Heboh Pohon Pisang Berbuah dari Batang di Pangkep Sulsel

Heboh Pohon Pisang Berbuah dari Batang di Pangkep Sulsel

Warga Pangakeje, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, dihebohkan munculnya pohon pisang yang berbuah melalui batangnya. Karena peristiwa yang tak umum, hal ini sempat dikaitkan dengan hal mistis. “Karena tempat awalnya mau dibanguni green house , kita pindahkan ini pisang. Nah pas dua hari setelah itu, pohon ini ditemukan sama siswa berbuah di batangnya,” kata guru yang menanam pisang, Tajuddin, saat ditemui detikcom , Sabtu (3/2/2018). Pohon pisang setinggi tiga meter ini ditanam Tajuddin di dalam lingkungan Sekolah Dasar Negeri (SDN) Nomor 11 Pabundukang, Kecamatan Pangakeje sekitar tiga bulan lalu. Dia mengatakan bibit pisang itu didapatkan dari kebun belakang rumahnya. Pohon tersebut berbuah tanpa ada jantung pisang seperti pada umumnya. “Macam-macamlah, ada yang bilang ini pisang mistis. Tapi kami sih bilangnya ini anugerah karena saya sendiri tidak pernah melihat ada pisang berbuah seperti ini,” tuturnya. Untuk menjaga buah pisang ini bisa tumbuh besar, Tajuddin tidak membiarkan warga ataupun siswa memegang langsung buah itu. Ia takut, buahnya itu rusak dan pohonnya mati. “Kami sudah pagari, biar tidak sembarang orang yang masuk. Apalagi ini areal sekolah. Siswa kami larang masuk dan memegang langsung pohonnya,” sebutnya. Keunikan ini mengundang warga luar datang melihat karena penasaran. Awalnya mereka melihat pohon pisang unik itu di media sosial diunggah banyak warga yang telah datang sebelumnya. “Kami penasaran, makanya kami datang ke sini mau lihat langsung. Awalnya sih tidak percaya, kok ada pisang aneh begitu. Pas lihat ternyata benar dan bukan mengada-ada. Saya lihatnya di Facebook,” kata seorang warga dari Kota Pare-pare yang singgah berkunjung.

Warga Pangakeje, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, dihebohkan munculnya pohon pisang yang berbuah melalui batangnya. Karena peristiwa yang tak umum, hal ini sempat dikaitkan dengan hal mistis. “Karena tempat awalnya mau dibanguni green house , kita pindahkan ini pisang. Nah pas dua hari setelah itu, pohon ini ditemukan sama siswa berbuah di batangnya,” kata guru yang menanam pisang, Tajuddin, saat ditemui detikcom , Sabtu (3/2/2018). Pohon pisang setinggi tiga meter ini ditanam Tajuddin di dalam lingkungan Sekolah Dasar Negeri (SDN) Nomor 11 Pabundukang, Kecamatan Pangakeje sekitar tiga bulan lalu. Dia mengatakan bibit pisang itu didapatkan dari kebun belakang rumahnya. Pohon tersebut berbuah tanpa ada jantung pisang seperti pada umumnya. “Macam-macamlah, ada yang bilang ini pisang mistis. Tapi kami sih bilangnya ini anugerah karena saya sendiri tidak pernah melihat ada pisang berbuah seperti ini,” tuturnya. Untuk menjaga buah pisang ini bisa tumbuh besar, Tajuddin tidak membiarkan warga ataupun siswa memegang langsung buah itu. Ia takut, buahnya itu rusak dan pohonnya mati. “Kami sudah pagari, biar tidak sembarang orang yang masuk. Apalagi ini areal sekolah. Siswa kami larang masuk dan memegang langsung pohonnya,” sebutnya. Keunikan ini mengundang warga luar datang melihat karena penasaran. Awalnya mereka melihat pohon pisang unik itu di media sosial diunggah banyak warga yang telah datang sebelumnya. “Kami penasaran, makanya kami datang ke sini mau lihat langsung. Awalnya sih tidak percaya, kok ada pisang aneh begitu. Pas lihat ternyata benar dan bukan mengada-ada. Saya lihatnya di Facebook,” kata seorang warga dari Kota Pare-pare yang singgah berkunjung.

TRIBUNPINRANG.COM, LANRISANG – Warga  Kampung Labalakang, Desa Amassangan, Kecamatan Lanrisang, Kabupaten Pinrang dihebohkan dengan penampakan unik sebatang pohon pisang. Pasalnya, pohon pisang yang baru setinggi dua jengkal dari dasar tanah itu, sudah tampak memiliki jantung pisang dan bakal berbuah. “Pohon pisang yang berukuran kecil ini, diketahui warga kemarin. Warga pun memposting dan memviralkannya di media sosial,” tutur salah seorang warga Fahri, Kamis (7/9/2017). Sejak ditemukan pisang dan dipamerkan di media sosial, katanya, banyak orang yang datang ke lokasi tumbuh batang pisang tersebut.  “Mereka pasti penasaran. Apalagi, jarang sekali ada pisang seperti itu,” ujar Fahri. Ia menambahkan, proses penanaman pohon pisang itu normal dan seperti yang dilakukan pada umumnya. “Aneh dan unik memang, saya baru menemukan fenomena seperti ini,” ujarnya. Karena unik, warga setempat memagari pohon pisang itu untuk menjaga kelestariannya. (*)

div align= justify Tanjungbalai (SIB)- / Dua wanita pemilik sabu diringkus petugas Satuan Narkoba Polres Tanjungbalai, dari Jalan Husni Thamrin Kelurahan Pahang Kecamatan Datuk Bandar Rabu (31/1). b b Kedua tersangka NS (20) warga Jalan Husni Thamrin Kecamatan Datuk Bandar dan ES (25) warga Jalan MT Haryono Kecamatan Bandar Timur Kota Tanjungbalai. b b NS dan ES ditangkap di Jalan Husni Thamrin, Kecamatan Datuk Bandar saat berada dipinggir jalan. Petugas menyita dua bungkus plastik berisi sa Baca tapak asal هذه الصفحة هي مجرد قاریء تلقائي للأخبار باستخدام خدمة الـ RSS و بأن نشر هذه الأخبار هنا لاتعني تأییدها علی الإطلاق.

Related Posts

Comments are closed.