Jelang Imlek, Pusat Perbelanjaan di Makassar Memerah

Jelang Imlek, Pusat Perbelanjaan di Makassar Memerah

Jelang perayaan Imlek di Makassar, sejumlah tempat mulai berbenah untuk memeriahkanya. Salah satunya Mal Phinisi Poin. Mal yang terletak di Jalan Metro Tanjung Bunga Makassar ini dihias khusus mengunakan lampion, kipas dan payung di bagian atapnya. Tak hanya itu, gapura berbentuk vihara, becak hingga pohon ampao juga bisa ditemui di tempat ini. Humas Mall Phinisi Poin Makassar Indri Anriani Putri mengatakan jika tampilan ini didesain khusus jelang perayaan Imlek, yang didekorasi khusus dengan nuansa vihara. “Ini didesain khusus, ada tim dekorasi biar lebih rame jelang perayaan imlek,” kata Indri Anriani Putri, Senin (5/2/2018). Putri menambahkan, pihak mal sedikitnya menyediakan 600 hiasan khusus, berupa 500 lampion, 50 kipas dan 50 payung khusus. ” Ada 600 hiasan kami siapkan, bisa di liat sendiri ada payung lampion dan kipas,” jelasnya. Selain dekorasi dan hiasan jelang perayaan imlek, nantinya pihak Mal Phinisi Poin juga akan mengelar atraksi barongsai untuk menghibur pengunjung yang hadir para puncak acara.

Jelang perayaan Imlek di Makassar, sejumlah tempat mulai berbenah untuk memeriahkanya. Salah satunya Mal Phinisi Poin. Mal yang terletak di Jalan Metro Tanjung Bunga Makassar ini dihias khusus mengunakan lampion, kipas dan payung di bagian atapnya. Tak hanya itu, gapura berbentuk vihara, becak hingga pohon ampao juga bisa ditemui di tempat ini. Humas Mall Phinisi Poin Makassar Indri Anriani Putri mengatakan jika tampilan ini didesain khusus jelang perayaan Imlek, yang didekorasi khusus dengan nuansa vihara. “Ini didesain khusus, ada tim dekorasi biar lebih rame jelang perayaan imlek,” kata Indri Anriani Putri, Senin (5/2/2018). Putri menambahkan, pihak mal sedikitnya menyediakan 600 hiasan khusus, berupa 500 lampion, 50 kipas dan 50 payung khusus. ” Ada 600 hiasan kami siapkan, bisa di liat sendiri ada payung lampion dan kipas,” jelasnya. Selain dekorasi dan hiasan jelang perayaan imlek, nantinya pihak Mal Phinisi Poin juga akan mengelar atraksi barongsai untuk menghibur pengunjung yang hadir para puncak acara.

Kapolres Bogor, AKBP AM Dicky Pastika Gading, memantau langsung proses evakuasi longsor di sejumlah titik di kawasan Puncak. Parahnya longsor mengakibatkan kawasan Puncak ditutup total. Ada 4 titik longsor di kawasan wisata puncak yang disambangi AKBP Dicky. Pertama di sekitaran Panimbangan Kecil, Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, lalu di sekitar Masjid Atta’Awun. Lalu di wilayah Kampung Cibereum dan Kampung Babakan, Desa Cibereum. AKBP Dicky Pastika Gading meninjau lokasi longsor Foto: Dok. Polres Bogor Dari video yang dikirim AKBP Dicky, di wilayah Panimbangan Kecil terlihat bahu jalan sudah ambrol akibat tanah longsor. Terlihat ada bagian aspal jalan yang bagian bawahnya sudah tidak ada tanah yang menopang sehingga sangat membahayakan pengguna jalan. “Bahu jalan sudah ambrol tanahnya. Terus longsoran ada setinggi ke bawah 15 meter. dari atas juga ada longsoran. Nah yang membahayakan adalah pinggir jalan ini sudah longsor. Jalan ini tidak bisa digunakan setengah jalannya,” kata Dicky. Kawasan Puncak hingga siang ini masih diguyur hujan deras. Jajaran Polres Bogor dan pihak-pihak terkait masih berjibaku membersihkan material longsor. Kawasan Puncak dinyatakan masih ditutup total sementara. Lalu lintas dari arah Jakarta dialihkan lewat Sukabumi. Sedangkan dari arah Cisarua dialihkan lewat Jonggol.

Jasad Sumini tetap utuh meski terkubur selama 10 tahun, menjadi perbincangan tetangga. Mereka mengaku teringat perilaku Sumini semasa hidup. “Kami jadi teringat semasa beliau masih hidup. Rasanya masih baru kemarin. Apalagi ibu saya itu baik sekali orangnya, terutama ke anak-anaknya, juga ke tetangga,” kata salah seorang anak Sumini, Hasan, dengan mata berkaca-kaca, Senin (5/2/2018). Hasan berharap, ibunya yang berperilaku baik meninggal dalam keadaan khusnul khotimah. Baca Juga: Heboh, Jasad Perempuan di Jember Terkubur 10 Tahun Masih Utuh “Bukan kami saja yang berpendapat seperti itu. Tapi warga juga mengatakan ibu saya meninggal dengan baik atau Khusnul Khatimah. Salah satu tanda-tandanya ya jenazahnya masih utuh itu tadi. Mudah-mudahan saja memang demikian. Karena memang beliau orang baik,” jelas Hasan. Jasad Sumini yang ditemukan utuh/ Foto: Yakub Mulyono Hal senada diungkapkan Haki, tetangga Sumini. Dia membenarkan Sumini wanita yang sabar dan baik dengan siapapun. “Dia gampang sekali membantu warga. Yah ikut senang dan terharu dengan jasadnya yang ditemukan utuh,” tambah Haki. 10 Tahun jasad Sumini terkubur di pemakaman umum Dusun Krajan, Desa Sukorejo, Kecamatan Bangsalsari. Kendati demikian, jasad wanita itu ternyata masih utuh. Hal ini diketahui setelah pagar pemakaman ambrol akibat banjir, yang ikut menggerus tempat Sumini dimakamkan 10 tahun silam. Warga setempat menemukan jasad Sumini yang terkubur selama 10 tahun terbungkus kain kafan dalam keadaan utuh.

Meski terkubur selama 10 tahun, jasad Sumini masih utuh. Ini diketahui setelah makamnya ambrol tergerus banjir yang terjadi di Dusun Krajan, Desa Sukorejo, Kecamatan Bangsalsari. Sumini dimakamkan 10 tahun silam di pemakaman umum setempat, yang lokasinya memang tidak jauh dari sungai. Demikian juga makam Sumini, letaknya hanya beberapa meter saja dari bibir sungai. Makam itu terlindung pagar makam di dekat aliran sungai. Beberapa waktu lalu, air sungai meluap akibat hujan deras. Naiknya debit air ini menggerus tanah hingga membuat pagar ambrol. Makam yang ada di dekat sungai itu juga ikut tergerus, termasuk makam Sumini. Baca Juga: Heboh, Jasad Perempuan di Jember Terkubur 10 Tahun Masih Utuh “Mayat yang ditemukan di bagian pagar makam yang ambrol terkena banjir itu memang benar ibu saya, ibu Sumini, meninggal 10 tahun lalu,” kata salah seorang anak Sumini, Hasan, Senin (5/2/2018). Menurut Hasan, saat mendapat kabar pagar makam ambrol, pihak keluarga sudah menyiapkan kain kafan baru untuk almarhum Sumini. Sebab pihaknya juga mendapat kabar, salah satu makam yang ambrol adalah makam Sumini. Jasad Sumini masih utuh saat ditemukan/ Foto: Yakub Mulyono “Kami sekeluarga memang sengaja mencari tulang ibu kami bersama saudara lainnya dibantu warga karena takut dibawa aliran sungai. Namun kami terkejut ketika tubuh ibu kami masih dalam keadaan utuh dan masih lengkap dengan kain kafannya,” tambah anak kelima Sumini itu. Baca Juga: Keluarga Sempat Terharu Melihat Jasad Sumini Ditemukan Utuh Hasan meyakini mayat yang ditemukan di bawah reruntuhan pagar makam yang ambrol memang ibunya. Karena bisa dilihat dari lokasi penemuan berada di bawah makam yang ambrol, di sebelah selatan dan sebelah barat yang dekat dengan pagar. Selain itu, juga bentuk tubuh yang kurus dan tinggi sekitar 150 cm. Sedangkan lainnya, posisi makam berada di sebelah utara dan agak ke timur. “Sungguh membuat saya dan saudara lain terkejut melihat ini. Padahal ibu sudah sekitar 10 tahun meninggal, biasanya sudah tinggal tulang. Tetapi ini tubuh masih utuh hingga ke kaki, dan lengkap dengan kain kafan berwarna agak kecoklatan. Setelah itu, mayat ibu langsung kami angkat ke atas. Serta dilanjutkan dengan penggalian makam, untuk pemindahan pemakaman selanjutnya,” ungkap Hasan. Sementara salah satu warga setempat, Haki mengatakan bahwa memang benar mayat yang ditemukan utuh di dekat pemakaman merupakan Sumini, yang meninggalnya sekitar 10 tahun lalu. “Saya beserta warga lainnya juga ikut terkejut, melihat tubuh Sumini masih utuh. Sangat tidak disangka sekali, saat keluarga bersama warga mengangkat tubuh korban ke atas,” imbuhnya.

Badan Meteorologi, Klimatologi, Geofisika (BMKG) merilis peta sebaran hujan di kawasan Jakarta-Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi (Jabodetabek). Peta sebaran hujan ini merupakan hasil pantauan BMKG pada Minggu (4/2) hingga Senin (5/2) pukul 07.00 WIB. Terpantau hujan merata di wilayah Jabodetabek. “Wilayah Jabodetabek umumnya hujan ringan hingga hujan lebat,” demikian keterangan BMKG, Senin (5/2/2018). Kondisi hujan sangat lebat terjadi kawasan Bogor, Jawa Barat. Kawasan Citeko, Bogor, sempat terjadi hujan dengan intensitas ektrem. “Konsentrasi hujan merata di wilayah Jabodetabek dengan intensitas tertinggi terjadi di Stasiun Meteorologi Citeko, Bogor, yaitu sebesar 152,0 mm,” terang BMKG. Hujan ini menyebabkan tinggi muka air di Bendung Katulampa masuk dalam status Siaga 1. Beberapa wilayah di Jakarta terdampak banjir karena Sungai Ciliwung meluap seperti di Cakung Timur dan Kampung Melayu, Jaktim.

Adu argumentasi terjadi saat pembahasan pasal penghinaan terhadap kepala negara di RUU KUHP. Ketua Panja RKUHP dari Fraksi Partai Demokrat Benny K Harman lantas bertanya terkait aksi kartu kuning dari Ketua BEM UI Zaadit Taqwa kepada Presiden Jokowi. “Misalnya anak BEM UI yang angkat kartu kuning? Apakah mahasiswa yang angkat kartu kuning itu penghinaan?” tanya Benny saat rapat dengan pemerintah di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (5/2/2018). “Bukan, itu yang perlu dikirim ke Asmat,” timpal anggota Panja RUU KUHP dari F-PPP Arsul Sani. Pasal 238 dalam draf RUU KUHP juga dibahas dalam rapat. Sambil berseloroh, Arsul mengatakan apakah menyinggung terhadap fisik kepala negara masuk pidana. “Kalau presiden kurus fisik nggak termasuk doa?” kata Arsul. Anggota Panja RUU KUHP dari F-PKS Tifatul Sembiring menimpali candaan Arsul. “Ini nggak berlaku surut, itu doa yang baik-baik,” ucap Tifatul. Kata kurus yang disinggung Asrul Sani yaitu isi doa Tifatul Sembiring saat Sidang Tahunan MPR 16 Agustus 2017 lalu dan menuai kontroversi. Belakangan, Tifatul menyampaikan maaf lewat akun Twitter-nya.’

Related Posts

Comments are closed.