Bareng Anak, Anies Tinjau Tanggul Jebol di Jati Padang

Bareng Anak, Anies Tinjau Tanggul Jebol di Jati Padang

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meninjau tanggul jebol di RT 14 RW 06, Jati Padang, Jakarta Selatan. Anies meninjau lokasi tanggul jebol dan kondisi rumah warga yang kebanjiran bersama dua anaknya. Anies datang ke lokasi dengan dua anaknya, Mikail Azizi Baswedan dan Ismail Hakim Baswedan, sekitar pukul 21.30 WIB, Rabu (20/12/2017). Anies langsung menemui warga dan petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) yang melakukan penanganan awal tanggul jebol. “Yang penting Bapak-bapak malam ini bisa tidur dulu, tinggal di musala. Sementara biar PPSU yang mengerjakan,” ujar Anies. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meninjau tanggul jebol di RT 14 Jati Padang, Jaksel, Rabu (20/12/2017) Foto: Noval Dhwinuari Antony/detikcom Ketua RW 06 Jati Padang Arief Syarifuddin sebelumnya mengatakan tanggul jebol ini berada di RT 14 RW 06, tepatnya di wilayah Gang Annur III. Tanggul ini berbeda dengan tanggul yang pernah diperbaiki sebelumnya di RT 03. Menurut dia, di wilayah ini justru baru pertama kali tanggul Kali Pulo jebol. Saat ini ketinggian banjir di permukiman mencapai 40-50 cm.

Baca juga : heboh rumah lapis sandi akhirnya kasih bocoran

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno (kedua kiri) berlari menuju Balai Kota, di Jakarta, Jumat (20/10/2017). – Antara Bisnis.com, JAKARTA –  Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno sempat melontarkan wacana untuk membangun “rumah lapis” di DKI Jakarta. Belum sempat memaparkan konsep, wacana tersebut malah menjadi pro-kontra di kalangan masyarakat. Setelah menunggu beberapa waktu, mantan Bos Saratoga tersebut akhirnya “buka-bukaan” soal rencana pembangunan rumah lapis di acara Jakarta Infrastructure Forum yang merupakan bagian dari Indonesia Infrastructure Week 2017. “Karena ini diskusi serius dan di Jakarta Infrastructure Forum. Kami akan paparkan apa itu Rumah Lapis kepada Hipmi Jaya [Himpunan Pengusaha Muda DKI Jakarta],” katanya di Assembly Hall JCC, Kamis (9/11/2017). Dia menuturkan konsep rumah berlapis adalah rumah yang berbasis konsolidasi tanah atau land consolidation. Berbeda dengan Rusunawa, Sandi menjamin Rumah Lapis akan dibangun tak jauh dari lokasi yang sudah ditinggali warga. “Tingginya tak lebih dari 5-6 lantai. Dengan konsep land consolidation, warga tak tercerabut dari lokasi mereka biasa beraktivitas,” jelasnya. Dia mengatakan tujuan utama dari Rumah Lapis merupakan revitalisasi kota dengan mengedepankan peremajaan kota atau urban renewal. “Rumah Lapis ini bukan proyek Anies-Sandi. Konsep ini sudah diterapkan di banyak kota di negara tetangga. Dan hasilnya pun sukses,” jelasnya. Meski demikian, Sandi tetap enggan membicarakan detail soal program Rumah Lapis yang digagas olehnya dan Anies Baswedan. “Nanti kalau konsep sudah matang semua akan kami umumkan ke warga Jakarta,” katanya.


Baca juga : kenapa sandiaga uno ajak pengamen jalanan nonton film chrisye

TEMPO.CO, Jakarta – Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengajak pengamen jalanan untuk nonton bareng film Chrisye  bersama dirinya di Senayan City, kemarin. Sandiaga ingin para pengamen bisa terinspirasi kisah hidup sang musisi legendaris tersebut. “Mereka (pengamen jalanan) berbakat, tapi belum mendapat kesempatan. Chrisye mendapat kesempatan itu. Semoga musisi jalanan juga ada yang sesukses Chrisye setelah nonton tadi,” ujar Sandiaga kepada awak media di XXI Senayan City, Rabu, 6 Desember 2017. Sandiaga mengatakan inisiatif mengajak para pengamen jalanan tersebut merupakan idenya dan pihak production house . Atas inisiatif itu, sekitar 50 pengamen diajak nonton bareng film Chrisye . Ia berharap film tersebut bisa menjadi penyemangat untuk bangkit dari keterpurukan. Baca:  Persiapan Asian Games, Sandiaga Uno Jajal Kolam Renang Aquatik

seperti di kutip dari https://metro.tempo.co

Geseit Pramono, 19 tahun, salah seorang pengamen yang diajak menonton film tersebut, mengaku senang. Dia mengaku ini adalah kali pertama dia menonton film di bioskop. Sepanjang film diputar, Sandiaga terlihat khusyuk menonton. Ia mengaku Chrisye merupakan penyanyi favoritnya semasa remaja dulu. Semua lagu-lagu yang diputar sepanjang film mengingatkan Sandiaga akan kenangan di masa tersebut. “Yang paling saya suka itu lagu Lilin-lilin Kecil serta Ketika Tangan dan Kaki Berkata ,” ujarnya. Sandiaga Uno juga mengapresiasi pemeran utama di film tersebut, Vino G Bastian, yang dinilainya sangat total memerankan mendiang Chrisye. “Mirip banget Chrisye.”

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meninjau tanggul jebol di RT 14 RW 06, Jati Padang, Jakarta Selatan. Anies meninjau lokasi tanggul jebol dan kondisi rumah warga yang kebanjiran bersama dua anaknya. Anies datang ke lokasi dengan dua anaknya, Mikail Azizi Baswedan dan Ismail Hakim Baswedan, sekitar pukul 21.30 WIB, Rabu (20/12/2017). Anies langsung menemui warga dan petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) yang melakukan penanganan awal tanggul jebol. “Yang penting Bapak-bapak malam ini bisa tidur dulu, tinggal di musala. Sementara biar PPSU yang mengerjakan,” ujar Anies. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meninjau tanggul jebol di RT 14 Jati Padang, Jaksel, Rabu (20/12/2017) Foto: Noval Dhwinuari Antony/detikcom Ketua RW 06 Jati Padang Arief Syarifuddin sebelumnya mengatakan tanggul jebol ini berada di RT 14 RW 06, tepatnya di wilayah Gang Annur III. Tanggul ini berbeda dengan tanggul yang pernah diperbaiki sebelumnya di RT 03. Menurut dia, di wilayah ini justru baru pertama kali tanggul Kali Pulo jebol. Saat ini ketinggian banjir di permukiman mencapai 40-50 cm.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengecek tanggul jebol di Kelurahan Jati Padang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Anies disambut nyanyian semangat dari petugas Pekerja Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) atau pasukan oranye. Pantauan di lokasi, Anies tiba Minggu (17/12/2017) sekitar pukul 00.30 WIB. Anies memakai jaket biru dengan celana hijau lengkap dengan sepatu bots. Didampingi Lurah Jati Padang Novian Wijanarko, Anies menyapa para pasukan oranye yang antusias menyambutnya. “Woyo, woyo, woyo,” sorak para pasukan oranye menyambut Anies. Foto: Anies tinjau tanggul Jati Padang yang jebol (Indra Komara/detikcom) Anies pun sempat bertepuk tangan menyemangati para pasukan oranye tersebut. Dia juga sempat bersalaman dengan para pasukan oranye tersebut. Anies kemudian melanjutkan perjalanan menuju ke lokasi tanggul yang jebol. Sambil membawa senter, Anies dan rombongan kemudian menuju ke lokasi. Sebelumnya diberitakan, tanggul di Jati Padang jebol sekitar pukul 18.00 WIB. Tanggul yang jebol itu persis di sebelah tanggul yang baru saja diperbaiki pada Rabu (13/12) lalu. Akibat peristiwa ini 20 Kepala Keluarga (KK) mengungsi karena permukiman mereka kebanjiran. “Sejauh ini ada 20 KK yang mengungsi, sebagian masih bertahan di rumah masing-masing,” kata Ketua RW 06 Jati Padang Arief Syarifuddin di lokasi, Sabtu (16/12).

Ketua RW 06 Jatipadang Arief Syarifuddin menyatakan tanggul Kali Pulo yang hari ini jebol berada di wilayah RT 14. Tanggul yang sebelumnya jebol di wilayah RT 03 tetap kokoh. “Alhamdulillah aman,” kata Arief lewat telepon, Rabu (20/12/2017) sore saat ditanya soal ‘Tanggul Baswedan’ yang lokasinya berada di RT 03. Warga memberi nama tanggul Kali Pulo itu ‘Tanggul Baswedan’ sebagai rasa terima kasih atas perhatian Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Tanggul Kali Pulo di wilayah RT 03 ini sebelumnya sempat jebol beberapa kali. Anies kemudian beberapa kali melakukan peninjauan dan telah memerintahkan agar dilakukan perbaikan sehingga tanggul ini sekarang kokoh diterpa air. Dijelaskan Arief, tanggul Kali Pulo yang jebol ini berada di RT 14 RW 06, tepatnya di wilayah Gang Annur III. Menurut dia, di wilayah ini justru baru pertama kali tanggul Kali Pulo jebol. Tanggul Kali Pulo di RT 14 Jatipadang jebol. (M Taufiq/detikcom) Menurut Arief, tanggul Kali Pulo di RT 14 yang jebol ini posisinya di tikungan. Dia menduga jebolnya tanggul ini akibat perbaikan tanggul di RT 03 yang biasanya jebol saat hujan deras. “Tanggul di RT 3 kan sudah rapat, jadi airnya larinya ke sini. Biasanya nggak jebol, ini jadi jebol karena nggak kuat nahan air,” ujarnya. Pantauan detikcom pukul 17.15 WIB, air masih terus mengalir dari Kali Pulo membanjiri permukiman warga di RT 14. Ketinggian air bervariasi hingga sepaha orang dewasa. Puluhan petugas PPSU atau pasukan oranye juga masih bertahan di lokasi. Mereka menunggu air Kali Pulo surut untuk melakukan penanganan. Kali Pulo di wilayah RT 14 lebarnya hanya sekitar 1 meter. Di kiri-kanannya atau di bantaran kali sudah dipenuhi rumah warga.

Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) dan Sumber Daya Air langsung bergerak melakukan penanganan awal tanggul jebol di RT 14 RW 06 Jati Padang, Jakarta Selatan. Petugas memasang bronjong, anyaman kawat berlapis untuk memperkuat tebing tanah. “Di sini ada 50 tenaga PPSU yang sekarang bekerja, kemudian ada 20 orang pasukan biru dari SDA,” kata Ketua RW 09 Jati Padang yang juga Ketua Forum RT/RW se-Jati Padang, Hidayatullah di lokasi, Rabu (20/12/2017). Ada 10 rumah yang terdampak banjir akibat tanggul jebol. Warga untuk sementara mengungsi ke rumah saudaranya. Saat ini ketinggian banjir sekitar 40-50 cm. Besok pagi petugas akan langsung membangun tanggul baru di lokasi tanggul jebol. “Kita berharap malam hari ini bisa tuntas untuk pemasangan bronjong dengan sak pasir supaya airnya tidak melimpah terus. Tapi nanti sesudah mulai terang baru kita mulai kerjakan untuk pembangunannya,” sambung Hidayatullah. Gubernur DKI Anies Baswedan sudah meninjau lokasi banjir pada sekitar pukul 21.30 WIB. Anies juga menengok pengerjaan sementara yang dilakukan petugas di lokasi tanggul jebol yang berbeda dengan tanggul yang pernah diperbaiki sebelumnya di RT 03.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyampaikan pengarahan di Balai Kota Jakarta, Senin (13/11). – JIBI/Dwi Prasetya Bisnis.com , JAKARTA – Dalam kunjungan ke lokasi perbaikan tanggul Jati Padang, Jakarta Selatan, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan juga menyempatkan diri untuk menemui sejumlah warga. Fatimah (53), istri dari Ketua RT 003 RW 006 Kelurahan Jati Padang, datang menghampiri Anies sesaat setelah menjawab pertanyaan dari awak media. “Terima kasih banyak ya Pak, saya sudah dapat amplop dari Bapak,” ujarnya, Rabu (13/12/2017). Menanggapi ucapan tersebut Anies tertawa sambil memegang tangan Fatimah yang masih menggenggam amplop yang diterimanya. “Wah, Ibu jangan ngomong dong,” gurau Anies. Fatimah mengatakan bantuan tersebut akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan dapur umum bagi warga yang terdampak banjir serta untuk beberapa kegiatan kerja bakti. “Alhamdulillah saya juga dapat amplop dari beliau [Anies] enggak tahu nominalnya berapa. Semoga bisa untuk besok-besok,” ujarnya. Dapur umum yang berlokasi di rumahnya berfungsi untuk mencukupi kebutuhan pangan warga dan pekerja yang sampai hari ini masih memperbaiki tanggul dan membersihkan kawasan pemukiman dari lumpur banjir. “Dapur umum itu kan dari dinas sosial, donatur, dari mana saja kita tampung. Kemarin banjir warga tidak bisa masak. Kita buat lebih dari 200 nasi bungkus,” katanya.

JAKARTA, KOMPAS.com  — Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menegaskan bertanggung jawab atas banyaknya genangan di Jakarta akibat hujan pada Senin (11/12/2017). Dia akan memastikan semua jajarannya menjalankan instruksinya untuk antisipasi genangan. “Saya bertanggung jawab. Jadi, ketika kejadian kemarin, saya tahu ini tanggung jawab saya. Saya akan instruksikan apa yang menjadi amanat dari saya ke bawah untuk memastikan sampai di ujung paling bawah semua akan bertanggung jawab,” ujar Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Selasa (12/12/2017). Anies kemarin meninjau rumah pompa yang ada di underpass Dukuh Atas. Dari enam pompa yang ada di sana, hanya dua pompa yang berfungsi.

seperti di kutip dari http://megapolitan.kompas.com

Dia meminta tanggul tersebut segera diperbaiki malam itu juga. Sampai pagi ini, Anies mengatakan masih memantau proses yang dilakukan di Jatipadang. “Pagi ini proses konstruksi dari tanggul itu dilakukan. Saya pantau terus ini tadi masuk. Saya lagi sambil telepon karena memantau apa yang sedang dilakukan di Jatipadang,” kata Anies. Anies ingin apa yang terjadi kemarin akan meningkatkan kesiagaan petugas di lapangan. Satu saja yang melakukan kecerobohan, masalah akan muncul dan berimbas ke masyarakat.

Related Posts

Comments are closed.