Dites Urine, Sejumlah Wanita di Diskotek MG Positif Narkoba

Dites Urine, Sejumlah Wanita di Diskotek MG Positif Narkoba

Badan Narkotika Nasional dan kepolisian melakukan melakukan penggerebekan di diskotek MG, Tubagus Angke, Jakarta Barat. Sejumlah pengunjung baik laki-laki dan wanita dites urine oleh petugas. Pantauan detikcom , Minggu (17/12/2017), pukul 08.00 WIB, usai dites urine, pengunjung yang hasilnya positif ditahan di diskotek. Terlihat puluhan laki-laki dikumpulkan di satu ruangan. Tidak hanya laki-laki, sejumlah pengunjung wanita juga ikut dites urine. Pengunjung wanita yang hasilnya positif juga dikumpulkan di dalam ruangan terpisah. Para wanita itu terlihat dikumpulkan di ruangan dan mereka duduk di atas sofa. Sedangkan pengunjung laki-laki yang positif dikumpulkan di dan disuruh duduk di atas lantai. Penggerebekan dilakukan sejak pukul 04.00 WIB. Diskotek ini digerebek karena BNN dan polisi mencurigai adanya aktivitas narkoba di diskotek yang berada di Tubagus, Jakarta Barat ini. Hingga pukul 09.00, petugas masih melakukan pemeriksaan kepada para pengunjung yang terbukti positif hasil tes urinenya.

Baca juga : dibebaskan 5 artis yang ditangkap bareng pretty asmara akui hanya karaoke dan minum

Jakarta – Selain Pretty Asmara, diamankan tujuh artis lainnya dengan dugaan penyalahgunaan narkoba. Lima hari berlalu, ketujuh artis yang namanya kurang terkenal dibebaskan. Lima dari tujuh orang itu, Lia Emilia, Sisi Salsabila, Daniar Widiana, Asri Handayani dan Erlin Susanti angkat bicara terkait penangkapan mereka. Setelah melakukan assesment di BNNK Jakarta Selatan, mereka dinyatakan negatif dan hanya mendapat sanksi rehabilitasi jalan selama 8 kali pertemuan. Lia Amelia yang berprofesi sebagai penyanyi itu menceritakan saat itu dirinya hanya menghadiri undangan dari Pretty Asmara di Hotel Grand Mercure, Kemayoran, Jakarta Pusat. Kedatangannya pun sekaligus untuk bersilaturahmi setelah Lebaran. “Kebetulan memang setelah lebaran kita belum ketemu, sekalian silaturahmi. Nggak ada salahnya kita datang. Nggak kepikiran ada embel-embel ABCD nggak ada. Itu undangan Pretty,” cerita Lia di kediamannya di kawasan Raffles Hills, Cibubur, Depok, Jumat (21/7/2017). Acara yang digelar sejak sore itu, berlangsung hingga dini hari. Lia, mengatakan selama kumpul mereka hanya menyanyi, berfoto dan minum-minuman beralkohol. “Kita cuma makan dan nyanyi. Acara santai-santai aja. Nggak tahu bahwa akan kejadian seperti ini,” ungkap Lia. “Memang Pretty suka bikin event organizer party, biasanya kalau aku datang kalau sahabat aku terdekat datang. Memang di klub malam, tapi kita hanya sebatas minum udah gitu aja,” jelasnya. Sisi Salsabila yang juga ikut diamankan saat asyik berkumpul di Room Paris sambil berkaraoke, mengatakan acara kumpul-kumpul itu hanya seru-seruan saja. “Acaranya memangb untuk seru-seruan aja, makan, nyanyi, nggak lebih,” timpal Sisi. “Iya kita foto-foto dan udah asyik-asyik sendiri aja,” sambung Lia. Gara-gara kejadian penggerebekan di room Paris, Hotel Grand Mercure itu, kelima cewek seksi ini mengaku kapok dan akan lebih berhati-hati memenuhi undangan. Saat penggerebekan ditemui barang bukti berupa sabu 1,12 gram, ekstasi sebanyak 23 butir dan happy five 35 butir. Sampai saat ini, Pretty Asmara masih ditahan di rutan Polda Metro Jaya. Pretty dituduh sebagai pengedar narkoba dengan ancaman 5 sampai 20 tahun penjara.

Badan Narkotika Nasional dan kepolisian melakukan melakukan penggerebekan di diskotek MG, Tubagus Angke, Jakarta Barat. Sejumlah pengunjung baik laki-laki dan wanita dites urine oleh petugas. Pantauan detikcom , Minggu (17/12/2017), pukul 08.00 WIB, usai dites urine, pengunjung yang hasilnya positif ditahan di diskotek. Terlihat puluhan laki-laki dikumpulkan di satu ruangan. Tidak hanya laki-laki, sejumlah pengunjung wanita juga ikut dites urine. Pengunjung wanita yang hasilnya positif juga dikumpulkan di dalam ruangan terpisah. Para wanita itu terlihat dikumpulkan di ruangan dan mereka duduk di atas sofa. Sedangkan pengunjung laki-laki yang positif dikumpulkan di dan disuruh duduk di atas lantai. Penggerebekan dilakukan sejak pukul 04.00 WIB. Diskotek ini digerebek karena BNN dan polisi mencurigai adanya aktivitas narkoba di diskotek yang berada di Tubagus, Jakarta Barat ini. Hingga pukul 09.00, petugas masih melakukan pemeriksaan kepada para pengunjung yang terbukti positif hasil tes urinenya.

Badan Narkotika Nasional dan kepolisian melakukan penggerebekan di diskotek MG, Tubagus Angke, Jakarta Barat. Polisi masih melakukan penggeledahan hingga saat ini. Pantuan detikcom di lokasi, Minggu (17/12/2017), garis polisi telah di pasang di pintu masuk diskotek tersebut. Sejumlah anggota BNN dan polisi berjaga-jaga di sekitar lokasi. BNN juga terlihat menurunkan anjing pelacak dari unit K-9. Penggeledahan ini menjadi tontonan warga yang melintas. “Tadi penggerebekan dilakukan pukul 04.00 WIB pagi,” kata Ilyas seorang warga. Informasi yang dikumpulkan, pihak BNN juga saat ini masih melakukan tes urine terhadap pengunjung diskotek tersebut. Sebelumnya, diskotek tersebut disinyalir merupakan pabrik narkoba. “Kita sudah tangkap pengguna narkoba sekaligus pabriknya. Alamatnya di Diskotek MG jalan Tubagus Angke,” ujar Ketua BNNP DKI Brigjen Johnypol Latupeirissa. Johny menambahkan Kepala BNN Komjen Komjen Budi Waseso juga akan mendatangi lokasi tersebut. “Sebentar lagi Pak Buwas mau ke Tubagus Angke,” katanya. Johny belum memberikan detail keterangan soal penggerebekan tersebut. Hingga saat ini belum diketahui jumlah pengguna yang ikut ditangkap dalam penggerebekan itu.

Tim aparat gabungan dengan sandi Operasi Bersinar melakukan penggerebekan di Diskotek MG Tubagus Angke, Jakarta Barat. Diduga Diskotek MG ini merangkap pabrik sabu versi cair. Pantauan detikcom di lokasi, Minggu (17/12/2017), gedung Diskotek MG terdiri dari 3 lantai. Lantai pertama digunakan sebagai tempat hiburan dan lantai 2 dan 3 masih dalam tahap pembangunan. Saat dikunjungi, lantai 3 terdapat 2 buah ruangan. Ruangan yang paling besar digunakan sebagai pabrik sabu dan ekstasi yang akan dicampur ke dalam minuman. “Ini pabrik narkoba,” kata Deputi Bidang Pemberantasan BNN Irjen Arman Depari, di lokasi. Saat ini, ada ratusan pengunjung yang terjaring dan terbukti positif menggunakan narkotika. Mereka saat ini masih diperiksa lebih lanjut. Aparat gabungan juga terus melakukan penggeledahan di setiap ruangan untuk mencari alat-alat bukti yang lain. Operasi bersinar ini merupakan operasi gabungan BNN, BNNP DKI, Resmob Mabes Polri, Brimob Polda Metro Jaya, dan POM TNI.

Badan Narkotika Nasional dan kepolisian melakukan penggerebekan di diskotek MG, Tubagus Angke, Jakarta Barat. Polisi masih melakukan penggeledahan hingga saat ini. Pantuan detikcom di lokasi, Minggu (17/12/2017), garis polisi telah di pasang di pintu masuk diskotek tersebut. Sejumlah anggota BNN dan polisi berjaga-jaga di sekitar lokasi. BNN juga terlihat menurunkan anjing pelacak dari unit K-9. Penggeledahan ini menjadi tontonan warga yang melintas. “Tadi penggerebekan dilakukan pukul 04.00 WIB pagi,” kata Ilyas seorang warga. Informasi yang dikumpulkan, pihak BNN juga saat ini masih melakukan tes urine terhadap pengunjung diskotek tersebut. Sebelumnya, diskotek tersebut disinyalir merupakan pabrik narkoba. “Kita sudah tangkap pengguna narkoba sekaligus pabriknya. Alamatnya di Diskotek MG jalan Tubagus Angke,” ujar Ketua BNNP DKI Brigjen Johnypol Latupeirissa. Johny menambahkan Kepala BNN Komjen Komjen Budi Waseso juga akan mendatangi lokasi tersebut. “Sebentar lagi Pak Buwas mau ke Tubagus Angke,” katanya. Johny belum memberikan detail keterangan soal penggerebekan tersebut. Hingga saat ini belum diketahui jumlah pengguna yang ikut ditangkap dalam penggerebekan itu.

Menag Lukman Hakim ikut hadir dan memberikan orasi dalam Aksi Bela Palestina di Monas. Namun di awal orasi, Lukman sempat disoraki massa. Terdengar sorakan ‘huu’ dari arah depan saat Lukman memegang mic. Lukman lantas berhenti sejenak. Melihat kondisi itu, Wakil Ketua Komisi Hubungan Luar Negeri MUI Zaitun Rasmin lantas maju ke depan. Dia menenangkan massa. “Kita semua menghormati simbol negara. Jelas musuh kita jelas. Trump musuh kita, apalagi kalau tidak mencabut keputusannya. Kita persilakan kembali untuk Menag,” kata Zaitun yang juga merupakan Waketum GNPF MUI itu. Massa kemudian bertepuk tangan. Lukman Hakim lantas berbicara menggunakan mic. “Apakah saya bisa melanjutkan? Terima kasih,” kata Lukman. Lukman lantas menceritakan bahwa dia mendapatkan pertanyaan mengenai ‘apakah Menag pantas hadir ikut di Aksi Bela Palestina’. Lukman menyatakan Indonesia sudah berjuang penuh melakukan pembelaan di Palestina. “Bukankah tugas pemerintah melaksanakan aspirasi dari mayoritas rakyat Indonesia. Dan pemerintah sudah secara optimal melakukan diplomasi bagaimana Palestina bisa mendapatkan haknya dan merdeka,” kata Lukman. “Untuk diketahui hadirin sekalian bapak Presiden kita langsung menyampaikan bahwa beliau mengkomunikasikan, melakukan hubungan komunikasi dengan sejumlah kepala negara khususnya yang tergabung di OKI,” ujar Lukman.

Kawasan Monas, Jakarta Pusat sempat diguyur hujan selama beberapa saat. Namun massa Aksi Bela Palestina tetap bertahan dan terus berdatangan. Pantauan detikcom di lokasi di Pintu Timur Monas, Gambir, Jakarta Pusat, Minggu (17/12/2018), massa aksi tetap bertahan saat hujan turun. Hujan sempat turun selama beberapa saat lalu kemudian berhenti. Massa aksi tetap bertahan saat hujan turun. Mereka tidak ada yang bergeser dan tidak ada yang menggunakan payung. Foto: Massa Aksi Bela Palestina terus berdatangan dengan membawa sepanduk dan bendera Palestina. (Zunita-detikcom) Saat ini massa aksi masih terus berdatangan salah satunya melalui Pintu Timur Monas. Mereka datang dengan membawa berbagai sepanduk dan bendera Palestina. Sementara itu sejumlah tokoh masih terus menyampaikan orasinya kepada massa aksi. Abdullah Gymnastiar atau Aa Gym sempat memimpin doa Aksi Bela Palestina. Aa Gym mendoakan agar Palestina segera merdeka dan bebas dari penjajahan. “Lepaskan dari penjajahan kaum yang zalim. Kabulkan ya doa kami. Semoga Allah memuliakan guru-guru kita, habaib, uztazah,” ujar Aa Gym dalam doanya. Aa Gym mengatakan umat muslim terluka dengan keputusam Presiden Amerika Serikat Donald Trump terkait Yerusalem. Meski begitu dia mengajak agar umat muslim tidak ‘panas’ dan menjaga sikap. “Jaga lisan, jaga setiap ucapan kita tiru setiap ucapan. Pernah rasul berkata kotor, pernah keji? Pernah dengan kata busuk dan hina? Mudah mudahan kita jaga. Setiap ucapan kita akan pertanggungjawabkan,” urainya.

INTAIKASUS.COM – Unit Reskrim Polsek Sunggal berhasil mengungkap kasus pencurian di kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Propinsi Sumatera Utara, Jalan Gatot Subroto komplek Dinas Peternakan Kelurahan Lalang, Kecamatan Medan Sunggal. Petugas yang dipimpin Kanit Reskrim Iptu Martua Manik membekuk tiga pelaku bernama Suga Jemra Rangkuti, (34) warga Jalan Gatot Subroto Komplek Dinas Peternakan Kelurahan Lalang, Kecamatan Medan Sunggal, Diki Wahyudi, (34) warga Jalan Pinang Baris Kelurahan Lalang, Kecamatan Medan Sunggal, dan Surya Darmaji Hutasoit (35) warga Perumahan Sri Gunting Blok W Desa Sunggal Kanan Kecamatan Sunggal. Kapolsek Medan Sunggal, Kompol Daniel Marunduri melalui Kanit Reskrim Iptu Martua Manik menjelaskan,”  kejadiannya berawal pada hari Minggu (16 juli 2017) sekira pukul 18.00 wib, ketika petugas sekurity sedang melaksanakan patroli diseputaran komplek Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan yang melihat 1 unit mobil angkutan umum KPUM 64 sedang parkir di samping gudang. ” Petugas sekurity melihat 3 goni tumpukan berkas Dinas Peternakan dari mobil angkutan umum tersebut. Kemudian petugas sekurity melakukan pemeriksaan didalam gudang namun petugas sekurity melihat 1 kardus yang berisikan pakaian para medis, kaca mata, masker dan sarung tangan sudah hilang,” ucap Iptu Manik, Senin (17/7/2017). Merasa ada keanehan, membuat petugas sekurity melaporkan kejadian tersebut kepada Kabag Umum dan Kepegawaian yang selanjutnya dilaporkan kepada petugas Polsek Sunggal.Mendapat pengaduan tersebut, kemudian petugas Reskrim Polsek Sunggal langsung melakukan penyelidikan dan mencurigai terhadap sebuah rumah yang letaknya tidak jauh dari gudang yang di huni oleh pelaku Suga Jemra Rangkuti. ” Ketika pelaku berhasil kita amankan dari rumahnya, kemudian pada saat petugas kita mendatangi rumah tersebut ditemukan 3 orang pelaku sedang berada didalam rumah sehingga anggota melakukan pemeriksaan didalam rumah itu  dan ditemukan 1 kardus yang berisikan pakaian para medis, kaca mata, sarung tangan dan masker didalam rumah pelaku,” kata Iptu Manik. Lanjut Manik membeberkan,  dari hasil introgasi, ketiga pelaku mengakui perbuatannya yang melakukan pencurian tersebut dengan cara pelaku Suga Jemra Rangkuti masuk kedalam gudang melalui jendela. “Pelaku Suga Jemra Rangkuti yang mengambil barang dan kemudian dioper kepada pelaku Diki Wahyudi yang menungu diluar. Kemudian pelalu Diki Wahyudi mengantar ke mobil angkutan, sedangkan pelaku Surya Darmaji Hutasoit yang menyusun didalam mobil dan menyupir mobil angkot yang dipergunakan para pelaku,” jelasnya. Adapun tujuan pelaku mengambil barang-barang dari kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Propinsi Sumatera Utara, untuk dijual ke tukang botot. ” Pengakuan dari ketiga pelaku bahwa barang- barang yang mereka curi untuk di jual ke tukang botot, untuk barang bukti yang kita amankan berupa 1 unit mobil angkutan umum KPUM 64 warna kuning BK 1549 GQ, 50 pasang pakaian para media, 48 kaca mata medis, 50 masker, 200 sarung tangan, 3 goni berkas dinas peternakan,”ungkap Iptu Manik. Akibat perbuatannya, ketiga pelaku di jerat dengan pasal 363 ayat (1) ke – 4e KUHPIdana dengan ancaman hukuman 7 tahun. (Red)

Related Posts

Comments are closed.