Dhawiya dan Kekasihnya Ditahan, Kakak dan Iparnya Direhab

Dhawiya dan Kekasihnya Ditahan, Kakak dan Iparnya Direhab

Dhawiya Zaida dan kekasihnya, Muhammad resmi ditahan atas kasus narkotika. Sementara kakaknya, Syehan dan Ali Zaenail Abidin serta kakak iparnya Chauri Gita direhabilitasi. “M (Muhammad) dan D (Dhawiya) ditahan, sedangkan dua lagi direhab,” kata Direktur Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol Suwondo Nainggolan kepada detikcom , Minggu (18/2/2018). Dua orang yang akan direhab itu adalah Syehan dan Chauri. Akan tetapi, keputusannya menunggu hasil assesment yang dilakukan di Badan Nasional Narkotika (BNN). “S dan C (direhab), tapi nunggu assesment dulu,” imbuhnya. Keluarga ratu dangdut Elvi Sukaesih ini ditangkap di kediamannya di kawasan Cawang, Jakarta Timur pada Jumat (16/2) malam. Dhawiya ditangkap setelah sebelumnya polisi mengintai Muhammad (kekasih sekaligus tunangan Dhawiya). Dari tersangka Muhammad, polisi menyita 1 klip sabu 0,38 gram sabu yang disimpan di ban pinggang celana. Sementara dari Dhawiya, ditemukan sabu seberat 0,45 gram di dompet Manggo. Kedua kakak kandung Dhawiya, Syehan dan Ali Zaenal Abidin juga ditangkap. Tidak hanya itu, menantu Elvi, Chauri Gita yang sedang hamil 6 bulan. Sementara soal Ali Zaenal, Suwondo mengatakan bahwa Ali tidak terkait dengan barang bukti yang ditemukan polisi di rumah tersebut. Ali juga akan direhabilitasi setelah diassesment. “Dia tidak terkait barang bukti, tetapi hanya positif (urinenya),” ujarnya.

Dhawiya Zaida dan kekasihnya, Muhammad resmi ditahan atas kasus narkotika. Sementara kakaknya, Syehan dan Ali Zaenail Abidin serta kakak iparnya Chauri Gita direhabilitasi. “M (Muhammad) dan D (Dhawiya) ditahan, sedangkan dua lagi direhab,” kata Direktur Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol Suwondo Nainggolan kepada detikcom , Minggu (18/2/2018). Dua orang yang akan direhab itu adalah Syehan dan Chauri. Akan tetapi, keputusannya menunggu hasil assesment yang dilakukan di Badan Nasional Narkotika (BNN). “S dan C (direhab), tapi nunggu assesment dulu,” imbuhnya. Keluarga ratu dangdut Elvi Sukaesih ini ditangkap di kediamannya di kawasan Cawang, Jakarta Timur pada Jumat (16/2) malam. Dhawiya ditangkap setelah sebelumnya polisi mengintai Muhammad (kekasih sekaligus tunangan Dhawiya). Dari tersangka Muhammad, polisi menyita 1 klip sabu 0,38 gram sabu yang disimpan di ban pinggang celana. Sementara dari Dhawiya, ditemukan sabu seberat 0,45 gram di dompet Manggo. Kedua kakak kandung Dhawiya, Syehan dan Ali Zaenal Abidin juga ditangkap. Tidak hanya itu, menantu Elvi, Chauri Gita yang sedang hamil 6 bulan. Sementara soal Ali Zaenal, Suwondo mengatakan bahwa Ali tidak terkait dengan barang bukti yang ditemukan polisi di rumah tersebut. Ali juga akan direhabilitasi setelah diassesment. “Dia tidak terkait barang bukti, tetapi hanya positif (urinenya),” ujarnya.

seperti di kutip dari http://rajatrepik.com

Jakarta – Aktor Ammar Zoni telah mengaku mengonsumsi narkoba sejak Februari sampai ditangkap pada Juli 2017. Dalam rentan waktu enam bulan itu, ia bisa memakai ganja sehari sekali. Namun kini, bintang sinetron ‘7 Manusia Harimau’ itu sudah direhab untuk penyembuhan dari barang terlarang tersebut. Saat menjalani masa penyembuhan itu, ia merasa nyaman dan tak lagi merasa ketergantungan akan narkoba. “Alhamdulillah ditangkap. Saya bersyukur saya direhab, karena dari rehab saya belajar banyak tentang bahaya narkoba. Soal adiksi dan sebagainya, direhab itu kitabnya. Alhamdulillah merasa nyaman. Sudah empat bulan direhab,” ujar Ammar ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa (7/11/2017) malam. “Alhamdulillah enggak ada ketergantungan. Saya tahu rehab ini baik banget buat saya. Saya membutuhkan rehab ini,” lanjutnya. Ammar Zoni juga menyampaikan penyesalannya telah terjerumus ke dalam dunia narkotika. Ia pun kini menjadi merinding jika melihat ganja lagi setelah rehabilitasi di Lido, Sukabumi, Jawa Barat. “Dampak yang saya rasakan nggak sebanding dengan rasa enaknya. Saya mengakui cara memakai barang haram bukan cara penyelesaian hidup saya. Jadi kalau inget itu merinding. Saya nggak mau. Itu yang saya bilang mudaratnya banyak banget,” tutur kekasih Ranty Maria tersebut. “Saya melihat sebuah ganja ini merinding. Udah nggak ada keinginan lagi,” tutup Ammar Zoni.

seperti di kutip dari http://rajatrepik.com

Jakarta – Keluarga Ammar Zoni mendatangi Polres Jakarta Pusat untuk mengajukan permohonan rehabilitasi, Selasa (11/7/2017). Lalu, apa kata pihak polisi? Menurut Kasat Narkoba Polres Jakarta Pusat, AKBP Hendri Sitepu, pihaknya menerima dengan terbuka terkait permohonan tersebut. Namun, ia melihat Ammar Zoni yang diciduk dengan banyak barang bukti mulai dari ganja 39,1 gram, tujuh plastik sabu, lintingan rokok, sampai bong, menilai harus tetap ditahan di kantor kepolisian saja. “Kita terbuka dengan permohonan keluarga mengajukkan rehabilitasi. Kalau melihat barang bukti mungkin akan tetap ditahan di sini. Tapi nanti kita solusi untuk bisa rehab,” ujar Hendri, ditemui di Mapolres Jakarta Pusat. Meski begitu, kata Hendri, permohonan rehabilitasi Ammar Zoni memang memerlukan persetujuan dari ahlinya. Jika Ammar memenuhi persyaratan untuk direhab, maka pihaknya nanti akan mengikuti ahli. “Kalau proses permohonannya telah terpenuhi maka akan kita ikuti dengan baik. Nanti yang nantikan ahlinya. Kita hanya laksanakan,” tutur Hendri. Ammar Zoni sementara akan ditahan 60 hari di Polres Jakarta Pusat untuk penyidikan lebih lanjut. Berdasarkan tes urine dan darah, Ammar sudah dipastikan positif menggunakan ganja dan sabu. Ammar Zoni ternyata sudah satu tahun lebih memakai narkoba. Ia menggunakan barang terlarang tersebut hanya untuk kesenangan semata.

seperti di kutip dari http://rajatrepik.com

JAKARTA, WB – Jerat narkoba kembali memakan korban dari kalangan seleberiti tanah air. Kali ini menimpa keluarga besar ratu dangdut Elvy Sukaesih.   Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, membekuk Dhawiyah Zaida, yang tak lain putri Elvy Sukaesih. Dhawiya ditangkap bersama kekasihnya Muhammad, dua kakaknya yakni Syehan dan Ali Zaenal Abidin, serta kakak iparnya Chauri Gita di rumahnya di bilangan Cawang, Jakarta Timur, Jumat (16/2/2018). “Ditangkap oleh Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya,” ujar juru bicara Kepolisian Daerah Metro Jaya, Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono dalam keterangan tertulis, Jumat (16/2/2018). Barang bukti yang didapat oleh aparat kepolisian adalah 1 klip kecil berisi shabu seberat 0,38 gram yang disimpan didalam ban pinggang celana Muhammad yang dimodifikasi. Lalu di kamar Dhawiya, polisi mengamankan satu buah dompet berisi shabu 0,45 gram bruto, 4 buah alat hisap shabu, 9 buah cangklong kaca, 4 buah selang plastik, 4 unit HP, 1 laptop, 1 iPad, 1 plastik berisi sedotan, 1 gulung almunium foil, 1 buah alat hisap shabu bekas pakai, 3 kantong berisi plastik klip kosong, 3 unit timbangan digital, 1 buku tabungan Mandiri, selang plastik, 1 kotak berisi alat hisab shabu. Penangkapan ini menindaklanjuti laporan dari masyarakat yang menyatakan Muhammad sering melakukan transaksi narkotika di kawasan Cawang. Usai melakukan pemantauan, polisi melakukan penangkapan dan penggeledahan terhadap tersangka di salah satu kamar. Di kamar lainnya, Dhawiyah Zaida ditemukan sedang menggunakan shabu bersama Syehan dan Chauri.[]

Related Posts

Comments are closed.