Hanura Kubu Ambhara Sebut 418 DPC Daftar Ikut Munaslub

Hanura Kubu Ambhara Sebut 418 DPC Daftar Ikut Munaslub

Sekjen Partai Hanura Sarifuddin Sudding dari kubu Ambhara menyebut 418 dewan pimpinan cabang mendorong terlaksananya munaslub Partai Hanura dalam rangka mencari ketua umum definitif. Sudding mengatakan seruan pergantian ketua umum berasal dari arus bawah. “Ini arus bawah yang menghendaki, baik dari DPD maupun provinsi. Yang terdaftar saat ini sudah 418 DPC,” kata Sudding saat mengumumkan batalnya munaslub malam ini di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Rabu (17/1/2018). [Gambas:Video 20detik] Sudding melanjutkan, dalam rapat tertutup yang dilaksanakan malam ini, 27 DPD masih tetap solid menginginkan munaslub. “Ada 27 DPD tetap solid melakukan munaslub, sehingga kita tidak bisa lagi membendung,” sambung dia. Menurut Sudding, tak peduli terhadap pernyataan Ketua Umum Hanura Oesman Sapta Oedang tentang SK Kementerian Hukum dan HAM yang masih berada di tangannya. “Biarlah OSO mengklaim-klaim. Ini arus bawah menghendaki (pergantian ketua umum),” ucap dia. Ditanya mengenai siapa nama pengganti Oesman yang akan dibawa ke munaslub, Sudding menjawab belum membahas hal itu. “Kita belum membahas,” tutur Sudding. Hanura kubu Ambhara batal melaksanakan munaslub di Hotel Sultan malam ini. Sudding mengatakan ada beberapa hal yang membuat munaslub tak dapat terlaksana malam ini, salah satunya kendala adalah ballroom hotel yang sudah lebih dulu dipesan Bank BRI.

Sekjen Partai Hanura Sarifuddin Sudding dari kubu Ambhara menyebut 418 dewan pimpinan cabang mendorong terlaksananya munaslub Partai Hanura dalam rangka mencari ketua umum definitif. Sudding mengatakan seruan pergantian ketua umum berasal dari arus bawah. “Ini arus bawah yang menghendaki, baik dari DPD maupun provinsi. Yang terdaftar saat ini sudah 418 DPC,” kata Sudding saat mengumumkan batalnya munaslub malam ini di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Rabu (17/1/2018). [Gambas:Video 20detik] Sudding melanjutkan, dalam rapat tertutup yang dilaksanakan malam ini, 27 DPD masih tetap solid menginginkan munaslub. “Ada 27 DPD tetap solid melakukan munaslub, sehingga kita tidak bisa lagi membendung,” sambung dia. Menurut Sudding, tak peduli terhadap pernyataan Ketua Umum Hanura Oesman Sapta Oedang tentang SK Kementerian Hukum dan HAM yang masih berada di tangannya. “Biarlah OSO mengklaim-klaim. Ini arus bawah menghendaki (pergantian ketua umum),” ucap dia. Ditanya mengenai siapa nama pengganti Oesman yang akan dibawa ke munaslub, Sudding menjawab belum membahas hal itu. “Kita belum membahas,” tutur Sudding. Hanura kubu Ambhara batal melaksanakan munaslub di Hotel Sultan malam ini. Sudding mengatakan ada beberapa hal yang membuat munaslub tak dapat terlaksana malam ini, salah satunya kendala adalah ballroom hotel yang sudah lebih dulu dipesan Bank BRI.

Hanura kubu Ambhara batal melaksanakan munaslub malam ini. Sekjen Hanura yang bergabung dalam kubu Ambhara, Sarifuddin Sudding, mengatakan ada beberapa hal yang membuat munaslub tak dapat terlaksana malam ini, salah satunya kendala tempat. “Ada beberapa hal yang memang perlu kita siapkan secara matang dan memang tempatnya juga di sini itu tidak memungkinkan karena ballroom -nya itu dipakai pihak salah satu bank. Sehingga kita besok jam 08.30 WIB, kita mulai (munaslub),” terang Sudding setelah mengikuti rapat tertutup Hanura kubu Ambhara di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Rabu (17/1/2018). Sudding mengatakan Ketua Dewan Pembina Partai Hanura Wiranto akan mengirim unsur Dewan Pembina partai untuk ikut ikut acara munaslub besok pagi. Sudding mengklaim mayoritas pengurus partai hadir besok. “Dia (Wiranto) sudah menyampaikan akan dihadiri unsur Dewan Pembina, Ketua Dewan Penasihat Pak Subagio HS dan Jenderal Ismail dan dari unsur Dewan Kehormatan,” ujar Sudding. “Mayoritas pengurus Badan Pengurus Harian dan juga, Anda lihat sendiri, bagaimana DPC-DPC se-Indonesia sudah datang, juga ketua DPD dan sekretarisnya,” sambung Sudding. [Gambas:Video 20detik] Sudding menekankan munaslub tidak akan dibatalkan lagi besok. Ia menyampaikan penyelenggaraan munaslub menjadi keputusan dalam rapat tertutup. ” Fixed besok kita akan laksanakan munaslub karena itu sudah keputusan kawan-kawan kita tadi rapatkan,” ucap dia. Dia kemudian menambahkan peserta munaslub berjumlah ribuan. “Jumlah peserta ribuan,” imbuh dia. Salah satu karyawan Hotel Sultan menjelaskan ballroom hotel memang tidak tersedia untuk malam ini karena telah dipesan oleh bank swasta. “Sebenarnya ( ballroom ) bisa kapan saja kalau lagi kosong. Cuma itu dipakai sama bank swasta, mulai hari ini sampai tanggal 21,” kata karyawan hotel tersebut. Sebelumnya, Hanura kubu Ambhara merencanakan munaslub malam ini di Hotel Sultan. Sebelum mengikuti rapat, Ketua DPP Hanura versi Ambhara Dadang Rusdiana dan Sudding optimistis munaslub terselenggara malam ini.

Sekjen Partai Hanura Sarifuddin Sudding dari Kubu Ambhara menyebut 418 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) mendorong terlaksananya munaslub Parta Hanura dalam rangka mencari ketua umum definitif. Sudding mengatakan seruan pergantian ketua umum berasal dari arus bawah. “Ini arus bawah yang menghendaki, baik dari DPD maupun provinsi, yang terdaftar saat ini sudah 418 DPC,” kata Sudding saat mengumumkan batalnya munaslub malam ini di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Rabu (17/1/2018). Sudding melanjutkan, dalam rapat tertutup yang dilaksanakan malam ini, 27 DPD masih tetap solid menginginkan munaslub. “Lalu ada 27 DPD tetap solid melakukan munaslub, sehingga kita tidak bisa lagi membendung,” sambung dia. Menurut Sudding, tak peduli dengan pernyataan Ketua Umum Hanura Oesman Sapta Oedang tentang SK Kementerian Hukum dan HAM yang masih berada di tangannya. “Biarlah OSO mengklaim-klaim. Ini arus bawah menghendaki (pergantian ketua umum),” ucap dia. Ditanya mengenai siapa nama pengganti Oesman yang akan dibawa ke munaslub, Sudding menjawab belum membahas hal itu. “Kita belum membahas,” tutur Sudding. Hanura Kubu Ambhara batal melaksanakan munaslub di Hotel Sultan, malam ini. Sekjen Hanura yang bergabung dalam kubu itu, Sarifuddin Suding mengatakan ada beberapa hal yang membuat munaslub tak dapat terlaksana malam ini, salah satunya kendala adalah ballroom hotel yang sudah lebih dulu dipesan Bank BRI.

seperti di kutip dari http://rajatrepik.com

Sekjen Partai Hanura Sarifuddin Sudding dari Kubu Ambhara menyebut 418 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) mendorong terlaksananya munaslub Parta Hanura dalam rangka mencari ketua umum definitif. Sudding mengatakan seruan pergantian ketua umum berasal dari arus bawah. “Ini arus bawah yang menghendaki, baik dari DPD maupun provinsi, yang terdaftar saat ini sudah 418 DPC,” kata Sudding saat mengumumkan batalnya munaslub malam ini di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Rabu (17/1/2018). Sudding melanjutkan, dalam rapat tertutup yang dilaksanakan malam ini, 27 DPD masih tetap solid menginginkan munaslub. “Lalu ada 27 DPD tetap solid melakukan munaslub, sehingga kita tidak bisa lagi membendung,” sambung dia. Menurut Sudding, tak peduli dengan pernyataan Ketua Umum Hanura Oesman Sapta Oedang tentang SK Kementerian Hukum dan HAM yang masih berada di tangannya. “Biarlah OSO mengklaim-klaim. Ini arus bawah menghendaki (pergantian ketua umum),” ucap dia. Ditanya mengenai siapa nama pengganti Oesman yang akan dibawa ke munaslub, Sudding menjawab belum membahas hal itu. “Kita belum membahas,” tutur Sudding. Hanura Kubu Ambhara batal melaksanakan munaslub di Hotel Sultan, malam ini. Sekjen Hanura yang bergabung dalam kubu itu, Sarifuddin Suding mengatakan ada beberapa hal yang membuat munaslub tak dapat terlaksana malam ini, salah satunya kendala adalah ballroom hotel yang sudah lebih dulu dipesan Bank BRI.

seperti di kutip dari http://rajatrepik.com

Sekjen Partai Hanura Sarifuddin Sudding mengatakan ada 27 DPD dan 418 DPC yang menginginkan segera dilaksanakannya musyawarah nasional luar biasa (munaslub). Sudding menyebut partainya akan segera melaksanakan munaslub dalam minggu ini. “Dalam minggu-minggu ini,” kata Sudding saat ditemui di kantor DPP Hanura, Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur, Selasa (16/1/2018). Sudding mengatakan DPD dan DPC itu sebelumnya telah menandatangani mosi tidak percaya terhadap kepemimpinan Oesman Sapta Odang (OSO) sebagai ketua umum. Para perwakilan DPD dan DPC itu juga sudah bertemu dengan Ketua Dewan Pembina Partai Hanura Wiranto untuk membahas permasalahan tersebut. Sudding juga menyebut Wiranto meminta masalah partai diselesaikan sesuai ketentuan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga. “Tadi disampaikan kawan-kawan DPD tadi hasil pertemuan mereka (dengan Wiranto), yakni selesaikan masalah ini dengan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga. Kalau sesuai mekanisme itu ya harus melalui munaslub,” ujar dia. Sementara itu, Ketua DPD Sumatera Barat Marlis tak menjelaskan secara detail tempat dilaksanakannya Munaslub Partai Hanura tersebut. Namun dia memastikan munaslub akan dilaksanakan di Kota Jakarta. “(Munaslub) di Jakarta,” ujar Marlis. Sebelumnya, sejumlah DPD dan DPC Hanura berkumpul menyatakan sikapnya meminta DPP agar segera menyelenggarakan munaslub. Mereka ingin segera mencari ketua umum setelah memecat Oesman Sapta Odang. “Kami ingin menyampaikan hal penting terkait langkah penyelamatan partai,” ujar Ketua DPD Hanura Sumbar Marlis dalam jumpa pers di kantor DPP Hanura, Bambu Apus, Jakarta Timur, Selasa (16/1).

seperti di kutip dari http://rajatrepik.com

Sejumlah DPD dan DPC menilai, di bawah kepemimpinan Oesman Sapta Odang (OSO) sebagai ketua umum, suasana partai tak kondusif. Ketua DPD Sumatera Barat Marlis mengungkapkan ‘dosa’ OSO, yakni dia marah jika sambutan ketika berkunjung ke daerah tidak meriah. “Setiap beliau ke daerah menimbulkan ketakutan secara psikologis. Kalau beliau datang dan nggak meriah sambutannya, beliau akan marah ke ketua DPD,” kata Marlis di kantor DPP Partai Hanura, Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur, Selasa (16/1/2018). Tak hanya marah, menurut Marlis, OSO pun tak segan memecat ketua DPD tersebut. Marlis menuturkan, selama di bawah kepemimpinan OSO selama satu tahun, ada sekitar enam ketua DPD yang dipecat atau diganti Plt tanpa mekanisme yang jelas, salah satunya Mularis, Ketua DPD Sumatera Selatan. “Apa yang terjadi dalam perjalanan selama satu tahun ini sudah enam ketua DPD yang diberhentikan tanpa sebab. Salah satunya Bapak Mularis, Ketua DPD Sumsel yang membangun partai ini dari nol tanpa dana dari pusat. Tapi tanpa hal yang prinsip beliau di-Plt-kan,” kata Marlis. Atas dasar itulah, sebanyak 27 DPD dan 418 DPC Partai Hanura di seluruh Indonesia menandatangani mosi tidak percaya terhadap kepemimpinan OSO sebagai ketua umum. Kini DPD dan DPC meminta DPP Partai Hanura segera menggelar munaslub untuk menyelamatkan partai. “Kami menuntut munaslub, karena itu satu-satunya jalan untuk mempertahankan marwah partai,” jelas Marlis. Marlis menyebut sejumlah DPD dan DPC itu telah bertemu Ketua Dewan Pembina Partai Hanura Wiranto. Menurutnya, Wiranto setuju dengan dilaksanakannya munaslub. “Kami dalam forum ini kami telah menyampaikan secara bulat penyelesaian penyelamatan partai ini melalui munaslub. Dan atas izin Bapak Pembina (Wiranto), beliau menyetujui untuk segera dilaksanakan,” tuturnya.

seperti di kutip dari http://rajatrepik.com

Polisi menangkap pelaku pencurian dengan modus mengganjal mesin ATM di Tangerang Selatan (Tangsel). Pelaku bernama Yolan ditembak setelah sempat bersembunyi di kandang ayam. “Yolan bersembunyi di kandang ayam di lokasi yang tidak terlalu jauh dengan TKP (tempat kejadian perkara). Karena berusaha melawan petugas, maka dilakukan tindakan tegas terukur berupa letusan senjata api dengan sasaran betis kanan dari pelaku,” kata Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Ahmad Alexander Yurikho dalam keterangannya, Rabu (17/1/2018). Penangkapan terjadi pada Senin (15/1). Polisi saat itu mendapat laporan pelaku dan kawanannya beraksi di minimarket Perumahan Legok Permai, Desa Legok, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang. Tim Vipers Polres Tangsel lalu mendatangi lokasi dan mendapati pelaku bersama 3 rekannya. Mereka langsung kabur menghindari petugas. “Pada saat akan dilakukan upaya pengamanan, 4 orang yang dicurigai sebagai pelaku pencurian dengan pemberatan dengan modus ganjal ATM tersebut melarikan diri,” lanjut Alexander. Yolan berhasil ditangkap setelah terlibat kejar-kejaran dengan polisi dan warga. Sedangkan 3 rekannya, yakni Deri, Opik, dan Adi, kini berstatus DPO. Kepada polisi, tersangka mengaku sudah berulang kali melakukan aksi mengganjal ATM. Mereka bahkan telah mencuri uang hingga puluhan juta rupiah. “Pelaku dengan menggunakan mobil telah melakukan 3 kali aksi kejahatan, di antaranya Alfamart Jati Elok Pagedangan, Indomart Karawaci Legok Pagedangan, dengan kerugian Rp 67 juta, dan Alfamart Legok Permai tempat para pelaku tertangkap tangan,” pungkasnya. Selain menangkap pelaku, polisi menyita barang bukti berupa tusuk gigi yang digunakan pelaku saat beraksi, satu unit mobil milik pelaku, dan sejumlah kartu ATM. Pelaku dijerat Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan.

seperti di kutip dari http://rajatrepik.com

Anggota VII BPK RI Eddy Moelyadi mengaku tak tahu bila anak buahnya, Rochmadi Saptogiri, merekam percakapannya selama 2,5 tahun. Rochmadi membeberkan alasan perbuatannya itu. Awalnya, Eddy–yang dihadirkan sebagai saksi dalam persidangan dengan terdakwa Rochmadi–mengaku baru tahu apabila percakapan teleponnya dengan Rochmadi selalu direkam. Tak tanggung-tanggung, Rochmadi melakukan perekaman itu selama 2,5 tahun dengan durasi 29 jam. “Saya kalau telepon Rochmadi ternyata direkam itu tahu pas diperiksa penyidik diperdengarkan,” kata Eddy ketika bersaksi dalam sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Selatan, Rabu (17/1/2018). “Saya tidak tahu tujuan Pak Rochmadi merekam saya,” imbuh Eddy. Setelah itu, hakim mempersilakan Rochmadi untuk menanggapi kesaksian Eddy. Rochmadi pun mengungkapkan alasannya merekam pembicaraan telepon dengan atasannya itu. “Betul saya lakukan itu (rekaman) kalau tidak bawa buku agenda, karena diskusi kita agar bisa ditindaklanjuti,” ujar Rochmadi. Namun, menurutnya, tidak semua percakapan selalu dia rekam. Selain itu, dia mengaku tidak merekam pembicaraan telepon dengan iPhone 7–yang diberikan Eddy padanya. “Tapi tidak seluruhnya direkam, hanya 3 atau 4 percakapan itu untuk dokumen saya. Bukan iPhone 7 itu perdengarkan tahun 2016 sampai 2017,” ucap Rochmadi. “Niat saya tidak ada niat jelek. Kalau diskusi lembaran saya bisa habis agar bisa memantau tindak lanjut. Itu tidak ada terkait Kemendes,” kata Rochmadi.

seperti di kutip dari http://rajatrepik.com

Personel kepolisian melakukan pengamanan di dekat area gedung bekas Televisi Pendidikan Indonesia, Taman Mini, Cipayung, Jakarta Timur. Pengamanan dilakukan karena ada dugaan gedung itu diduduki sekelompok masyarakat. Pantauan detikcom di sekitar lokasi, Jalan Pondok Gede, tampak sejumlah polisi berjaga-jaga, Rabu (17/1/2018). Polisi tersebut dilengkapi rompi antipeluru. Polisi terlihat juga berada di tempat makan di sekitar lokasi. Sejumlah kendaraan milik polisi terparkir di pinggir Jalan Pondok Gede. Foto: Ibnu Hariyanto/detikcom Sejumlah orang berada di gedung tersebut. Sementara itu, di depan gedung eks TPI tampak terpasang pagar berlapis kawat berduri. Kapolres Jakarta Timur Kombes Tony Saputra mengatakan pengamanan dilakukan untuk menghindari terjadinya bentrokan. “Iya buat pengamanan saja, Kalau ada informasi potensi ada bentrok pasti kita datang, itu kalau ada,” kata Tony saat dimintai konfirmasi. Foto: Ibnu Hariyanto/detikcom Dia menampik adanya isu terkait penyerangan di gedung tersebut. Menurutnya, dari pagi hingga sore ini, kondisi tetap kondusif. “Sudah stand by dari pagi (polisi). Dari pagi tidak ada apa-apa,” ucapnya

seperti di kutip dari http://rajatrepik.com

Kasus pelecehan seksual terhadap perempuan kembali terjadi. Pelaku bahkan beraksi di ruang publik. Seperti dialami oleh seorang perempuan berinisial AM (22). AM saat itu sedang melintas di Jalan Kuningan Datuk Margonda, Beji, Depok, Jawa Barat, Kamis (11/1) kemarin sekitar pukul 14.29 WIB. “Iya, kejadiannya kemarin,” ujar AM saat dikonfirmasi detikcom, Jumat (12/1/2018). Peristiwa itu terekam kamera CCTV di rumah salah satu warga. Dalam rekaman CCTV yang tersebar di media sosial, tampak pelaku menaiki motor, melintasi korban yang sedang berjalan kaki. “Saya dari rumah mau ke Stasiun Pondok Cina saat itu,” kata AM. Tiba-tiba, datang pelaku bermotor B 3720 EA memelankan motornya ketika mendekati korban. Selanjutnya pelaku dengan tangan kirinya meremas payudara korban. Seketika korban kaget dan meneriakinya. Namun pelaku terlanjut melarikan diri dengan motornya. [Gambas:Video 20detik]

seperti di kutip dari http://rajatrepik.com

Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan menanggapi santai pelaporan dirinya ke Bareskrim Polri oleh Fredrich Yunadi. Ia mempersilakan Fredrich melaporkan dirinya. “Silakan saja,” kata Basaria kepada detikcom , Rabu (17/1/2018). Selain itu, Wakil Ketua KPK Saut Situmorang mengaku tak jadi masalah jika Basaria dilaporkan ke polisi oleh Fredrich. Menurutnya, melaporkan ke seseorang ke pihak kepolisian adalah hak siapa pun. “Ya, itu hak setiap orang laporkan seseorang. Sama juga ketika saya dilaporkan,” ujar Saut. Saut sendiri menyebut KPK yakin ada dugaan peristiwa pidana merintangi penyidikan kasus e-KTP oleh Fredrich. Ia juga menyebut selama ini kasus yang ditangani KPK selalu diputus bersalah 100 persen. “Kalau itu bagian dari checks and balances, itu bagus, tapi perlu diyakini KPK tidak pernah keluar dari keyakinan conviction rate 100 persen. Itu sebabnya KPK yakin akan apa yang kita lakukan itu firmed bahwa ada peristiwa pidananya di situ,” ungkap Saut. Sebelumnya, Fredrich Yunadi mengklaim telah melaporkan Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan ke Bareskrim Polri. Laporan itu disebutnya disampaikan melalui Peradi. “Sudah, sudah (laporkan Basaria Panjaitan) ke Bareskrim oleh Peradi,” kata Fredrich di KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan. Namun belum ada informasi apakah benar laporan itu sudah masuk ke Bareskrim atau tidak. Fredrich juga tidak memerinci laporan tersebut apakah atas Basaria saja atau ada pihak lain yang dilaporkannya. Pengacara Fredrich, Sapriyanto Refa, malah mengaku tidak tahu soal itu. Fredrich dijerat KPK dengan dugaan menghalangi proses penyidikan Novanto dalam perkara korupsi proyek e-KTP. Dia ditetapkan sebagai tersangka bersama-sama dengan dr Bimanesh Sutarjo, dokter yang menangani Novanto ketika mengalami kecelakaan. Baik Bimanesh maupun Fredrich diduga memanipulasi data rekam medis Novanto untuk menghindari panggilan penyidik KPK.

seperti di kutip dari http://rajatrepik.com

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya meminta Pemprov DKI Jakarta mengkaji lagi penataan Tanah Abang yang memfasilitasi pedagang kaki lima (PKL) di trotoar. Polisi menyayangkan sarana yang dibangun dengan anggaran yang besar digunakan untuk PKL. “Rugi, jalan yang bagus, mahal harganya dipakai untuk kaki lima,” kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Halim Pagarra kepada detikcom, Rabu (17/1/2018). Pembangunan sarana jalan membutuhkan anggaran yang cukup besar. Tidak hanya itu, proyek pembangungan sarana jalan juga membutuhkan waktu yang lama. “Terlalu mahal kalau jalan yang dibuat tahu-tahu buat kaki lima, sayang kan,” ujarnya. Halim mengatakan pihaknya mendukung setiap kebijakan Pemprov DKI Jakarta asalkan tidak melanggar aturan. Ia menyarankan Pemprov DKI Jakarta untuk segera mengkaji penataan Tanah Abang agar PKL tidak ditempatkan di trotoar dan bahu jalan. “Bisa dipindahkan ke Blok G,” kata dia. Sementara pihaknya juga mendukung wacana Pemprov DKI Jakarta yang akan membangun skywalk di Tanah Abang. Skywalk ini disebut-sebut menghubungkan masyarakat dari Stasiun Tanah Abang ke Pusat Grosir Tanah Abang. “Katanya demikian (bangun skywalk), namun kami belum mengetahui grand design-nya seperti apa. Ini perlu kami ketahui juga agar kami bisa membantu dalam hal upaya rekayasa,” tambahnya.

According to Sudding, no matter to the statement of Hanura Oesman Sapta Oedang’s Chairman of the Ministry of Justice and Human Rights Decree still in his hands. “Let OSO claim-claim This downstream requires (change of chairman),” he said. Asked about who the replacement name of Oesman will be brought to the munaslub, Sudding answered has not discussed it. “We have not discussed,” said Sudding. Hanura Ambhara camp canceled to carry out munaslub at Sultan Hotel tonight. Sudding said there are some things that make munaslub can not be done tonight, one of which is the obstacle that the hotel had already booked by Bank BRI. Source : LABEL : [hanura broke, hanura, munaslub hanura party, munaslub]

Kecelakaan beruntun melibatkan tujuh unit kendaraan terjadi di jalur menuju Pantai Gemah, Tulungagung. Sebuah bus wisata diduga mengalami rem blong menabrak sejumlah kendaraan di depannya. Akibatnya, beberapa penumpang mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke pusat layanan medis. Kasatlantas Polres Tulungagung AKP Wisnu Setiyawan Kuncoro mengatakan kecelakaan terjadi pada pukul 08.45 WIB tepat di depan pintu masuk Pantai Gemah, Desa Keboireng, Kecamatan Besuki. Tujuh unit kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan tersebut adalah satu unit bus, tiga minibus Elf, satu minibus Luxio, serta dua sepeda motor. Satu minibus di antaranya sempat terguling di badan jalan. “Untuk korban totalnya ada tujuh orang, terdiri dari patah tulang dan lima orang luka ringan. Saat ini seluruh korban sudah kami evakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis,” kata Kasatlantas saat dihubungi, Senin (1/1/2018). Menurutnya, dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), kecelakaan tersebut diduga akibat rem bus nopol AG-7950-UR asal Tulungagung mengalami blong. Sehingga saat melewati turunan tajam di lokasi kejadian, pengemudi tidak dapat mengendalikan laju kendaraan. “Di situ turunannya memang lumayan curam, makanya tadi bus tersebut langsung menabrak beberapa kendaraan di depannya. Untuk kendaraan yang terlibat rata-rata dari Tulungagung. Saat ini untuk pengemudi bus masih diperiksa di Polsek,” imbuhnya. Wisnu menambahkan, seluruh kendaraan yang terlibat kecelakaan dipinggirkan, sehingga arus lalu lintas menuju Pantai Gemah bisa kembali normal. Dia menjelaskan saat libur tahun baru, arus lalu lintas di pesisir selatan Tulungagung relatif padat, bahkan sempat terjadi kemacetan di ruas menuju Pantai Gemah.

Related Posts

Comments are closed.