Ditemui Dubes Palestina, Ketua MPR Cerita Aksi Bela Palestina

Ditemui Dubes Palestina, Ketua MPR Cerita Aksi Bela Palestina

Ketua MPR RI Zulkifli Hasan menerima kunjungan duta besar Palestina untuk Indonesia Zuhair Alshoun. Dalam pertemuan itu, Zulkifli bercerita soal Aksi Bela Palestina. Pertemuan berlangsung di Ruang Kerja Ketua MPR, Gedung Nusantara III lantai 9, Kompleks MPR, Selasa (30/1/2018). Pada kesempatan itu, Zuhair memperkenalkan diri sebagai Dubes Palestina yang baru. Dalam pertemuan itu, Zuhair antara lain menyampaikan apresiasi, penghormatan dan rasa terima kasih kepada bangsa Indonesia, karena telah membantu dan mendukung upaya kemerdekaan Palestina dari penjajahan Israel. Zuhair berharap bantuan dan dukungan bangsa Indonesia untuk Palestina bisa terus diberikan. “Di Indonesia saya merasa seperti tinggal di rumah sendiri. Kami sangat menghargai aras bantuan yang sudah diberikan selama ini”, kata Zuhair. Zuhair juga menyampaikan keinginannya agar parlemen kedua negara bisa saling bertemu, untuk membahas kondisi Palestina terkini. Serta untuk mencari cara bagi upaya menuju perdamaian dan kemerdekaan Palestina. Mendengar harapan tamunya, Zulkifli mengatakan Indonesia dan Palestina sudah menjadi sahabat sejak lama. Indonesia akan selalu mendukung kemerdekaan bagi Palestina. “Baru-baru ini saya bersama lima juta masyarakat Indonesia berkumpul di Monas untuk menggelar dukungan bagi kemerdekaan bangsa Palestina. Intinya sampai kapanpun, bangsa Indonesia akan terus mendukung perjuangan bangsa Palestina,” kata Zulkifli. Seluruh elemen, baik parlemen masyarakat maupun pemerintah Indonesia, kata Zul, mendukung palestina. Oleh karena itu, Zulkifli menyambut baik jika parlemen Palestina benar-benar ingin bertemu dan berdiskusi dengan parlemen Indonesia. “Pintu kami selaku terbuka, sampaikan saja kalau ada keluhan apapun, kami akan selalu senang untuk membantu. Contohlah dubes lama, dia sangat aktif sehingga kami mengenalnya dengan baik. Selamat bekerja, semoga sukses,” ujar Ketum PAN ini.

Ketua MPR RI Zulkifli Hasan menerima kunjungan duta besar Palestina untuk Indonesia Zuhair Alshoun. Dalam pertemuan itu, Zulkifli bercerita soal Aksi Bela Palestina. Pertemuan berlangsung di Ruang Kerja Ketua MPR, Gedung Nusantara III lantai 9, Kompleks MPR, Selasa (30/1/2018). Pada kesempatan itu, Zuhair memperkenalkan diri sebagai Dubes Palestina yang baru. Dalam pertemuan itu, Zuhair antara lain menyampaikan apresiasi, penghormatan dan rasa terima kasih kepada bangsa Indonesia, karena telah membantu dan mendukung upaya kemerdekaan Palestina dari penjajahan Israel. Zuhair berharap bantuan dan dukungan bangsa Indonesia untuk Palestina bisa terus diberikan. “Di Indonesia saya merasa seperti tinggal di rumah sendiri. Kami sangat menghargai aras bantuan yang sudah diberikan selama ini”, kata Zuhair. Zuhair juga menyampaikan keinginannya agar parlemen kedua negara bisa saling bertemu, untuk membahas kondisi Palestina terkini. Serta untuk mencari cara bagi upaya menuju perdamaian dan kemerdekaan Palestina. Mendengar harapan tamunya, Zulkifli mengatakan Indonesia dan Palestina sudah menjadi sahabat sejak lama. Indonesia akan selalu mendukung kemerdekaan bagi Palestina. “Baru-baru ini saya bersama lima juta masyarakat Indonesia berkumpul di Monas untuk menggelar dukungan bagi kemerdekaan bangsa Palestina. Intinya sampai kapanpun, bangsa Indonesia akan terus mendukung perjuangan bangsa Palestina,” kata Zulkifli. Seluruh elemen, baik parlemen masyarakat maupun pemerintah Indonesia, kata Zul, mendukung palestina. Oleh karena itu, Zulkifli menyambut baik jika parlemen Palestina benar-benar ingin bertemu dan berdiskusi dengan parlemen Indonesia. “Pintu kami selaku terbuka, sampaikan saja kalau ada keluhan apapun, kami akan selalu senang untuk membantu. Contohlah dubes lama, dia sangat aktif sehingga kami mengenalnya dengan baik. Selamat bekerja, semoga sukses,” ujar Ketum PAN ini.

Ketua MPR Zulkifli Hasan mendukung Aksi Bela Palestina, yang akan dilaksanakan Minggu, 17 Desember (17/12) di depan kantor Kedubes Amerika Serikat. Menurutnya, dukungan terhadap Palestina dan penolakan terhadap klaim Yerusalem sebagai ibu kota Israel adalah bagian dari amanat konstitusi. “Tugas saya sebagai Ketua MPR adalah menjaga konstitusi. Klaim Trump terhadap Yerusalem sebagai ibu kota Israel adalah penjajahan yang bertentangan dengan konstitusi kita,” ucap Ketua MPR Zulkifli Hasan dalam keterangannya kepada detikcom , Jumat (15/12/2017). Zulkifli menyampaikan dukungan terhadap Palestina melintasi batas batas perbedaan suku, agama, dan latar belakang lainnya. Aksi ini adalah tindakan menolak penindasan antar-umat manusia. “Membela Palestina adalah membela kemanusiaan. Semua agama menolak penindasan manusia terhadap manusia lainnya,” ujarnya. Ia yakin Aksi Bela Palestina 1712 akan digelar secara damai, aman, dan tertib. “Saya mengajak saudara-saudaraku di mana pun berada untuk bersama-sama kita dukung perjuangan Palestina. Ini aksi damai bentuk dukungan rakyat Indonesia,” tutupnya.

Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Bahtiar Nasir menyebut aksi bela Palestina lebih beragam dibandingkan dengan reuni aksi 212 lalu. Hal itu karena aksi bela Palestina cakupannya internasional. “Lebih besar tidaknya kita bel melihat dari drone. Kayakanya sama dengan (reuni) 212 (untuk) soal jumlah, tapi kalau soal keberagaman ini lebih besar. Jadi 212 kan temanya lebih fokus sama yang kemarin, kalau ini menginternasional sehingga kelompok-kelompok Islam yang tadinya beda pendapat bahkan yang agak tajam dalam kasus bela Palestina ini semua bersatu,” kata Bahtiar usai aksi bela Palestina di Lapangan Monas, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Minggu (17/12/2017). Keberagaman tersebut karena tak hanya dari ormas atau organisasi keagamaan yang hadir pada kegiatan tersebut. Dari kalangan pemuda hingga selebriti pun turut hadir dalam aksi bela Palestina ini. “Bukan hanya ditingkat ormas tetapi ditingkat peserta yang hadir itu ditingkat misalnya remaja-remaja STM ya pemuda-pemuda milineal, selebritis kemudian organisasi-organisasi nasionalis termasuk perwakilan banser juga hadir,” tuturnya. Aksi ini, dikatakan Bahtiar, tidak terkait isu-isu politik dalam negeri. Aksi Bela Palestina murni karena menuntut keadilan atas rakyat Palestina. “Lebih kepada isu politik internasional. Tidak ada politik Pilkada, tidak ada politik capres-capres, tidak ada. Ini terkait masalah keadilan tuntutan kita itu masalah keadilan,” ujarnya. Seperti diketahui, Aksi Bela Palestina ini dimulai pukul 06.00 WIB. Sejumlah tokoh nasional turut hadir pada aksi tersebut seperti Plt ketua DPR Fadli Zon, Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah, dan Ketua MPR Zulkifli Hasan.

Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ahmad Heryawan (Aher) hingga Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Jimly Asshiddiqie juga menghadiri Aksi Bela Palestina atau Aksi 1712 di Monas. Para tokoh ini hadir menyuarakan protes kepada Amerika terkait klaim bahwa Yerusalem merupakan ibu kota Israel. Pantauan di lokasi, Jakarta Pusat, Minggu (17/12/2017), para tokoh ini mulai hadir sejak pukul 06.00 WIB. Selain Aher dan Jimly, mantan Menko Maritim Rizal Ramli, Ketua MPR Zulkifli Hasan, serta Ketua Kwartir Nasional Pramuka Adhyaksa Dault juga hadir di tempat yang sama. Selain tokoh tersebut ada pula artis Irfan Hakim yang terlihat di lokasi. Sebelumnya, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dan Ketum MUI Ma’aruf Amin beserta para tokoh MUI juga telah tiba di lokasi. Para tokoh ini duduk di atas panggung menghadap massa peserta Aksi Bela Palestina. Acara ini dimulai sekitar pukul 07.30 WIB. Aksi ini diawali dengan doa, nyanyian lagu rohani dari Opick, kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Atribut bendera Palestina, Ar-Rayah, dan Al-Liwa berkibar di sekitar Monas. Pekik takbir dan kecaman terhadap Trump disuarakan.

Aksi Bela Palestina yang digelar di Monas, Jakarta Pusat, resmi dibuka. Pembukaan kegiatan diawali dengan melantunkan ayat suci Alquran dan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Pantauan di lokasi, Minggu (17/12/2017), massa mendengarkan lantunan ayat suci Al-quran itu sekitar pukul 06.53 WIB. Setelah itu, massa menyanyikan lagu Indonesia Raya dipimpin oleh Fadli ‘Padi’ dan penyanyi religi Opick. Massa berdiri dan mengibarkan bendera Indonesia Raya. Ada juga bendera Palestina yang ikut dikibarkan. Massa lalu menyanyikan Mars Bela Palestina. Lagu ini merupakan lagu Mars Aksi Bela Islam yang liriknya diganti menjadi Bela Palestina. Sejumlah tokoh pun sudah hadir di lokasi. Mereka yang datang mulai dari Ketua MPR Zulkifli Hasan, Ketua MUI Maruf Amin, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Menteri Agama Lukman Hakim Saifudin dan tokoh-tokoh MUI.

Di sela kunjungannya ke Afghanistan, Presiden Joko Widodo sempat menjadi imam salat zuhur, dengan Presiden Afghanistan Ashraf Ghani dan sejumlah ulama setempat menjadi makmum. Ketum PAN Zulkifli Hasan bercerita saat ia pernah diimami Jokowi. “Saya pernah juga diimami beliau salat magrib di GBK, saya jadi makmum saat itu. Jadi, kalau presiden kita jadi imam, saya kira sudah biasa dilakukan Pak Presiden. Kalau jadi imam lagi, saya biasa,” ujar Ketum PAN Zulkifli Hasan kepada wartawan di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (30/1/2018). “Kalau diberi kehormatan ya nggak apa-apa,” tambah Zulkifli. Lebih lanjut, Zulkifli mengapresiasi kunjungan Jokowi ke negara-negara di Asia Selatan. Ia berharap kunjungan tersebut meningkatkan kerja sama di bidang ekonomi. “Tentu kita apresiasi Bapak Presiden karena penting kunjungi Afghanistan, Pakistan, negara yang berjasa saat kita merdeka. Perlu mendapat perhatian dari kita. Saya sarankan ditindaklanjuti agar ekonomi cukup meningkat dan buka penerbangan langsung antara Indonesia-Pakistan-India,” tutur Ketua MPR ini. Sebelumnya, dari video yang diberikan Biro Setpres, Selasa (30/1), mulanya Jokowi dan Ghani sempat bertukar kopiah. Jokowi memberikan kopiah untuk Ghani, kemudian Ghani memberikan ikat kepala untuk Jokowi. Jokowi menjadi imam salat zuhur para ulama di Afghanistan dan ulama NU. Dia duduk di barisan terdepan. Terlihat ada dua saf makmum di belakang Jokowi. [Gambas:Video 20detik]

Selebritis 18 Des 2017 10:40 Melly Goeslaw terjun langsung ke Palestina sebagai wujud rasa kemanusiaannya. Peristiwa 18 Des 2017 03:03 Aksi Bela Palestina di lapangan Monas, Jakarta, yang melibatkan ratusan ribu orang itu berlangsung damai. Selebritis 17 Des 2017 19:30 Dude Harlino dan Arie Untung tampak berada di antara ribuan para peserta Aksi Bela Palestina. Ekonomi 17 Des 2017 16:45 Hingga pukul 13.00 WIB tercatat lebih dari 74.752 pengguna jasa KRL yang naik dan turun di Stasiun Juanda. Peristiwa 17 Des 2017 16:42 Ribuan orang memadati Monas, Jakarta Pusat, untuk mengikuti aksi Bela Palestina. Ekonomi 17 Des 2017 14:15 Setelah aksi damai Bela Palestina selesai, masyarakat akan kembali beraktivitas seperti biasa. Peristiwa 17 Des 2017 13:41 Masa aksi Bela Palestina dari berbagai daerah memadati Tugu Monas, Jakarta, sejak Minggu (17/12/2017) subuh. Peristiwa 17 Des 2017 12:15 Politikus PAN ini menyoroti kecaman dan stigma radikal yang diberikan kepada umat Islam selama ini. Ekonomi 17 Des 2017 11:50 Sebagai upaya untuk menanamkan kecintaan terhadap laut pada masyarakat Indonesia, KKP menggalakkan Gerakan Cinta (Gita) Laut. News 17 Des 2017 11:30 Pantauan menunjukkan keempat sisi jalan yang mengelilingi Silang Monas telah penuh dengan massa Aksi Bela Palestina. Ekonomi 17 Des 2017 09:55 PT KCI mengimbau untuk menggunakan Kartu Multi Trip (KMT) sehingga tidak perlu lagi mengantre saat akan kembali ke stasiun asalnya.

Related Posts

Comments are closed.