Momen Anies Dibopong hingga Diberi Kapak Rescue di HUT Damkar

Momen Anies Dibopong hingga Diberi Kapak Rescue di HUT Damkar

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjadi inspektur upacara dalam HUT ke-99 Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI Jakarta. Di acara tersebut Anies disambut meriah. Acara digelar di kantor Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI Jakarta, Jl KH Zainul Arifin No 71 Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (1/3/2018). Usai upacara, Anies berkesempatan memotong nasi tumpeng yang disediakan. Anies memberikan satu piring nasi tumpeng kepada Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI Jakarta Subejo. Setelah itu petugas Damkar unjuk kebolehan dengan memperlihatkan atraksi saat proses penyelematan korban kebakaran. Para petugas mulai unjuk kebolehan dengan senam perahu karet, aksi penyelamatan korban kecelakaan kendaraan, sampai penyelamatan korban kebakaran yang terjadi di dalam gedung. Pada saat aksi penyelematan korban kebakaran pada gedung bertingkat, empat petugas Damkar menuruni gedung menggunakan tali. Setelahnya, empat petugas tersebut menyerahkan fire jacket dan kampak rescue. “Itu kapak multifungsi mas, bisa buat nyongkel, dongkrak, macam-macam,” kata salah satu petugas damkar. Setelah itu puluhan petugas Damkar menyanyikan yel-yel di hadapan Anies. Anies yang semula duduk di bangku tamu bergerak maju mendatangi para petugas damkar. “Terima kasih, terima kasih Pak Gubernur,” seru para petugas Damkar. Anies yang berada di tengah-tengah kerumunan petugas damkar kemudian diangkat. Anies dibopong kembali menuju bangku tamu.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berharap petugas pemadam kebakaran bisa maksimal dalam membantu pengamanan ajang Asian Games 2018. Dia ingin Jakarta menjadi penyelenggara event internasional terbaik. “Seperti digariskan bahwa Saudara ikut memastikan event internasional yang akan terjadi di Ibu Kota kita yang akan jadi fokus perhatian dunia benar-benar bisa diamankan dan Saudara berada di garis paling depan atas nama Pemprov DKI Jakarta atas nama pemerintah Indonesia memastikan tidak terjadi kebakaran tidak terjadi hal tidak diingnkan,” kata Anies di halaman Kantor Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI Jakarta, Jl KH Zainul Arifin No 71 Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (1/3/2018). Anies berharao dengan bantuan petugas pemadam kebakaran penyelenggaraan Asian Games di Jakarta dan Palembang bisa menorehkan sejarah bagi bangsa Indonesia. “Sehingga dunia akan melihat Indonesia sebagai penyelenggara Asian Games yang baik, tuan rumah yang baik dan kita menorehkan catatan sejarah bagi negeri kita dengan baik di Ibu Kota Jakarta ini,” papar dia. Pemprov DKI Jakarta juga akan menempatkan petugas Damkar di titik yang dekat dengan lokasi Asian Games. “Secara umum pemadam memang 24 jam itu siap, di mana pun, kapan pun harus responsif. Itu ciri pemadam kebakaran,” ujar Anies. Anies juga mengucapkan terima kasih atas kerja keras para petugas Damkar. Dia menilai para petugas Damkar memiliki peran penting dalam menyelamatkan manusia. “Izinkan saya atas nama Pemprov mengucapkan terima kasih pada Saudara sekalian, saudara semua di sini hadir paling depan di saat warga menghadapi mara bahaya, Saudara memberikan segala yang dimiliki untuk menyelamatkam orang lain, Saudara garda terdepan untuk meneruskan untuk meneruskan perjuangan kita,” tutur Anies.

Perayaan HUT Pemadam Kebakaran (Damkas) Nasional ke-99 Tahun dipusatkan di Ambon. Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo meminta legislatif dan eksekutif untuk memperhatikan kesejahteraan petugas damkar seluruh Indonesia. “Yang terhormat DPR baik di tingkat provinsi hingga kabupaten/kota, kepada gubernur, Badan Perancanaan Anggaran, kepada Wali Kota dan Bupati, tolong tingkat dan perhatikan kesejahteraan jajaran petugas kebakaran karena tugas mulai kebakaran layak diperhatikan. Baik menyangkut kartu BPJS, Kartu Pintar, Kartu Sehat, termasuk hal-hal terkait dengan kesejahteraan yang lain,” kata Tjahjo di Lapangan Merdeka, Ambon, Kamis (1/3/2018). Thahjo juga meminta kepada damkar berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat. Selain itu mewujudakan perlindungan masyarakat dari ancaman kejadian kebakaran. Hal tersebut merupakan bentuk hadirnya negara dalam memberikan perlindungan masyarakat sesuai dengan amanah nawa cita pertama yaitu menghadirkan kembali negara untuk melindung segenap bangsa dan memberikan rasa aman. “Dalam kesempatan baik ini, saya mengajak selulur jajaran kebakaran se-Indonesia berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,,” kata Tjahjo. Usai menghadiri peringkat hari ulang tahun pemadam kebakaran Mendagri Thahjo Kumolo menyaksikan atraksi damkar dari Dinas Pemadam Kebakaran Kota Ambon.

Polisi masih menyelidiki laporan dari Jack Lapian terkait penataan Tanah Abang dengan terlapor Gubernur Anies Baswedan. Pekan depan, polisi akan meminta klarifikasi dari Jack sebagai pelapor. “Sudah kami layangkan undangan klarifikasi untuk Senin besok kepada pelapor,” kata Kasubdit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Direktorat Reskrimsus Polda Metro Jaya AKBP Ferdi Irawan kepada detikcom , Kamis (1/3/2018). Selain pelapor, polisi juga akan meminta klarifikasi dari saksi-saksi. “Ada tiga orang saksi,” imbuh Ferdi. Ferdi menegaskan, laporan bernomor LP/985/II/2018/PMJ/Dit. Reskrimsus tanggal 22 Februari lalu itu masih dalam tahap penyelidikan. Polisi belum bisa menyimpulkan apakah kebijakan Anies dalam menata Tanah Abang itu merupakan suatu perbuatan pidana atau bukan. “Nanti setelah kita melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan ahli, baru bicara apakah ada pidana atau tidak,” lanjut Ferdi. Hal senada diungkapkan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono. Argo mengatakan, laporan Jack masih dalam tahap penyelidikan. “Setiap ada laporan pasti ada surat perintah penyelidikan, tetapi belum penyidikan. Saat ini masih diselidiki,” tegas Argo. Sebelumnya, Jack selaku Sekjen Cyber Indonesia melaporkan Anies atas penutupan Jalan Jatibaru, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Menurut Jack, kebijakan Anies membuat terganggunya fungsi jalan sesuai dengan Pasal 12 UU RI Non38 Tahun 2004 tentang Jalan.

Ada-ada saja cara pengedar obat keras berbahaya (okerbaya) agar ulahnya tak ketahuan polisi. Andri Wiranata (26), warga Desa Karang Harjo, Kecamatan Silo, menyembunyikan ribuan pil trex di dalam termos nasi. Namun upaya pemuda itu terungkap saat polisi melakukan penggeledahan di rumahnya. “Kemarin kami menangkap seorang pengedar dengan barang bukti ribuan pil trihexyphenidyl atau yang biasa disebut pil trex. Ribuan butir pil itu disembunyikan dalam termos nasi,” kata Kapolsek Silo AKP Heri Wahyono saat dikonfirmasi, Kamis (1/3/2018). Menurut Heri, penangkapan tersangka pengedar itu bermula dari keluhan masyarakat yang menyampaikan bahwa banyak pemuda yang keluar masuk rumah Andri. Apalagi pemuda yang keluar masuk itu, juga banyak yang tidak dikenal karena bukan warga setempat. Menindaklanjuti keluhan warga ini, anggota Polsek Silo melakukan pengintaian. Hasilnya, ada dugaan pemuda yang datang ke rumah Andri merupakan pengguna okerbaya. Polisi lalu menggerebek rumah Andri. Awalnya petugas kesulitan menemukan barang bukti okerbaya yang diduga dijual Andri kepada para konsumennya. Hingga akhirnya petugas curiga dengan keberadaan sebuah termos nasi di kamar pemuda itu. “Termos itu ada di kamar, bukan di dapur. Selain itu, di dekat termos juga tidak ada colokan kabel listrik. Inilah yang membuat kami curiga,” terang Heri. Ketika tutup termos dibuka, petugas menemukan ribuan butir Pil Trihexypenidyl di dalamnya. Andri pun tak bisa mengelak dari sangkaan sebagai pengedar. “Kami dapati barang bukti 5.232 butir trihexyphenidyl yang terbungkus dalam 5 bungkus besar dan 3 bungkus kecil, serta satu kantong plastik flip kosong yang semuanya disembunyikan dalam termos tempat nasi itu,” jelas Heri. Heri manambahkan, barang tersebut didapat tersangka dari seseorang yang tinggal di wilayah Kecamatan Panti. Sedangkan tersangka dan barang bukti langsung diamankan di Mapolsek Silo. “Kami masih melakukan pengembangan dengan melakukan pengejaran terhadap pemasok barang tersebut. Kepada tersangka kami jerat dengan pasal 196 sub pasal 197 UU RI No.36 tahun 2009 tentang kesehatan, dengan ancaman maksimal 10 tahun dan denda paling banyak satu miliar,” pungkas Heri.

Wakil Presiden Jusuf Kalla JK diwacanakan maju kembali mendampingi Presiden Joko Widodo di Pilpres 2019. JK disebut bersedia maju jika diminta kembali Jokowi. “Pak JK memang dua hari lalu sudah menyatakan kesediaannya bila diajak kembali,” ujar Wakil Ketua Dewan Kehormatan Golkar Akbar Tandjung di kantor DPP Partai Golkar, Jalan Anggrek Neli Murni, Jakarta Barat, Rabu (28/2/2018). “Dengan catatan bisa mendapat dukungan dari masyarakat, dari publik, kepentingan negara, dan sejalan dengan konstitusi,” tambahnya. Namun Golkar sadar keinginan JK itu tersandung urusan konstitusi. Sebab, berdasarkan UUD 1945, presiden dan wakil presiden tidak diperbolehkan menjabat lebih dari dua kali. Saat ini merupakan periode kedua JK menjabat sebagai wapres. “Dengan demikian, kita bisa simpulkan bahwa memang kelihatannya tidak mungkin (maju). Karena itu yang dirumuskan dalam amendemen UUD 1945,” ucap Akbar. Wacana JK kembali berduet dengan Jokowi dalam Pilpres 2019 mencuat setelah PDIP mengumumkan dukungan terhadap Jokowi sebagai capres. Wacana itu pertama kali dilontarkan Ketua DPP PDIP nonaktif Puan Maharani saat ditanya soal kemungkinan duet Jokowi-JK di Pilpres 2019. “Ya, ini kan juga menjadi satu kajian. Karena kan kalau kita lihat UU Pemilu, bahkan apa yang menjadi pembahasan di KPU sekarang saja, walaupun sudah ada secara hitam-putihnya, implementasi konkret di lapangan juga ini kan masih diubah-ubah,” kata Puan kepada wartawan di arena Rakernas PDIP di Hotel Grand Inna Bali Beach, Denpasar, Bali, Minggu (25/2).

Pemerintahan di negara bagian Victoria yang dipimpin oleh Daniel Andrews sedang dalam sorotan menyusul terjadi pertengkaran antara dua anggota parlemen dari Partai Buruh di mana sebuah pisau mentega diduga sempat diacungkan. Pada Rabu (21/2/2018) malam, pelobi faksi, Adem Somyurek, dan Menteri Olahraga John Eren mengalami insiden “ketegangan” di bar dan restoran khusus anggota Parlemen. Sejumlah sumber yang dekat dengan Menteri John Eren mengatakan bahwa Menteri Eren merasa terintimidasi saat Adem Somyurek memegang sebuah pisau mentega. Tapi sejumlah saksi lainnya, termasuk menteri Marlene Kairouz, membantah ada pisau yang dipegang oleh rekan faksinya. Ancaman pisau mentega dibantah “Saya menyampaikan pendapat kepada John Eren mengenai masalah di internal partai dan kembali ke ruang makan, dimana saya kemudian melakukan makan malam dengan sejumlah kolega, termasuk Menteri Urusan Konsumen, Permainan dan Minuman dan Pemerintah Lokal,” kata Somyurek dalam sebuah pernyataan. “Saya beranjak untuk kembali ke ruang makan untuk makan malam. Saya terkejut ketika John Eren mengikuti saya ke ruang makan, dan jelas sekali dia marah.” “Saya tengah duduk ketika John Eren menghampiri saya dan berdiri di sisi lain dari meja, berseberangan dengan saya. Kami kemudian terlibat dalam perdebatan sengit, yang itu berlangsung singkat.” “Pada saat itu terjadi saya memang sedang memegang pisau mentega. Saya tidak pernah mengancam siapapun.” Adem Somyurek mengatakan ada sejumlah saksi pada diskusi itu. Menteri permainan Marlene Kairouz mengaku dia tidak melihat kolega faksinya memegang pisau. “Saya hadir di ruang makan itu saat sebuah diskusi sengit terjadi diantara rekan-rekan sesama warga keturunan Turki,” katanya. “Saya tidak melihat pisau di tangan siapapun dan saya tidak melihat ada pertengkaran fisik, mereka seharusnya berjabat tangan dan melupakan hal itu.” John Eren diketahui telah bersiap membuat pernyataan hukum, dengan mengatakan ada sebuah pisau [yang diacungkan kepadanya]. Investigasi harus dilakukan Insiden tersebut telah dilaporkan kepada anggota parlemen Victoria yang mewakili pemerintah, Colin Brooks, dan sebuah penyelidikan telah mulai dilakukan. Pesan teks berisi ucapan yang dikirim dari Adem Somyurek ke John Eren. (ABC News) Perseteruan itu muncul di tengah penyelarasan faksi utama Partai Buruh Australia (ALP) di negara bagian Victoria, di mana Somyurek telah menjadi arsitek utamanya. Insiden itu juga telah mengekspos ketegangan yang mencapai puncak di dalam kaukus Menteri Utama Australia Daniel Andrews sendiri. Di Parlemen, John Eren membantah tudingan dari Pemimpin Oposisi Matthew Guy bahwa dia telah minum (alkohol) terlalu banyak sebelum kejadian tersebut. “Ada kejadian yang terjadi tadi malam dan saya melaporkannya ke pejabat presidium, dan seperti yang dia nyatakan sebelumnya … akan ada investigasi yang sedang berlangsung terhadap insiden tersebut,” kata Eren. “Oleh karena itu, tentu saja sangat tidak tepat jika saya memberi komentar sehubungan dengan penyelidikan itu.” John Eren, anggota parlemen dari daerah pemilihan Lara di Geelong, Victoria, saat ini menjabat sebagai Menteri Pariwisata dan Pagelaran Utama, Olahraga dan Veteran.” Sementara Adem Somyurek, anggota Senat dari wilayah Southeastern Metropolitan, terpaksa mengundurkan diri sebagai Menteri Usaha Kecil pada tahun 2015 setelah sejumlah tuduhan perundungan dari mantan kepala stafnya. Pada saat itu, Adem Somyurek meminta Menteri Utama Victoria memecat kepala stafnya sendiri, dan juga Wakil Menteri Utama James Merlino. Simak beritanya dalam Bahasa Inggris disini.

Polres Aceh Utara meringkus Id yang pesta sabu bersama istrinya, SS di rumahnya di Desa Matang Raya Barat, Kecamatan Baktiya, Aceh Utara, Aceh. Id yang diduga bandar sabu melarikan diri saat digerebek. “Petugas mendapat informasi jika suami dari SS itu mulai mengedarkan sabu. Padahal, suaminya berinisial Id itu baru keluar dari penjara setelah dua tahun divonis hakim kasus narkoba,” kata Kasat Narkoba Polres Aceh Utara, AKP Ildani Ilyas dalam keterangannya, Kamis (1/3/2018). Setelah adanya informasi demikian, Ildani bersama anggotanya langsung menyasar rumah pasangan tersebut. Saat diintai, ternyata pasangan itu sedang memakai sabu sambil membuat paket-paket barang haram itu untuk diedarkan. “Saat kita gerebek Senin malam lalu. Ibu muda itu berhasil ditangkap sedangkan suaminya Id lolos dari sergapan dengan melarikan diri dari pintu belakang diduga dengan membawa sabu. Petugas juga menyita barang bukti dua paket sabu, kaca pirek dan alat hisapnya,” sebut Ildani. Ildani menambahkan dari pengakuan tersangka SS. Dia mengaku tahu kalau suaminya berprofesi sebagai pengedar sabu. Dia pun awalnya dipaksa suami untuk menyicipi hingga ketagihan. “Kata tersangka, dia bersama suami kerap makai sabu sedikit-sedikit. Awalnya ia mengaku dipaksa suami untuk mencicipi sabu terus ketagihan, dan akhirnya nurut,” tambah Ildani sesuai pengakuan tersangka. Ildani menyebutkan ibu satu anak itu kini meringkuk di tahanan Rutan Lhoksukon sementara suaminya masuk DPO Polres Aceh Utara. Mereka akan dijerat UU Narkotika dengan ancaman di atas 5 tahun penjara.

Related Posts

Comments are closed.