Gus Ipul soal Azwar Anas: Jangan Sampai Duet Saling Menyusahkan

Gus Ipul soal Azwar Anas: Jangan Sampai Duet Saling Menyusahkan

Bakal cagub Jatim Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan tak akan merayu Abdullah Azwar Anas, yang kini ‘menghilang’ dari peredaran. Gus Ipul menilai Anas sudah cukup dewasa untuk bersikap. “Nggak ada (merayu). Kami sudah sama-sama dewasa. Yang penting, kalau kami ke depan ini harus antisipasi kemungkinan. Jangan sampai kami duet saling menyusahkan,” ujar Gus Ipul kepada wartawan di kantor DPP PKB, Jl Raden Saleh, Jakarta Pusat, Jumat (5/1/2018). [Gambas:Video 20detik] “Kami ini masih punya kesempatan belum daftar. Kalau sudah daftar, kan sulit,” tambah Wagub Jatim ini. Gus Ipul berharap Anas segera mengklarifikasi isu dirinya mundur dari Pilgub Jatim. “Tergantung klarifikasinya kita seperti apa dampaknya seperti apa. Saya kira Mas Anas tahu apa yang dilakukan. Jadi tentu semuanya menghitung untuk kebaikan semua,” ucap Gus Ipul. Ada kabar yang beredar bahwa mundurnya Anas dari Pilgub Jatim lantaran beredarnya foto yang diduga mirip Anas bersama seorang wanita. Gus Ipul menyebut isu tersebut sedikit mengganggu kesiapan maju dalam pilgub. “Perencanaan sudah sangat matang. Dengan adanya isu ini, kami ya berhenti sementara. Saya lagi coba secepatnya memperoleh kepastian ini,” tutupnya.

Bakal cagub Jatim Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan tak akan merayu Abdullah Azwar Anas, yang kini ‘menghilang’ dari peredaran. Gus Ipul menilai Anas sudah cukup dewasa untuk bersikap. “Nggak ada (merayu). Kami sudah sama-sama dewasa. Yang penting, kalau kami ke depan ini harus antisipasi kemungkinan. Jangan sampai kami duet saling menyusahkan,” ujar Gus Ipul kepada wartawan di kantor DPP PKB, Jl Raden Saleh, Jakarta Pusat, Jumat (5/1/2018). [Gambas:Video 20detik] “Kami ini masih punya kesempatan belum daftar. Kalau sudah daftar, kan sulit,” tambah Wagub Jatim ini. Gus Ipul berharap Anas segera mengklarifikasi isu dirinya mundur dari Pilgub Jatim. “Tergantung klarifikasinya kita seperti apa dampaknya seperti apa. Saya kira Mas Anas tahu apa yang dilakukan. Jadi tentu semuanya menghitung untuk kebaikan semua,” ucap Gus Ipul. Ada kabar yang beredar bahwa mundurnya Anas dari Pilgub Jatim lantaran beredarnya foto yang diduga mirip Anas bersama seorang wanita. Gus Ipul menyebut isu tersebut sedikit mengganggu kesiapan maju dalam pilgub. “Perencanaan sudah sangat matang. Dengan adanya isu ini, kami ya berhenti sementara. Saya lagi coba secepatnya memperoleh kepastian ini,” tutupnya.

Bakal cagub Jatim Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan tak akan merayu Abdullah Azwar Anas, yang kini ‘menghilang’ dari peredaran. Gus Ipul menilai Anas sudah cukup dewasa untuk bersikap. “Nggak ada (merayu). Kami sudah sama-sama dewasa. Yang penting, kalau kami ke depan ini harus antisipasi kemungkinan. Jangan sampai kami duet saling menyusahkan,” ujar Gus Ipul kepada wartawan di kantor DPP PKB, Jl Raden Saleh, Jakarta Pusat, Jumat (5/1/2018). [Gambas:Video 20detik] “Kami ini masih punya kesempatan belum daftar. Kalau sudah daftar, kan sulit,” tambah Wagub Jatim ini. Gus Ipul berharap Anas segera mengklarifikasi isu dirinya mundur dari Pilgub Jatim. “Tergantung klarifikasinya kita seperti apa dampaknya seperti apa. Saya kira Mas Anas tahu apa yang dilakukan. Jadi tentu semuanya menghitung untuk kebaikan semua,” ucap Gus Ipul. Ada kabar yang beredar bahwa mundurnya Anas dari Pilgub Jatim lantaran beredarnya foto yang diduga mirip Anas bersama seorang wanita. Gus Ipul menyebut isu tersebut sedikit mengganggu kesiapan maju dalam pilgub. “Perencanaan sudah sangat matang. Dengan adanya isu ini, kami ya berhenti sementara. Saya lagi coba secepatnya memperoleh kepastian ini,” tutupnya.

seperti di kutip dari http://rajatrepik.com

Bakal cagub Jatim Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan tak akan merayu Abdullah Azwar Anas, yang kini ‘menghilang’ dari peredaran. Gus Ipul menilai Anas sudah cukup dewasa untuk bersikap. “Nggak ada (merayu). Kami sudah sama-sama dewasa. Yang penting, kalau kami ke depan ini harus antisipasi kemungkinan. Jangan sampai kami duet saling menyusahkan,” ujar Gus Ipul kepada wartawan di kantor DPP PKB, Jl Raden Saleh, Jakarta Pusat, Jumat (5/1/2018). [Gambas:Video 20detik] “Kami ini masih punya kesempatan belum daftar. Kalau sudah daftar, kan sulit,” tambah Wagub Jatim ini. Gus Ipul berharap Anas segera mengklarifikasi isu dirinya mundur dari Pilgub Jatim. “Tergantung klarifikasinya kita seperti apa dampaknya seperti apa. Saya kira Mas Anas tahu apa yang dilakukan. Jadi tentu semuanya menghitung untuk kebaikan semua,” ucap Gus Ipul. Ada kabar yang beredar bahwa mundurnya Anas dari Pilgub Jatim lantaran beredarnya foto yang diduga mirip Anas bersama seorang wanita. Gus Ipul menyebut isu tersebut sedikit mengganggu kesiapan maju dalam pilgub. “Perencanaan sudah sangat matang. Dengan adanya isu ini, kami ya berhenti sementara. Saya lagi coba secepatnya memperoleh kepastian ini,” tutupnya.

seperti di kutip dari http://rajatrepik.com

Bakal cagub Jatim Saifullah Yusuf (Gus Ipul) masih menunggu penjelasan resmi dari Azwar Anas terkait kabar mundurnya sebagai cawagub Jatim. Gus Ipul mengaku, terakhir berkomunikasi dengan Anas pada 1 Januari. “(Terakhir ketemu) tanggal 1 Januari, sampai jam 2 pagi. Pasti kami temui kalau ada waktu,” kata Gus Ipul kepada wartawan di DPP PKB, Jl Raden Saleh, Jakarta Pusat, Jumat (5/1/2018). Gus Ipul menjelaskan rencana pertemuannya dengan Anas selalu gagal lantaran waktu yang tidak tepat. Saat ditanya keberadaan Anas hari ini, Gus Ipul juga tidak mengetahuinya secara pasti. [Gambas:Video 20detik] “Saya rasa nggak di Jakarta, saya rasa lo ya, saya nggak tahu,” ujarnya. Lebih lanjut Gus Ipul menyayangkan adanya isu mundurnya Anas sebagai cawagub di Pilgub Jatim untuk mendampingi dirinya. Sebab, segala persiapan sudah dilakukan. “(Persiapan) sudah lumayan matang. Selama ini kita sudah saling memperkuat, ini juga tidak ada analisa ini disengaja mengganti cagub di tengah jalan,” jelas Gus Ipul.

seperti di kutip dari http://rajatrepik.com

Bakal calon Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menolak berbicara tentang cawagub Abdullah Azwar Anas, yang sempat dikabarkan ingin mundur dari pencalonan. Khofifah tetap berfokus pada persiapan pencalonannya. “Tidak usah heboh begitu,” kata Khofifah saat ditemui di kantor DPP Golkar, Jl Anggrek Neli Murni, Slipi, Jakarta Barat, Jumat (5/1/2018). “Kami tidak pada posisi merespons apa yang sebetulnya sedang terjadi di paslon lain,” sambungnya. Saat ini Khofifah ingin berfokus pada persiapan pencalonannya bersama Emil Elestianto Dardak. Khofifah terus mengupayakan kemenangan di Pilgub Jatim. “Saya dan Mas Emil dan relawan, terutama kiai dan santri, mereka memberikan support yang luar biasa memaksimalkan ikhtiar kita. Energi yang kita punya kita maksimalkan untuk proses kemenangan,” sambungnya. Soal Anas, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menepis kabar mundurnya Bupati Banyuwangi tersebut. “Abdullah Azwar Anas tidak mengundurkan diri,” kata Hasto terpisah.

Masa penangkapan Jennifer Dunn sudah berakhir pada 3 Januari. Polisi sudah memperpanjang masa penangkapan Jennifer untuk tiga hari berikutnya, yang akan berakhir Sabtu (6/1) besok. Lalu bagaimana nasib Jennifer Dunn besok? “Nanti penyidik akan gelar terlebih dahulu (ditahan atau tidaknya),” jelas Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono kepada wartawan di ruangannya, Jumat (5/1/2018). Jennifer sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus narkotika. Khusus untuk kasus narkotika, yang diatur dalam undang-undang lex specialis , masa penangkapan tersangka kasus narkotika tetap mengacu pada KUHAP. Kewenangan upaya paksa dalam kasus narkotika memiliki batas waktu maksimal 3×24 jam. Kewenangan ini dapat diperpanjang lagi maksimal 3×24 jam, sehingga total masa penangkapan dalam kasus narkotika adalah 6×24 jam. “Iya kan aturannya seperti itu, masa penangkapan tersangka narkoba itu 3×24 jam. Kemudian masih bisa diperpanjang lagi 3×24 jam kalau masih diperlukan pemeriksaan,” sambungnya. Jennifer ditangkap di rumahnya di Jl Bangka XI, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, pada 31 Desember 2017 pagi. Jennifer ditangkap setelah beberapa jam sebelumnya polisi menangkap tersangka FS, seorang pengedar sabu di Pejaten Timur, Pasar Minggu, Jaksel. Dari pemeriksaan ponsel FS, diketahui ada pemesanan sabu dari Jennifer. Ketika ditangkap, ditemukan juga sabu seberat 0,6 gram di saku celana FS, yang merupakan pesanan Jennifer. Sedianya sabu 0,6 gram itu diserahkan kepada Jennifer sore itu. Tetapi, sebelum tertangkap, Jennifer ternyata sudah mengkonsumsi sekitar 0,5 gram sabu yang dipesan dari FS.

Related Posts

Comments are closed.