Begini Kondisi Mobil yang Seruduk Ojek Online di Underpass Senen

Begini Kondisi Mobil yang Seruduk Ojek Online di Underpass Senen

Kondisi mobil Nissan X-Trail yang menyeruduk ojek online di underpass Senen, Jakarta Pusat, rusak berat. Mobil berwarna putih itu rusak di bagian kaca hingga spion akibat dipukuli driver ojek online . Setelah dirusak driver ojek online , mobil tersebut kini diamankan di halaman Polres Jakarta Pusat, Kamis (1/3/2018). Dilihat di lokasi, mobil tersebut ‘babak-belur’. Mobil yang terlibat insiden dengan ojek online di underpass Senen (Indra Komara/detikcom) Dua kaca spion rusak. Di bagian dalam mobil berserakan serpihan kaca. Tampak juga batu-batu berukuran kecil di jok mobil belakang. Kaca belakang mobil yang ditumpangi pelapor M Hidayat Sangaji pecah. Tubuh mobil bagian kanan penyok serta ada lecet. Mobil yang terlibat insiden dengan ojek online di underpass Senen (Indra Komara/detikcom) Sebelumnya, mobil Nissan X-Trail dirusak oleh sekelompok pengemudi ojek online di underpass Senen, Jalan Letjen Suprapto, Jakarta Pusat. Atas kejadian itu, pengendara mobil melapor ke polisi. “Laporan pihak mobil, terjadi tindak pidana bersama-sama di muka umum melakukan kekerasan terhadap orang atau barang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 170 KUHP,” kata Kapolres Jakarta Pusat Kombes Roma Hutajulu kepada detikcom , Kamis (1/3/2018) siang tadi. Saat ini polisi masih menggali fakta-fakta dari video yang viral dengan keterangan pelapor. Polisi juga akan berkoordinasi dengan pihak ojek online untuk mencari informasi lebih lanjut. Hingga saat ini, pengemudi Nissan maupun driver ojek online belum diperiksa.

Kondisi mobil Nissan X-Trail yang menyeruduk ojek online di underpass Senen, Jakarta Pusat, rusak berat. Mobil berwarna putih itu rusak di bagian kaca hingga spion akibat dipukuli driver ojek online . Setelah dirusak driver ojek online , mobil tersebut kini diamankan di halaman Polres Jakarta Pusat, Kamis (1/3/2018). Dilihat di lokasi, mobil tersebut ‘babak-belur’. Mobil yang terlibat insiden dengan ojek online di underpass Senen (Indra Komara/detikcom) Dua kaca spion rusak. Di bagian dalam mobil berserakan serpihan kaca. Tampak juga batu-batu berukuran kecil di jok mobil belakang. Kaca belakang mobil yang ditumpangi pelapor M Hidayat Sangaji pecah. Tubuh mobil bagian kanan penyok serta ada lecet. Mobil yang terlibat insiden dengan ojek online di underpass Senen (Indra Komara/detikcom) Sebelumnya, mobil Nissan X-Trail dirusak oleh sekelompok pengemudi ojek online di underpass Senen, Jalan Letjen Suprapto, Jakarta Pusat. Atas kejadian itu, pengendara mobil melapor ke polisi. “Laporan pihak mobil, terjadi tindak pidana bersama-sama di muka umum melakukan kekerasan terhadap orang atau barang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 170 KUHP,” kata Kapolres Jakarta Pusat Kombes Roma Hutajulu kepada detikcom , Kamis (1/3/2018) siang tadi. Saat ini polisi masih menggali fakta-fakta dari video yang viral dengan keterangan pelapor. Polisi juga akan berkoordinasi dengan pihak ojek online untuk mencari informasi lebih lanjut. Hingga saat ini, pengemudi Nissan maupun driver ojek online belum diperiksa.

Satu unit mobil Nissan X-Trail dirusak oleh sekelompok ojek online di underpass Senen, Jl Letjen Suprapto, Jakarta Pusat. Atas kejadian itu, pemobil melapor ke polisi. “Laporan pihak mobil, terjadi tindak pidana bersama-sama di muka umum melakukan kekerasan terhadap orang atau barang sebagaimana dimaksud dalam pasal 170 KUHP,” terang Kapolres Jakarta Pusat Kombes Pol Roma Hutajulu kepada detikcom, Kamis (1/3/2018). Pelapor diketahui bernama M Hidayat Sangaji. Sementara Roma tidak menjelaskan siapa Hidayat dan apa perannya di dalam mobil tersebut. Versi pelapor, bermula ketika pelapor mengendarai mobil Nissan X-Trail melintas di Jl Letjen Suprapto, Jakpus pada Rabu (28/1) malam. Di saat bersamaan ada sejumlah driver ojek online yang berkerumun. “Pelapor melewati (kerumunan ojek online) dan pelapor mengklakson ijin numpang lewat tetapi ada anggota Grab tidak terima dan memukul kendaraan pelapor,” tuturnya. Atas kejadian itu, pelapor mengalami luka di mata sebelah kiri bengkak dan kepala sebelah kanan robek. Sementara saksi Andrian Anton (sopir) mengalami luka tangan sebelah kiri dan kanan robek serta kepala sebelah kiri memar dan saksi Anton Leonard (penumpang) luka bibir sebelah kiri, kepala sebelah kanan. Sebelumnya diberitakan, mobil tersebut diamuk massa ojek online karena terlibat percekcokan. Mobil kemudian menyeruduk sejumlah motor, sehingga sejumlah driver ojek online mengamuk. [Gambas:Video 20detik]

Beredar video yang memperlihatkan sejumlah pengemudi ojek online menyerang mobil berwarna putih. Beberapa saat mobil tersebut berhenti, kemudian melaju dan menabrak para pengemudi ojek online yang berada di depannya. Insiden tersebut terjadi di underpass Senen, Jakarta Pusat. Pada video singkat yang diunggah di akun Instagram @jktinfo itu terlihat bagian kaca depan dan belakang mobil pecah. Di beberapa bagian badan mobil pun tampak ringsek. Kapolsek Senen Kompol Indra S Tarigan menuturkan kejadian tersebut merupakan kecelakaan biasa. Pengemudi mobil itu pun langsung dibawa petugas ke Unit Laka Lantas Polres Jakarta Pusat di daerah Lapangan Banteng. “Kecelakaan. Sudah ditangani oleh (Polisi) Lalu Lintas. Pengemudi langsung dibawa ke Polres Jakpus,” kata Indra saat dimintai konfirmasi oleh detikcom , Kamis (1/3/2018). Dimintai konfirmasi terpisah, Kasat Lantas Polres Jakpus AKBP Lilik Sumardi mengaku belum mengetahui hal ini. “Belum dapat infonya, belum tahu,” kata Lilik. Hingga saat ini belum diketahui penyebab terjadinya aksi tersebut. Belum dapat diketahui juga apakah ada korban dari peristiwa itu. [Gambas:Video 20detik]

Sebuah mobil Nissan X-Trail menyeruduk sejumlah ojek online di underpass Senen, Jakarta Pusat. Apa yang menyebabkan mobil tersebut menyeruduk motor? “Kalau baca laporan polisi (dari pelapor, pihak penumpang mobil, red) kan karena (ojek online ) diklakson, karena ada kerumunan Grab/Go-Jek mau numpang lewat,” tutur Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Roma Hutajulu dalam keterangan kepada detikcom , Kamis (1/3/2018). Bermula ketika rombongan ojek online hendak mengantar jenazah rekannya menggunakan ambulans ke RS Islam Cempaka Putih, dari arah Jakarta Barat. Kemudian, di Jl Letjen Suprapto, Jakarta Pusat, mengarah ke Senen, berserempetan dengan mobil Nissan tersebut. Namun Roma membantah soal serempetan itu. “Kalau berita yang beredar, info lapangannya serempetan atau tabrakan, tapi kami cek di laka lantas nggak ada laporan, makanya perlu pendalaman dan penyelidikan,” imbuhnya. Roma menambahkan pihaknya juga telah mengecek rekaman video yang beredar di media sosial. “Kalau lihat videonya kan nggak ada serempetan dengan mobil jenazah atau mobil pengawal jenazah. Kita perlu periksa saksi-saksi mata untuk memperjelas awal mula kejadiannya,” paparnya.

Korban meninggal merupakan warga Johar Baru, Jakarta Pusat. “Kemudian, lanjut dinaikkan ambulance yang dikawal oleh iring-iringan sopir ojek online dari Jakarta Utara,” jelas Roma dalam keterangannya, Kamis (1/3). Setelah sampai di daerah Cempaka Putih, tepatnya di RSI, terjadi serempetan antara iring-iringan ojek online dengan mobil Nissan X-Trail . ” Mobil tersebut tidak mau berhenti. Kemudian dikejar para pengemudi ojek online motor sampai di terowongan underpass masuk Johar Baru posisi macet sehingga mobil Nissan tidak bisa laju kemudian dirusak oleh para pengemudi ojek online,” tambahnya. Akibat kejadian itu HS mengalami luka di bagian mata kiri serta robek pada kepala sebelah kanan.

VIVA  – Sebuah mobil Nissan X-Trail putih diamuk sejumlah sopir ojek online di underpass Senen, Jakarta Pusat, Rabu 28 Februari 2018 sekira pukul 21.00 Wib. Pengemudi mobil berinisial HS dan AL penumpang yang di sebelahnya, melapor ke Mapolres Metro Jakarta Pusat atas dugaan perusakan terhadap orang dan benda. Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Roma Hutajulu mengatakan, peristiwa berawal dari wilayah Jakarta Utara di mana terjadi kecelakaan yang menyebabkan tewasnya seorang sopir ojek online yang tinggal di Johar Baru, Jakarta Pusat. “Kemudian, lanjut dinaikkan ambulance yang dikawal oleh iring-iringan sopir ojek online dari Jakarta Utara,” ujar Roma, Kamis 1 Maret 2018.

seperti di kutip dari https://www.viva.co.id

Sesampainya di Cempaka Putih, atau tepat di Rumah Sakit Islam (RSI) terjadi benturan antara iring-iringan sopir ojek online dengan mobil Nissan X-Trail. Namun, mobil tersebut tidak mau berhenti dan menabrak dan menyerat pengemudi ojek online dan motornya. Para pengemudi ojek online itu kemudian mengejar. “Sampai di underpass masuk Johar Baru posisi macet sehingga mobil Nissan tidak bisa laju kemudian dirusak oleh para pengemudi ojek online,” ujarnya. Akibat diamuk massa ojek online, pengemudi mobil mengalami luka di bagian mata sebelah kiri serta kepala sebelah kanan robek. Kemudian, untuk rekan pengemudi mobil mengalami luka di bibir sebelah kiri, kepala sebelah kanan. “Serta saksi dari sopir ojek online luka tangan sebelah kiri dan kanan robek, serta kepala sebelah kiri memar. Mobil tersebut juga dalam keadaan rusak,” katanya.

Related Posts

Comments are closed.