Kejar Penyebar Hoax Gempa, Polda Banten Minta Bantuan Bareskrim

Kejar Penyebar Hoax Gempa, Polda Banten Minta Bantuan Bareskrim

Polda Banten akan bekerja sama dengan Bareskrim Polri untuk menyelidiki informasi hoax gelombang tinggi akibat gempa yang sempat membuat warga Lebak panik. Penyelidikan dilakukan untuk pencari pelaku yang pertama menyebar di media sosial. “Saat ini dalam proses penyelidikan penanganan Polda Banten dan Bareskrim,” kata Kapolda Banten Brigjen Pol Listyo Sigit Prabowo di Lebak, Kamis (25/1/2018). Menurut Listyo, setelah tersebar di media sosial, berita hoax tersebut menjadi perhatian kepolisian dan Pemprov Banten. BMKG juga sudah mengklarifikasi tak ada gelombang tinggi usai gempa di Lebak. “BMKG juga sudah klarifikasi bahwa hoax tersebut bukan dari BMKG,” katanya. Listyo mengatakan, kepolisian juga masih menyelidiki lokasi orang pertama penyebar hoax paska gempa di Lebak. Jika diunggah pertama kali di Banten, maka penanganan akan dilakukan oleh kepolisian di Banten. Karena itu, Listyo melanjutkan, jika masyarakat mendapatkan informasi yang belum jelas sumbernya, lebih baik mengklarifikasi kepada kepolisian, pemerintah daerah maupun BMKG. Namun, warga juga diminta tetap berhati-hati dan waspada. “Yang penting adalah selalu mengikuti informasi resmi khususnya BMKG,” katanya. Sebelumnya, pascagempa di Lebak, ada informasi hoax khususnya early warning gelombang tinggi. Hoax tersebut sempat membuat warga Lebak panik. Gubernur Banten Wahidin Halim bahkan meminta kepolisian menindak tegas informasi hoax tersebut. “Saya minta kepada Kapolda agar ditindak ini pembuat itu (hoax) sesuai hukum ketentuan,” katanya kepada detikcom pada Selasa (23/1).

Polda Banten akan bekerja sama dengan Bareskrim Polri untuk menyelidiki informasi hoax gelombang tinggi akibat gempa yang sempat membuat warga Lebak panik. Penyelidikan dilakukan untuk pencari pelaku yang pertama menyebar di media sosial. “Saat ini dalam proses penyelidikan penanganan Polda Banten dan Bareskrim,” kata Kapolda Banten Brigjen Pol Listyo Sigit Prabowo di Lebak, Kamis (25/1/2018). Menurut Listyo, setelah tersebar di media sosial, berita hoax tersebut menjadi perhatian kepolisian dan Pemprov Banten. BMKG juga sudah mengklarifikasi tak ada gelombang tinggi usai gempa di Lebak. “BMKG juga sudah klarifikasi bahwa hoax tersebut bukan dari BMKG,” katanya. Listyo mengatakan, kepolisian juga masih menyelidiki lokasi orang pertama penyebar hoax paska gempa di Lebak. Jika diunggah pertama kali di Banten, maka penanganan akan dilakukan oleh kepolisian di Banten. Karena itu, Listyo melanjutkan, jika masyarakat mendapatkan informasi yang belum jelas sumbernya, lebih baik mengklarifikasi kepada kepolisian, pemerintah daerah maupun BMKG. Namun, warga juga diminta tetap berhati-hati dan waspada. “Yang penting adalah selalu mengikuti informasi resmi khususnya BMKG,” katanya. Sebelumnya, pascagempa di Lebak, ada informasi hoax khususnya early warning gelombang tinggi. Hoax tersebut sempat membuat warga Lebak panik. Gubernur Banten Wahidin Halim bahkan meminta kepolisian menindak tegas informasi hoax tersebut. “Saya minta kepada Kapolda agar ditindak ini pembuat itu (hoax) sesuai hukum ketentuan,” katanya kepada detikcom pada Selasa (23/1).

Infografis 20 Sep 2017 09:03 Jajaran Polda Metro Jaya masih memburu penyebar berita bohong atau hoax yang memicu massa berdemonstrasi di Gedung YLBHI. Rajut 20 Sep 2017 05:21 “Diwaspadai oke, tapi jangan terlalu heboh-lah, kayak mau Perang Dunia.” Peristiwa 19 Sep 2017 16:15 Kivlan mengatakan ingin melaporkan Ketua YLBHI Bidang Advokasi Muhammad Isnur. Ia merasa Isnur mencemarkan nama baiknya. Peristiwa 19 Sep 2017 15:17 Namun hingga saat ini, polisi belum menemukan titik terang terkait siapa penyebar berita hoax tersebut. Peristiwa 19 Sep 2017 13:58 Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Azis mendatangi Kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) di Jalan Diponegoro Jakarta. Peristiwa 19 Sep 2017 13:19 Tujuh tersangka demo rusuh di YLBHI adalah masyarakat biasa dan tidak terafiliasi dengan organisasi kemasyarakatan atau kelompok mana pun. Peristiwa 19 Sep 2017 13:02 Selain personel, kendaraan taktis juga masih disiagakan. Sejumlah mobil antihuru-hara diparkir di lapangan tidak jauh dari kantor YLBHI. Peristiwa 19 Sep 2017 07:25 Kivlan Zen mengungkapkan, terdengar musik genjer-genjer yang biasa dilantunkan PKI saat akan membunuh. Rajut 19 Sep 2017 00:03 Semakin malam, massa yang menyebut dirinya antikomunis semakin tak terkendali. Mereka mengepung kantor YLBHI. Peristiwa 18 Sep 2017 22:13 Jokowi meminta masyarakat menahan diri dan menyerahkan masalah hukum ke aparat. Peristiwa 18 Sep 2017 19:44 Polisi mendalami alasan massa yang datang ke Gedung YLBHI, tidak tertutup kemungkinan massa terprovokasi isu hoax. Peristiwa 18 Sep 2017 18:14 Selasa, 19 September 2017, YLBHI mengundang seluruh jaringan untuk bersih-bersih dan mengumpulkan dana. Peristiwa 18 Sep 2017 14:25 YLBHI menyatakan instruksi-instruksi berdemonstrasi di kantor LBH sudah ada sejak Jumat 15 September 2017 Peristiwa 18 Sep 2017 14:17 Jajaran Polres Metro Jakarta Pusat terus berjaga dan memantau di sekitar YLBHI. Peristiwa 18 Sep 2017 14:14 Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Azis mendug, unjuk rasa bermula dari informasi hoax di media sosial. Peristiwa 18 Sep 2017 13:50 Polisi tahan 22 orang massa aksi pengepungan gedung YLBHI pada Minggu, 17 September 2017 malam. Peristiwa 18 Sep 2017 13:34 Soal wacana aksi nonton bareng film G30S, Prabowo membebaskan kepada masyarakat, mau menonton atau tidak. Peristiwa 18 Sep 2017 13:15 Pada era demokrasi dan keterbukaan seperti sekarang, tidak mungkin menghidupkan kembali PKI.

Rajut 20 Sep 2017 05:21 “Diwaspadai oke, tapi jangan terlalu heboh-lah, kayak mau Perang Dunia.” Peristiwa 19 Sep 2017 16:01 YLBHI menyebut ada dua nama yang menjadi dalang kericuhan di kantor YLBHI. Salah satunya Rahmat Himran. Peristiwa 19 Sep 2017 15:47 Sikap ini didasari agar bangsa Indonesia tidak terbebani dengan sejarah masa lampau. Peristiwa 19 Sep 2017 15:17 Namun hingga saat ini, polisi belum menemukan titik terang terkait siapa penyebar berita hoax tersebut. Peristiwa 19 Sep 2017 14:21 YLBHI mengaku tak paham maksud Kivlan Zen melaporkan ke Bareskrim Polri. Peristiwa 19 Sep 2017 14:01 JK mengatakan, jika membicarakan PKI untuk keilmuwan, tidak perlu dimasalahkan lebih lanjut. Asal, jangan ada niatan untuk menghidupkannya. Peristiwa 19 Sep 2017 13:58 Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Azis mendatangi Kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) di Jalan Diponegoro Jakarta. Peristiwa 19 Sep 2017 13:02 Selain personel, kendaraan taktis juga masih disiagakan. Sejumlah mobil antihuru-hara diparkir di lapangan tidak jauh dari kantor YLBHI. Peristiwa 19 Sep 2017 08:17 Kivlan mengaku sudah menyelidiki muatan dari seminar di YLBHI-LBH Jakarta tersebut. Peristiwa 19 Sep 2017 07:51 Ketua MPR menyayangkan kericuhan yang terjadi di kantor LBH Jakarta. Peristiwa 19 Sep 2017 07:25 Kivlan Zen mengungkapkan, terdengar musik genjer-genjer yang biasa dilantunkan PKI saat akan membunuh. Rajut 19 Sep 2017 00:03 Semakin malam, massa yang menyebut dirinya antikomunis semakin tak terkendali. Mereka mengepung kantor YLBHI. Peristiwa 18 Sep 2017 19:44 Polisi mendalami alasan massa yang datang ke Gedung YLBHI, tidak tertutup kemungkinan massa terprovokasi isu hoax. Peristiwa 18 Sep 2017 18:21 Terkait seminar tentang pelurusan sejarah 1965 yang digelar di LBH Jakarta, Syafii Maarif menilai hal itu tidak masalah. Peristiwa 18 Sep 2017 18:14 Selasa, 19 September 2017, YLBHI mengundang seluruh jaringan untuk bersih-bersih dan mengumpulkan dana. Peristiwa 18 Sep 2017 14:25 YLBHI menyatakan instruksi-instruksi berdemonstrasi di kantor LBH sudah ada sejak Jumat 15 September 2017 Peristiwa 18 Sep 2017 14:19 YLBHI sempat didemo sejumlah warga. Aksi pun berakhir ricuh. Sidarto menilai, kegiatan semacam ini tidak perlu dilakukan. Peristiwa 18 Sep 2017 14:17 Jajaran Polres Metro Jakarta Pusat terus berjaga dan memantau di sekitar YLBHI.

INILAHCOM, Malang – Sebuah kabar di laman facebook Komunitas Peduli Malang yang diunggah sejumlah pemilik akun soal Teror Kolor Ijo di Desa Amadanom, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang, dipastikan kabar bohong alias hoax. Kapolsek Dampit AKP Amung Sri mengatakan, siap mengejar dan mencari pemilik akun yang menyebarkan kabar bohong (hoax) terkait Teror Kolor Ijo. “Ini pelanggaran IT. Kabar yang diunggah di facebook ini sangat meresahkan masyarakat. Kita akan tangkap nanti yang mengunggah kabar bohong tersebut,” tegas AKP Amung, Selasa (28/11/2017). Pantaun di Desa Amadanom seperti yang disebutkan dalam unggahan facebook perihal Teror Kolor Ijo, Selasa (28/11/2017) siang pukul 13.15 wib, kabar tersebut sama sekali tidak diketahui warga setempat. Dengan santai, masyarakat juga merasa aman dan tenang. Meski beberapa warga sudah mendengar kabar tersebut melalui media sosial, masyarakat berharap penyebar kabar bohong segera ditangkap aparat berwajib. “Kita akan minta bantuan Tim Cyber Polres Malang nanti untuk mengusut siapa penyebar kabar hoax teror mengenai kolor ijo tersebut,” terang AKP Amung saat berkoordinasi dengan Kepala Desa Amadanom, Sarimin. Sementara itu, Kades Amadanom Sarimin menjelaskan, pihaknya memperoleh informasi terkait isu Teror Kolor Ijo dari Kapolsek. Setelahnya, Kades Sarimin langsung menemui seluruh Kepala Dusun. Setelah dilakukan pengecekan, dirinya memastikan kondisi Desa Amadanom aman terkendali. Pihaknya tegas mengatakan, kabar Teror Kolor Ijo di facebook hoax dan harus dipertanggung jawabkan oleh akun penyebab kabar bohong tersebut. “Kita sudah kordinasi dengan Polsek Dampit. Teror kolor ijo itu tidak ada, hoax,” paparnya. Sarimin melanjutkan, gambar dalam akun facebook mengenai Teror Kolor Ijo, seperti diambil melalui kamera CCTV. Sementara mayoritas warga Amadanom, tidak ada yang rumahnya terpasang CCTV. “Warga disini tidak ada yang punya kamera CCTV di rumahnya. Kabar ini sangat meresahkan dan membuat galau saja. Seluruh dusun saya sampai hari ini aman dan tenang,” urainya. Sarimin berharap Polisi bisa mengusut dan menangkap siapa penyebab kabar adanya Teror Kolor Ijo hingga membuat keresahan di masyarakat. “Kita serahkan masalah ini pada Polisi. Biar diusut siapa yang menyebarkan di facebook,” pungkasnya.[beritajatim]

Jakarta (ANTARA News) – Forum Umat Islam Bersatu (FUIB) berniat melaporkan komika Genrifinadi Pamungkas atau terkenal dengan nama Ge Pamungkas atas tuduhan penistaan agama dengan mendatangi Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri hari ini, namun ternyata hanya bisa menjadi saksi atas kasus tersebut. “Ternyata sudah ada yang melaporkan dari Lembaga Bantuan Hukum Kebangkitan Jawara dan Pengacara atau LBH Bang Japar. Laporan Polisi (LP) nya sudah keluar. Jadi, kami tidak bisa melaporkannya lagi,” kata Ketua Umum FUIB Rahmat Himran dihubungi di Jakarta, Selasa. Untuk itu, pihak FUIB diminta untuk mengumpulkan alat bukti lain untuk dibawa saat diminta menjadi saksi untuk terlapor Ge Pamungkas. “Kami diarahkan agar menjadi saksi, dan kami diminta kumpulkan bukti sambil surat panggilan sebagai saksi kami terima,” ungkap Rahmat. Menurut Rahmat, Ge melakukan dugaan pelecehan, penghinaan, dan penistaan agama Islam dalam aksi stand up-nya. Ia menganggap komedian itu menistakan agama ketika mengutip salah satu firman Allah yang menguji keimanan. “Ge mengutip, bahwa Allah menguji itu sayang, sayang apaan? nah itu katanya,“ ungkap Rahmat lagi. Pada kesempatan tersebut, Rahmat menyerahkan barang bukti berupa video stand up comedy Ge Pamungkas di YouTube, dalam bentuk soft file yang sudah dimasukkan ke dalam bentuk Compact Disk (CD). Pewarta: Sella Panduarsa Gareta Editor: Gilang Galiartha COPYRIGHT © ANTARA 2018

Presiden Joko Widodo (ketiga kiri) melakukan inspeksi pasukan saat peringatan HUT Ke-71 Bhayangkara di Lapangan Monas, Jakarta, Senin (10/7). – ANTARA/Rosa Panggabean Kabar24.com , JAKARTA — Dalam lebih dari dua tahun terakhir masa kepemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) , Kepolisian Republik Indonesia (Polri) disebut mengalami sejumlah penguatan dan perkembangan dari berbagai sisi. Salah satunya peningkatan dari sisi anggaran. Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyampaikan, bahwa dalam tiga tahun terakhir sejak 2014 hingga tahun ini, kepolisian mendapatkan peningkatan anggaran hampir dua kali lipat. “Di bidang anggaran, semenjak tahun 2014, anggaran Polri sebesar Rp44 triliun. Namun, dalam kurun waktu 3 tahun, tahun 20177 ini menjadi Rp84 Triliun. Artinya dalam tiga tahun naik dua kali lipat,”kata Tito, Senin (10/7/2017). Dengan perluasan bidang fiskal ini, menurut  Tito, Polri pun bisa melakukan sejumlah pembenahan, seperti modernisasi peralatan, sistem,serta sarana prasarana di kepolisian seperti pembangunan gedung Polda Metro Jaya yang telah tersendat selama 13 tahun, dimulainya pembangunnan gedung Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) baru, gedung lama telah berdiri selama 40 tahun, serta gedung Polda Sumbar yang hancur pasca gempa. “Pembangunan gedung Polda Metro Jaya yang sudah dimulai sejak 2004, mengalami ketersendatan, tidak selesai dalam waktu 13 tahun. Namun, di bawah kepemimpinan Bapak, insya Allah gedung Polda Metro Jaya akan selesai pembangunanya pada akhir 2017,” kata Kapolri Tito. Kemajuan Selain itu, Polri juga dinilai mengalami kemajuan lain, seperti terbentuknya korps-korps baru antara lain Korps Pol Air, Korps Pol Udara, Korps Binmas, dan Korps Shabara. Adapula pembentukan polda baru, yakni Polda Sulawesi Barat dan Polda Papua Barat, penaikan status atau tipe delapan Polda dari tipe B di bawah kepemimpinan seorang brigjen menjadi Tipe A dipimpin oleh seorang jenderal. Perkembangan eksistensi kepolisian di tengah masyarakat juga dilihat dari terbentuknya 11 polres , 99 polsek, dan 144 polsubsektor baru. Dengan adanya kemajuan-kemanjuan ini, Tito, menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen untuk melakukan pembenahan internal dan meningkatkan kinerja melalui profesionalisme, perbaikan kultur yang lebih positif, serta pelaksanaan manajemen media. “Dalam waktu satu tahun ini sudah mulai ada hasil positif sebagaimana yang Bapak [Presiden] sampaikan tadi, pada saat amanat terkait kepercayaan publik berdasarkan survei pada 2016 sebagai salah satu intitusi yang kurang dipercaya publik, di awal tahun 2017 sudah naik dari berbagai survei ke papan tengah meraih kepercayaan publik,” jelasnya.

Related Posts

Comments are closed.