Jelang Pergantian Tahun, Warga Terus Padati Pantai Losari Makassar

Jelang Pergantian Tahun, Warga Terus Padati Pantai Losari Makassar

Pantai Losari Makassar terus disesaki pengunjung dari berbagai wilayah. Warga datang untuk merayakan malam pergantian tahun 2017 ke 2018. Pantauan di Pantai Losari, Jalan Penghibur, Makassar, Minggu (31/12/2017), warga mulai berdatangan sejak pukul 18.00 WITa. Mereka ada yang datang dan langsung menyalakan kembang api. Pergantian tahun untuk wilayah Makassar masih sekitar 3 jam lagi. Namun suara petasan dan kembang api tanpa henti saling bersahutan. Bahkan ada oknum warga yang menyalakan kembang api di tengah kerumunan pengunjung dan mengganggu pengunjung lainnya. “Jengkel juga karena ada sebagian warga yang malah membakar petasan dan kembang api di tengah kerumunan warga. Jelas membahayakan,” ketus salah seorang warga, Nisa. Meski banyak yang menyalakan petasan di tengah kerumunan pengunjung, tidak ada petugas atau aparat yang menegur oknum tersebut. Namun ada juga warga yang mengaku terhibur dengan kembang api yang terus dinyalakan. Mereka mengaku senang bisa menikmati pesta kembang api lebih awal. “Cukup terhibur karena kembang apinya bisa kita lihat lebih awal,” kata seorang pengunjung, Rahmat. Dishub Kota Makassar sudah menutup jalur menuju Pantai Losari dari kendaraan bermotor sejak pukul 16.00 WITa. Jalan yang ditutup di antaranya Jalan Penghibur, Jalan Pasar Ikan, Jalan Sombaopu, Jalan Lamadukelleng, Jalan Mappayuki, Jalan Cendrawasih, Jalan WR Supratman, dan Jalan Ujung Pandang Baru.

Pemerintah Kota Banda Aceh mengeluarkan seruan larangan perayaan tahun baru dengan hura-hura. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat yang mengetahui adanya perayaan agar melapor. Kabid Humas Polda Aceh Kombes Misbahul Munauwar mengatakan, organisasi masyarakat (ormas) yang ada di wilayah Aceh dilarang menggelar razia untuk mencegah perayaan tahun baru. Jika kedapatan merazia, polisi akan mengambil tindakan tegas sesuai hukum yang berlaku. “Baik ormas atau masyarakat jangan main hakim sendiri. Laporkan ke kepolisian jika memang ada kegiatan mencurigakan yang berbau perayaan tahun baru,” kata Misbahul dalam keterangan tertulis kepada wartawan, Minggu (31/12/2017). Polisi juga mengimbau para pelaku usaha atau pun pengelola tempat usaha seperti kafe, hotel serta tempat hiburan agar tidak memfasilitasi perayaan tahun baru. Hal tersebut sesuai aturan atau Qanun (Perda) yang ditetapkan di provinsi Aceh. “Kami imbau seluruh masyarakat Aceh untuk tidak melakukan kegiatan apa pun dalam rangka merayakan tahun baru, termasuk kepada pengelola hotel, kafe dan tempat hiburan agar tidak memfasilitasi kegiatan tersebut, ini sesuai aturan berlaku yang dikeluarkan Pemerintah Aceh,” jelasnya. Meski demikian, untuk mengamankan malam pergantian tahun, Polda Aceh mengerahkan 725 personel dari berbagai satuan. Seluruh personel tersebut akan melakukan patroli keliling ke seluruh lokasi seperti hotel hingga tempat hiburan. Selain polisi, pengamanan juga melibatkan TNI, Satpol PP dan WH, Dinas Perhubungan serta sejumlah unsur terkait lainnya. “Kondisi Aceh, khususnya Banda Aceh, sudah aman. Jangan sampai kami temukan adanya pelanggaran hukum yang dilakukan. Jika main hakim sendiri, itu malah membuat kondisi Aceh tidak aman,” ujar Misbahul.

Pantai Losari Makassar terus disesaki pengunjung dari berbagai wilayah. Warga datang untuk merayakan malam pergantian tahun 2017 ke 2018. Pantauan di Pantai Losari, Jalan Penghibur, Makassar, Minggu (31/12/2017), warga mulai berdatangan sejak pukul 18.00 WITa. Mereka ada yang datang dan langsung menyalakan kembang api. Pergantian tahun untuk wilayah Makassar masih sekitar 3 jam lagi. Namun suara petasan dan kembang api tanpa henti saling bersahutan. Bahkan ada oknum warga yang menyalakan kembang api di tengah kerumunan pengunjung dan mengganggu pengunjung lainnya. “Jengkel juga karena ada sebagian warga yang malah membakar petasan dan kembang api di tengah kerumunan warga. Jelas membahayakan,” ketus salah seorang warga, Nisa. Meski banyak yang menyalakan petasan di tengah kerumunan pengunjung, tidak ada petugas atau aparat yang menegur oknum tersebut. Namun ada juga warga yang mengaku terhibur dengan kembang api yang terus dinyalakan. Mereka mengaku senang bisa menikmati pesta kembang api lebih awal. “Cukup terhibur karena kembang apinya bisa kita lihat lebih awal,” kata seorang pengunjung, Rahmat. Dishub Kota Makassar sudah menutup jalur menuju Pantai Losari dari kendaraan bermotor sejak pukul 16.00 WITa. Jalan yang ditutup di antaranya Jalan Penghibur, Jalan Pasar Ikan, Jalan Sombaopu, Jalan Lamadukelleng, Jalan Mappayuki, Jalan Cendrawasih, Jalan WR Supratman, dan Jalan Ujung Pandang Baru.

Related Posts

Comments are closed.