Disebut Jokowi ‘Seram’, Menteri Susi: Saya Cantik Hari Ini

Disebut Jokowi ‘Seram’, Menteri Susi: Saya Cantik Hari Ini

Soal kata ‘seram’ yang pernah diucapkan Presiden Jokowi kepada Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menjadi salah satu bahan perbincangan pada program ‘Mata Najwa’. Menanggapi itu, Susi menyebut dirinya cantik. “Terakhir, kita ingat Pak Jokowi bilang Bu Susi itu seram,” tanya Najwa Shihab dalam program ‘Mata Najwa’ yang ditayangkan Trans7 , Rabu (10/1/2018). Mendapat pertanyaan itu, Susi sempat menutup wajahnya dengan tangan. Belum sempat Susi menjawab, Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dakhiri, yang juga jadi pembicara, menimpali dengan canda. ” Emang , kalau itu emang ,” kata Hanif, yang langsung disambut tawa para penonton. Tak lama, Susi pun memberi pernyataan. Menurutnya, penonton juga sepakat bahwa dia cantik. “Saya pikir hari ini, saya kadang-kadang lihat di muka, saya pikir hari ini juga, saya pikir penonton juga setuju saya cantik hari ini,” ujar Susi disambut tepuk tangan penonton. “Saya tanya ke Mas Hanif, cantik tidak Bu Susi?” tanya Najwa. “Oh, cantik. Soalnya kalau saya bilang tidak cantik, sepatunya itu yang seram,” timpal Hanif dengan canda. Susi senyum. Najwa dan para penonton pun riuh tertawa. Soal seram ini sebelumnya disebut Presiden Jokowi dalam pidato Rakornas 2018 Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP) di auditorium Tilangga, Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur, Senin (8/1/2018). Saat itu Jokowi menyampaikan soal kinerja dan kebijakan yang ditetapkan pemerintah. Salah satunya mengenai kebijakan tegas atas pencurian ikan di perairan Indonesia. Jika berani, kapal penangkap ikan itu akan ditenggelamkan oleh Menteri Susi. Jokowi pun menilai Susi adalah sosok perempuan yang ‘seram’. Karena itu, sosok Susi jadi ‘momok’ bagi para pencuri ikan. “Meskipun Bu Susi perempuan, tapi seram. Takut semuanya sama Bu Susi,” kata Jokowi.

Soal kata ‘seram’ yang pernah diucapkan Presiden Jokowi kepada Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menjadi salah satu bahan perbincangan pada program ‘Mata Najwa’. Menanggapi itu, Susi menyebut dirinya cantik. “Terakhir, kita ingat Pak Jokowi bilang Bu Susi itu seram,” tanya Najwa Shihab dalam program ‘Mata Najwa’ yang ditayangkan Trans7 , Rabu (10/1/2018). Mendapat pertanyaan itu, Susi sempat menutup wajahnya dengan tangan. Belum sempat Susi menjawab, Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dakhiri, yang juga jadi pembicara, menimpali dengan canda. ” Emang , kalau itu emang ,” kata Hanif, yang langsung disambut tawa para penonton. Tak lama, Susi pun memberi pernyataan. Menurutnya, penonton juga sepakat bahwa dia cantik. “Saya pikir hari ini, saya kadang-kadang lihat di muka, saya pikir hari ini juga, saya pikir penonton juga setuju saya cantik hari ini,” ujar Susi disambut tepuk tangan penonton. “Saya tanya ke Mas Hanif, cantik tidak Bu Susi?” tanya Najwa. “Oh, cantik. Soalnya kalau saya bilang tidak cantik, sepatunya itu yang seram,” timpal Hanif dengan canda. Susi senyum. Najwa dan para penonton pun riuh tertawa. Soal seram ini sebelumnya disebut Presiden Jokowi dalam pidato Rakornas 2018 Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP) di auditorium Tilangga, Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur, Senin (8/1/2018). Saat itu Jokowi menyampaikan soal kinerja dan kebijakan yang ditetapkan pemerintah. Salah satunya mengenai kebijakan tegas atas pencurian ikan di perairan Indonesia. Jika berani, kapal penangkap ikan itu akan ditenggelamkan oleh Menteri Susi. Jokowi pun menilai Susi adalah sosok perempuan yang ‘seram’. Karena itu, sosok Susi jadi ‘momok’ bagi para pencuri ikan. “Meskipun Bu Susi perempuan, tapi seram. Takut semuanya sama Bu Susi,” kata Jokowi.

Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendukung Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dalam penenggelaman kapal maling ikan. Namun, Jokowi juga ingin Susi fokus meningkatkan ekspor. Dikatakan Jokowi, kebijakan yang dibuat pada dasarnya adalah untuk kebaikan negara. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mendukung sepanjang hal itu baik untuk kepentingan rakyat. “Semua kebijakan itu pasti untuk kebaikan negara. Pasti untuk kebaikan rakyat. Setiap menteri pasti memiliki kebijakan dan kebijakan itu pasti untuk kebaikan enggak ada untuk kejelekan enggak ada. Semua saya dukung,” tutur Jokowi di acara Rakernas Kementerian ATR di Hotel Grand Sahid, Jakarta, Rabu (10/1/2018). Di sisi lain, Jokowi menginginkan Susi untuk konsentrasi ke industri pengolahan ikan dan juga ekspor. “Tetapi saya sampaikan kepada Bu Susi. Bu, dalam rapat, sekarang konsentrasinya agar ke industri pengolahan ikan terutama yang mendorong untuk ekspor, ikan untuk ekspor karena ekspornya kita turun, Itu saja,” tuturnya. Jokowi juga menegaskan bahwa penenggelaman kapal adalah bentuk dari penegakkan hukum demi menimbulkan efek jera bagi pencuri ikan. “Jadi penenggelaman itu bentuk law enforcement (penegakkan hukum) yang kita tunjukkan bahwa kita tidak main-main terhadap illegal fishing terhadap pencurian ikan. Oleh sebab itu yang paling seram ya ditenggelamkan. Untuk efek jera,” tutupnya. (Moch Prima Fauzi/ang)

Presiden Joko Widodo mengeluarkan Instruksi Presiden Nomor 7/2017, yang meminta menteri Kabinet Kerja tidak membuat kegaduhan. Inpres itu ditandatangani Jokowi pada 1 November 2017. Menteri Ketenagakerjaan M Hanif Dhakiri menilai inpres tersebut dimaksudkan mengingatkan para menteri di Kabinet Kerja. Inpres tersebut dikeluarkan Jokowi bukan karena para menteri kerap membuat kegaduhan. “Kalau menurut saya, itu lebih ke reminder , jadi reminder . Jadi tidak menunggu kasusnya bertumpuk-tumpuk dulu, baru keluar inpres. Jadi saya kira sangat positif,” kata Hanif dalam acara ‘Mata Najwa’ yang ditayangkan Trans7 , Rabu (10/1/2018). “Jadi tidak membiarkan sesuatu itu, kalau bahasa Jawa, telarung-telarung alias ke mana-mana. Jadi, ketika terjadi satu peristiwa kecil, langsung diingatkan, jadi reminder saja,” sambungnya. Inpres tersebut dikeluarkan Jokowi menjelang tahun politik. Jokowi juga berpesan kepada para menteri Kabinet Kerja untuk terus fokus bekerja. Terkait instruksi yang diberikan Jokowi, Hanif mengatakan kinerja para menteri tak terpengaruh meski memasuki tahun politik. Politikus PKB ini mengatakan partainya memberikan mandat untuk membantu Presiden dalam Kabinet Kerja. “Saya kira tidak (mengganggu). Karena Presiden arahannya, pertama, sudah jelas dan tegas. Ini tahun politik, tapi kita fokus kerja, kerja, dan kerja. Satu,” ucapnya. “Yang kedua, partai juga memang sudah memberikan kepada kita untuk membantu Presiden seoptimal mungkin. Jadi keterlibatan kita di partai sangat terbatas. Sehingga saya pikir ini tidak akan mengganggu,” imbuh Hanif. Dalam program ‘Mata Najwa’, sempat diputarkan video juga pidato Jokowi terkait dikeluarkannya Inpres Antigaduh. Di dalam penggalan video tersebut, Jokowi meminta para menteri tetap fokus bekerja meski memasuki tahun politik. “Perlu saya ingatkan bahwa tahun 2018 sudah masuk ke tahun politik, ada pilkada, ada tahapan pileg, ada tahapan pilpres sudah masuk. Oleh sebab itu, sekali lagi, jangan melakukan hal yang menimbulkan kegaduhan, menimbulkan kontroversi. Kita bekerja saja, sudah,” ungkap Jokowi.

Irjen Anton Charliyan maju cawagub Jawa Barat, dan menjadi kader PDIP. Kapolri Jenderal Tito Karnavian tak mempermasalahkan soal perwira aktif yang memakai seragam partai. “Ya nggak apa-apa, nanti kan mereka sudah proses mengajukan pengunduran diri, ” kata Tito usai acara Mata Najwa yang ditayangkan di Trans7, Rabu (10/1/2018). Tito menyebut ia sudah menerima surat pengunduran diri tiga perwira yang maju ke Pilkada. Saat ini, surat tersebut masih dalam proses. “Setahu saya sudah mengundurkan diri, ada surat pengunduran, tapi proses pengundurannya sedang dijalankan, artinya ketiganya mengajukan surat pengunduran diri tapi proses pengunduran dirinya sedang kita jalankan,” jelasnya. Sebelumnya, pengakuan Irjen Anton sebagai kader PDIP ini diungkapkan ketika menghadiri (Rakerdasus) DPD PDI Perjuangan Jabar di Hotel Horison, Jalan Pelajar Pejuang, Kota Bandung, siang tadi. Dia hadir bersama bakal Cagub Jabar, Tubagus Hasanuddin. Anton tampak memakai kemeja merah dengan logo ‘PDIP’ di dada sebelah kiri. Pakaian yang digunakan Anton itu sempat disinggung oleh Sekretaris DPD PDIP Jabar Abdy Yuhana. Menurutnya, Anton sudah menjadi kader karena berseragam PDI Perjuangan. Anton sendiri mengaku sudah mengajukan surat pengunduran diri ke Kapolri, namun masih diproses. Bahkan ia mengaku mendapat dukungan untuk maju Pilgub Jabar. “Pesan Kapolri sekali tampil harus berhasil, sekali berjuang harus menang,” ujar Anton usai mendaftar ke KPU Jabar di Jalan Garut, Kota Bandung, Rabu (10/1/2018).

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti saat menghadiri pernikahan putri Presiden Joko Widodo, Kahiyang Ayu dan Bobby Nasution di Solo, Rabu (8/11/2017). SOLO, KOMPAS.com – Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti turut menyaksikan prosesi ijab kabul putri Presiden Joko Widodo, Kahiyang Ayu dengan Bobby Afif Nasution, Rabu (8/11/2017). Ada pesan yang diberikan Susi untuk pasangan pengantin baru ini. Apa pesan Susi? “Karena saya Menteri Kelautan dan Perikanan, saya pesan, dalam menu makanan keluarga, harus ada ikan,” ujar Susi di Graha Saba Buana, Solo, Rabu (8/11/2017). Apalagi, kata Susi, jika keduanya sudah dikaruniai buah hati. Ikan harus menjadi menu wajib setiap hari.  “Harus ada ikan supaya nanti anaknya cerdas dan pintar-pintar. Keluarganya juga jadi sehat-sehat semuanya,” ujar Susi. Mengenai rangkaian prosesi pernikahan Kahiyang-Bobby, Susi berpendapat, sangat menonjolkan tradisi budaya. “Selain luar biasa sakral, juga sangat religius dan sangat mengangkat kebudayaan,” kata Susi. “Saya ucapkan selamat untuk Bobby dan Kahiyang, semoga rukun berbahagia,” lanjut dia. Sah Kahiyang Ayu-Bobby Afif Nasution akhirnya resmi menjadi suami istri setelah sukses melewati prosesi ijab kabul di Gedung Graha Saba Buana, Rabu (8/11/2017) pagi. Prosesi itu diawali dengan pengucapan ijab kabul oleh ayah Kahiyang, Presiden Joko Widodo, kepada mempelai pria Bobby. “Bismillahirrahmanirrahiim, Saudara Muhammad Bobby Afif Nasution bin Ir Erwin Nasution…,” ucap Jokowi. Kemudian, Bobby menjawab, “Saya Muhammad Bobby Afif Nasution bin Ir Erwin Nasution…,” Jokowi kemudian melanjutkan, “Saya nikahkan dan jodohkan anak kandung perempuan saya, Kahiyang Ayu, dengan engkau, Muhammad Bobby Afif Nasution bin Ir Erwin Nasution, dengan mas kawin seperangkat alat shalat dan emas 80 gram dibayar tunai.” Dengan cepat dan tepat, Bobby menjawab, “Saya terima nikahnya Kahiyang Ayu bin Joko Widodo dengan mas kawin seperangkat alat shalat dan emas 80 gram dibayar tunai.” Penghulu kemudian bertanya kepada saksi, “Sah?” Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution yang menjadi saksi kompak menjawab, “Sah, amin”. Penulis: Fabian Januarius Kuwado Editor: Inggried Dwi Wedhaswary

Kirab Pusaka 1 Sura di Pura Mangkunegaran yang dihadiri Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Menteri Perikanan dan Kelautan Susi Pudjiastuti, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan Walikota Solo F.X. Hadi Rudyatmo Laporan Wartawan TribunStyle.com, Delta Lidina TRIBUNSTYLE.COM – Resesi pernikahan putri Presiden Joko Widodo, Kahiyang Ayu dengan Bobby Nasution kini tengah berlangsung di dalam Gedung Graha Saba Buana, Rabu (8/11/2017). Sejumlah tamu penting yang menghadiri prosesi akad nikah pada pukul 09.00 WIB pagi tadi telah meninggalkan gedung. Tamu-tamu penting yang menghadiri akad nikah datang dari jajaran para menteri, para mantan presiden RI dan pejabat penting lainnya. Yang paling menarik perhatian ialah Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti. Dia menghadiri akad nikah Kahiyang-Bobby memakai kebaya warna hitam dengan rambut yang disanggul. Berdasarkan pantauan TribunStyle.com, sekitar pukul 10.30 WIB, Susi terlihat keluar dari area gedung resepsi. Namun cara keluarnya sangat menyita perhatian. Ibunda Nadine Kaiser ini pilih berlari-lari di tengah kawalan Paspampers menuju mobilnya yang berada kira-kira 5 meter di depannya. Relawan pro Jokowi yang membludak di depan gedung bersorak-sorak dan meneriakkan nama Susi. Menteri nyentrik ini mengangkat roknya himgga tato di kaki kanannya terlihat. Meski pakai high heels, Susi lincah berlari sambil senyum melambaikan tangannya dan langsung masuk mobil Resepsi Kahiyang Ayu dan Bobby diadakan pada siang hari pukul 10.30-11.30 WIB dan pukul 12.00-13.00 WIB di Gedung Graha Saba Buana. Sementara resepsi malam di tempat yang sama diadakan pukul 18.30-19.00 WIB dan pukul 20.00-21.00 WIB. (Delta Lidina/TribunStyle.com)

Related Posts

Comments are closed.