Diskotek MG Juga Merangkap Pabrik Narkoba

Diskotek MG Juga Merangkap Pabrik Narkoba

Tim aparat gabungan dengan sandi Operasi Bersinar melakukan penggerebekan di Diskotek MG Tubagus Angke, Jakarta Barat. Diduga Diskotek MG ini merangkap pabrik sabu versi cair. Pantauan detikcom di lokasi, Minggu (17/12/2017), gedung Diskotek MG terdiri dari 3 lantai. Lantai pertama digunakan sebagai tempat hiburan dan lantai 2 dan 3 masih dalam tahap pembangunan. Saat dikunjungi, lantai 3 terdapat 2 buah ruangan. Ruangan yang paling besar digunakan sebagai pabrik sabu dan ekstasi yang akan dicampur ke dalam minuman. “Ini pabrik narkoba,” kata Deputi Bidang Pemberantasan BNN Irjen Arman Depari, di lokasi. Saat ini, ada ratusan pengunjung yang terjaring dan terbukti positif menggunakan narkotika. Mereka saat ini masih diperiksa lebih lanjut. Aparat gabungan juga terus melakukan penggeledahan di setiap ruangan untuk mencari alat-alat bukti yang lain. Operasi bersinar ini merupakan operasi gabungan BNN, BNNP DKI, Resmob Mabes Polri, Brimob Polda Metro Jaya, dan POM TNI.

Baca juga :

Dua petugas Satpam, Ahmad Yani (35) dan Sadri (35) ditemukan terikat tangan dan kakinya serta mulutnya ditempeli lakban oleh seorang warga pada 22/4/2010 silam. Kedua Satpam tersebut kemudian mendatangi Polsek Gambut untuk melaporkan perampokan yang baru saja dialaminya. Berdasarkan informasi Kepolisian, sebuah kantor perusahaan barang pecah belah yang dijaga kedua Satpam tersebut dirampok oleh lima orang perampok. Brankas di dalam ruang kantor dirusak dan pintunya dicongkel, diduga menggunakan linggis. Uang di dalam brankas habis dikuras perampok. Salah seorang karyawan mengatakan bahwa kedua Satpam tersebut masih trauma atas peristiwa itu. Kapolsek Gambut AKP Mike Hardi W. mengatakan bahwa, pihaknya belum memperoleh petunjuk terkiat perampokan tersebut. Dia menduga pelaku adalah orang lama yang biasa beroperasi di Kertak Hanyar, Gambut dan Landasan Ulin. Kedua satpam tak dapat mengenali pelaku karena mereka menggunakan topeng. (*)

seperti di kutip dari https://securityjournal.wordpress.com

Berulangnya peristiwa penculikan yang berlanjut pada pencabulan terhadap sejumlah siswi sekolah dasar (SD) membuat Polda Bali merekomendasikan kepada seluruh sekolah untuk menyiagakan Satpam di setiap sekolah. Menurut Kepala Bidang Humas Polda Bali Komisaris Besar Gde Sugianyar mengatakan selama ini sekolah-sekolah di Bali hanya dijaga oleh penjaga sekolah (waker). Hanya beberapa sekolah yang sudah memiliki tenaga satpam, sehingga guru-guru dan waker juga perlu berperan dalam pengawasan siswa selama masih berada di sekolah. Selain itu, Polda Bali kini menyebarkan personel intelijen di tiap sekolah untuk melakukan pengawasan. Hal itu juga dilakukan dalam upaya untuk mengungkap jaringan pelaku penculikan dan pemerkosaan terhadap siswi di bawah umur tersebut. Berdasarkan data di Polda Bali, selama 2010 tercatat ada enam kasus pemerkosaan terhadap siswi di Denpasar, di mana lima di antaranya menimpa siswi SD. (*)

seperti di kutip dari https://securityjournal.wordpress.com

Sebanyak 160 orang peserta Pelatihan Dasar Satpam Angkatan XXVI, dinyatakan lulus dalam upacara penutupan diksar yang digelar di lapangan hijau Mako Polda Jambi, 13 April 2010 silam. Diksar dilaksanakan selama 30 hari, dari tanggal 15 Maret-13 April 2010, di Sekolah Polisi Negara (SPN) Jambi. Sementara itu, Kapolda Jambi dalam sambutannya mengatakan bahwa tugas Satpam sangat berat dan mulia, dalam rangka menyelenggarakan keamanan dan ketertiban di lingkungan tempat kerja meliputi aspek pengamanan fisik, personel, informasi, dan pengamanan tekhnik lainnya. Dunia usaha membutuhkan pengamanan untuk menjamin keberlangsungan usaha, meningkatkan produktivitas, mencegah kerugian, membangun reputasi perusahaan, dan keunggulan daya saing,’’ ungkapnya. Kapolda juga mengucapkan terima kasih pada Kepala SPN, pembina, dan pelatih, atas segala jerih payah dan ilmu yang diberikan. Usai penutupan, digelar simulasi mengenai bagaimana fungsi satpam dalam mengamankan perusahaan. (*)

seperti di kutip dari https://securityjournal.wordpress.com

Seorang penduduk Gesingan, Kecamatan Gatak, Sukoharjo, 6 Mei 2010 silam diamankan Petugas Satpam Stasiun Purwosari karena diduga terlibat pencurian bantalan rel dan baut pengikat rel di gudang penyimpanan peralatan kereta di stasiun tersebut. Pelaku diamankan beserta barang bukti berupa dua karung berisi 12 bantalan rel dan 92 baut pengikat rel. Pelaku kemudian diserahkan ke Polsek Laweyan untuk penyelidikan lebih lanjut. Salah satu Satpam mengatakan, bahwa ia mendapat info dari warga bahwa ada orang yang berniat mencuri dari gudang penyimpanan peralatan yang terletak di sisi utara stasiun. Seketika saat itu juga para petugas Satpam mendatangi lokasi stasiun dan melihat ada satu orang di dekat gudang. Di dekatnya ada karung berisi bantalan dan baut pengikat rel. Saat ditanya, pelaku mengatakan bahwa karung itu bukan miliknya. Pencuri yang mengambil barang sudah kabur. Kasus pencurian di gudang penyimpangan peralatan kereta Stasiun Purwosari baru terjadi kali ini. Kapolsek Laweyan AKP Sukidi mengatakan, pihaknya masih mendalami kasus tersebut. Pelaku masih dimintai keterangan secara intensif. (*)

seperti di kutip dari https://securityjournal.wordpress.com

Setelah terjadinya kerusuhan bernuansa etnis di PT Drydock World Graha, Kepolisian Daerah Kepulauan Riau akan membenahi Satuan Pengamanan PT Drydocks World Graha. Kepalaa Biro Bina Mitra Polda Kepri, Kombes Ricky F Wakanno, mengatakan bahwa, Satpam Drydocks World Graha selama ini menjadi kepanjangan tangan kepolisian, namun tidak kooperatif. Pembenahan akan dilakukan supaya Satpam kooperatif dan jumlahnya memadai untuk lingkungan kerja dengan 8.000 karyawan. Jumlah anggota Satpam di Drydocks World Graha saat ini hanya ada 100 orang di mana 60 orang tidak memiliki sertifikat Satpam dan 40 orang lainnya hanya memegang surat penyaluran melalui Badan Usaha Jasa Pengamanan. Pembenahan akan diawali dengan pemeriksaan keberadaan Satpam sesuai dengan Peraturan Polri No 24 Tahun 2007 tentang Sistem Manajemen Pengamanan. Kepolisian juga akan memeriksa urusan kemigrasian tenaga kerja asing (TKA) di perusahaan tersebut. (*)

seperti di kutip dari https://securityjournal.wordpress.com

Petugas Satuan Pengaman kampus Universitas Jember, 3 Mei 2010 silam menangkap seorang warga yang tengah (maaf) beronani di kampus. Pelaku dibekuk ketika Satpam kampus tengah berpatroli dan mencurigai seorang pria di belakang Gedung Sutardjo. Satpam pun langsung menggelandang pelaku ke pos. Pelaku mengaku sehari-hari bekerja sebagai pedagang. Aksi onani di depan umum bukan sekali ini terjadi di lingkungan kampus Universitas Jember. Beberapa tahun silam, petugas Satpam mengamankan seorang pelaku aksi onani eksibisionis. Ia melakukan perbuatan itu di depan mahasiswi yang tengah lewat. Tiga tahun sebelumnya, beberapa orang mahasiswa menghajar seseorang yang ditengarai pelaku onani eksibisionis. Pelaku ini menggoda seorang mahasiswi, bahkan sempat memegang tubuh mahasisiw itu. Sejauh ini semua pelaku melakukan aksinya siang hari, dan tak satu pun berstatus mahasiswa. (*)

seperti di kutip dari https://securityjournal.wordpress.com

Perampokan sadis terjadi di pabrik textil PT Indo Utama di Kabupaten Batang, 4 Mei 2010 silam dan menewaskan seorang Satpam pabrik. Selain itu, Satu satpam lainnya kritis dan dirawat ke RS Suwondo Kendal. Korban tewas diketahui bernama Sa’ali (55) warga Dukuh Cekelan, Kabupaten Batang. Korban tewas akibat kehabisan darah karena menderita luka robek sepanjang 10 cm pada bagian belakang kepala. Sementara korban kritis yakni Yaryo (45) warga Dukuh Pagedangan. Keduanya merupakan Satpam pabrik tekstil tersebut. Kapolres Batang, AKBP Ahmad Lutfi, mengatakan bahwa, kasus ini adalah murni perampokan, kemungkinan korban memergoki pelaku perampokan sehingga korban dibunuh. Saat ini pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap para saksi yang ada di TKP. (*)

seperti di kutip dari https://securityjournal.wordpress.com

Kepolisian Resort Kota Semarang Selatan selama dua bulan ke depan akan menggelar pelatihan bagi Satuan Pengaman yang tersebar di berbagai daerah di Kota Semarang. Kegiatan dapat di ikuti oleh Satpam manapun tanpa di pungut biaya. Pelatihan tersebut bertujuan meningkatkan kinerja Satpam selama menjalankan tugas di lapangan. Kepala Bagian Bina Mitra Polresta Semarang Selatan, Kompol Budi Setiawan mengatakan, sekarang ini para penjahat semakin lihai, berani, dan nekat, dalam menjalankan aksinya. Oleh karenanya diperlukan Satpam yang tangguh dan mampu menangani permasalahan dengan cepat serta tanggap. Materi teori yang diberikan antara lain pengetahuan kepemimpinan, tugas dan fungsi pokok sebagai seorang Satpam, sementara materi fisik berupa pelatihan beladiri, PBB, melumpuhkan penjahat serta penggunaan tongkat dan borgol. Personil Satpam yang ingin bergabung diharapkan mendaftarkan diri di Mapolresta Semarang Selatan. Setelah mengikuti pelatihan, peserta akan diberikan penghargaan berupa sertifikat ketrampilan. (*)

seperti di kutip dari https://securityjournal.wordpress.com

Ratusan mahasiswa Universitas Hasanuddin (Unhas) yang tergabung dalam Solidaritas Mahasiswsa Anti Kekerasan Akademik (Somasi) menggelar aksi di Kampus Unhas Tamalanrea. Akan tetapi ratusan mahasiswa ini terlibat keributan dengan Satuan Pengamanan kampus. Bentrokan bermula saat para mahasiswa membakar ban bekas di pelataran gedung rektorat. Petugas Satpam marah karena mahasiswa menghalang-halangi petugas yang hendak memadamkan api. Mahasiswa melempari satpam dan merusak jendela gedung rektorat. Seorang sekuriti bernama Musmuliadi mengalami luka terkena lemparan batu di dahi, serta seorang mahasiswa bernama Abdillah juga turut menjadi korban. Kaca-kaca jendela gedung rektorat lantai satu turut menjadi sasaran. Bentrokan pun tidak dapat dihindari. Pembantu Rektor Bidang Kemahasiswaan, Drs Nasaruddin Salam MT berusaha berdialog dengan mahasiswa untuk menenangkan aksi tersebut namun tidak menghasilkan kesepakatan. (*)

seperti di kutip dari https://securityjournal.wordpress.com

Tiga personil Satpam PT Freeport dikeroyok oleh empat oknum anggota TNI pada 7 Mei 2010 di sekitar pos jaga Mil 68 Tembagapura. Tiga anggota Satpam PT Freeport masing-masing Faldy Wally, Larmen Gultom, dan David, mengalami luka memar pada beberapabagian tubuh mereka. Faldy Wally selaku koordinator jaga menjelaskan bahwa, peristiwa itu terjadi saat para anggota TNI meminta dirinya selaku koordinator pos jaga Mil 68 untuk mengantar mereka ke Mil 64 dengan kendaraan. Fadly lalu meminta para anggotaTNI tersebut agar bersabar menunggu karena dirinya harus melapor keatasan. Namun komunikasi dengan atasan Fadly tidak tersambung sehinggamemicu amarah para anggota TNI tersebut. Ia kemudian ditendang dan dipukul dengan popor senjata. Para pelaku juga mengeluarkan kata-kata bernada ancaman, bahkan menodong petugas pos jaga dengan menggunakan senjata laras panjang. Komandan Kodim 1710 Mimika, Letkol Inf Refrizal mengatakan kasus tersebut sudah ditangani Sub Den POM XIII Timika. Ketua Komisi IX DPR RI, Ribka Tjiptaning meminta pimpinan TNIdi Mimika, memproses anggotanya yang terlibat kasus pemukulan Satuan Pengamanan (Satpam) PT Freeport Indonesia di pos jagaMil 68 Tembagapura. Ribka mengingatkan para prajurit TNI yang bertugas di Papua agar tidakbertindak arogan terhadap rakyat setempat yang justru membawa dampakburuk bagi stabilitas keamanan di Papua. (*)

seperti di kutip dari https://securityjournal.wordpress.com

Petugas Satuan Pengamanan diskotek TH di Menteng diduga menjadi pelaku penganiayaan terhadap pengunjung klub tersebut, 5 Mei 2010 silam. Kejadian itu bermula ketika pengunjung kelab, Fauziah (31) tanpa sengaja menyenggol orang lain. Secara tiba-tiba petugas yang diketahui bernama Syamsul Warman datang dan memukul Fauziah dengan menggunakan botol hingga luka robek di dahi. Beberapa saksi dalam kejadian tersebut yang mencoba melerai malah mendapatkan pukulan dari Syamsul hingga luka lebam dan robek di bagian bawah mata kiri. Hingga kini Polda Metro Jaya masih menyelidiki kasus ini. (*)

Tim aparat gabungan dengan sandi Operasi Bersinar melakukan penggerebekan di Diskotek MG Tubagus Angke, Jakarta Barat. Diduga Diskotek MG ini merangkap pabrik sabu versi cair. Pantauan detikcom di lokasi, Minggu (17/12/2017), gedung Diskotek MG terdiri dari 3 lantai. Lantai pertama digunakan sebagai tempat hiburan dan lantai 2 dan 3 masih dalam tahap pembangunan. Saat dikunjungi, lantai 3 terdapat 2 buah ruangan. Ruangan yang paling besar digunakan sebagai pabrik sabu dan ekstasi yang akan dicampur ke dalam minuman. “Ini pabrik narkoba,” kata Deputi Bidang Pemberantasan BNN Irjen Arman Depari, di lokasi. Saat ini, ada ratusan pengunjung yang terjaring dan terbukti positif menggunakan narkotika. Mereka saat ini masih diperiksa lebih lanjut. Aparat gabungan juga terus melakukan penggeledahan di setiap ruangan untuk mencari alat-alat bukti yang lain. Operasi bersinar ini merupakan operasi gabungan BNN, BNNP DKI, Resmob Mabes Polri, Brimob Polda Metro Jaya, dan POM TNI.

Sejumlah tokoh mulai berdatangan ke aksi bela Palestina di Monas, Jakarta Pusat. Mereka yang datang dari mulai Zaitun Rasmin hingga Ketua Komisi Dakwah MUI Cholil Nafis. Pantaun detikcom di lokasi, Minggu (17/12/2017) mereka tampak duduk di atas panggung. Sebagian di antara mereka juga tampak memberikan arahan kepada peserta aksi yang berada di depan panggung. Foto: Sejumlah tokoh mulai berdatangan ke aksi bela Palestina di Monas, Jakarta Pusat. (Kanavino-detikcom) Sementara itu, massa yang telah hadir terlihat melantunkan zikir. Mereka juga ikut menyanyi nasyid dipimpin oleh beberapa orang. Chalil Nafis sempat memberikan sambutan di depan massa aksi. Dia meminta kepada massa untuk menunjukkan dunia bahwa umat islam tidak rela Palestina dijajah oleh Israel. “Bahwa kita hadir di tempat ini insyaallah berjuta juta umat Islam, rakyat Indonesia untuk menunjukkan kepada dunia, umat terbesar di Indonesia tidak rela Palestina dirampas dan dijajah oleh Israel,” tuturnya. Dia juga meminta kepada peserta aksi untuk tetap menjaga kebersihan. Menurut Chalil, tak boleh ada peserta yang merusak lingkungan Monas. “Untuk menjaga lingkungan ini, jangan injak rumput yang indah. Duduk dan berdiri dan tidak merusak lingkungan,” ujarnya.

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah dan Fadli Zon menghadiri Aksi Bela Palestina atau Aksi 1712 di Monas, Jakarta Pusat. Keduanya kompak memakai peci hitam. Pantauan di lokasi, Minggu (17/12/2017), Fahri dan Fadli terlihat sekitar pukul 08.00 WIB. Keduanya kemudian langsung naik ke panggung dan duduk bersama sejumlah tokoh yang telah hadir sebelumnya seperti Menteri Agama Lukman Saifuddin hingga Ketum MUI Ma’aruf Amin. Fahri memakai baju hitam, peci, serta syal Palestina. Sementara Fadli memakai baju putih, memakai kafiyeh Palestina, dan memakai peci. Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid juga terlihat di lokasi. Sebelumnya, sejumlah tokoh masih terus menyampaikan orasinya kepada massa aksi. Abdullah Gymnastiar atau Aa Gym sempat memimpin doa Aksi Bela Palestina. Aa Gym mendoakan agar Palestina segera merdeka dan bebas dari penjajahan. Ketum MUI Ma’aruf Amin juga sempat menyerukan untuk mengambil sikap terhadap Amerika Serikat. Teriakan ‘boikot Amerika’ pun langsung menggema. “Hari ini kita akan membuat pernyataan sikap. Setuju atau tidak? Saya tanya, Kalau Donald Trump tidak mau juga mencabut bagaimana? Boikot?” tanya Maruf Amin dari atas panggung. “Boikot Amerika,” teriak massa ramai-ramai menjawab Ma’ruf. Ma’ruf mengatakan massa berkumpul hari ini semata-mata hanya untuk membela Palestina. Pernyataan Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai ibukota Israel, kata Ma’ruf, sangat menyakiti umat Islam. “Palestina merupakan negara yang sampai saat ini masih dijajah. Kita bebaskan Palestina,” kata Ma’ruf.

Umat muslim Indonesia menggelar Aksi Bela Palestina untuk menyuarakan protes terhadap pengakuan Presiden AS Donald Trump bahwa Yerusalem merupakan Ibu Kota Israel. Rupanya aksi ini juga memantik umat muslim dari negeri jiran untuk ikut aksi di Jakarta. “Ya mereka memang menyampaikan kalau memang mau datang dan ikut aksi. Kita mempersilakan saja, karena isu Palestina bukan isu Indonesia saja, tapi juga isu internasional. Selain Brunei, ada juga dari Malaysia, temen-temen yang aktif di masjid, di kajian ngasih informasi mau ke Jakarta,” kata Ketua Komisi Dakwah MUI KH Cholil Nafis saat dihubungi Sabtu (16/12/2017). Cholil mengatakan pihaknya tidak mengundang umat muslim dari Brunei maupun Malaysia. Mereka datang dan ikut aksi murni karena mempunyai keprihatinan yang sama untuk membela Palestina. “Kita mempersilakan mereka yang punya keprihatinan yang sama untuk Palestina bergabung besok. Asal menjaga ketertiban,” pesan Cholil. Cholil menambahkan pihaknya tidak mengetahui ada berapa rombongan umat muslim dari negeri jiran tersebut yang akan ikut aksi. “Komunitas, masyarakat biasa, yang prihatin terhadap Palestina. Mereka tidak menyebutkan jumlah hanya cerita temen-temen mau hadir (aksi),” jelasnya. Aksi bela Palestina ini akan dimulai dengan salat subuh berjemaah di Masjid Istiqlal. Aksi itu akan dilanjutkan dengan penyampaian aspirasi di Taman Pandang, seberang Istana Merdeka. “Resminya pukul 06.00 WIB kita pastikan sebelum zuhur sudah selesai. Besok akan diisi zikir, tausiah, asmaul husna, ada baca puisi, ada nasyid yang semuanya membela terhadap Palestina, menolak terhadap penetapan Yerusalem sebagai ibu kota Israel, menolak pemindahan Kedubes AS ke Yerusalem,” urai Cholil.

Aksi Bela Palestina atau ‘Aksi 1712’ akan digelar di Monas pada Minggu (17/12) hari ini. Berikut urutan kegiatannya. Aksi itu akan dimulai dengan salat subuh berjemaah di Masjid Istiqlal, kemudian dilanjutkan penyampaian aspirasi di Taman Pandang, seberang Istana Merdeka. Ketua Komisi Dakwah MUI KH Cholil Nafis mengatakan jika kantor Kementerian Agama juga dibuka untuk jemaah. “Kalau mau (salat) subuh silakan, kalau sudah penuh bisa di sekitar Istiqlal, tadi saya bicara dengan protokoler Kementerian Agama juga dibuka mungkin bisa salat di BI juga bisa, di sekitar-sekitar Monas mestinya sehingga orang tinggal jalan kaki ke Monas,” kata Cholil saat dihubungi Sabtu (16/12/2017). Cholil mengatakan acara resmi Aksi Bela Palestina ini akan dimulai pada pukul 06.00 WIB di Monas. Aksi itu akan diisi dengan doa bersama sebagai solidaritas untuk Palestina. “Resminya pukul 06.00 WIB kita pastikan sebelum zuhur sudah selesai. Besok akan diisi zikir, tausiah, asmaul husna, ada baca puisi, ada nasyid yang semuanya membela terhadap Palestina, menolak terhadap penetapan Yerusalem sebagai ibu kota Israel, menolak pemindahan Kedubes AS ke Yerusalem,” urai Cholil. “Itu semuanya hanya berkenaan bebaskan Palestina dari kependudukan Israel, tidak ada aksi di depan Kedubes,” katanya. Cholil mengatakan aksi bela Palestina ini massa tidak long march hingga Kedutaan Besar Amerika Serikat. Namun, polisi memberi keterangan berbeda. Kabid Humas Polda Metro Jaya mengatakan, dari Monas massa aksi akan melakukan longmarch hingga Kedubes AS. Terkait hal ini polisi telah menyiapkan pengaturan lalu lintas. “Kalau memang harus dilakukan pengalihan, kita alihkan. Tetapi kalau memang tidak, ya tetap. Kita bisa lakukan contraflow, atau buka-tutup atau hanya separuh jalan digunakan. Kita memberi informasi ke pengunjuk rasa untuk berbaris di pinggir jalan sehingga jalan bisa digunakan itu juga bisa,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono kepada wartawan, Sabtu (16/12). Polda Metro juga telah menyiagakan kurang-lebih 20.000 personel untuk mengamankan aksi ini. Argo berharap aksi tersebut berjalan lancar dan aman. “Untuk jumlah estimasi massa, kita tidak ada dalam pemberitahuan di situ. Kita berharap semoga dilaksanakan dengan lancar dan aman,” sambungnya.

Jika Anda merasakan bagian wajah sebelah kanan nyeri dan cenat-cenut, waspadai perlengketan pembuluh darah di salah satu saraf batang otak. Seperti yang dialami Yanis Candra Santi (39) asal Sidoarjo. Pasien yang menjalani operasi ke 1001 ini mengalami nyeri sejak 2012 silam. “Ibu merasa nyeri di telinga bagian dalam. Semakin lama semakin merambat ke bagian wajah. Tapi masih jarang nyerinya, cuma sebentar saja lalu hilang. Kami konsultasikan ke dokter THT, karena kami pikir ada masalah dengan bagian THT-nya. Tapi asma dokter cuma dikasih obat pereda nyeri,” terang Yus Satyo (39), suami Yanis yang sedang menunggu proses operasi sang istri, Rabu (30/8/2017). Meski sudah mengunjungi beberapa dokter, Yus bersama istri tidak puas dengan hasil yang ada. “Kami pergi ke dokter ahli syaraf, akhirnya diketahui bahwa ada masalah pada syaraf di otak, tapi dokter tidak memberi solusi. Padahal, empat bulan terakhir ini nyerinya semakin konstan. Akhirnya saya inisiatif cari di internet dan ketemu nama dokter Sofyan. Saya dan istri bertemu dokter Sofyan baru tahu bahwa istri menderita Trigeminal Neuralgia atau perlengketan pembuluh darah dengan salah satu saraf di batang otak,” terang Yus. Salah satu ahli bedah saraf di Comprehensive Brain and Spine Center (CBSC) Surabaya, dr M Sofyanto SpBS menjelaskan gejala Trigeminal Neuralgia yakni nyeri yang luar biasa dan tidak tertahankan di satu sisi wajah. “Selain itu nyeri di bagian gigi, gusi, pipi dan terkadang sampai mata dan dahi satu sisi.R asa nyeri yang timbul bersifat mendadak dan singkat seperti diestrum, ditusuk, disilet dan terasa panas,” terangnya. Selain itu, menurut Sofyan, penderita juga bisa merasakan nyeri bila disentuh atau melakukan aktivitas harian. Seperti makan, minum, sikat gigi, membersihkan wajah, bahkan nyeri saat dicium. “Meski terlihat seperti nyeri biasa, namun banyak masyarakat yang tidak memahami tentang sakitnya, karena minimnya informasi yang benar dan terpercaya. Selain itu, masyarakat juga tidak tahu kemana harus berobat,” jelas Sofyan. Trigeminal Neuralgia bukanlah penyakit turunan. Menurut Sofyan penyakit ini bisa terjadi pada siapa saja. “Bisa terbawa sejak lahir, tapi bukan penyakit turunan. Perbandingannya delapan dari seratus orang bisa mengalami ini (Trigeminal Neuralgia),” jelas Sofyan. Trigeminal Neuralgia selama ini juga dikenal sebagai salah satu ‘silent killer’ yang menjadi penyebab depresi akibat nyeri. “Bila tidak segera diobati dan melampaui batas ambang kemampuan, penderita bisa sampai nyaris bunuh diri,” pungkas Sofyan.

Massa 1712 yang nantinya beraksi membela Palestina terlebih dulu melaksanakan ibadah salat Subuh di Masjid Istiqlal, Jakpus. Begini suasana di dalam Istiqlal saat salat subuh berkumandang. Pantauan di lokasi, Jl Wijaya Kusuma, Pasar Baru, Jakarta Pusat, Minggu (17/12/2017), massa jemaah lelaki tampak mengantre untuk mengambil wudhu. Lokasi wudhu berada di lantai paling bawah Istiqlal. Jemaah laki-laki mengantre mengambil wudu (Foto: Gibran Maulana/detikcom) Mereka tertib mengantre dan bergantian mengambil wudu. Keran dibuka tidak terlalu lebar sehingga air tak bercipratan. Meski beberapa massa sudah mengambil wudhu jelang salat subuh, masih ada beberapa orang yang terlihat tidur di lantai masjid. Ada yang tidur di lantai bawah, ada pula di atas. Mereka sepertinya menyimpan tenaga sebelum totalitas menggelar aksi. Jemaah pria dan wanita dipisahkan pembatas (Foto: Gibran Maulana/detikcom) Saf antara jemaah lelaki dan perempuan dipisahkan pembatas. Beberapa jemaah, baik lelaki maupun perempuan, terlihat melaksanakan ibadah salat sunah. Istiqlal tampak padat dengan putih-putih menjadi warna dominan. Lantunan ayat suci Al Quran dari audio masjid juga telah dihidupkan. Azan salat subuh telah dikumandangkan. Beberapa dari mereka yang tadi tidur tampak telah terjaga.

Posisi Ketua DPR saat ini diisi oleh Pelaksana Tugas (Plt) yang dijabat oleh Wakil Ketua DPR bidang Politik dan Keamanan Fadli Zon. Meski begitu, Wakil Ketua DPR Agus Hermanto menyebut tidak ada wacana kocok ulang pimpinan saat pemilihan Ketua DPR secara definitif. “Dalam Bamus kemarin tidak ada pandangan kocok ulang, tidak ada wacana kocok ulang sehingga yang ada adalah usulan itu dikembalikan pada Partai Golkar,” kata Agus di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (13/12/2017). Agus pun menuturkan pihaknya akan menerima usulan berdasarkan hasil Munaslub Golkar yang akan diberikan usai masa reses DPR. Ia mengatakan usulan tersebut tentunya harus sesuai dengan yang telah diatur oleh undang-undang. “Nanti setelah masa reses dan apa lagi Golkar sudah melaksanakan munas tentunya akan disampaikan usulan. Tentunya usulan itu sesuai dengan koridor UU yang diusulkan oleh DPP Partai Golkar yang ada di DPR,” ujarnya. Sebelumnya, Wakil Ketua DPR RI Bidang Politik dan Keamanan Fadli Zon ditunjuk menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPR. Dia mengisi kekosongan posisi Ketua DPR setelah Setya Novanto mengundurkan diri. “Karena Pak Agus Hermanto tidak berada di tempat, telah ditetapkan Plt Ketua DPR sesuai dengan fraksi, dalam hal ini saya akan menjalankan tugas Plt Ketua DPR sampai ada ketua atau pimpinan yang definitif yang tentu nanti akan diajukan Golkar pada waktu yang ditetapkan. Mungkin setelah masa reses berakhir, yaitu masa sidang yang akan datang, tanggal 9 Januari,” kata Fadli kepada awak media di gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (11/12). Novanto yang kini ditahan KPK mengirimkan surat pengunduran diri sebagai ketua DPR. Terdakwa kasus korupsi e-KTP itu mengajukan nama Aziz Syamsuddin sebagai penggantinya namun mendapat penolakan dari internal Golkar sehingga pengganti Novanto masih akan dibahas terlebih dahulu oleh partai berlambang pohon beringin tersebut.

Related Posts

Comments are closed.