Api Padam, Kebakaran di Mampang Hanguskan Kontrakan 17 Pintu

Api Padam, Kebakaran di Mampang Hanguskan Kontrakan 17 Pintu

Petugas pemadam kebakaran berhasil memadamkan api yang melalap rumah di Jalan Poncol Jaya, RT 12/ RW 05, Mampang, Jakarta Selatan. Dalam kejadian itu, tidak ada korban jiwa. “Api padam pada pukul 07.20 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut,” kata petugas piket Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (PKP) Jakarta Selatan Surahman, saat dihubungi, Senin (1/1/2018). Bangunan yang terbakar adalah rumah dan kontrakan. Sebanyak satu rumah dan kontrakan 17 pintu ludes terbakar. “Penyebab kebakaran diduga karena korsleting listrik,” ucap Surahma. Kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 03.20 WIB. Kejadian itu membuat warga sekitar panik. Mereka meninggalkan keluar rumah dan membawa barang berharga karena takut api semakin membesar. Salah seorang warga bernama Erwaningsih panik saat tetangga mulai keluar rumah. Padahal, bukan tempat tinggalnya yang terkena. “Saya langsung dibangunin. Langsung amanin surat-surat dan bawa baju. Saya bawa keluar,” kata Erwaningsih, di lokasi kejadian.

Petugas pemadam kebakaran berhasil memadamkan api yang melalap rumah di Jalan Poncol Jaya, RT 12/ RW 05, Mampang, Jakarta Selatan. Dalam kejadian itu, tidak ada korban jiwa. “Api padam pada pukul 07.20 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut,” kata petugas piket Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (PKP) Jakarta Selatan Surahman, saat dihubungi, Senin (1/1/2018). Bangunan yang terbakar adalah rumah dan kontrakan. Sebanyak satu rumah dan kontrakan 17 pintu ludes terbakar. “Penyebab kebakaran diduga karena korsleting listrik,” ucap Surahma. Kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 03.20 WIB. Kejadian itu membuat warga sekitar panik. Mereka meninggalkan keluar rumah dan membawa barang berharga karena takut api semakin membesar. Salah seorang warga bernama Erwaningsih panik saat tetangga mulai keluar rumah. Padahal, bukan tempat tinggalnya yang terkena. “Saya langsung dibangunin. Langsung amanin surat-surat dan bawa baju. Saya bawa keluar,” kata Erwaningsih, di lokasi kejadian.

Petugas pemadam kebakaran berhasil memadamkan api yang melalap rumah di Jalan Poncol Jaya, RT 12/ RW 05, Mampang, Jakarta Selatan. Dalam kejadian itu, tidak ada korban jiwa. “Api padam pada pukul 07.20 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut,” kata petugas piket Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (PKP) Jakarta Selatan Surahman, saat dihubungi, Senin (1/1/2018). Bangunan yang terbakar adalah rumah dan kontrakan. Sebanyak satu rumah dan kontrakan 17 pintu ludes terbakar. “Penyebab kebakaran diduga karena korsleting listrik,” ucap Surahma. Kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 03.20 WIB. Kejadian itu membuat warga sekitar panik. Mereka meninggalkan keluar rumah dan membawa barang berharga karena takut api semakin membesar. Salah seorang warga bernama Erwaningsih panik saat tetangga mulai keluar rumah. Padahal, bukan tempat tinggalnya yang terkena. “Saya langsung dibangunin. Langsung amanin surat-surat dan bawa baju. Saya bawa keluar,” kata Erwaningsih, di lokasi kejadian.

Seorang perempuan asal Australia telah lolos dari hukuman mati setelah ditemukan tidak bersalah atas tuduhan perdagangan narkoba di Malaysia. Hakim Dato Ghazali menemukan bahwa Maria Exposto ditipu untuk membawa obat-obatan terlarang melalui Bandara Internasional Kuala Lumpur pada tahun 2014. Petugas bea cukai menemukan 1,1 kilogram sabu kristal yang dijahit di dalam lapisan tas yang diberikan kepadanya oleh seorang pacar daring, seorang pria yang mengaku sebagai “Kapten Daniel Smith” dari Pasukan Khusus AS. Hakim menemukan bahwa Exposto benar-benar jatuh cinta pada pria, yang mengencaninya selama lebih dari dua tahun sebelum menerbangkannya ke Shanghai dan memberinya sebuah tas berisi obat-obatan terlarang dan memintanya membawa tas itu ke Australia, tersebut. Ibu dari empat anak itu sedang dalam perjalanan ke Melbourne dari Shanghai saat obat terlarang tersebut ditemukan. Ia tak tahu obat-obatan terlarang itu ada di sana dan bahkan mengajukan diri agar tasnya dipindai melalui mesin sinar-X bandara. “Pengadilan mempercayai kesaksian Maria bahwa ia adalah kurir yang tidak bersalah,” kata pengacara Maria Exposto, Tan Sri Shafee Abdullah. “Ia ditipu untuk membawa tas itu karena ulah yang sekarang kita sebut penipuan internet, asmara di internet.” “Ia tak harus melalui imigrasi tapi ia mengikuti semua orang dan melewati imigrasi -mengingat ia hanya penumpang transit.” Meski demikian, Exposto tidak akan diizinkan untuk kembali ke Australia, karena jaksa akan mengajukan banding atas putusan tersebut. Ia akan diminta untuk tinggal di Malaysia selama beberapa bulan sampai banding tersebut digelar. Hakim Dato Ghazali mengatakan bahwa Exposto benar-benar jatuh cinta pada seorang pria yang mengaku sebagai pasukan khusus AS dan mengencaninya lebih dari 2 tahun sebelum ia diterbangkan ke Shanghai dan diberi sebuah tas berisi obat-obatan terlarang. Pengacar Exposto, Muhammad Shafee Abdullah, berbicara kepada media menyusul vonis yang baru saja dijatuhkan. Jika terbukti bersalah, Exposto pasti sudah dijatuhi hukuman mati. Sejumlah anggota Parlemen Malaysia telah memilih untuk mengakhiri hukuman mati wajib yang berlaku nasional atas tuduhan perdagangan narkoba, namun perubahannya belum diundang-undangkan. Simak berita ini dalam bahasa Inggris di sini.

Related Posts

Comments are closed.