Fahri Hamzah: Selamat Datang Tuan Novel Baswedan

Fahri Hamzah: Selamat Datang Tuan Novel Baswedan

Penyidik senior KPK Novel Baswedan telah kembali ke tanah air usai perawatan di Singapura akibat teror penyiraman air keras. Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengucapkan selamat datang kepada Novel. “Kita ucapkan selamat datang kepada Tuan Novel Baswedan,” ujar Fahri di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (22/2/2018). Ia berharap kepulangan Novel ini bisa membuat kasus teror itu terungkap. Sebab, sejak April 2017, pelaku penyerangan pelaku penyerangan Novel belum juga tertangkap. “Tentu kepulangan Novel itu bisa membuat situasi lebih jelas supaya proses identifikasi perkara bisa lebih baik,” tuturnya. Diketahui, Novel Baswedan telah tiba di Jakarta pagi tadi. Ia pun langsung menyambangi kantor KPK. Novel disiram air keras pada 11 April 2017 di kompleks rumahnya di Kelapa Gading, Jakarta Utara. Novel kemudian menjalani perawatan di Singapura selama hampir 10 bulan. Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Azis pernah menyampaikan tim besar untuk penanganan kasus Novel. Ada 167 penyidik yang dikerahkan untuk mengungkap kasus ini. Sebanyak 66 saksi sudah dimintai keterangan. Sebelumnya, Presiden Jokowi menyampaikan bakal terus mendorong Kapolri Jenderal Tito Karnavian menuntaskan kasus Novel. Bila Polri menyerah menangani kasus ini, Jokowi akan mendorong langkah lain. “Ya ini saya akan terus kejar di Kapolri, di Polri agar kasus ini menjadi jelas dan tuntas siapa pun pelakunya. Sampai saat ini akan kita kejar terus, akan kita kejar terus Polri. Dan Polri juga sudah saya sampaikan, kalau Polri sudah gini(angkat tangan), baru kita mulai step yang lain,” kata Jokowi, Selasa (20/2) kemarin.

Penyidik senior KPK Novel Baswedan telah kembali ke tanah air usai perawatan di Singapura akibat teror penyiraman air keras. Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengucapkan selamat datang kepada Novel. “Kita ucapkan selamat datang kepada Tuan Novel Baswedan,” ujar Fahri di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (22/2/2018). Ia berharap kepulangan Novel ini bisa membuat kasus teror itu terungkap. Sebab, sejak April 2017, pelaku penyerangan pelaku penyerangan Novel belum juga tertangkap. “Tentu kepulangan Novel itu bisa membuat situasi lebih jelas supaya proses identifikasi perkara bisa lebih baik,” tuturnya. Diketahui, Novel Baswedan telah tiba di Jakarta pagi tadi. Ia pun langsung menyambangi kantor KPK. Novel disiram air keras pada 11 April 2017 di kompleks rumahnya di Kelapa Gading, Jakarta Utara. Novel kemudian menjalani perawatan di Singapura selama hampir 10 bulan. Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Azis pernah menyampaikan tim besar untuk penanganan kasus Novel. Ada 167 penyidik yang dikerahkan untuk mengungkap kasus ini. Sebanyak 66 saksi sudah dimintai keterangan. Sebelumnya, Presiden Jokowi menyampaikan bakal terus mendorong Kapolri Jenderal Tito Karnavian menuntaskan kasus Novel. Bila Polri menyerah menangani kasus ini, Jokowi akan mendorong langkah lain. “Ya ini saya akan terus kejar di Kapolri, di Polri agar kasus ini menjadi jelas dan tuntas siapa pun pelakunya. Sampai saat ini akan kita kejar terus, akan kita kejar terus Polri. Dan Polri juga sudah saya sampaikan, kalau Polri sudah gini(angkat tangan), baru kita mulai step yang lain,” kata Jokowi, Selasa (20/2) kemarin.

Fahri mengatakan kedatangan Novel akan memperjelas kasusnya REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menilai, kepulangan Novel Baswedan ke Tanah Air bisa memperjelas penyelidikan perkara kasus penyiraman air keras terhadap Novel. Sehingga, penyelidikan kasus yang tertunda kurang lebih 10 bulan di kepolisian tersebut bisa segera menemui titik terang. “Tentu kepulangan Novel itu bisa membuat situasi lebih jelas supaya proses identifikasi perkara bisa lebih baik. Jadi kita ucapkan selamat datang kepada tuan Novel Baswedan,” ujar Fahri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Kamis (22/2).

seperti di kutip dari http://www.republika.co.id

Menurut Fahri, itu karena untuk menelusuri lebih dalam kasus tersebut, perlu koordinasi serius antara Novel dan pihak kepolisian. Ia juga menilai tidak perlu sampai membentuk tim pencari fakta khusus untuk kasus Novel. “Karena ini kan terlalu banyak kasus, kalau kita ungkap nanti banyak yang tersinggung. Saya ketemu sama korbannya Novel di Bengkulu, dia kasih lihat, ‘saya ditembak begitu, ada yang mati’. Enggak bisa begitu dong kita. Hukum berlaku untuk satu orang enggak berlaku untuk satu orang,” ujar Fahri. Selain itu juga Fahri juga mengimbau agar Mabes Polri kembali merekrut Novel Baswedan. Hal ini untuk memperbaiki hubungan KPK dan Polri. “Agar Novel dikenalkan kembali tata cara kerja dan reformasi yang diselenggarakan Mabes Polri. Sehingga, jarak antara KPK dan Mabes Polri tak jauh. Karena setiap penyelenggaraan kegiatan, seperti ini merugikan Mabes Polri,” kata dia. Penyidik senior KPK Novel Baswedan hari ini tiba Indonesia usai pengobatan matanya di Singapura. Ia tiba di kediamannya di jalan Deposito, Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara, siang tadi. Novel diserang dengan air keras pada April 2017 yang menyebabkan bagian mata kiri Novel rusak terpapar air keras tersebut. Namun, hingga kini kasus teror penyiraman air keras terhadap Novel masih misteri. Sampai sekarang, pihak Polda Metro Jaya belum mampu mengungkap motif di balik teror tersebut. Perkembangan kasus itu sendiri, terakhir pihak Polda Metro Jaya merilis dua sketsa wajah yang diduga pelaku teror penyiraman air keras terhadap penyidik senior KPK Novel Baswedan.

jpnn.com , JAKARTA – Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan kembali ke Indonesia, Kamis (22/2), setelah kurang lebih 10 bulan menjalani perawatan mata di rumah sakit Singapura. Kembalinya Novel ke tanah air disambut suka cita para kolega dan pendukungnya yang tetap setia pasca-penyiraman air keras yang menimpa purnawirawan Polri itu April 2017 lalu. Bagi Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah , kepulangan Novel ini bisa membuat situasi lebih jelas, serta supaya proses identifikasi perkara bisa lebih baik. “Jadi, kami ucapkan selamat datang kepada Tuan Novel Baswedan,” kata Fahri di gedung DPR, Jakarta, Kamis (22/2). Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu juga mengimbau Markas Besar Kepolisian agar merekrut kembali Novel yang sudah mundur sebagai anggota Polri. Paling tidak, lanjut Fahri, Mabes Polri bisa merekrut Novel menjadi staf ahli. “Kalau dia sudah tidak punya waktu karena pensiun, paling tidak direkrut sebagai staf ahli,” ujar Fahri. Dia menambahkan di Mabes Polri nanti Novel dikenalkan kembali tata cara kerja dan reformasi yang dilakukan Korps Bhayangkara tersebut. “Sehingga jarak antara KPK dengan Mabes Polri tidak jauh,” ungkapnya.

Sebagaimana diketahui, KPK melakukan pemeriksaan internal terkait sejumlah fakta yang mengindikasikan adanya pelanggaran oleh jajaran lembaga antirasuah tersebut. Di antaranya adalah kehadiran Dirdik pada rapat pansus hak angket padahal ada larangan dari pimpinan, dugaan permintaan sejumlah uang oleh penyidik KPK sebagaimana dalam video pemeriksaan terdakwa saat proses penyidikan kasus e-KTP Myriam Hariani, dan surat elektronik Novel Baswedan yang menolak permintaan Dirdik yang melalui nota dinas meminta agar pimpinan mengangkat perwira tinggi Polri menjadi Kepala Satuan Tugas (Kasatgas) penyidikan. (N-8)

Related Posts

Comments are closed.