau mendengar sudah saya maafkan. Tapi kalau nggak benar ya saya pecat. Banyak yang saya maafkan. Pada kembali,” kata OSO di Hotel Manhattan, Setiabudi, Jakarta, Minggu (21/1/2018). Dia mengatakan beberapa kader yang kembali yakni dari DPD Sulawesi Barat, Sumatera, hingga Sulawesi Tenggara. Alasannya, lanjut OSO, kader tersebut tidak ingin menghambat proses verifikasi partai politik. “Tadi Anda lihat sendiri Sulawesi Barat, Sumatera, Sulteng. Terus berdatangan. Karena apa? Karena mereka khawatir kalau ikut mereka justru yang mereka yang menghambat verifikasi,” ucapnya. Sebelumnya, OSO mengingatkan para pendiri dan kader untuk segera kembali. Dia menilai kader yang ikut munas kubu Ambhara karena ketidaktahuan. “Saya tahu bahwa sebagian kecil saudara yang hidup mendukung munas ilegal karena ketidaktauannya saya masih beri kesempatan kembali segera dalam rangka menyelamatkan partai ini termasuk para pendiri yang sudah berdarah-darah,” ujarnya. Dalam hal ini, OSO juga mengklaim sudah didukung oleh para pendiri dan pengurus Hanura. Dia menjelaskan pengurus daerah Hanura juga sudah menandatangani pakta integritas untuk mematuhi AD/ART mendukung Hanura Kubu OSO. “Sudah mendengar semuanya ini yang di depan ketua DPD se-lndonesia hadir. Bahkan yang sudah tanda tangan pakta integritas bahwa mereka adalah kader yang patuh,” ujarnya. “Kita juga didukung oleh sebagian besar para pendiri partai ini, didirikan oleh 114 pendiri dan lebih 50 persen bergabung pada kita. Jumlah pendiri 114 diwakili tokoh yang hadir kurang lebih 64 orang,” sambungnya.

seperti di kutip dari http://rajatrepik.com

Hanura kubu ‘Manhattan’ mengingatkan kadernya yang bergabung dengan kubu Ambhara untuk kembali. Hal itu dilakukan demi memperlancar proses verifikasi partai politik. “Saudara sekalian kita sedang menghadapi verifikasi, bila mana ada verifikasi terhambat itu disebabkan oleh orang yang bikin ulah supaya partai ini tidak lolos. Itu sebabnya pasti kalau kader mengerti dan tidak dibohongi akan kembali pada pangkuan ibu peritiwi,” kata Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang (OSO) di Hotel Manhattan, Setiabudi, Jakarta, Minggu (21/1/2018). Lebih lanjut, OSO juga menyebut kader yang ikut munas kubu Ambhara karena ketidaktahuan. Oleh sebab itu, dia memberi kesempatan para pendiri maupun kader partai untuk kembali bergabung dengan kubu ‘Manhattan’. “Saya tahu bahwa sebagian kecil saudara yang hidup mendukung munas ilegal karena ketidaktahuannya saya masih beri kesempatan kembali segera dalam rangka menyelamatkan partai ini termasuk para pendiri yang sudah berdarah-darah,” ujarnya. “Jadi jangan orang baru ngaku-ngaku pendiri, inilah contoh para pendiri yang benar-benar, apa yang diinginkan mereka betul-betul menjalankan niat luhur sebagai umat hati nurani yang akan dicapai demi kepentingan bangsa negara,” lanjut OSO. OSO menyebut Hanura kubu ‘Manhattan’ didukung oleh 114 pendiri. Para pendiri, lanjutnya, mendukung Hanura kubu ‘Manhattan’ karena prihatin. “Mereka memberikan banyak masukan mereka juga adalah orang yang terhormat yang mendirikan partai ini, kedatangan mereka adalah karena prihatin dan ingin agar Hanura tetap solid,” jelasnya. [Gambas:Video 20detik]

seperti di kutip dari http://rajatrepik.com

Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang (OSO) menyebut ada pihak yang berusaha menggagalkan proses verifikasi partai politik Hanura. Fitnah terkait mahar yang menyerang kubu ‘Manhattan’ dinilai bisa menggangu proses verifikasi. “Pers Conference ini adalah untuk mengajak kita untuk memberi pengertian pada anggota yang tidak memahami dan terlena pada satu bujukan, maka fitnah-fitnah yang dilakukan untuk hancurkan Hanura,” kata OSO di Hotel Manhattan, Setiabudi, Jakarta, Minggu (21/1/2018). “Ini adalah agar ini partai tidak masuk verifikasi dan bila tidak masuk verifikasi maka orang yang bikin fitnah ini akan keluar dari partai bergabung dengan partai yang sudah disiapkan,” sambungnya. OSO menuturkan, cara tersebut bisa membahayakan Partai Hanura. Oleh sebab itu, dia berharap para kader untuk kembali. “Ini sangat bahaya, tapi kalau orang itu merasa bahwa partai ini adalah rumahnya, dia tidak akan buat hal seperti ini maka kembali lah,” ujarnya. OSO menyebut Partai Hanura kubu ‘Manhattan’ didukung oleh 114 pendiri. Para pendiri itu mendukung Hanura kubu ‘Manhattan’ karena ingin partai berwarna oranye itu tetap solid. “Mereka memberikan banyak masukan mereka juga adalah orang yang terhormat yang mendirikan partai ini, kedatangan mereka adalah karena prihatin dan ingin agar Hanura tetap solid,” jelasnya.

seperti di kutip dari http://rajatrepik.com

Jakarta – Hanura kubu ‘Manhattan’ mengingatkan kadernya yang bergabung dengan kubu Ambhara untuk kembali. Hal itu dilakukan demi memperlancar proses verifikasi partai politik. “Saudara sekalian kita sedang menghadapi verifikasi, bila mana ada verifikasi terhambat itu disebabkan oleh orang yang bikin ulah supaya partai ini tidak lolos. Itu sebabnya pasti kalau kader mengerti dan tidak dibohongi akan kembali pada pangkuan ibu peritiwi,” kata Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang (OSO) di Hotel Manhattan, Setiabudi, Jakarta, Minggu (21/1/2018). Lebih lanjut, OSO juga menyebut kader yang ikut munas kubu Ambhara karena ketidaktahuan. Oleh sebab itu, dia memberi kesempatan para pendiri maupun kader partai untuk kembali bergabung dengan kubu ‘Manhattan’. “Saya tahu bahwa sebagian kecil saudara yang hidup mendukung munas ilegal karena ketidaktahuannya saya masih beri kesempatan kembali segera dalam rangka menyelamatkan partai ini termasuk para pendiri yang sudah berdarah-darah,” ujarnya. “Jadi jangan orang baru ngaku-ngaku pendiri, inilah contoh para pendiri yang benar-benar, apa yang diinginkan mereka betul-betul menjalankan niat luhur sebagai umat hati nurani yang akan dicapai demi kepentingan bangsa negara,” lanjut OSO. OSO menyebut Hanura kubu ‘Manhattan’ didukung oleh 114 pendiri. Para pendiri, lanjutnya, mendukung Hanura kubu ‘Manhattan’ karena prihatin. “Mereka memberikan banyak masukan mereka juga adalah orang yang terhormat yang mendirikan partai ini, kedatangan mereka adalah karena prihatin dan ingin agar Hanura tetap solid,” jelasnya. [Gambas:Video 20detik] (rvk/rvk)

seperti di kutip dari http://rajatrepik.com

Di balik kesempurnaan manusia, ternyata manusia itu tempatnya salah dan dosa. Kata manusia dalam bahasa Indonesia erat kaitannya dengan kaidah lughoh arabiyyah yaitu annisiyaan artinya lupa. Karena itulah istilah manusia pelupa, suka berbuat kesalahan, khilaf dan lain sebagainya selalu melekat dalam diri kita. Saat kita tersadar bahwa kita sudah melakukan kesalahan atau kekeliruan kemudian kita kembali, itulah yang disebut dengan taubat. Banyak kesalahan-kesalahan yang sudah kita perbuat. Baik itu disengaja atau pun tidak.

seperti di kutip dari http://rajatrepik.com

Ada tiga hal yang dapat  yang menjadi sumber kesalahan atau dosa manusia. Maka Nabi SAW bersabda: ada tiga hal yang merupakan sumber dari dosa, hindarilah dan berhati-hatilah terhadap ketiganya itu. Hati-hati terhadap keangkuhan, karena keangkuhan menjadikan iblis enggan bersujud kepada Adam as. Dan hati-hatilah terhadap tamak, karena ketamakan mengantarkan Adam as memakan buah khuldi. Dan berhati-hatilah dengan rasa iri, karena kedua anak Adam (Qabil dan Habil) salah seorang membunuh saudaranya akibat dorongan iri hati.

seperti di kutip dari http://rajatrepik.com

Dari sumber kesalahan-kesalahan di atas, ternyata ada kesalahan yang kita perbuat tetapi tidak dianggap satu kesalahan oleh Allah SWT, bahkan itu dimaafkan. Yaitu  kesalahan yang kita kerjakan tetapi pada saat kita khilaf atau lupa dan kesalahan karena terpaksa dilakukan .  Ibnu Abbas ra.berkata bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda, “sesungguhnya Allah ‘Azza wajalla memaafkan kesalahan yang tanpa sengaja dan kesalahan karena lupa dari ummatku serta kesalahan yang terpaksa dilakukan. Hadits ini shahih. Diriwayatkan oleh Ibnu Mâjah (no. 2045), al-Baihaqi dalam as-Sunanul Kubra (VII/356-357), ad-Dâraquthni (III/403), al-Hâkim (II/198), Ibnu Hibbân (no. 7175 –at-Ta’lîqâtul Hisân), al-‘Uqaili dalam adh-Dhu’afâ (IV/1298)

seperti di kutip dari http://rajatrepik.com

Hukum lupa dan keliru, orang yang melakukan kesalahan karena lupa atau keliru maka dianggap tidak berdosa tetapi bukan berarti tidak ada konsekuensi hukumnya. Misalnya ketika dia berpuasa kemudian siang harinya dia lupa dan dia makan, saat dia menyadari bahwa dia sedang berpuasa, maka segera dia membuang yang masih tersisa di dalam mulutnya dan berkumur-kumur lalu melanjutkan puasanya, karena puasanya tidak batal, jika dia ragu maka dia harus mengqada puasanya dihari yang lain. Hukum bagi yang terpaksa. Orang yang terpaksa melakukan sesuatu di bawah tekanan dan pukulan dan tidak ada daya serta upaya untuk bisa menolak maka apa yang dilakukan dianggap bentuk penyelamatan diri, maka dimaafkan kesalahan tersebut.

seperti di kutip dari http://rajatrepik.com

Dengan keyakinan bahwa negara pasti akan memperhatikan dan berupaya sekuat daya upaya untuk mengembalikan harkat martabat Indonesia di kancah literasi, tanpa maksud hendak membandingkan namun dengan semangat untuk belajar mencari tahu ada baiknya kita melongok ke urutan pertama dari 61 negara yang mengikuti survey tersebut yaitu Finlandia sebagaimana yang dikutip dari laman jawapos.com . Berbagai opini berkembang mengenai hal apa yang melatar belakangi budaya literasi di negara Eropa utara tersebut.

Jakarta – Hanura kubu ‘Manhattan’ mengingatkan kadernya yang bergabung dengan kubu Ambhara untuk kembali. Hal itu dilakukan demi memperlancar proses verifikasi partai politik. “Saudara sekalian kita sedang menghadapi verifikasi, bila mana ada verifikasi terhambat itu disebabkan oleh orang yang bikin ulah supaya partai ini tidak lolos. Itu sebabnya pasti kalau kader mengerti dan tidak dibohongi akan kembali pada pangkuan ibu peritiwi,” kata Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang (OSO) di Hotel Manhattan, Setiabudi, Jakarta, Minggu (21/1/2018). Lebih lanjut, OSO juga menyebut kader yang ikut munas kubu Ambhara karena ketidaktahuan. Oleh sebab itu, dia memberi kesempatan para pendiri maupun kader partai untuk kembali bergabung dengan kubu ‘Manhattan’. “Saya tahu bahwa sebagian kecil saudara yang hidup mendukung munas ilegal karena ketidaktahuannya saya masih beri kesempatan kembali segera dalam rangka menyelamatkan partai ini termasuk para pendiri yang sudah berdarah-darah,” ujarnya. “Jadi jangan orang baru ngaku-ngaku pendiri, inilah contoh para pendiri yang benar-benar, apa yang diinginkan mereka betul-betul menjalankan niat luhur sebagai umat hati nurani yang akan dicapai demi kepentingan bangsa negara,” lanjut OSO. OSO menyebut Hanura kubu ‘Manhattan’ didukung oleh 114 pendiri. Para pendiri, lanjutnya, mendukung Hanura kubu ‘Manhattan’ karena prihatin. “Mereka memberikan banyak masukan mereka juga adalah orang yang terhormat yang mendirikan partai ini, kedatangan mereka adalah karena prihatin dan ingin agar Hanura tetap solid,” jelasnya. [Gambas:Video 20detik] (rvk/rvk)

Partai Hanura Kubu ‘Manhattan’ mengaku mendapat dukungan dari Kementerian Hukum dan HAM terkait SK Kepengurusan. Ketua Umum Hanura Oesman Sapta Odang (OSO) mengaku Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly percaya dengan Kubu ‘Manhattan’. “Pak Yasonna itu hanya percaya dengan partai kita,” kata OSO di di Hotel Manhattan, Setiabudi, Jakarta, Minggu (21/1/2018). Partai Hanura ‘Manhattan’ sebelumnya menyatakan surat kepengurusan partainyalah yang dinilai sah oleh Kementerian Hukum dan HAM. Oleh sebab itu, pihaknya mengaku tak khawatir dengan manuver kubu Ambhara. Baca Juga: OSO: Mahar Politik Sah, Tapi Harus Masuk ke Partai “Nggak (khawatir), dong. Itu kan sudah lahir SK-nya,” ujar Sekjen Hanura ‘Manhattan’ Herry L Siregar di Hotel Manhattan, Jumat (19/1) lalu. Hari ini, Kubu ‘Manhanttan’ juga mengklaim sudah mendapat dukungan dari sejumlah pengurus dan partai. Ada 114 pendiri yang mendukung dan 17 diantara telah tercatat dalam pakta integritas untuk mendukung kubu ‘OSO’. Iing Solihin, salah satu perwakilan pendiri Partai yang dihadirkan kubu ‘Manhattan’ menegaskan, tidak ada nama Syarifuddin Sudding dalam pendiri maupun pengurus partai Hanura. Jika ada yang mengatakan Sudding sebagai pendiri, kata Iing, itu ada bohong. Baca Juga: OSO Sebut Ada Pihak yang Siapkan Partai Jika Hanura Gagal Verifikasi “Tadi ketua umum sudah bacakan ada 114 pendiri. Dari 114 pendiri itu tidak ada nama Syarifuddin Sudding, kalau dia ngaku sebagai pendiri itu bohong,” ujar Iing. Berikut nama-nama pendiri Hanura versi Kubu ‘Manhattan’: 1. Tuan Jenderal Purn Haji Wiranto 2. Tuan Haji Yusuf Yusman 3. Tuan Dokter Fuad Bawazil 4. Alm Hj. Tuti Alawiyah 5. Marsekal Madya (Purn) Budi Santoso 6. Mayor Jenderal (Purn) Alm Aspar Aswin 7. Laksamana TNI (Purn) Bernard Kemsondakh 8. Letjen (Purn) TNI Fachrul Rozi 9. Tuan Yusuf Martab. 10. Jenderal TNI (Purn) Subagyo HS 11. Tuan Sumarjo 12. Jenderal Polisi (Purn) Khairudin Ismail 13. Tuan IR Samuel Kotto 14. Tuan Li Solihin Nurdiana 15. Dr Teguh Samudra 16. Dr Ketut Astuka 17. Letnan Jenderal (Purn) Suar Marsadi

Related Posts

Comments are closed.