Antrean ‘Horor’ Penumpang di Bandara Cengkareng Pada Libur Natal

Antrean ‘Horor’ Penumpang di Bandara Cengkareng Pada Libur Natal

Banyaknya warga yang melakukan penerbangan pagi ini membuat suasana di Terminal 1C Bandara Soekarno Hatta, Tangerang Banten ‘horor’. Di sisi luar dan dalam terminal nampak pemandangan membludaknya penumpang di libur Natal ini. Komisioner Ombudsman Alvin Lie membagikan pengalamannya pagi ini di Bandara Soekarno Hatta. Dia mengatakan, antrean di loket check in penumpang berlapis dan sangat panjang. Foto: Istimewa “Antrean panjang dan berlapis-lapis masuk ke area Check In/ SCP 1 Terminal 1C Bandara Soekarno-Hatta pagi ini.Horror,” kata Alvin kepada detikcom, Sabtu (23/12/2017). Membludaknya jumlah penumpang menurutnya tak sampai menimbulkan chaos karena para petugas Avsec Bandara Soekarno Hatta membantu mengatur penumpang agar tertib. “Untung ada Avsec yang mengatur sehiggna antrean tertib,” ujar Alvin. Foto: Istimewa Tak hanya di area check in counter, kepadatan penumpang juga nampak di ruang tunggu pesawat. Banyak penumpang yang tak kedapatan duduk di kursi hingga akhirnya mereka duduk melantai.

Banyaknya warga yang melakukan penerbangan pagi ini membuat suasana di Terminal 1C Bandara Soekarno Hatta, Tangerang Banten ‘horor’. Di sisi luar dan dalam terminal nampak pemandangan membludaknya penumpang di libur Natal ini. Komisioner Ombudsman Alvin Lie membagikan pengalamannya pagi ini di Bandara Soekarno Hatta. Dia mengatakan, antrean di loket check in penumpang berlapis dan sangat panjang. Foto: Istimewa “Antrean panjang dan berlapis-lapis masuk ke area Check In/ SCP 1 Terminal 1C Bandara Soekarno-Hatta pagi ini.Horror,” kata Alvin kepada detikcom, Sabtu (23/12/2017). Membludaknya jumlah penumpang menurutnya tak sampai menimbulkan chaos karena para petugas Avsec Bandara Soekarno Hatta membantu mengatur penumpang agar tertib. “Untung ada Avsec yang mengatur sehiggna antrean tertib,” ujar Alvin. Foto: Istimewa Tak hanya di area check in counter, kepadatan penumpang juga nampak di ruang tunggu pesawat. Banyak penumpang yang tak kedapatan duduk di kursi hingga akhirnya mereka duduk melantai.

Pelabuhan Merak pagi ini terpantau ramai lancar. Kepadatan di Sabtu pagi libur Natal belum terlalu signifikan. Setelah dini hari tadi kondisi Pelabuhan Merak, Banten dipadati kendaraan roda 4 dan truk, suasana pagi ini, Sabtu (23/12/2017), di dermaga terpantau ramai lancar. Foto: Pelabuhan Merak. (M Iqbal/detikcom). Pantauan di lokasi, kantong-kantong parkir di dermaga 1, 2, dan 3 masih didominasi oleh kendaraan roda 4 atau lebih. Ratusan kendaraan mengantre memasuki kapal yang akan membawa mereka ke Pelabuhan Bakauheni, Lampung. Truk-truk sembako juga terpantau masih mewarnai antrean kendaraan di 3 dermaga tersebut. Bongkar muat kendaraan dari dan ke kapal pun berjalan seperti biasa, hanya saja dalam memasuki libur Natal kali, antrean kendaraan di Pelabuhan Merak terbilang cukup ramai. Kendaraan pribadi yang akan menyeberang ke Sumatera via Merak diperkirakan masih akan terus terjadi hingga malam dan dini hari nanti. Kepadatannya memang tidak sepadat arus mudik Idul Fitri. “Untuk lonjakan arus Nataru (Natal dan Tahun Baru) kami prediksi sampai 23 (Desember) malam masih mengalir padat,” kata General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Merak, Fahmi Alweni. Foto: Pelabuhan Merak. (M Iqbal/detikcom). Sejak Jumat (22/12) kemari, PT ASDP mengoperasikan 6 dermaga dan 34 kapal untuk mengurai kepadatan yang terjadi di Pelabuhan Merak. “Kami sudah menggunakan situasi padat walaupun kondisi masih normal tapi kami sudah menggunakan 6 dermaga dan 34 kapal, ini sudah sangat maksimal,” ujar Fahmi.

Banyaknya warga yang melakukan penerbangan pagi ini membuat suasana di Terminal 1C Bandara Soekarno Hatta, Tangerang Banten ‘horor’. Di sisi luar dan dalam terminal nampak pemandangan membludaknya penumpang di libur Natal ini. Komisioner Ombudsman Alvin Lie membagikan pengalamannya pagi ini di Bandara Soekarno Hatta. Dia mengatakan, antrean di loket check in penumpang berlapis dan sangat panjang. Foto: Istimewa “Antrean panjang dan berlapis-lapis masuk ke area Check In/ SCP 1 Terminal 1C Bandara Soekarno-Hatta pagi ini.Horror,” kata Alvin kepada detikcom, Sabtu (23/12/2017). Membludaknya jumlah penumpang menurutnya tak sampai menimbulkan chaos karena para petugas Avsec Bandara Soekarno Hatta membantu mengatur penumpang agar tertib. “Untung ada Avsec yang mengatur sehiggna antrean tertib,” ujar Alvin. Foto: Istimewa Tak hanya di area check in counter, kepadatan penumpang juga nampak di ruang tunggu pesawat. Banyak penumpang yang tak kedapatan duduk di kursi hingga akhirnya mereka duduk melantai.

VIVA.co.id  – PT KAI Commuter Jabodetabek mulai, Sabtu, 1 April 2017 sudah memberlakukan 80 slot perjalanan Kereta Api Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Seiring dengan dengan berlakunya Grafik Perjalanan Kereta Api 2017 yang telah disahkan oleh Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, Namun Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia Commuter Jabodetabek (KCJ) M. Nurul Fadhila mengatakan pihaknya tidak akan menggunakan slot tersebut untuk lintasan kereta rel listrik (KRL) Jabodetabek, meski sementara waktu selama KA Bandara Internasional Soekarno-Hatta belum beroperasi.

seperti di kutip dari http://www.viva.co.id

“KRL tidak akan gunakan slot kereta bandara. Jadi, kita tetap pakai slot KRL yang ada sesuai Gapeka,” kata Fadhila di Kantor KCJ, Stasiun Juanda Jakarta pada Kamis, 30 Maret 2017. Dia mengakui, penggunaan 80 slot KA Bandara Internasional Soeta memiliki kelebihan dan kekurangan. Kalau KCJ menggunakan slot tersebut, maka kemudian akan dibatalkan ketika KA Bandara Internasional Soeta beroperasi hal itu akan tidak bagus. Nurul menjelaskan pengadaan 80 slot perjalanan KA Bandara Internasional Soeta memiliki dampak terhadap perjalanan KRL. Dia mengungkapkan, KRL feeder relasi Manggarai – Duri dan Duri – Tangerang harus berbagi dengan KA Bandara Internasional Soeta. “Jarak waktu kedatangan kereta ( headway ) pada lintasan Stasiun Duri – Tangerang akan menjadi sekitar 30 menit,” ujarnya. Lalu terkait, jumlah perjalanan kereta juga akan berkurang hingga 17 perjalanan dari 93 perjalanan menjadi 78 perjalanan pada lintas Duri – Tangerang.

Related Posts

Comments are closed.