Gempa 4,6 SR Guncang Donggala Sulteng

Gempa 4,6 SR Guncang Donggala Sulteng

Gempa berkekuatan 4,6 Skala Richter (SR) mengguncang Tompe, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah. Gempa itu tidak berpotensi tsunami. Dikutip dari situs Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Kamis (1/3/2018), gempa itu terjadi pukul 12.14 WIB. Lokasi gempa berada di 0.25 Lintang Selatan (LS), dan 119.90 Bujur Timur (BT). Kedalaman gempa berada di kedalaman 10 km. Sementara titik gempa berada di darat 11 km arah Tenggara Tompe, Kabupaten Donggala. Getaran gempa ini juga dirasakan lemah di Palu. Belum ada laporan kerusakan akibat gempa ini. Begitu pula dengan apakah ada korban atau tidak.

Gempa berkekuatan 4,6 Skala Richter (SR) mengguncang Tompe, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah. Gempa itu tidak berpotensi tsunami. Dikutip dari situs Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Kamis (1/3/2018), gempa itu terjadi pukul 12.14 WIB. Lokasi gempa berada di 0.25 Lintang Selatan (LS), dan 119.90 Bujur Timur (BT). Kedalaman gempa berada di kedalaman 10 km. Sementara titik gempa berada di darat 11 km arah Tenggara Tompe, Kabupaten Donggala. Getaran gempa ini juga dirasakan lemah di Palu. Belum ada laporan kerusakan akibat gempa ini. Begitu pula dengan apakah ada korban atau tidak.

Gempa berkekuatan 4,6 Skala Richter (SR) mengguncang Tompe, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah. Gempa itu tidak berpotensi tsunami. Dikutip dari situs Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Kamis (1/3/2018), gempa itu terjadi pukul 12.14 WIB. Lokasi gempa berada di 0.25 Lintang Selatan (LS), dan 119.90 Bujur Timur (BT). Kedalaman gempa berada di kedalaman 10 km. Sementara titik gempa berada di darat 11 km arah Tenggara Tompe, Kabupaten Donggala. Getaran gempa ini juga dirasakan lemah di Palu. Belum ada laporan kerusakan akibat gempa ini. Begitu pula dengan apakah ada korban atau tidak.

Jakarta, CNN Indonesia — Gempa bumi tektonik berkekuatan 5,1 SR kembali mengguncang Kota Palu, Sulawesi Tengah, sekitar pukul 17.45 WITA, Sabtu (25/11). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat titik gempa berada pada kedalaman 10 kilometer dan tidak berpotensi tsunami. Gempa tersebut membuat warga berhamburan keluar rumah untuk menghindari hal-hal buruk yang bisa menimpa mereka. Warga yang berada di rumah langsung berlarian di kawasan Jalan Malaya, Kecamatan Palu Selatan. Banyak penghuni kos di wilayah tersebut berhamburan ke jalan sambil berteriak ketakutan. Mereka khawatir ada bangunan yang runtuh dan tertimpa benda berat.

seperti di kutip dari https://www.cnnindonesia.com

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Jakarta Moch Riyadi mengatakan, gempa dipicu penyesaran dengan mekanisme obligue normal yaitu penyesaran dengan kombinasi pergerakan mendatar dan turun. “Jika ditinjau dari kedalaman hiposenternya merupakan jenis gempa dangkat akibat aktivitas sesar yang diduga merupakan sesar Palukoro,” kata Riyadi. Hingga kini hasil monitoring BMKG belum menunjukan ada aktivitas gempa susulan. Masyarakat di Kota Palu dan Kabupaten Donggala pun diimbau tetap tenang dan tidak terpengaruh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Selain itu, belum ada laporan mengenai kerusakan akibat gempabumi 5,1 SR yang mengguncang sejumlah wilayah di sekitar Kota Palu. (pmg)

Palu, Sulawesi Tengah (ANTARA News) – Gempa bumi tektonik berkekuatan 5,1 SR mengguncang Kota Palu dan sekitarnya hari ini sekitar pukul 17.45 WITA membuat warga berhamburan keluar rumah menghindari hal-hal buruk yang bisa menimpa mereka. Warga Jalan Malaya, Kecamatan Palu Selatan, berlarian ke luar rumah akibat gempa tersebut, sedangkan penghuni kos  berhamburan keluar sambil berteriak ketakutan. Mereka khawatir ditimpa bangunan runtuh dan benda keras. “Gempanya cukup keras dan lama,” kata Marlines Lapoliwa, ibu rumah tangga di Jalan Malaya, Kelurahan Biroburi Selatan. BMKG menyebutkan, gempa bumi yang mengguncang Kota Palu, Kabupaten Donggala dan Sigi itu berpusat di darat sekitar 5 km arah utara Desa Pakuli, Kecamatan Gumbasa. Gempa dirasakan juga di Kabupaten Perigi Moutong dalam skala intensitas II Sig-BMKG (III-IV MMI). “Jika ditinjau dari kedalaman hiposenternya merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas sesar yang diduga merupakan sesar Palukoro,” kata Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Jakarta Moch Riyadi. Gempa dipicu penyesaran dalam mekanisme obligue normal yaitu penyesaran dengan kombinasi pergerakan mendatar dan turun. Hasil monitoring BMKG belum menunjukan ada gempa susulan. Masyarakat Kota Palu dan Kabupaten Donggala diimbau tetap tenang dan tidak terpengaruh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Belum ada laporan mengenai kerusakan akibat gempa bumi ini. Pewarta: Anas Masa Editor: Jafar M Sidik COPYRIGHT © ANTARA 2017

KAILIPOST.COM,- POSO- SETELAH Beberapa kali diguncang gempa beberapa waktu lau, kali ini kembali gempa tektonik mengguncang Kabupaten Poso, Kamis (15/2/2018) pukul 06:33 Wita,  dan daerah di sekitarnya. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi yang terjadi berkekuatan M = 4.6 Skala Richter. Lokasi pusat gempa berada di darat, 30 km arah barat laut Poso (Kab. Poso) pada koordinat 1.28 LS – 120.51 BT kedalaman 19 km, ditinjau dari lokasi episentrum dan kedalaman sumber gempa penyebab gempa ini diperkirakan terjadi akibat aktifitas Sesar Tokararu.

Gempa berkekuatan 5,1 Skala Richter (SR) mengguncang Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Sabtu (25/11) sekitar pukul 17:43 WITA. Lokasi gempa terletak pada 1.14 lintang selatan, 119.91 bujur timur dengan kedalaman sekitar 10 kilometer selatan arah Kota Palu. Gempa dengan kekuatan yang relatif keras sehingga orang banyak berhamburan keluar rumah. Pusat gempa diperkirakan berada di arah selatan Kota Palu yakni di Kabupaten Sigi,” kata Kepala Stasiun (BMKG). Petrus menjelaskan, gempa yang berada di darat itu dirasakan di sebagian wilayah di Sulteng yakni Kabupaten Donggala, Parigi Moutong, Sigi, termasuk ibu kota Provinsi Sulawesi Tengah. Petrus mengimbau, agar warga di Sulteng tidak perlu panik karena gempa tidak menimbulkan tsunami. Sementara itu di Kabupaten Parigi Moutong, kekuatan gempa relatif keras dirasakan warga. warga di kabupaten itu tetap mencari posisi aman untuk berlindung di luar rumah. Source: =========================================================================== Steam ? steamcommunity.com/id/daniepoetra Twitter ? Facebook ? Instagram ? Akun Google ? =========================================================================== Support By: Production Music courtesy of NoCopyRightSound Royalty Free Music by Sound Effects by Templates by =========================================================================== And Finally… THANK’S for you SUSCRIBE, LIKE, SHARE, and COMMENT Vroooohh dan Mbaa Vrooohh!! ^^

Related Posts

Comments are closed.