Ditemani Cak Imin di Kereta Bandara, Jokowi: Lama Tak Ketemu

Ditemani Cak Imin di Kereta Bandara, Jokowi: Lama Tak Ketemu

Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar terpantau menemani Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjajal Kereta Bandara Soekarno-Hatta. Jokowi menyatakan kesempatan ini memang dimanfaatkannya sekalian untuk bertemu dengan Muhaimin. “Ya saya lama dengan beliau ini nggak ketemu,” kata Jokowi di Stasiun Sudirman Baru, Jakarta, Selasa (2/1/2018). Jokowi, yang baru saja turun dari kereta dari bandara di Tangerang, Banten, itu, mengaku telah merencanakan pertemuan dengan Muhaimin. Pria yang akrab disapa Cak Imin itu kemudian hadir bertemu Jokowi sejak peresmian dimulai tadi, bahkan juga datang bersama Jokowi. “Kemarin saya telepon, saya ajak di bandara saja, sambil naik kereta bandara,” tutur Jokowi. Selama di dalam gerbong yang melaju, Jokowi duduk di dekat jendela dan Muhaimin duduk di sebelah kiri Jokowi. Ada pula di sekitar mereka Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri BUMN Rini Soemarno, serta Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto. Ngobrol apa bareng Muhaimin tadi, Presiden Jokowi? ” Ngobrol kereta,” jawab dia. Selain mengobrol soal kereta dengan anggota Komisi Bidang Luar Negeri dan Pertahanan DPR itu, Jokowi ngobrol banyak hal. Ngobrol politik barangkali termasuk? “Tanya Cak Imin gantian,” jawab Jokowi.

Baca juga : tambah rp 7000 naik kereta bandara soetta bisa pilih tempat duduk

Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) hari ini akan meresmikan beroperasinya kereta bandara Soekarno-Hatta. Peresmian dilaksanakan di Stasiun Bandara Soekarno-Hatta. Dengan beroperasi penuh, tarif kereta bandara berlaku normal. Sebelumnya pada 26 Desember sampai 1 Januari 2017 berlaku tarif promosi Rp 30.000 untuk tiket reguler maupun reservasi (reserve). Pantauan detikFinance , Selasa (2/1/2018), melalui aplikasi pembelian tiket kereta bandara secara online, hari ini tiket kereta bandara sah menjadi Rp 70.000 untuk yang reguler dan Rp 77.000 untuk reserve , alias selisih Rp 7.000. Humas PT Railink, Diah Suryandari saat dihubungi mengonfirmasi bahwa tarif tersebut sudah resmi berlaku mulai 2 Januari 2018. “Sudah (tarif tersebut sudah resmi berlaku),” katanya melalui pesan singkat kepada detikFinance . Hanya saja, saat pada 07.00 WIB tiket reserve belum bisa dipesan. Dalam keterangannya jumlah seat tersedia adalah nol. Diah mengatakan tiket reserve belum bisa dibeli. Hanya saja, terlihat 2 kursi tersisa untuk keberangkatan 13.21 WIB. Dengan membeli tiket reserve yang dijual lebih mahal, Diah mengatakan pengguna kereta bandara bisa memilih tempat duduk di dalam kereta jika membeli tiket kelas reserve . Sementara reguler tempat duduknya acak. “Namanya reserve kita bisa pilih tempat duduk ya terlebih dahulu. Kalau yang lain tidak ada nomor tempat duduk,” katanya ketika ditemui di Stasiun Sudirman Baru, Desember. Dengan keunggulan tersebut, dia menerangkan bahwa nantinya penumpang bisa menyesuaikan tempat duduk jika pergi dengan rombongan. Sehingga antar rombongan tempat duduknya tidak terpisah-pisah. Gerbong kelas reguler dan reserve pun berbeda. (ang/ang)


Baca juga : dideklarasikan jadi cawapres 2019 cak imin buktikan kalau serius czyh

Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menyambut baik kemunculan deklarasi dukungan untuknya agar maju menjadi Calon Wakil Presiden (Cawapres) di Pilpres 2019. “Buktikan kalau (dukungan itu) serius,” kata Cak Imin di DPP PKB, pada Jumat (3/11/2017). Ia mengapresiasi kelompok yang mendeklarasikan dukungan pada dirinya sebagai Cawapres 2019. Tapi, Cak Imin mengklaim tidak mengenal kelompok yang mendeklarasikan dukungan kepada dirinya. “Yang deklarasi saya enggak kenal. Siapa enggak pernah ketemu. Katanya mau ketemu saya. Ya welcome. Terimakasih,” kata Cak Imin. Cak Imin mengakui selama ini memang kerap melakukan safari politik sejak dua tahun lalu untuk mempersiapkan agenda politik di tahun 2019. Tapi, dia tidak tegas menyatakan langkah itu demi pencalonannya.  “Tiap hari saya safari. Sudah dua tahun ini. Paling tidak 4 hari dari seminggu saya di daerah,” kata Cak Imin. “Tentu saja untuk pileg, untuk pilpres, tapi presidennya belum tahu.” Cak Imin menegaskan PKB hingga kini masih berfokus untuk mendukung program pemerintahan Jokowi-JK sampai tahun 2019 dan pemenangan Pemilu 2019. “Ya, begini Pilpres masih lama kita tentu belum berpikir secara serius,” kata Cak Imin. Sebelumnya, Sejumlah tokoh adat, agama, pemuda, dan mahasiswa di Kalimantan Barat mendeklarasikan Cak Imin untuk maju sebagai Cawapres 2019. Mereka pun mengaku tak mempermasalahkan siapa yang jadi Capres, yang penting Cak Imin Cawapresnya. Pada 31 Oktober lalu, juga bocor surat dukungan PKB Jateng kepada Cak Imin sebagai Cawapres. Surat itu ditandangani oleh Ketua DPW PKB Jateng Yusuf Chudlori dan Sekretariat DPW PKB Jateng Sukirman pada 26 Oktober 2017. Di awal surat dijelaskan bahwa DPP PKB, DPW PKB Jateng dan pengurus DPC PKB se-Jateng telah melakukan rapat konsolidasi pada 25 Oktober 2017 di Hotel Pesona Semarang. Agenda pokok konsolidasi itu adalah pencalonan dan pemenangan Muhaimin Iskandar sebagai cawapres RI.

Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar terpantau menemani Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjajal Kereta Bandara Soekarno-Hatta. Jokowi menyatakan kesempatan ini memang dimanfaatkannya sekalian untuk bertemu dengan Muhaimin. “Ya saya lama dengan beliau ini nggak ketemu,” kata Jokowi di Stasiun Sudirman Baru, Jakarta, Selasa (2/1/2018). Jokowi, yang baru saja turun dari kereta dari bandara di Tangerang, Banten, itu, mengaku telah merencanakan pertemuan dengan Muhaimin. Pria yang akrab disapa Cak Imin itu kemudian hadir bertemu Jokowi sejak peresmian dimulai tadi, bahkan juga datang bersama Jokowi. “Kemarin saya telepon, saya ajak di bandara saja, sambil naik kereta bandara,” tutur Jokowi. Selama di dalam gerbong yang melaju, Jokowi duduk di dekat jendela dan Muhaimin duduk di sebelah kiri Jokowi. Ada pula di sekitar mereka Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri BUMN Rini Soemarno, serta Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto. Ngobrol apa bareng Muhaimin tadi, Presiden Jokowi? ” Ngobrol kereta,” jawab dia. Selain mengobrol soal kereta dengan anggota Komisi Bidang Luar Negeri dan Pertahanan DPR itu, Jokowi ngobrol banyak hal. Ngobrol politik barangkali termasuk? “Tanya Cak Imin gantian,” jawab Jokowi.

Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar terpantau menemani Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjajal Kereta Bandara Soekarno-Hatta. Jokowi menyatakan kesempatan ini memang dimanfaatkannya sekalian untuk ketemuan dengan Muhaimin. “Ya saya lama dengan beliau ini nggak ketemu,” kata Jokowi di Stasiun Sudirman Baru, Jakarta, Selasa (2/1/2018). Jokowi yang baru saja turun dari kereta dari Bandara di Tangerang Banten ini mengaku telah merencanakan pertemuan dengan Muhaimin. Pria yang akrab disapa Cak Imin itu kemudian hadir bertemu Jokowi sejak peresmian dimulai tadi, bahkan juga datang bersama Jokowi. “Kemarin saya telepon, saya ajak di Bandara saja, sambil naik kereta Bandara,” tutur Jokowi. Selama di dalam gerbong yang melaju, Jokowi duduk di dekat jendela dan Muhaimin duduk di kiri Jokowi. Ada pula di sekitar mereka, Menteri Pergubungan Budi Karya Sumadi, Menteri BUMN Rini Soemarno, dan Menteri Koordinator Bidanf Politik Hukum dan Keamanan Wiranto. Ngobrol apa bareng Muhaimin tadi, Presiden Jokowi? “Ngobrol kereta,” jawab dia. Selain mengobrol soal kereta dengan Anggota Komisi Bidang Luar Negeri dan Pertahanan DPR itu, Jokowi juga ngobrol banyak hal. Ngobrol politik barangkali termasuk? “Tanya Cak Imin gantian,” jawab Jokowi. [ detik.com ]

INILAHCOM, Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan alasan dirinya mengajak Ketum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar (Cak Imin) meninjau Kereta Bandar Udara Internasional Soekarno Hatta Tangerang, Banten, Selasa (2/1/2018). Jokowi mengaku dirinya sudah lama tak bertemu dengan Cak Imin sehingga membuat janji untuk bersua pada hari ini di Bandara Soetta. “Saya lama dengan beliau enggak ketemu. Terus kemarin saya telepon, saya bilang ketemu di bandara saja sambil naik kereta bandara,” ujar Jokowi di Stasiun Sudirman Baru, Jakarta Pusat, Selasa (2/1/2017). Jokowi mengakui pertemuannya dengan Cak Imin hari ini sudah lama direncanakan. Saat disinggung soal isi obrolan yang dibicarakan keduanya, Kepala Negara enggan mengingkapkannyaz “Pertemuannya ya, direncanakan. Saya telepon beliau. Ngobrolin soal kereta. Kalau itu (soal politik) tanya Cak Imin gantian,” tandasnya. [rok]

Related Posts

Comments are closed.