Dilantik Jokowi sebagai Kepala BNN, Ini Profil Irjen Heru

Dilantik Jokowi sebagai Kepala BNN, Ini Profil Irjen Heru

Irjen Heru Winarko resmi dilantik Presiden Joko Widodo sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) yang baru hari ini. Sebelumnya, ia menjabat sejumlah posisi di Polri hingga KPK. Heru merupakan lulusan Akademi Kepolisian tahun 1985. Rekam jejak kariernya di kepolisian diawali dengan menjabat sebagai Kapolres Metro Jakarta Pusat. Heru kemudian bertugas di Mabes Polri dan beberapa kali menempati posisi. Dia menjabat sebagai Wakil Direktur (Wadir) II Ekonomi Khusus (Eksus) Bareskrim Polri pada 2009 dan Wadir III tindak pidana korupsi pada 2010. Dari Bareskrim, Heru kemudian ditunjuk untuk menjadi Asisten Deputi (Asdep) 4/ V Kamnas Kemenko Polhukam pada tahun 2010. Dua tahun kemudian, dia dipercaya menjabat sebagai Kapolda Lampung menggantikan Brigjen Pol Jodie Rooseto. Tiga tahun berselang, Heru kembali ke Kemenko Polhukam. Dia ditunjuk sebagai staf khusus Menko Polhukam Luhut Binsar Panjaitan. Dia merupakan staf ahli bidang ideologi dan konstitusi Menko Polhukam. Pada September 2015, Heru dilantik sebagai Deputi Penindakan KPK hingga akhirnya ditunjuk Presiden Jokowi pada hari ini sebagai Kepala BNN. Sebelumnya, ada 3 nama yang diisukan menjadi Kepala BNN, antara lain Kalemdikpol Polri Komjen Moechgiyarto, Kabareskrim Polri Komjen Ari Dono Sukmanto, dan Deputi Penindakan KPK Irjen Heru Winarko. Soal pergantian Komjen Budi Waseso (Buwas), Jokowi sudah menerima masukan dari pihak terkait, seperti Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Informasi yang didapat detikcom, dari tiga nama itu, Jokowi memilih Deputi Penindakan KPK Irjen Heru Winarko sebagai Kepala BNN yang baru menggantikan Budi Waseso. Namun belum diketahui apa yang menjadi landasan Jokowi memilih Heru. Berdasarkan informasi yang disampaikan Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden, pelantikan akan dilakukan di Istana Negara, Jakarta, pukul 09.00 WIB. Kepala BNN yang dilantik akan menggantikan Komjen Budi Waseso, yang akan masuk masa pensiun pada Maret tahun ini.

Irjen Heru Winarko resmi dilantik Presiden Joko Widodo sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) yang baru hari ini. Sebelumnya, ia menjabat sejumlah posisi di Polri hingga KPK. Heru merupakan lulusan Akademi Kepolisian tahun 1985. Rekam jejak kariernya di kepolisian diawali dengan menjabat sebagai Kapolres Metro Jakarta Pusat. Heru kemudian bertugas di Mabes Polri dan beberapa kali menempati posisi. Dia menjabat sebagai Wakil Direktur (Wadir) II Ekonomi Khusus (Eksus) Bareskrim Polri pada 2009 dan Wadir III tindak pidana korupsi pada 2010. Dari Bareskrim, Heru kemudian ditunjuk untuk menjadi Asisten Deputi (Asdep) 4/ V Kamnas Kemenko Polhukam pada tahun 2010. Dua tahun kemudian, dia dipercaya menjabat sebagai Kapolda Lampung menggantikan Brigjen Pol Jodie Rooseto. Tiga tahun berselang, Heru kembali ke Kemenko Polhukam. Dia ditunjuk sebagai staf khusus Menko Polhukam Luhut Binsar Panjaitan. Dia merupakan staf ahli bidang ideologi dan konstitusi Menko Polhukam. Pada September 2015, Heru dilantik sebagai Deputi Penindakan KPK hingga akhirnya ditunjuk Presiden Jokowi pada hari ini sebagai Kepala BNN. Sebelumnya, ada 3 nama yang diisukan menjadi Kepala BNN, antara lain Kalemdikpol Polri Komjen Moechgiyarto, Kabareskrim Polri Komjen Ari Dono Sukmanto, dan Deputi Penindakan KPK Irjen Heru Winarko. Soal pergantian Komjen Budi Waseso (Buwas), Jokowi sudah menerima masukan dari pihak terkait, seperti Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Informasi yang didapat detikcom, dari tiga nama itu, Jokowi memilih Deputi Penindakan KPK Irjen Heru Winarko sebagai Kepala BNN yang baru menggantikan Budi Waseso. Namun belum diketahui apa yang menjadi landasan Jokowi memilih Heru. Berdasarkan informasi yang disampaikan Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden, pelantikan akan dilakukan di Istana Negara, Jakarta, pukul 09.00 WIB. Kepala BNN yang dilantik akan menggantikan Komjen Budi Waseso, yang akan masuk masa pensiun pada Maret tahun ini.

JAKARTA, iNews.id – Presiden Joko Widodo menunjuk Irjen Pol Heru Winarko sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) menggantikan Komjen Pol Budi Waseso. Heru akan dilantik di Istana Negara, Jakarta, Kamis, 1 Maret 2018, pukul 09.00 WIB. Heru Winarko merupakan alumnus Akademi Kepolisian 1985. Jenderal bintang dua kelahiran Jakarta, 1 Desember 1962 ini menjabat sebagai Deputi Penindakan KPK sejak 15 Oktober 2015. Rekam jejaknya di kepolisian diisi dengan berbagai jabatan, termasuk di satuan reserse. Pria 55 tahun ini  pernah menjabat sebagai wakil direktur III (tindak pidana korupsi) dan wakil direktur II (ekonomi khusus) Bareskrim Polri. Sebelum di Mabes Polri, Heru merupakan Kapolres Metro Jakarta Pusat. Dari Bareskrim, Heru diberi tugas baru sebagai Asdep 4/V Kamnas Kemenko Polhukam pada 2010. BACA JUGA: Presiden Jokowi Tunjuk Heru Winarko Jabat Kepala BNN Dua tahun kemudian, Heru dipercaya sebagai Kapolda Lampung (2012). Saat itu, Heru yang berpangkat brigjen (bintang satu) menggantikan Brigjen Pol Jodie Rooseto. Jodie dicopot menyusul bentrokan berdarah antarwarga di Lampung Selatan yang menewaskan sedikitnya 14 orang. Penunjukan Heru saat itu juga dalam rangka memulihkan kondisi Lampung, terutama meredakan konflik horizontal yang dipicu sentiment adat. Selama kariernya memimpin Polda Lampung, dia pernah mengungkap sejumlah kasus besar. Di antaranya penggerebekan bandar narkoba dengan barang bukti sabu 5 kilogram dan ekstasi 3.000 butir yang nilainya diperkirakan mencapai Rp8 miliar. Pada 2015, Heru kembali ke kantor Menkopolhukam. Di era kepemimpinan Menko Luhut Binsar Pandjaitan, Heru menjabat sebagai staf ahli bidang ideologi dan konstitusi Menkopolhukam. Tak sampai setahun, Heru kemudian ditunjuk sebagai Deputi Penindakan KPK. Sederet tanda jasa pernah diterimanya, antara lain Satya Lencana Ksatria Tamtama dan Bintang Bhayangkara Nararya. Penunjukan Heru mendapat apresiasi dari sejumlah koleganya, termasuk ketua KPK Agus Rahardjo. Agus menyambut keputusan Presiden Jokowi. ”Belum pernah ada deputi di KPK jadi Kepala BNN,” kata Agus, Rabu (28/2/2018).

Jakarta, CNN Indonesia — Presiden Joko Widodo pagi ini akan melantik Deputi Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Irjen Heru Winarko menjadi Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN). Heru menggantikan Komisaris Jenderal Budi Waseso yang pensiun mulai hari ini. Pelantikan dilakukan pukul 09.00 WIB di Istana Negara. “Iya, HW (Heru Winarko) dilantik jadi Kepala BNN,” ujar sumber di lingkungan Istana kepada CNNIndonesia.com . Heru merupakan satu dari tiga nama yang sebelumnya diajukan Polri kepada Presiden Jokowi.

seperti di kutip dari https://www.cnnindonesia.com

Dua nama lainnya ialah Deputi Pemberantasan BNN Irjen Arman Depari dan Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri Komjen Ari Dono Sukmanto. Juru Bicara Presiden Johan Budi mengatakan, kepala baru BNN terpilih atas pertimbangan-pertimbangan Presiden Jokowi dan juga masukan Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Heru bukan sosok yang pernah menangani kasus tindak pidana narkotika secara spesifik. Ia lebih banyak malang melintang di bidang ekonomi khusus dan korupsi. Sebelum menjadi Kepala BNN, Heru menjalankan fungsi perumusan kebijakan untuk sub-bidang penyelidikan, penyidikan, dan penuntutan di KPK sejak 15 Oktober 2015. Jenderal Polisi bintang dua itu sempat menjadi Staf Ahli Bidang Ideologi dan Konstitusi Menko Polhukam dan Kapolda Lampung. Ia juga sebelumnya menjabat Kapolres Metro Jakarta Pusat, Wakil Direktur Ekonomi dan Khusus, dan Wakil Direktur Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri. Budi Waseso berharap penggantinya dia memiliki kemampuan dan pengalaman yang lebih baik, berintegritas, komitmen, dan kredibilitas yang jelas sehingga tidak mudah terkontaminasi.

Related Posts

Comments are closed.