Cerita Soal ‘Good Friend’ Vero di Dokumen Diduga Gugatan Cerai Ahok

Cerita Soal ‘Good Friend’ Vero di Dokumen Diduga Gugatan Cerai Ahok

Foto-foto lembaran yang disebut sebagai dokumen gugatan cerai Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) terhadap istrinya, Veronica Tan, beredar. Ada cerita soal jalinan hubungan Veronica dengan seseorang yang disebut ‘good friend’-nya sehingga memicu gugatan cerai tersebut. Cerita soal ‘good friend’ Veronica ada di salah satu foto lembaran tanpa nomor halaman. Dalam dokumen tersebut, Ahok disebut sebagai PENGGUGAT, sedangkan Veronica sebagai TERGUGAT. “Bahwa PENGGUGAT telah melakukan segala macam upaya maksimal untuk merukunkan kembali rumah tangga yang telah retak tersebut dan hanya meminta satu hal agar TERGUGAT berhenti berhubungan dengan laki-laki ‘good friend’-nya tersebut,” demikian penggalan isi dokumen tersebut. Kondisi rumah tangga Ahok-Veronica retak karena ‘good friend’ tersebut. Namun Ahok mencoba tetap mempertahankan rumah tangganya, tetap mencoba hidup bersama Vero, bahkan dengan meminta pendeta sebagai mediasi. “Akan tetapi usaha dimaksud tidak pernah berhasil, sebab dari TERGUGAT sendiri tidak ada daya upaya untuk hidup rukun dalam rumah tangga,” demikian lanjutan penggalan isi dokumen. Selain Ahok, anak-anak keduanya disebut sudah mencoba meminta Vero mengakhiri hubungan dengan ‘good friend’-nya. Namun, di dokumen itu, Vero disebut tetap melanjutkan hubungan. “Padahal, selain anak-anak pun juga telah meminta agar TERGUGAT berhenti berhubungan dengan laki-laki good friend-nya, dalam kondisi PENGGUGAT yang saat ini sedang berada dalam tahanan di MAKO BRIMOB, tentu hal yang dibutuhkan oleh PENGGUGAT adalah dukungan moril dari TERGUGAT selaku istri sah dari PENGGUGAT,” lanjutan isi dokumen. “Namun dengan perbuatan TERGUGAT yang justru lebih memilih untuk tetap berhubungan dengan laki-laki good friend-nya dan tidak menghiraukan permintaan PENGGUGAT serta permintaan anak-anak, membuat PENGGUGAT semakin merasa tidak dapat lagi membina serta mewujudkan kehidupan rumah tangga yang bahagia kekal bersama TERGUGAT berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa sesuai dengan ketentuan Pasal 1 Undang-Undang No 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan. Dengan demikian, gugatan perceraian ini merupakan satu-satunya jalan keluar terakhir yang ditempuh oleh PENGGUGAT.” Pengacara Ahok, Josefina A Syukur, menolak berkomentar soal dokumen ini. Namun dia juga tak membantah isi dokumen. “Mohon maaf, karena ini masalah pribadi, saya tidak bisa mengungkapkan apapun yang menjadi alasan Pak Ahok mengajukan gugatan. Sebagai informasi saja, gugatan yang kami sampaikan dan terdaftar di pengadilan berjumlah 7 halaman,” ujar Josefina saat dihubungi, Selasa (9/1/2018). Pihak Vero belum berkomentar mengenai gugatan cerai dan isi dokumen yang jadi viral tersebut. Berkas gugatan cerai telah didaftarkan dan dalam waktu dekat Pengadilan Negeri Jakarta Utara akan memediasi Ahok dengan Vero.

Foto-foto lembaran yang disebut sebagai dokumen gugatan cerai Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) terhadap istrinya, Veronica Tan, beredar. Ada cerita soal jalinan hubungan Veronica dengan seseorang yang disebut ‘good friend’-nya sehingga memicu gugatan cerai tersebut. Cerita soal ‘good friend’ Veronica ada di salah satu foto lembaran tanpa nomor halaman. Dalam dokumen tersebut, Ahok disebut sebagai PENGGUGAT, sedangkan Veronica sebagai TERGUGAT. “Bahwa PENGGUGAT telah melakukan segala macam upaya maksimal untuk merukunkan kembali rumah tangga yang telah retak tersebut dan hanya meminta satu hal agar TERGUGAT berhenti berhubungan dengan laki-laki ‘good friend’-nya tersebut,” demikian penggalan isi dokumen tersebut. Kondisi rumah tangga Ahok-Veronica retak karena ‘good friend’ tersebut. Namun Ahok mencoba tetap mempertahankan rumah tangganya, tetap mencoba hidup bersama Vero, bahkan dengan meminta pendeta sebagai mediasi. “Akan tetapi usaha dimaksud tidak pernah berhasil, sebab dari TERGUGAT sendiri tidak ada daya upaya untuk hidup rukun dalam rumah tangga,” demikian lanjutan penggalan isi dokumen. Selain Ahok, anak-anak keduanya disebut sudah mencoba meminta Vero mengakhiri hubungan dengan ‘good friend’-nya. Namun, di dokumen itu, Vero disebut tetap melanjutkan hubungan. “Padahal, selain anak-anak pun juga telah meminta agar TERGUGAT berhenti berhubungan dengan laki-laki good friend-nya, dalam kondisi PENGGUGAT yang saat ini sedang berada dalam tahanan di MAKO BRIMOB, tentu hal yang dibutuhkan oleh PENGGUGAT adalah dukungan moril dari TERGUGAT selaku istri sah dari PENGGUGAT,” lanjutan isi dokumen. “Namun dengan perbuatan TERGUGAT yang justru lebih memilih untuk tetap berhubungan dengan laki-laki good friend-nya dan tidak menghiraukan permintaan PENGGUGAT serta permintaan anak-anak, membuat PENGGUGAT semakin merasa tidak dapat lagi membina serta mewujudkan kehidupan rumah tangga yang bahagia kekal bersama TERGUGAT berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa sesuai dengan ketentuan Pasal 1 Undang-Undang No 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan. Dengan demikian, gugatan perceraian ini merupakan satu-satunya jalan keluar terakhir yang ditempuh oleh PENGGUGAT.” Pengacara Ahok, Josefina A Syukur, menolak berkomentar soal dokumen ini. Namun dia juga tak membantah isi dokumen. “Mohon maaf, karena ini masalah pribadi, saya tidak bisa mengungkapkan apapun yang menjadi alasan Pak Ahok mengajukan gugatan. Sebagai informasi saja, gugatan yang kami sampaikan dan terdaftar di pengadilan berjumlah 7 halaman,” ujar Josefina saat dihubungi, Selasa (9/1/2018). Pihak Vero belum berkomentar mengenai gugatan cerai dan isi dokumen yang jadi viral tersebut. Berkas gugatan cerai telah didaftarkan dan dalam waktu dekat Pengadilan Negeri Jakarta Utara akan memediasi Ahok dengan Vero.

Korea Utara dan Korea Selatan hari ini memulai pembicaraan resmi mereka. Ini merupakan pembicaraan resmi pertama kedua negara dalam waktu lebih dari dua tahun. Pembicaraan ini difokuskan ke Olimpiade Musim Dingin yang akan berlangsung bulan depan. Pembicaraan ini dilakukan setelah berbulan-bulan ketegangan atas program senjata nuklir dan rudal Korut. Seperti dilansir kantor berita AFP , Selasa (9/1/2018), pertemuan berlangsung di Panmunjom, desa gencatan senjata di Zona Demiliterisasi yang membagi semenanjung Korea. Pertemuan dilakukan setelah pemimpin Korut, Kim Jong-Un menyampaikan dalam pidato Tahun Baru-nya bahwa dia bakal mengirimkan delegasi untuk Olimpiade Musim Dingin di Pyeongchang, Korsel. Seoul pun merespons dengan menawarkan pertemuan tingkat tinggi, dan pekan lalu hotline antara kedua Korea dipulihkan kembali setelah dihentikan selama hampir dua tahun. Delegasi Korsel di pertemuan ini dipimpin oleh menteri unifikasi Cho Myoung-Gyon yang pergi ke Panmunjom dalam konvoi beberapa kendaraan. Sedangkan delegasi Korut dipimpin oleh pejabat senior Ri Son-Gwon. Saat bertemu, Cho dan Ri berjabatan tangan di pintu masuk ke Peace House, gedung di sisi selatan tempat pembicaraan berlangsung. Selain Olimpiade, kedua Korea juga akan membahas isu-isu lainnya. Korsel ingin membahas kelanjutan reuni keluarga namun Pyongyang beberapa kali menolaknya sebelumnya. Korut menegaskan, pihaknya tak akan membahas reuni lebih jauh, kecuali sejumlah warganya dipulangkan oleh Korsel. Adapun Korut kemungkinan akan membahas dihentikannya latihan militer tahunan berskala besar antara Seoul dan Washington.

Peristiwa 09 Jan 2018 08:47 Hal tersebut terungkap di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat. Peristiwa 09 Jan 2018 07:15 Kepadatan terlihat terjadi di ruas tol Japek Halim – Cawang, kepadatan terjadi menuju arah Tebet. Peristiwa 09 Jan 2018 06:52 Pasar yang berada di kawasan Jakarta Selatan ini sempat booming dengan kuliner kekiniannya. Lantas bagaimana sekarang? Peristiwa 09 Jan 2018 06:34 Rencananya, penyidik Bareskrim Polri akan melimpahkan kedua tersangka bersama barang bukti kasus ke Kejagung pada Senin 8 Januari 2018. Peristiwa 09 Jan 2018 06:16 Sementara siang hari, cuaca diprediksi akan berubah hampir di seluruh wilayah Jabodetabek. Peristiwa 09 Jan 2018 05:12 Penyidik satuan narkoba Polda Metro Jaya batal mengkonfrontasi tersangka kasus penyalahgunaan narkoba Jennifer Dunn. Peristiwa 09 Jan 2018 01:21 Dosen Universitas Indonesia yang juga dikenal sebagai pegiat media sosial Ade Armando kembali berurusan dengan hukum. Peristiwa 08 Jan 2018 23:03 Nama Setya Novanto muncul dalam percakapan antara Apriyadi Malik alias Yaya dengan kakak ipar Ali Sadli, Yanuar. Peristiwa 08 Jan 2018 22:52 Sebelum menggugat cerai, Ahok telah membahasnya bersama Veronica sejak akhir 2017. Peristiwa 08 Jan 2018 22:51 Top 3 News Hari Ini, ada apa gerangan dengan Ahok dan Veronica? Dan apa alasan mantan Gubernur DKI Jakarta itu ingin menceraikan istrinya.

Universitas Indonesia. (Foto: Instagram @univ_indonesia) Krimi alias HDS menjadi perbincangan setelah seorang dosen UI membongkar modus kebohongannya sehingga di-DO dari UI. kumparan (kumparan.com) berusaha menelusuri sosok HDS yang kini mengambil studi di Universiti of Malaya.  HDS diketahui merupakan pemuda kelahiran Jakarta, berusia 23 tahun.  Sepak terjang HDS berawal dari tahun 2012. Pada tahun tersebut dia tercatat sebagai mahasiswa baru Ilmu Ekonomi Universitas Indonesia.  Saat kumparan melacak ke situs Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PD Dikti) milik Kemristekdikti, HDS tercatat sebagai mahasiswa program studi Ekonomi Pembangunan S1. Di situs itu tertulis bahwa pada semester ganjil tahun 2013, HDS berstatus “dikeluarkan” atau “putus studi”.  Informasi situs PD Dikti tersebut selaras dengan yang dikatakan Teguh Dartanto, Kepala Program Studi Ilmu Ekonomi, bahwa berkas putus studi HDS ada di mejanya. “Saya hanya mengetahui bahwa yang bersangkutan sudah dikeluarkan dari FEB UI pada tahun 2013 (berdasarkan dokumen yang ada di meja saya). Yang bersangkutan hanya menjalani perkuliahan selama setahun, tetapi karena evaluasi akademis yang bersangkutan tidak memenuhi 24 SKS pada setahun pertama, maka yang bersangkutan dikenai sanksi putus studi,” beber Teguh dalam keterangan tertulis kepada kumparan , Kamis (23/11). Dosen di UI menyebut HDS diputus studinya setelah terbukti melakukan kecurangan-kecurangan akademik. Kecurangan tersebut ia lakukan saat ujian semester 1 dan semester 2.  1. Sambil menunggu boarding, wa mau cerita ttg seorang yg “istimewa”. Sebut saja namanya Krimi. Mantan mahasiswa kami, angkatan 201x. — Fauziah Zen (@fauherklots) November 21, 2017 HDS berbuat curang dengan modus membawa pergi lembar jawaban ujiannya untuk diperbaiki dan kemudian mengumpulkannya dengan dalih ditemukan office boy (OB) setelah terjatuh. Trik HDS itu kemudian ia lakukan kembali saat semester 2. Oleh karena modusnya telah diketahui oleh para dosen, HDS akhirnya mendapatkan nilai F (failed) di semua mata pelajaran pada semester 2. Hal itu mengakibatkan HDS diputus masa studinya karena tidak berhasil memenuhi beban studi. Humas UI belum mengetahui secara pasti bentuk kecurangan HDS, namun dia menyebut jika memang terjadi kecurangan akademik, maka sanksi bisa diberikan, dan DO menjadi sanksi paling berat. “Urutannya sudah benar, kalau melakukan pelanggaran akademik kita berikan sanksi. Paling buruknya adalah DO. Kita tidak dapat memberikan informasi yang lain lagi karena anaknya juga sudah di-DO,” ungkap staf Humas UI, Egia Etha Tarigan, kepada kumparan , Kamis (23/11).  HDS Pindah ke Malaysia Lepas dari UI, HDS melirik Malaysia. Dia kemudian diterima di program S 1 International & Strategic Studies (Political Economy), Fakulti Sastera dan Ilmu Sosial, Universiti of Malaya, tahun 2014. Informasi yang didapat kumparan dari rekan HDS di Universiti of Malaya, HDS mengaku mengambil double degree di UI dan Universiti of Malaya.  Seorang dosen UI menyebut HDS terbukti telah memalsukan transkrip nilainya dengan mengganti nilai F menjadi A. Transkrip inilah yang diduga membuat HDS bisa bersekolah di negeri jiran. Selain transkrip nilai yang diduga palsu, ada isu tak sedap lainnya terkait HDS di Malaysia. Dua rekannya di Universiti of Malaya menyebut HDS dikeluarkan dari salah satu klub mahasiswa karena mencatut nama dekannya sehingga diterima magang di sebuah bank.   Deretan Prestasi HDS Di balik isu miring yang muncul, HDS di Malaysia banyak menorehkan prestasi. Dikutip dari Portal Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Kuala Lumpur, pada Maret 2017, HDS tercatat memenangi anugerah Pelajar Berprestasi Tingkat Nasional di Malaysia.  Anugerah tersebut diumumkan oleh Menteri Pendidikan Tinggi Malaysia di kampus Universiti Teknologi Malaysia, Johor. Berkat anugerah tersebut, HDS dihadiahi beasiswa penuh untuk program S2. Di akun Linkedin, HDS juga memuat daftar prestasinya selama di Malaysia. kumparan mengonfirmasi ke temannya di Malaysia dan dia mengaku pernah mendengar tentang prestasi-prestasi itu. Berikut daftar prestasi HDS yang dikutip dari Linkedin: 1. Peraih penghargaan dari Presiden Korea Selatan setelah memenangi kompetisi esai bertema “Korea Economic Outlook 2016: Student Perspective”. Esai HDS yang berjudul “Main Problems of South Korean Economy in 2016” kemudian diterbitkan dalam koran The Korea Times akhir tahun 2015. 2.Tahun 2016 terpilih menjadi perwakilan Indonesia dalam 2016 MIKTA-G20 Young Leaders yang diadakan oleh Kementerian Luar Negeri Korea Selatan di Gangwon. 3. Tahun 2016 terpilih untuk mengikuti program magang di Bank Negara Malaysia di Kuala Lumpur. 4. Delegasi terbaik dalam Indonesia-Malaysia Youth Forum (IYMF) 2014 yang diadakan kedutaan Malaysia di Jakarta berkolaborasi dengan Bank Indonesia dan Universitas Padjadjaran. 5. Kontributor berprestasi di ASEAN Youth Dialogues 2014 dan Kedutaan Amerika Serikat di Kuala Lumpur. Di Malaysia, HDS juga sempat menjadi wakil presiden Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Malaya tahun 2014. HDS Dikenal Baik oleh Teman-temannya HDS sendiri dikenal baik oleh teman-temannya di Malaysia dan Indonesia. “Orangnya baik, lemah lembut tutur kata. Dari segi akademik dia okay namun dari segi kehadiran di kelas agak kurang,” ungkap salah satu rekan HDS di Malaysia yang dihubungi kumparan .  Namun, kata dia, ada sebagian dosen yang tidak mempermasalahkan jumlah kehadiran mahasiswa di kelas. Di Indonesia, HDS juga dikenal baik dan pandai dalam bidang ekonomi oleh teman-temannya. “Baik banget, ramah, dan humble gitu orangnya. Personally dia baik dan emang tidak ada masalah apa-apa sama dia, jadi we’re good ,” sebut salah satu rekan HDS di Universitas Indonesia. “Emang pinter ekonomi sih dari dulu, masyaallah. Baik juga orangnya kok,” tambah teman HDS lainnya saat berbincang dengan kumparan . Klarifikasi dari HDS kumparan berusaha mengkonfirmasi isu yang berkembang kepada HDS. “Saya agak menyayangkan tindakan dosen saya yang blow up masalah ini ke sosmed, sehingga banyak spekulasi dan info tidak akurat mengenai saya,” katanya lewat direct message di media sosial. HDS akan mengirimkan pernyataan tertulis terkait perkara ini.

Related Posts

Comments are closed.