Insiden Maut Speedboat Tabrak Pohon, 31 Penumpang Diselamatkan

Insiden Maut Speedboat Tabrak Pohon, 31 Penumpang Diselamatkan

Direktorat Jenderal Perhubungan Laut mengevakuasi para penumpang speedboat Anugerah Express yang mengalami kecelakaan di perairan Sungai Sesayap, Tarakan, Kalimantan Utara. Direktur Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP), Capt. Jhonny R Silalahi menyebutkan saat tim gabungan masih melakukan evakuasi penumpang kapal. “Sampai siang ini, sudah 31 orang ditemukan selamat dan 8 orang meninggal. Kami terus melakukan proses pencarian dan evakuasi penumpang,” ujar Direktur Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP), Capt. Jhonny R Silalahi dalam keterangannya, Senin (1/1/2018). Jhonny R Silalahi mengatakan, saat ini tim penyelamat gabungan yang terdiri dari petugas KPLP Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Tanjung Selor, Basarnas dan Polair masih melakukan evakuasi para korban kecelakaan kapal tersebut. Kapal ini dengan rute pelayaran Tanjung Selor – Tarakan memiliki berat 6 GT tersebut sesuai manifest mengangkut penumpang sebanyak 43 orang dewasa, 5 orang anak-anak dan 3 orang Awak Kapal. “Hingga saat ini proses evakuasi masih berlangsung dan penumpang yang selamat langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan,” ujar Capt Jhonny. Adapun posisi kecelakaan kapal masih berada di sekitar alur pelayaran dan untuk penyebab terjadinya kecelakaan masih menunggu penyelidikan lebih lanjut. Berikut data penumpang sesuai manifest: 1. Dewi h (selamat) 2. Hardi (selamat) 3. Amirudin (selamat) 4. Mardiana (selamat) 5. Diun (selamat) 6. Felisia (meninggal) 7. Natasya (meninggal) 8. Arifin ilham 9. Fitri n (selamat) 10. Siti rahayu 11. Sumirno (meninggal) 12. Masna Wahida (selamat) 13. Rusli (selamat) 14. Hilal (selamat) 15. Sujono (selamat) 16. Yosua (selamat) 17. Lutia (selamat) 18. Mujiono 19. H. Ahmad (meninggal) 20. Hj. Yuliana (meninggal/istri H. Ahmad) 21. Ayu 22. Alia 23. Andrianto (selamat) 24. Hasnawati (selamat) 25. Andisari (selamat) 26. Andisulaiman (selamat) 27. Eka p 28. Nur anisa 29. Agnes (selamat) 30. Prisila (selamat) 31. Thomas (selamat) 32. M. Nur fitra 33. Wati 34. Sulau (selamat) 35. Ateng 36. Kamsia 37. Bambang 38. Fitriani (selamat) 39. Bagas 40. Wahyu S 41. Asmi 42. Marsono (selamat) 43. M rofik (selamat) 44. Humaira (selamat) 45. Fadliansayh tanpa tiket (selamat) Penumpang anak 1. Infen 2. M. Fikri 3. Siti nur 4. Adnan 5. M. Ridwan 6. Anisa (selamat) Berdasarkan data tersebut, baru lima jenazah yang diketahui identitasnya. Sedangkan sejumlah penumpang lain belum ditemukan.

Direktorat Jenderal Perhubungan Laut mengevakuasi para penumpang speedboat Anugerah Express yang mengalami kecelakaan di perairan Sungai Sesayap, Tarakan, Kalimantan Utara. Direktur Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP), Capt. Jhonny R Silalahi menyebutkan saat tim gabungan masih melakukan evakuasi penumpang kapal. “Sampai siang ini, sudah 31 orang ditemukan selamat dan 8 orang meninggal. Kami terus melakukan proses pencarian dan evakuasi penumpang,” ujar Direktur Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP), Capt. Jhonny R Silalahi dalam keterangannya, Senin (1/1/2018). Jhonny R Silalahi mengatakan, saat ini tim penyelamat gabungan yang terdiri dari petugas KPLP Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Tanjung Selor, Basarnas dan Polair masih melakukan evakuasi para korban kecelakaan kapal tersebut. Kapal ini dengan rute pelayaran Tanjung Selor – Tarakan memiliki berat 6 GT tersebut sesuai manifest mengangkut penumpang sebanyak 43 orang dewasa, 5 orang anak-anak dan 3 orang Awak Kapal. “Hingga saat ini proses evakuasi masih berlangsung dan penumpang yang selamat langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan,” ujar Capt Jhonny. Adapun posisi kecelakaan kapal masih berada di sekitar alur pelayaran dan untuk penyebab terjadinya kecelakaan masih menunggu penyelidikan lebih lanjut. Berikut data penumpang sesuai manifest: 1. Dewi h (selamat) 2. Hardi (selamat) 3. Amirudin (selamat) 4. Mardiana (selamat) 5. Diun (selamat) 6. Felisia (meninggal) 7. Natasya (meninggal) 8. Arifin ilham 9. Fitri n (selamat) 10. Siti rahayu 11. Sumirno (meninggal) 12. Masna Wahida (selamat) 13. Rusli (selamat) 14. Hilal (selamat) 15. Sujono (selamat) 16. Yosua (selamat) 17. Lutia (selamat) 18. Mujiono 19. H. Ahmad (meninggal) 20. Hj. Yuliana (meninggal/istri H. Ahmad) 21. Ayu 22. Alia 23. Andrianto (selamat) 24. Hasnawati (selamat) 25. Andisari (selamat) 26. Andisulaiman (selamat) 27. Eka p 28. Nur anisa 29. Agnes (selamat) 30. Prisila (selamat) 31. Thomas (selamat) 32. M. Nur fitra 33. Wati 34. Sulau (selamat) 35. Ateng 36. Kamsia 37. Bambang 38. Fitriani (selamat) 39. Bagas 40. Wahyu S 41. Asmi 42. Marsono (selamat) 43. M rofik (selamat) 44. Humaira (selamat) 45. Fadliansayh tanpa tiket (selamat) Penumpang anak 1. Infen 2. M. Fikri 3. Siti nur 4. Adnan 5. M. Ridwan 6. Anisa (selamat) Berdasarkan data tersebut, baru lima jenazah yang diketahui identitasnya. Sedangkan sejumlah penumpang lain belum ditemukan.

Sebuah speedboat terbalik saat bertolak menuju Tarakan dari Tanjung Selor, Kalimantan Utara. Akibat kejadian ini, delapan orang meninggal dunia dan beberapa penumpang belum ditemukan. Kepala Markas PMI Kaltara Amrin mengatakan kejadian bermula saat speedboat Anugrah Ekspress berangkat dari Pelabuhan Kayan 2 Tanjung Selor menuju Tarakan pada pukul 08.15 Wita. Kapal itu diketahui dikemudikan oleh Amir. Setelah berlayar sekitar 10 menit, saat berada di sekitar lapangan futsal Breezy Sahbanar Lama, tiba-tiba speedboat menabrak batang pohon. Speedboat terbalik di Tarakan (Sofyan/detikcom) “Penumpang mendengar suara benturan dan speedboat terbalik. Jumlah korban sementara ada delapan yang meninggal dari total jumlah penumpang 45,” terang Amrin kepada wartawan, Senin (1/1/2018). Berikut data penumpang sesuai manifest: 1. Dewi h (selamat) 2. Hardi (selamat) 3. Amirudin (selamat) 4. Mardiana (selamat) 5. Diun (selamat) 6. Felisia (meninggal) 7. Natasya (meninggal) 8. Arifin ilham 9. Fitri n (selamat) 10. Siti rahayu 11. Sumirno (meninggal) 12. Masna Wahida (selamat) 13. Rusli (selamat) 14. Hilal (selamat) 15. Sujono (selamat) 16. Yosua (selamat) 17. Lutia (selamat) 18. Mujiono 19. H. Ahmad (meninggal) 20. Hj. Yuliana (meninggal/istri H. Ahmad) 21. Ayu 22. Alia 23. Andrianto (selamat) 24. Hasnawati (selamat) 25. Andisari (selamat) 26. Andisulaiman (selamat) 27. Eka p 28. Nur anisa 29. Agnes (selamat) 30. Prisila (selamat) 31. Thomas (selamat) 32. M. Nur fitra 33. Wati 34. Sulau (selamat) 35. Ateng 36. Kamsia 37. Bambang 38. Fitriani (selamat) 39. Bagas 40. Wahyu S 41. Asmi 42. Marsono (selamat) 43. M rofik (selamat) 44. Humaira (selamat) 45. Fadliansayh tanpa tiket (selamat) Penumpang anak 1. Infen 2. M. Fikri 3. Siti nur 4. Adnan 5. M. Ridwan 6. Anisa (selamat) Berdasarkan data tersebut, baru lima jenazah yang diketahui identitasnya. Sedangkan sejumlah penumpang lain belum ditemukan.

Related Posts

Comments are closed.