Kegembiraan Jokowi saat Timnas Indonesia Cetak Gol ke Islandia

Kegembiraan Jokowi saat Timnas Indonesia Cetak Gol ke Islandia

Presiden Joko Widodo mengungkapkan kegembiraannya saat Timnas Indonesia mencetak gol ke gawang Islandia. Jokowi berdiri bersama sejumlah pejabat yang hadir di sampingnya. Pantauan detikcom di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (14/1/2018), Jokowi yang mengenakan kaos merah timnas itu terpantau semringah. Suasana kegembiraan juga terlihat di muka pejabat lain saat Ilham Udin Armaiyn menjebol gawang lawan. Sorak sorai penonton pun tak berhenti. Mereka terus menyuarakan semangat bagi para penggawa Indonesia. Selain Jokowi, Wapres Jusuf Kalla juga hadir menonton laga ini di GBK. Menko Kemaritiman Luhut Pandjaitan, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menkes Nila F Moeloek, dan Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki juga turut meluapkan kegembiraan saat Ilham Udin mencetak gol. Jokowi memang diagendakan menyaksikan langsung pertandingan persahabatan ini. Dia datang bersama JK sekitar pukul 18.46 WIB. Jokowi juga meresmikan pembangunan Stadion Gelora Bung Karno. Selain itu sejumlah tokoh pun berada di lokasi dari mulai Ketua MPR Zulkifli Hasan, Ketua DPD Osman Sapta Odang, hingga Wagub DKI Sandiaga Uno.

Jakarta – Usai direnovasi, Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) akan menjalani debut menyambut suporter di laga Indonesia dan Islandia. Muncul tagar #jagaGBK. Pertandingan uji coba antara Timnas Indonesia dengan Islandia di SUGBK itu bergulir Minggu (14/1/2018) malam. Ribuan suporter diprediksi bakal meramaikan agenda tersebut. SUGBK tak lagi tampil dengan tribune papan kayu kuning dan biru, namun sudah berganti dengan single seat berwarna merah putih. Warna itu memang menaampakkan ilusi kibaran bendera merah putih jika dilihat dari udara. Tribune itu diimpor dari Jerman. Dinding di seluruh area SUGBK juga dicat. Toilet untuk penonton juga lapang dan bersih. Untuk memasuki GBK, penonton harus membeli tiket. Istimewanya, kini tiket pertandingan menggunakan kartu pintar (smart card). Tiket itu memiliki barcode yang sudah memuat nomor tempat duduk. Kebaruan itu direspons positif netizen. Mereka pun mengajak sesama netizen dan suporter agar bersama-sama menjaga GBK. Netizen sudah mulai meramaikan ajakan untuk menjaga GBK sejak beberapa hari yang lalu dengan tagar #jagaGBK. [Gambas:Instagram] [Gambas:Instagram] [Gambas:Instagram]

Pertandingan persahabatan antara Timnas Indonesia vs Islandi di Stadion Gelora Bung Karno, Minggu (14/1/2017) telah menyelesaikan babak pertama. Skor sementara 1-1, dengan gol dicetak oleh Ilham Udin Armaiyn dan Albert Gundmundsson. Lima menit pertandingan berlangsung, Islandia hampir unggul. Beruntung bagi tuan rumah karena penjaga gawang Andritany Ardhiyasa tampil gemilang. Punggawa Persija Jakarta itu mampu menggagalkan sepakan Aron Sigurdarson. Indonesia berusaha merespons, namun berkali-kali peluang gagal tercipta. Hingga 12 menit laga berlalu tercatat umpan-umpan silang yang dilepaskan Septian David dan Ilham Udin Armaiyn masih dapat disapu pemain Islandia. Indonesia mendapat peluang matang pertama di menit ke-13. Umpan sodoran Osvaldo Haay dipungkasi Septian David dengan sebuah sepakan terarah, namun bola dapat diblok pemain Islandia. Usai peluang tersebut penguasaan bola kembali diambil alih oleh Islandia. Meski demikian, tempo pertandingan berjalan lambat. Kebutuan akhirnya pecah pada menit ke-29. Di luar dugaan, Indonesia unggul lebih dulu. Berawal dari blunder penjaga gawang Alex Runarsson dalam menghalau umpan panjang Febri Haryadi, bola justru jatuh ke kaki Ilham Udin Armaiyn yang berdiri bebas di mulut gawang. Tanpa membuang waktu, punggawa Selangor FA itu langsung menceploskan si kulit bundar ke gawang dan mengubah kedudukan menjadi 1-0. Tiga menit berselang Islandia mendapat momentum menyamakan skor lewat bola mati. Eksekusi tendangan bebas Gudmundsson gagal berujung gol, bola umpannya gagal disambut pemain Islandia. Pada menit ke-37 Aron Sigurdason tak berhasil mencatatkan namanya pada papan skor. Kali ini sepakannya melenceng dari gawang. Berusaha membalas, Islandia justru terancam oleh dua peluang emas Indnesia. Pada menit ke-38 sepakan kaki kiri Hargianto hampir berujung gol, namun bola melambung di atas mistar. Dua menit kemudian giliran upaya Bayu Pradana gagal, umpan Febri Haryadi diteruskanya dengan sundulan namun bola masih terlampau tinggi. Pada injury time  babak pertama   Islandia sukses menyamakan kedudukan lewat aksi Albert Gudmundsson. Usai menerima umpan terobosan, Gundmundsson melepaskan tendangan yang dapat ditepis Andritany. Sayangnya, bola muntah justru kembali jatuh ke kaki sang penyerang. Pemain bernomor punggung 10 itu lantas menceploskan bola ke gawang kosong sekaligus mengubah kedudukan menjadi 1-1. Hingga wasit meniup peluit berakhirnya babak pertama tak ada gol tambahan lahir. Skor sementara 1-1 bertahan hingga turun minum.

Jakarta, CNN Indonesia — Ahmad Nur Hardianto menjadi bintang pada seleksi Timnas Indonesia U-22, Kamis (2/3). Striker Persela Lamongan itu sukses mencetak dua gol dalam simulasi pertandingan yang dipimpin pelatih Luis Milla. Pada simulasi pertandingan dua babak, Hardianto mencetak dua gol hasil umpan Rizky Dwi Feriyanto dan Muhammad Hargianto. Dua gol ini tercipta lewat skema permainan sayap. Dengan formasi 4-3-3, Rizky maupun Hargianto berhasil merangsek dari sayap dan meneruskan umpan silang mendatar. Hardianto yang punya keunggulan dalam penempatan posisi berhasil menyambut bola di kotak penalti. Tendangan terukurnya tak mampu diadang Dicky Indrayana. Hardianto tergabung dalam tim rompi diplot sebagai striker tengah didampingi dua penyerang sayap, Yogi Rahadian dan Saddil Ramdani. Sementara lini belakang tim rompi digalang duet Hansamu Yama dan Rudolof Yanto Basna dilengkapi full back, Putu Gede Juni Antara dan Osvaldo Haay. Tim Hardianto sukses mengalahkan kubu Evan Dimas Darmono dkk dengan skor 2-0. Trisula penyerang Miftahul Hamdi, Dimas Drajad, dan Septian David Maulana tak mampu menghasilkan gol. Hardianto tak bisa menyembunyikan kegembiraannya sukses mencetak dua gol pada laga ini. Sebelumnya ia juga sukses mencetak satu gol pada simulasi pertandingan, Rabu (2/3). “Saya senang bisa cetak gol, tapi ini semua berkat pemain lain yang kasih dukungan. Saya berharap bisa membenahi kekurangan dan berusaha memberikan yang terbaik setiap hari,” ujar Hardianto. Sementara itu, asisten pelatih Eduardo Perez menilai tak menganggap penampilan Hardianto spesial. Terpenting baginya adalah kolektivitas pemain secara keseluruhan. “Tujuan simulasi hari ini untuk melihat semua pemain. Jadi tidak peduli siapa pemain yang cetak gol, walau itu Hardianto atau pemain lain. Kami tetap akan melihat aspek lain untuk penilaian,” kata Perez.

Related Posts

Comments are closed.