Flyover Pancoran Dibuka Pagi Ini, Arus Lalin Ramai Lancar

Flyover Pancoran Dibuka Pagi Ini, Arus Lalin Ramai Lancar

Flyover Pancoran dibuka (open traffic) pagi ini. Arus lalu lintas dari Cawang ke arah Semanggi terpantau ramai lancar. Dari pantauan sejak pukul 06.17 WIB hingga pukul 07.09 WIB, Senin (15/1/2018), tampak sejumlah anggota Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya berjaga di muka flyover, termasuk petugas dari Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta. Mereka mempersilakan pengendara mobil maupun pemotor untuk menggunakan flyover. Selain itu, bus TransJakarta juga diarahkan menuju ke flyover. Namun, hanya 1 lajur yang baru bisa digunakan. Tak ada acara seremonial ketika flyover dibuka, petugas kepolisian langsung mengarahkan para pengendara ke arah flyover. “Selamat pagi kami dari Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menginfokan bahwa hari ini flyover Pancoran sudah dibuka. Baik roda dua dan roda empat yang akan menuju Kuningan atau Semanggi, silakan naik ke Layang Pancoran,” ucap salah seorang polisi wanita (polwan) menggunakan pengeras suara. Situasi lalu lintas tampak lancar. Tak ada penumpukan kendaraan bermotor, baik yang mengarah ke Flyover Pancoran, maupun yang melintas di bawah flyover. Pada Minggu (14/1) kemarin, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno meninjau proyek flyover Pancoran. Sandi berharap jalur tersebut dapat mengurangi kemacetan sekitar 15 hingga 17 persen. “Kita akan sangat beruntung kalau berkurang antara 15 sampai 17 persen (dengan bisa digunakannya flyover Pancoran),” kata Sandi. Pembangunan Flyover Pancoran ini dimulai pada November 2016 dengan anggaran Rp 141 miliar. Flyover ini sebelumnya ditargetkan selesai pada akhir tahun 2017. Sandi berencana memotong sapi sebagai syukuran bila proyek itu selesai tepat waktu. Namun, target penyelesaian flyover tersebut molor. Sandiaga menyebutkan penyebab molornya pembangunan yang ditargetkan pada 31 Desember itu adalah masalah cuaca. Selain persoalan cuaca, pengerjaan proyek terkendala kerusakan pada struktur box girder yang ada.

Flyover Pancoran dibuka (open traffic) pagi ini. Arus lalu lintas dari Cawang ke arah Semanggi terpantau ramai lancar. Dari pantauan sejak pukul 06.17 WIB hingga pukul 07.09 WIB, Senin (15/1/2018), tampak sejumlah anggota Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya berjaga di muka flyover, termasuk petugas dari Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta. Mereka mempersilakan pengendara mobil maupun pemotor untuk menggunakan flyover. Selain itu, bus TransJakarta juga diarahkan menuju ke flyover. Namun, hanya 1 lajur yang baru bisa digunakan. Tak ada acara seremonial ketika flyover dibuka, petugas kepolisian langsung mengarahkan para pengendara ke arah flyover. “Selamat pagi kami dari Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menginfokan bahwa hari ini flyover Pancoran sudah dibuka. Baik roda dua dan roda empat yang akan menuju Kuningan atau Semanggi, silakan naik ke Layang Pancoran,” ucap salah seorang polisi wanita (polwan) menggunakan pengeras suara. Situasi lalu lintas tampak lancar. Tak ada penumpukan kendaraan bermotor, baik yang mengarah ke Flyover Pancoran, maupun yang melintas di bawah flyover. Pada Minggu (14/1) kemarin, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno meninjau proyek flyover Pancoran. Sandi berharap jalur tersebut dapat mengurangi kemacetan sekitar 15 hingga 17 persen. “Kita akan sangat beruntung kalau berkurang antara 15 sampai 17 persen (dengan bisa digunakannya flyover Pancoran),” kata Sandi. Pembangunan Flyover Pancoran ini dimulai pada November 2016 dengan anggaran Rp 141 miliar. Flyover ini sebelumnya ditargetkan selesai pada akhir tahun 2017. Sandi berencana memotong sapi sebagai syukuran bila proyek itu selesai tepat waktu. Namun, target penyelesaian flyover tersebut molor. Sandiaga menyebutkan penyebab molornya pembangunan yang ditargetkan pada 31 Desember itu adalah masalah cuaca. Selain persoalan cuaca, pengerjaan proyek terkendala kerusakan pada struktur box girder yang ada.

Dari CCTV Jasa Marga, terpantau arus Tol Dalam Kota di KM 07+800 atau Semanggi lengang, contraflow arah Slipi diberlakukan. Kepadatan terjadi di antara ruas Halim hingga Cawang arah Jakarta. Di Tol Cikampek, kemacetan panjang terjadi ke arah Jakarta mulai dari KM 19 Tambun hingga KM 10 Cikunir. Tol Jagorawi, Lingkar Luar (JORR), dan Serpong masih terpantau lancar. Kepadatan hanya terlihat di Tol Jakarta-Tangerang dari Kembangan hingga Kedoya arah Jakarta. Sementara melalui CCTV Jakarta Smart City Jalan Jenderal Gatot Subroto arah Pancoran lancar, arah Slipi agak tersendat dari Widya Chandra hingga Mapolda Metro Jaya. Jalan Letjen S Parman terpantau lancar di kedua arah. Di Jalan Jenderal Sudirman lalu lintas di kedua arah ramai lancar. Begitu pula di sekitar Jakarta Pusat yakni di Jalan MH Thamrin, Jalan Medan Merdeka Barat, hingga Jalan Gajah Mada, lalu lintas terpantau lancar. Jalan HR Rasuna Said ke arah Menteng juga terpantau lancar. Kepadatan terjadi sekitar proyek underpass Mampang-Kuningan serta Tendean. Jalan Lenteng Agung juga terlihat lancar hingga Jalan Pasar Minggu. Kepadatan terjadi dari persimpangan Kalibata hingga Tugu Pancoran. Jalan KH Mas Mansyur hingga Jalan Prof DR Satrio lancar tetapi sedikit agak tersedat di depan City Walk Sudirman dan sekitar Ambasador. Kepadatan hanya terlihat di ruas Jalan Ciledug Raya arah Kebayoran dan Jalan Tentara Pelajar depan Stasiun Palmerah.

Related Posts

Comments are closed.