Dana KTA yang Gak Terpakai Baiknya Dimanfaatkan untuk Apa Ya?

Dana KTA yang Gak Terpakai Baiknya Dimanfaatkan untuk Apa Ya?

Kebutuhan hidup seringkali sulit diprediksi. Datangnya suka tiba-tiba dan menuntut dapat dipenuhi dengan cepat. Apesnya lagi, urusan kayak begini pasti seringnya berkaitan dengan uang.

Alhasil, gak jarang kita harus putar otak buat cari dana pinjaman yang gak ribet dan cepat. Salah satu solusi yang banyak ditawarkan zaman sekarang ya apa lagi, kalau bukan Kredit Tanpa Agunan alias KTA. Sebutin aja nama-nama bank di Indonesia, pasti semuanya menyediakan fasilitas yang satu ini.

Tapi yang namanya hidup itu gak bisa ditebak. Kadang udah bela-belain ngajuin KTA, eh dananya ternyata gak jadi digunakan.

Misalnya, ngajuin KTA buat jaga-jaga biaya persalinan istri. Setelah tiba hari H, ternyata uang tabungan cukup. Padahal dana KTA udah keburu cair dan parkir di rekening. Nah, kalau sudah begini, harus gimana ya?

Opsi untuk mengembalikan sebenarnya ada, tapi ingat kalau pelunasan KTA yang dipercepat itu pasti kena denda atau penalti. Dan jumlahnya gak sedikit lho.

Atau mau dipakai buat belanja dan memenuhi kebutuhan hidup? Aduh sayang banget. KTA itu ada bunganya lho, dan bisa dibilang bunganya tinggi. Apa iya mau menanggung bunga tinggi per bulan cuma buat kebutuhan konsumtif?

Nah, daripada uangnya dibalikin ke bank atau dipakai belanja, lebih baik dana KTA yang gak terpakai itu dimanfaatin buat 4 hal ini:

1. Investasi

Kamu bisa manfaatin dana KTA yang tidak terpakai buat investasi. Sukur-sukur, untuk bayar bunga KTA bisa ditutupi dari hasil keuntungan investasi yang kamu lakukan. Enak kan pinjam uang ke bank, tapi gak bayar bunga?

Jangan takut lagi sama investasi, duit kita jadi banyak loh! (
Catur Uang / teropongbisnis)

Nah, ketika mau manfaatin dana KTA untuk investasi, pilih produk investasi yang horizon investasi dan potensi keuntungannya sesuai dengan tenor dan bunga KTA yang kamu ambil.

Misalnya tenor KTA kamu 3 tahun dengan bunga 1 persen per bulan. Maka kamu bisa pilih investasi di reksa dana campuran atau reksa dana pendapatan tetap.

Dua produk investasi ini cocok buat investor yang ingin menanamkan dana untuk jangka menengah (3-5 tahun). Soal return atau keuntungan, jika kamu memilih manajer investasi yang tepat, return kedua produk ini bisa mencapai 3 persen per bulan. Ini jelas lebih tinggi dari bunga KTA-mu yang sebesar 1 persen per bulan.

Kalau mau ambil yang lebih berisiko, bisa investasi di saham atau reksa dana saham. Tren pergerakan saham memang lebih fluktuatif, tapi cenderung naik dari tahun ke tahun. Kalau kamu gak mengejar keuntungan dalam waktu cepat, bisa pilih produk ini.

Jadi ingat, penting untuk mengambil produk investasi yang potensi keuntungannya lebih besar dari bunga KTA-mu. Kenapa? Supaya kamu gak rugi. Ibaratnya, proyeksikan return investasimu ini untuk membayar bunga KTA. Lebih bagus lagi kalau return-nya di atas bunga KTA, jadi lebihnya bisa jadi rezeki kamu.

2. Modal usaha

Makin banyak pekerja kantoran yang punya niat buat nambah penghasilan lewat usaha sampingan tapi gak berani mulai karena kendala modal. Kenapa gak mulai realisasikan dengan dana KTA yang ada?

Tentu saja gak bisa yang skala besar ya, semisal dana KTA yang diperoleh Rp 20 juta, ya sesuaikan saja. Banyak kok usaha sampingan skala kecil yang bisa dimulai dengan modal segitu.

Buka usaha pasti butuh modal ya, dari KTA juga bisa kok! (
Tumpukan Uang / ayobaca)

Jangan lupa bikin dulu simulasinya. Jangan sampai usaha sampingan itu keuntungannya gak nutup cicilan bulanan KTA atau malah harus menutup kerugian usaha.

Dari total Rp 20 juta, sisihkan misalnya Rp 5 juta untuk cicilan tagihan di dua bulan pertama sambil menunggu usaha sampingan mendatangkan profit. Pilih usaha sampingan yang hasilnya gak harus nunggu terlalu lama.

Contohnya online shop produk-produk yang banyak digunakan, seperti fashion. Bisa juga franchise-franchise makanan dan minuman yang populer.

Disiplin juga soal pembukuan usaha ya. Berapa modal, pengeluaran, dan profit. Hindari menikmati profit usaha sebelum menyelesaikan tagihan cicilan KTA.

3. Lunasin kartu kredit

Siapa sih zaman sekarang yang gak punya kartu kredit? Gak bisa disangkal lagi kalau kartu sakti yang satu ini udah jadi bagian tak terlepaskan dari hidup orang-orang di kota besar.

Sejatinya, kartu kredit dibuat untuk mempermudah kehidupan kita untuk transaksi. Tapi realitanya banyak yang gak bijak dalam penggunaan.

Masih punya mindset bahwa kartu kredit adalah dana talangan bikin sebagian pemilik kartu kredit khilaf menggunakannya. Ujung-ujungnya tentu saja tagihan yang menggunung bak cucian kotor.

Bagi yang kebetulan lagi pusing sama tagihan kartu kredit yang terus membengkak dan dari bulan ke bulan hanya sanggup bayar minimum payment, bisa manfaatin dana KTA yang ada buat lunasin tagihan.

Tapi ingat, pastikan bunga KTA-mu memang lebih rendah dari bunga kartu kredit. Kalau gak, ya sama aja bohong.

Misalnya bunga kartu kredit 2,95 persen. Kalau bunga KTA-mu lebih rendah dari itu, gak usah ragu-ragu untuk melunasi utang kartu kredit dengan dana KTA. Ibaratnya kamu mengalihkan utang, tapi dengan beban bunga yang lebih ringan.

Oleh karena itu, sejak awal pengajuan kamu harus cermat memilih bunga KTA yang rendah. Ada kok KTA yang menerapkan bunga 0,99 persen. Makanya jangan malas riset dan bandingkan dulu produk KTA di situs komparasi ya.

4. Ikutan crowdlending

Opsi lain yang bisa dipertimbangkan buat memaksimalkan dana KTA adalah dengan ikutan jadi salah satu kreditur di situs Crowdlending. Apa tuh? Jadi, crowdlending itu kumpulan beberapa kreditur ritel yang meminjamkan dana lewat Internet.

Daripada kepo gak jelas, ayo pelajari deh tentang crowdlending (
Sistem Crwodlending / entrepreneur)

Orang-orang yang ingin membuka usaha atau butuh bantuan dana pengembangan usaha bisa mengajukan pinjaman lewat situs-situs crowdlending seperti GandengTangan, Investree, dan Modalku. Peminjam wajib mengembalikan dana plus bunganya. Dari bunga inilah para kreditur memperoleh keuntungan.

Nah, dalam memilih orang atau usaha yang mau kita danai, lebih baik pilih yang sanggup membayar bunga setara atau lebih tinggi dari bunga KTA kita. Dengan begitu, kita gak usah keluar duit buat bayar bunga KTA tiap bulan. Kan udah ditutupi dari bunga yang dibayar peminjam lewat crowdlending.

Tapi, jangan cuma karena iming-iming bunga besar kita lalu lantas gak teliti ya. Pastikan mengecek setiap profil dari usaha-usaha tersebut. Teliti soal bidang usahanya, profil pengusahanya, sampai potensi pasarnya ke depan. Gak mau dong minjemin uang untuk bikin usaha yang bakal merugi?

Jadi gak perlu bingung lagi ya kalau ada dana KTA yang nganggur di rekening. Justru manfaatkan hal ini untuk membuat keuanganmu lebih baik melalui 4 hal di atas. Selamat mencoba!

Yang terkait artikel ini:

[Baca: Ini Dia KTA yang Plafonnya Sampai Rp 200 Juta]

[Baca: Ini 5 Produk KTA dengan Bunga Terendah]

[Baca: Biar Gak Merasa Tertipu Tanyakan 8 Hal Ini Sebelum Ngambil KTA]

full version available on blog.duitpintar.com

Related Posts

Comments are closed.