Metromini Tabrak Sejumlah Motor, Driver Ojek Online Meninggal

Metromini Tabrak Sejumlah Motor, Driver Ojek Online Meninggal

Kecelakaan terjadi antara metromini dengan beberapa motor di Flyover Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Kecelakaan itu menyebabkan korban. “Tewas 1 orang dibawa ke RS Fatmawati, informasinya Gojek,” kata Kabag Humas Polres Jaksel Kompol Purwanta saat dimintai konfirmasi, Jumat (22/12/2017). Berdasarkan foto yang diterima, tampak beberapa motor berada dalam kondisi rusak. Begitu pula kondisi bagian depan metromini terlihat rusak. Sementara itu, Kasat Lantas Polres Jakarta Selatan AKBP Edy Surasa belum menjelaskan secara detail mengenai kronologi kecelakaan tersebut. Termasuk soal kondisi korban. Saat ini kecelakaan tersebut telah ditangani oleh petugas dari Sat Lantas Polres Jakarta Selatan.

Baca juga : kecelakaan maut

Semarang 04 Nov 2017 14:02 Sudah berboncengan tiga, pengemudi sepeda motor nekat mengebut di jalan yang bergelombang. Dua penumpangnya meninggal. Peristiwa 21 Okt 2017 13:24 Saat melaju di Tanjakan Selarong, Megamendung, sepeda motor Saepudin terlalu ke kanan, sehingga menyenggol truk dari arah Puncak. Peristiwa 28 Sep 2017 21:31 Saat berusaha menyalip, motor yang dikemudikan Ayu menyerempet marka jalan. Korban yang tidak bisa mengendalikan kendaraannya pun terjatuh. Palembang 26 Sep 2017 03:01 Pengemudi ojek online diduga tidak memperhatikan ada kereta api melintas dengan cepat. Semarang 03 Sep 2017 17:01 Tabrakan beruntun yang melibatkan bus dan sejumlah kendaraan bermotor ini terjadi di persimpangan Proliman, Jati, Kabupaten Kudus, Jateng. Oto News 31 Agu 2017 19:31 Detik-detik kecelakaan ini sempat terekam kamera, ternyata mereka sedang menggunakan aplikasi live Facebook. Semarang 28 Agu 2017 11:00 Tabrakan mobil dan bus terjadi di Kebumen. Penumpang di dalam mobil tak terselamatkan. Surabaya 27 Agu 2017 10:00 Truk maut pemicu kecelakaan di Malang diduga belum menjalani persidangan usai ditilang. Surabaya 14 Jul 2017 12:50 Dari sepuluh korban tewas kecelakaan maut Probolinggo, sebagian warga asing.


Baca juga : pria asal jombang ini mengaku sebagai nabi isa dan dirikan pesantren

Entah cari sensasi atau apa, pria bernama Jari (44), warga Dusun Gempol, Desa Karang Pakis, Kecamatan Kabuh, Kabupaten Jombang mengklaim dirinya sebagai Nabi Isa. Jari juga menyebut namanya Raden Aryo ini mengaku menerima wahyu untuk meluruskan ajaran Islam pada akhir zaman. Jari beserta keluarganya saat ini tinggal di rumahnya yang juga dalam kompleks Pondok Pesantren Ash Shiroth di Dusun Gempol. Kepada wartawan, suami Umi Lutfiati (46) ini blak-blakan mengisahkan pengalaman pertamanya menerima wahyu. Saat itu dia menuntut ilmu di sebuah pondok pesantren di Desa Brangkal, Kecamatan Sooko, Mojokerto. “Pada malam Jumat legi akhir tahun 2004, saat saya sedang sujud salat malam pukul 03.00 Wib, saya dipanggil Alloh ‘Yaa Sin’ sebanyak 7 kali. Saat itu saya menangis,” kata Jari kepada wartawan saat ditemui di rumahnya, Selasa (16/2/2016). Jari mengklaim, insiden pada suatu malam itu sebagai wahyu yang turun kepadanya. Menurut dia, bisikan gaib tersebut menunjuk dirinya sebagai Nabi Isa sebagai tanda akhir zaman. Dia ditugaskan untuk meluruskan ajaran syariat, tarekat, hakikat, dan ma’rifat umat Islam. “Misalnya dalam ibadah salat, mulai takbir sampai salam ada tafsir yang selama ini belum terjawab terkait makna dari setiap gerakan salat,” ujarnya. Tak hanya mengklaim dirinya sebagai Nabi Isa, bapak 2 anak ini juga menambah sebuah kalimat dalam syahadat yang selama ini dianut umat Islam. Yakni kalimat ‘Wa Isa Habibullah’ atau dan Isa kekasih Alloh. Kalimat kesaksian itu dikhususkan bagi para pengikutnya. “Syahadat Isa itu tidak diucapkan dalam salat. Hanya sebagai kesaksian bahwa saya Isa Habibullah, Isa kekasih Alloh,” ungkapnya. Kendati demikian, lanjut jari, dirinya tak mengingkari ajaran Islam. Dia bahkan masih menganut kitab suci Alquran dan hadist sebagai salah satu petunjuk dalam ajarannya. Selain mengaku Nabi Isa, Jari juga sudah mendirikan pondok pesantren Kahuripan Ash Shiroth di Dusun Gempol, Desa Karang Pakis, Kecamatan Kabuh, Kabupaten Jombang. Kini Jari memiliki puluhan orang pengikut yang rajin mengikuti pengajian di pesantren tersebut. “(Pengikut) laki-laki sekitar 50 orang. Kalau yang perempuan lebih dari 50 orang. Ada yang warga sekitar, dari Mojokerto, Madiun, Tuban, dan Surabaya,” jelas Jari. Sementara salah seorang pendiri Ponpes Kahuripan Ash Shiroth yang juga pengikut Jari, Trd (63) menjelaskan, setelah menerima wahyu pertama akhir 2004 silam, Jari menerima petunjuk untuk mendirikan pondok pesantren di tanah kelahirannya. Selain untuk berdakwah, Jari konon juga bisa mengobati orang sakit dengan cara tradisional. Menurut dia, niat itu baru terwujud tahun 2006 setelah mendapatkan sumbangan dari para pengikutnya. Baik berupa tanah wakaf dan juga dana untuk pembangunan pondok. Dengan susah payah, Juli 2015 pondok pesantren Ash Shiroth di Dusun Gempol selesai dibangun. Di dalam pondok ini terdapat sebuah masjid dan 2 bangunan rumah yang kini ditempati keluarga Jari dan Trd. “Setelah masjid selesai dibangun, pengajian digelar di sini,” jelasnya. Puluhan jamaah itu datang ke Ponpes Ash Shiroth untuk mengaji 2 kali dalam sebulan. Yakni pada malam tanggal 1 dan 15 setiap bulan. Menurut dia, pengajian rutin itu membahas ajaran yang diterima oleh Jari yang diklaim sebagai wahyu dari Alloh SWT. “Wahyu-wahyu itu ditulis beliau (Jari) dalam kitab Risalah Ilahiyah,” jelasnya. Sebagai salah seorang pengikut, Trd mengaku meyakini Jari sebagai Nabi Isa yang dibekali 4 kitab oleh Alloh SWT. Dia menyebutnya sebagai Peti Amanah Rasuli. Peti gaib itu berisi 4 kitab. Antara lain, Kitab Suci Alquran, Hadist, Fafiru Ilalloh, dan Kitab Risalah Ilahiyah. Kitab Risalah Rasuli, menurut Trd, merupakan kitab karangan Jari yang ditulis berdasarkan wahyu yang diterima oleh pria yang mengklaim dirinya sebagai Nabi Isa itu. “Isinya 5, yakni tentang tauhid, ubudiyah dan muamalah (ibadah dan pekerjaan), cinta tanah air, zaman akhir, dan sial atau selamatnya manusia di zaman akhir. Kitab dari wahyu itu ditulis untuk didakwahkan,” ungkapnya. Trd menambahkan, selama ini yang diajarkan Jari tidak jauh berbeda dengan ajaran Islam. Tata cara salat, puasa, dan ritual lainnya tetap seperti yang dianut umat Islam selama ini. Hanya saja, makna di balik setiap gerakan ritual itu lah yang diajarkan oleh Jari kepada pengikutnya.

Kecelakaan terjadi antara metromini dengan beberapa motor di Flyover Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Kecelakaan itu menyebabkan korban. “Tewas 1 orang dibawa ke RS Fatmawati, informasinya Gojek,” kata Kabag Humas Polres Jaksel Kompol Purwanta saat dimintai konfirmasi, Jumat (22/12/2017). Berdasarkan foto yang diterima, tampak beberapa motor berada dalam kondisi rusak. Begitu pula kondisi bagian depan metromini terlihat rusak. Sementara itu, Kasat Lantas Polres Jakarta Selatan AKBP Edy Surasa belum menjelaskan secara detail mengenai kronologi kecelakaan tersebut. Termasuk soal kondisi korban. Saat ini kecelakaan tersebut telah ditangani oleh petugas dari Sat Lantas Polres Jakarta Selatan.

Polisi menangkap sopir metromini yang menabrak sejumlah motor di Flyover Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Sopir metromini tersebut sudah ditangkap polisi. “Sopir metromini sudah diamankan,” kata Kabag Humas Polres Jaksel Kompol Purwanta saat dihubungi detikcom, Jumat (22/12/2017). Belum diketahui identitas sopir tersebut. Polisi masih melakukan pendataan. “Masih pendataan-pendataan,” ujarnya. Polisi masih melakukan penanganan kecelakaan termasuk mengumpulkan keterangan untuk menyusun kronologi. Berdasarkan foto yang diterima, tampak beberapa motor berada dalam kondisi rusak. Begitu pula kondisi bagian depan metromini terlihat rusak.

Satu orang meninggal dunia akibat kecelakaan antara metromini dengan beberapa motor di Flyover Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Selain itu, ada tiga orang yang mengalami luka. “Yang lain yang sakit dibawa ke (RS) Muhammadiyah. Sementara tiga terdeteksi itu (luka). Tapi kayaknya agak banyakan,” kata Kabag Humas Polres Jaksel Kompol Purwanta saat dihubungi detikcom, Jumat (22/12/2017). Berdasarkan foto yang diterima, tampak beberapa motor berada dalam kondisi rusak. Begitu pula kondisi bagian depan metromini terlihat rusak. Sementara itu, Kasat Lantas Polres Jakarta Selatan AKBP Edy Surasa menjelaskan secara detail mengenai kronologi kecelakaan tersebut. Termasuk soal kondisi korban. Saat ini kecelakaan tersebut telah ditangani oleh petugas dari Sat Lantas Polres Jakarta Selatan.

Kecelakaan terjadi antara metromini dengan beberapa motor di Flyover Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Kecelakaan itu menyebabkan korban. “Tewas 1 orang dibawa ke RS Fatmawati, informasinya Gojek,” kata Kabag Humas Polres Jaksel Kompol Purwanta saat dimintai konfirmasi, Jumat (22/12/2017). Berdasarkan foto yang diterima, tampak beberapa motor berada dalam kondisi rusak. Begitu pula kondisi bagian depan metromini terlihat rusak. Sementara itu, Kasat Lantas Polres Jakarta Selatan AKBP Edy Surasa belum menjelaskan secara detail mengenai kronologi kecelakaan tersebut. Termasuk soal kondisi korban. Saat ini kecelakaan tersebut telah ditangani oleh petugas dari Sat Lantas Polres Jakarta Selatan.

TANGERANG, KOMPAS.com – Seorang pengemudi ojek online tersungkur setelah ditabrak sopir angkot berwarna biru dengan kecepatan tinggi di seberang mal TangCity, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Tangerang, Rabu (8/3/2017). Angkot yang melaju dari kiri jalan langsung menabrak pengemudi ojek  online yang sedang berjalan kaki. “Betul, itu (pengojek) dari Grab. Saya enggak tahu namanya, soalnya beda komunitas sama saya. Tapi infonya memang benar begitu,” kata seorang driver Grab Bike, Mumu, kepada Kompas.com , Rabu malam. (Baca: Sopir Angkot dan Pengemudi Ojek “Online” Bentrok di Tangerang ) Mumu turut memperlihatkan rekaman video yang diambil saat kejadian berlangsung. Dari video itu, nampak pengemudi ojek online yang ditabrak tersungkur beberapa meter ke depan. Adapun helm yang saat itu dikenakan langsung terlepas dan membuat pengemudi ojek online itu tak sadarkan diri. VIDEO Menurut Mumu, rekannya mengalami luka parah dan kini masih dirawat di salah satu rumah sakit di kawasan Karawaci. Kejadian itu disebut juga oleh Mumu tidak lepas dari ketegangan antara sopir angkot dengan pengemudi ojek  online yang bermula dari demo sopir angkot, Rabu pagi, disusul dengan bentrokan dengan pengemudi ojek online pada sore tadi. Kompas.com masih berupaya mencari informasi lebih lanjut mengenai pengemudi ojek  online yang ditabrak itu. Ketika coba dikonfirmasi, Kapolres Metro Tangerang Komisaris Besar Harry Kurniawan belum merespons. VIDEO

Bentrok Ojek Online vs Sopir Angkot Bogor Kepolisian Resor Bogor Kota memastikan tidak ada tabrak lari yang dilakukan sopir angkot atau angkutan perkotaan terhadap driver ojek online. “Tidak ada. Setelah ditelusuri korban yang kini dirawat di rumah sakit itu karena murni kecelakaan, bukan terkait aksi tersebut,” tegas Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota Komisaris Polisi Condro Sasongko, Bogor, Jawa Barat, Senin 20 Maret malam. Polisi juga memastikan belum ada satu orang pun yang ditangkap, terkait pengrusakan maupun pemukulan dalam aksi sweeping atau penyisiran di beberapa titik Kota Bogor. “Sejauh ini belum ada laporan dari pihak korban. Jadi belum ada yang diamankan,” ujar Condro. Senada diutarakan Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto. Ia memastikan korban yang dirawat di Rumah Sakit Hermina adalah murni kecelakaan, bukan karena ditabrak sopir angkot. “Ada miskomunikasi. Barusan saya tengok sopir Gojek yang katanya sengaja ditabrak oleh angkot hingga menimbulkan gejolak dari sopir ojek online. Tapi itu ternyata kecelakaan murni,” kata dia. Bima mengimbau kepada semua pihak, untuk tidak menyebarkan foto-foto yang belum tentu benar di media sosial. Agar tidak memicu kericuhan antara oejk online dengan sopir angkot di Bogor. “Foto yang beredar bisa saja itu hoax,” ujar dia. Hingga pukul 22.00 WIB, sejumlah aparat kepolisian masih terlihat berjaga-jaga di sejumlah lokasi di Kota Bogor. Terutama, di titik-titik rawan bertemunya sopir angkot dan driver ojek online. Sebelumnya, sempat beredar kabar seorang driver ojek online terluka, diduga akibat ditabrak sopir angkot di Jalan Abdullah bin Nuh pada aksi sweeping pada Senin 20 Maret.

Related Posts

Comments are closed.