Gerbang Dibuka, Jokowi Ajak Warga Foto di Dalam Gedung Agung

Gerbang Dibuka, Jokowi Ajak Warga Foto di Dalam Gedung Agung

Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuka gerbang Gedung Agung atau Istana Kepresidenan Yogyakarta. Warga pun dipersilakan masuk ke dalam istana. Dari pantauan, gerbang Gedung Agung dibuka pukul 19.55 WIB, Minggu (31/12/2017). Warga yang berada di luar Gedung Agung pun dipersilakan masuk. Paspampres tampak mengatur warga agar masuk ke dalam Gedung Agung dengan tertib. Jokowi tampak mengenakan kaos biru tua dan bersepatu kets merah-putih. Warga pun bergantian berfoto bersama dengan Jokowi. Paspampres pun sampai membantu memotret warga dengan Jokowi. Warga berfoto bersama Jokowi sekitar 2 hingga 5 langkah dari gerbang. Tua, muda, ibu-ibu, bapak-bapak, semuanya dilayani Jokowi. Sekitar 10 menit kemudian, Jokowi masuk kembali ke bagian dalam Istana.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuka gerbang Gedung Agung atau Istana Kepresidenan Yogyakarta. Warga pun dipersilakan masuk ke dalam istana. Dari pantauan, gerbang Gedung Agung dibuka pukul 19.55 WIB, Minggu (31/12/2017). Warga yang berada di luar Gedung Agung pun dipersilakan masuk. Paspampres tampak mengatur warga agar masuk ke dalam Gedung Agung dengan tertib. Jokowi tampak mengenakan kaos biru tua dan bersepatu kets merah-putih. Warga pun bergantian berfoto bersama dengan Jokowi. Paspampres pun sampai membantu memotret warga dengan Jokowi. Warga berfoto bersama Jokowi sekitar 2 hingga 5 langkah dari gerbang. Tua, muda, ibu-ibu, bapak-bapak, semuanya dilayani Jokowi. Sekitar 10 menit kemudian, Jokowi masuk kembali ke bagian dalam Istana.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak cucunya, Jan Ethes, berjalan-jalan di halaman Gedung Agung. Tangan mungil Jan Ethes melambai-lambai ke arah warga di senja terakhir 2017 ini. Jokowi dan Ethes keluar dari Gedung Agung alias Istana Kepresidenan Yogyakarta, Minggu (31/12/2017) sekitar pukul 18.00 WIB. Langit timur Yogyakarta berwarna jingga. Orang-orang mepet gerbang Gedung Agung agar bisa melihat Jokowi lebih dekat. Jokowi mengenakan sandal jepit, kaos putih dan celana hitam. Dia menggandeng Ethes yang berkaos kuning, bercelana pendek krem, dan sepatu-sandal karet. Ethes tampak melambaikan tangan ke arah warga yang terpisah pintu gerbang Istana. “Sore semuanya. Malam tahun baru ke mana?” tanya Jokowi sambil menyapa warga. Warga menjawab macam-macam. Namun ada satu suara terdengar. “Pak minta sepeda!” kata salah seorang warga ke Jokowi. Jokowi tersenyum. Sekitar 10 menit kemudian, azan magrib berkumandang. Jokowi dan Ethes masuk kembali ke Istana. Jokowi menggendong Ethes yang tampak tak rewel. Belum jelas betul di mana Jokowi akan melewatkan tahun ini dan merayakan kedatangan tahun baru 2018. Video 20Detik: Jelang Pergantian Tahun, Presiden Jokowi Jalan-jalan di Malioboro [Gambas:Video 20detik]

JAKARTA – Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) yang melancong ke Bali melalui Bandar Udara Ngurah Rai, Denpasar mengalami penurunan, salah satunya terimbas erupsi Gunung Agung. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat wisman yang berkunjung ke Bali dari pintu utama tersebut turun sekitar 15,99% dibanding September 2017. ( Baca Juga: Imbas Erupsi Gunung Agung, Wisman Turun 4,54% di Oktober 2017 ) Kepala BPS Suhariyanto menyebutkan, pada September 2017 jumlah wisman ke Bali dari Ngurah Rai mencapai 550.238 orang. Sementara pada Oktober 2017 turun menjadi 462.263 orang. “Untuk melacak jumlah wisman ini BPS membagi jadi 19 pintu masuk utama dan selain 19 pintu masuk,” terangnya di Gedung BPS, Jakarta, Senin (4/12/2017). “Dampak letusan gunung agung terhadap jumlah wisman ke Bali, pada September 2017 jumlah wisman yang mendarat lewat Ngurah Rai itu 550.238 orang. Pada Oktober 2017 itu jumlahnya turun 462.263. Artinya, month to month jumlah wisman yang melalui Ngurah Rai turun -15,99%,” sambung Suhariyanto. Dia berharap, dampak erupsi Gunung Agung tidak akan berlanjut hingga akhir tahun ini. Sebab jika tidak, maka jumlah wisman ke Bali berpotensi semakin menurun. “Apa akan berdampak pada November dan Desember (erupsi Gunung Agung)? Kita harapkan tidak. Mudah-mudahan sudah berakhir,” imbuh dia. Secara keseluruhan, lanjut pria yang akrab disapa Kecuk ini, jumlah kunjungan wisman reguler ke Indonesia yang melalui 19 pintu utama pada Oktober 2017 turun sekitar 9,78% dibanding September 2017. Penurunan terjadi di sebagian besar pintu masuk utama dengan persentase penurunan paling besar terjadi di Pintu Masuk Entikong, Kalimantan Barat, yaitu sebesar 49,07%. “Sedangkan penurunan paling kecil terjadi di Bandara Soekarno-Hatta yaitu sebesar 1,70%,” tandasnya. (akr)

Related Posts

Comments are closed.