Antre Sejak Pagi, Warga Antusias Manfaatkan Layanan Paspor Simpatik

Antre Sejak Pagi, Warga Antusias Manfaatkan Layanan Paspor Simpatik

Pemohon paspor memanfaatkan layanan paspor simpatik yang digelar Imigrasi di mal. Para pemohon mengantre untuk mengajukan perpanjangan paspor dan penggantian paspor lama menjadi paspor elektronik (e-paspor). “Antre dari jam 5, dapat antrean nomor 15, 16, 17, 18. Kita datang satu keluarga berempat,” ujar pemohon paspor Hennywati Soeroso (52) di Gandaria City, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Sabtu (6/1/2018). Warga Pluit ini mengaku mendapatkan informasi layanan paspor simpatik dari anaknya. Menurutnya pengurusan perpanjangan paspor di layanan paspor simpatik lebih mudah dengan kuota yang disediakan cukup banyak. Warga memanfaatkan layanan paspor simpatik di Gandaria City, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Sabtu (6/1/2018). Foto: Dwi Andayani-detikcom “Kata anak-anak kuotanya lebih banyak di sini, dan anak-anak sudah review katanya pasti dapat nomor kalau di sini. Kalau di kantor katanya kuotanya lebih sedikit,” ujar Henny. Antre sejak pukul 05.00 WIB juga dilakukan Jessica (28). Warga Semarang ini mengaku sudah menunggu layanan paspor simpatik sejak bulan lalu. “Saya datang dari jam 5 pagi, dari Semarang untuk ngejar ini. Sudah dari bulan kemarin sudah tunggu-tunggu, pas dilihat Minggu ini ada lagi ya sudah saya langsung bikin saja,” ujar Jessica. Warga memanfaatkan layanan paspor simpatik di Gandaria City, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Sabtu (6/1/2018). Foto: Dwi Andayani-detikcom Jessica datang untuk mengganti paspor lama menjadi e-Paspor. Menurutnya pengurusan di layanan paspor simpatik lebih mudah dibandingkan harus datang ke kantor imigrasi “Lebih milih di sini karena lebih gampang saja dari pada di kantornya, soalnya kalau nggak salah di kantornya mesti daftar dulu,” sambungnya. Layanan paspor simpatik digelar kantor Imigrasi Kelas I Khusus Jakarta Selatan. Layanan dibuka selama dua hari, pada tanggal 6-7 Januari 2018 dengan kuota 200 orang per hari.

Pemohon paspor memanfaatkan layanan paspor simpatik yang digelar Imigrasi di mal. Para pemohon mengantre untuk mengajukan perpanjangan paspor dan penggantian paspor lama menjadi paspor elektronik (e-paspor). “Antre dari jam 5, dapat antrean nomor 15, 16, 17, 18. Kita datang satu keluarga berempat,” ujar pemohon paspor Hennywati Soeroso (52) di Gandaria City, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Sabtu (6/1/2018). Warga Pluit ini mengaku mendapatkan informasi layanan paspor simpatik dari anaknya. Menurutnya pengurusan perpanjangan paspor di layanan paspor simpatik lebih mudah dengan kuota yang disediakan cukup banyak. Warga memanfaatkan layanan paspor simpatik di Gandaria City, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Sabtu (6/1/2018). Foto: Dwi Andayani-detikcom “Kata anak-anak kuotanya lebih banyak di sini, dan anak-anak sudah review katanya pasti dapat nomor kalau di sini. Kalau di kantor katanya kuotanya lebih sedikit,” ujar Henny. Antre sejak pukul 05.00 WIB juga dilakukan Jessica (28). Warga Semarang ini mengaku sudah menunggu layanan paspor simpatik sejak bulan lalu. “Saya datang dari jam 5 pagi, dari Semarang untuk ngejar ini. Sudah dari bulan kemarin sudah tunggu-tunggu, pas dilihat Minggu ini ada lagi ya sudah saya langsung bikin saja,” ujar Jessica. Warga memanfaatkan layanan paspor simpatik di Gandaria City, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Sabtu (6/1/2018). Foto: Dwi Andayani-detikcom Jessica datang untuk mengganti paspor lama menjadi e-Paspor. Menurutnya pengurusan di layanan paspor simpatik lebih mudah dibandingkan harus datang ke kantor imigrasi “Lebih milih di sini karena lebih gampang saja dari pada di kantornya, soalnya kalau nggak salah di kantornya mesti daftar dulu,” sambungnya. Layanan paspor simpatik digelar kantor Imigrasi Kelas I Khusus Jakarta Selatan. Layanan dibuka selama dua hari, pada tanggal 6-7 Januari 2018 dengan kuota 200 orang per hari.

seperti di kutip dari http://rajatrepik.com

Pemohon paspor memanfaatkan layanan paspor simpatik yang digelar Imigrasi di mal. Para pemohon mengantre untuk mengajukan perpanjangan paspor dan penggantian paspor lama menjadi paspor elektronik (e-paspor). “Antre dari jam 5, dapat antrean nomor 15, 16, 17, 18. Kita datang satu keluarga berempat,” ujar pemohon paspor Hennywati Soeroso (52) di Gandaria City, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Sabtu (6/1/2018). Warga Pluit ini mengaku mendapatkan informasi layanan paspor simpatik dari anaknya. Menurutnya pengurusan perpanjangan paspor di layanan paspor simpatik lebih mudah dengan kuota yang disediakan cukup banyak. Warga memanfaatkan layanan paspor simpatik di Gandaria City, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Sabtu (6/1/2018). Foto: Dwi Andayani-detikcom “Kata anak-anak kuotanya lebih banyak di sini, dan anak-anak sudah review katanya pasti dapat nomor kalau di sini. Kalau di kantor katanya kuotanya lebih sedikit,” ujar Henny. Antre sejak pukul 05.00 WIB juga dilakukan Jessica (28). Warga Semarang ini mengaku sudah menunggu layanan paspor simpatik sejak bulan lalu. “Saya datang dari jam 5 pagi, dari Semarang untuk ngejar ini. Sudah dari bulan kemarin sudah tunggu-tunggu, pas dilihat Minggu ini ada lagi ya sudah saya langsung bikin saja,” ujar Jessica. Warga memanfaatkan layanan paspor simpatik di Gandaria City, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Sabtu (6/1/2018). Foto: Dwi Andayani-detikcom Jessica datang untuk mengganti paspor lama menjadi e-Paspor. Menurutnya pengurusan di layanan paspor simpatik lebih mudah dibandingkan harus datang ke kantor imigrasi “Lebih milih di sini karena lebih gampang saja dari pada di kantornya, soalnya kalau nggak salah di kantornya mesti daftar dulu,” sambungnya. Layanan paspor simpatik digelar kantor Imigrasi Kelas I Khusus Jakarta Selatan. Layanan dibuka selama dua hari, pada tanggal 6-7 Januari 2018 dengan kuota 200 orang per hari.

seperti di kutip dari http://rajatrepik.com

KBRN, Biak: Upaya jemput bola dilakukan Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Biak, Papua dengan mendatangi Polres Biak Numfor, dan melakukan pelayanan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) Pajak kepada ratusan anggota Polres. Kegiatan yang dibuka oleh Kapolres Biak Numfor, AKBP Hadi Wahyudi juga dihadiri juga Kepala KPP Pratama Biak, Paulus Sutjipto, berlangsung di aula Parama Satwika Mapolres Biak, Rabu (22/3/2017). Kapolres Biak Numfor, AKBP Hadi Wahyudi mengatakan setiap anggota Kepolisian   sebagai warga negara yang baik, wajib taat   pajak   dan jika tidak melaporkan pajak penghasilannya akan dikenai denda. “Kita ikuti aturan yang berlaku, periode pelaporan SPT sudah mau berakhir, dan anggota Polres yang belum melakukan pelaporan   pajak penghasilannya, segera diselesaikan hari ini dengan   memanfaatkan layanan dari KPP Pratama Biak,” kata Kapolres. Sementara Kepala KPP Pratama Biak, Paulus Sutjipto mengatakan kegiatan ini sebagai upaya jemput bola dilakukan ke sejumlah pihak untuk mengoptimalkan pembayaran SPT tahunan bagi wajib pajak   Yang masa berakhirnya tanggal 31 Maret 2017. “Selain di Polres Biak Numfor, KPP Pratama di bulan ini juga   telah melakukan sosialisasi dan pengisiian SPT Tahunan Pajak Penghasilan d jajaran i Korem 173/ PVB dan Kodim/1708 untuk wajib pajak anggota TNI POLRI dengan sistem E-filling, yang akan membantu para wajib pajak tersebut,”ujar Paulus Sutjipto usai kegiatan pembukaan. KPP Pratama Biak berharap, kepatuhan penyampaian SPT Tahunan oleh Wajib Pajak Orang pribadi untuk terhindar dari denda administrasi perpajakan, karena jatuh tempo tanggal  31 Maret 2017. Pelayanan Pajak di kantor KPP Pratam juga dioptimalkan dengan membuka layanan selama satu minggu tanpa libur. “Data kami hingga 20 Maret 2017, sebanyak 3.209 yang telah melakukan pelaporan SPT Tahunan Pph, dengan aplikasi e-Filling, sedangkan target point kami di tahun lalu 6.823,naik di tahun ini menjadi 6.953, diharapkan dapat tercapai dengan upaya door to door yang kami lakukan,”ungkap Paulus. Pantauan RRI, sejak pagi hingga sore hari, anggota Polres maupun dari Polsek-polsek, antusias mengisi Laporan SPT pajak   didampingi 8 orang staff KPP Pratama Biak.(OP)

seperti di kutip dari http://rajatrepik.com

Jogja Travel Mart atau yang disingkat JTM untuk tahun ini menggapai sukses yang ditargetkan dari awal. Event ini terbilang sukses dari JTM tahun sebelumnya karena banyaknya delegasi dari seluruh penjuru duni a yang datang. Event yang di gelar ke delapan ini berlangsung pada tanggal 15-18 Mei 2017 yang bertempat di Sahid Jaya Hotel and Convention Jogja dengan mengambil tema“Jogja The Unforgettable Journey”.  Program JTM 2017 meliputi Welcome Dinner yang akan diadakan pada tanggal 15 Mei 2017 di area Bangsal Kepatihan, B2B (Business To Business) networking meeting yang akan diadakan pada tanggal 16 Mei 2017, berbagai kegiatan social functions, serta educational trip ke Candi Borobudur atau Cave Tubing Gua Pindul untuk para Buyers. Serta di akhir acara 17 Mei 2017 Closing Dinner di Hyatt Regency Hotel.

seperti di kutip dari http://rajatrepik.com

Event tahunan ini adalah satu-satunya gerai  perjalanan pertemuan jaringan B2B industri travel International di Yogyakarta yang di pimpin oleh otoritas pariwisata Yogyakarta dengan usaha DPD ASITA, PHRI, Dinas Kebudayaan Yogyakarta yang dapat menghubungkan buyer internasional dengan Yogyakarta sebagai seller produk wisata sehingga mempunyai daya tarik yang bergam. Perbedaan JTM dari tahun-tahun sebelumnya adalah proses seleksi buyer yang cukup ketat. Sehingga buyer yang datang adalah buyer yang sangat berkompeten dan dapat menjadikan fortofolio untuk Yogyakarta sebagai salah satu langkah promosi wisata. Tujuan adanya acara event ini adalah menjadikan wadah sarana yang potensial dalam promosi wisata, menciptakan aliansi-aliansi baru, menciptakan kerjasama bisnis, mempelajari lebih lanjut tentang produk-produk trend terkini, serta dapat menambah okupansi serta lama tinggal di hotel berbintang maupun non bintang.

seperti di kutip dari http://rajatrepik.com

Adapun seller yang turut meramaikan JTM berasal dari beberapa instansi yang termasuk dalam elemen-elemen pendukung pariwisata Jogja, yaitu Travel Agent anggota ASITA DIY, Hotel & Restaurant anggota PHRI DIY, Airlines, Transport, Destinasi Objek Wisata di Jogja-Jateng dan lain-lain. Sedangkan ratusan Buyer didatangkan dari beberapa provinsi di Indonesia dan 16 Negara di berbagai belahan dunia. Buyer Internasional antara lain datang dari Belanda, Hungaria, Kanada, Spanyol, Perancis, Rusia/Itali, India, Dubai, Singapura, Malaysia, Thailand, Jepang, Korea, Vietnam, Philipina dan Australia. Untuk kategori new buyers berasal dari Hungaria, Oman dan Polandia.

seperti di kutip dari http://rajatrepik.com

Salah-satunya kita dari “JAVANTARA”  ikut berpartisipasi juga dalam mensukseskan kegiatan event Jogja Travel Mart ini. Sebelumnya perkenalkan Javantara adalah pemasaran online si bawah PT. Grahatour Indonesia. Kami adalah agen perjalanan lokal yang terletak di Yogyakarta, Indonesia. Kami menyediakan paket wisata untuk liburan di seluruh wilayah Indonesia seperti di Yogyakarta ini sendiri, Sumatera, Kalimantan, Bali, Flores, Papua dan hampir semua daerah wisata di Indonesia. Kita sangat berpengalaman dan fleksibel terhadap permintaan customer baik dari destinasi maupun budget, agar dapat mengatur program tour terbaiknya sesuai dengan kerangka waktu dan anggarannya. Kita memberikan kualitas yang terbaik untuk customer, pembayaran yang fleksibel, dan fast response 24 hours.

seperti di kutip dari http://rajatrepik.com

Pada event JTM ini kita mendapat venue nomor 26 atas nama PT. Grahatour Indonesia. Acara ini cukup disiplin dalam memastikan buyer ketika bernegosiasi di booth. Minimal buyer mendatangi 20 booth seller dengan menempelkan stiker bagi yang sudah berkunjung ke booth. sikap disiplin yang dimulai saat masuk dari pintu venue, tamu yang tidak memiliki name tag dilarang masuk, hal itu semua karena komunikasi antara seller dan buyer dapat berlangsung dengan nyaman. Jadi aturan waktu yang berlangsung selama berlangsungnya event adalah pergantian booth setiap 7 menit sekali.

seperti di kutip dari http://rajatrepik.com

Antusiasme wisatawan yang berkunjung ke booth kami patut di acungi jempol, hal itu di sebabkan karena ketertarikan mereka terhadap produk baru dan tawaran produk yang jarang berada di negara mereka. Hal inilah yang membuat kami salut dan kami lebih termotivasi lagi untuk mengembangkan produk Javantara ini. Rata-rata sebanyak 80% wistawan tertarik terhadap produk wisata yang berada di Kalimantan yaitu Orang Utan Borneo. Disebabkan karena orang luar sangat menyukai alam yang benar-benar masih alami. Alam yang ada disana sangat dijaga kealamiannya dan penduduk asli sana sangat ramah dan mau beradaptasi dengan wisatawan yang berkunjung ke daerahnya dengan menggunakan kapal sungai. Hal yang unik disini adalah, setelah sampai disana kita tidak akan mengenal gadget karena keterbatasannya jaringan internet. Bahkan dengan tidak adanya gadget, wisatawan bener-bener akan menikmati keindahan yang tuhan berikan dengan seksama. Selain Orang Utan Borneo, ketertarikan wisatawan selanjutnya destinasi yang berada di Yogyakarta ini yaitu Goa Jomblang. Apabila ingin mengetahui goa ini Anda cukup mengingat iklan djarum yang ada di televisi. Di dalam iklan ini, akan terpampang keindahan dalam goa jomblang yang memiliki ketinggian kurang lebih 30 meter ini dengan spot foto yang sangat bagus untuk gambar siluet. Disinilah wisatawan mengapresiasi terhadap destinasi-destinasi yang ada di Indonesia terutama Yogyakarta yang tidak ada habisnya spot untuk berwisata tersebut.

seperti di kutip dari http://rajatrepik.com

Event ini pada awalnya di targetkan 75 seller hingga pada penutupan mencapai 88 seller  dan yang awalnya ditargetkan 120 buyers hingga pada penutupan mencapai 144 buyers. Waww, angka yang spektakuler bukan ? Antusiasnya dunia pariwisata masa kini yang membuat banyak orang tertarik agar tidak ketinggalan informasi. Dengan mengikuti Jogja Travel Mart (JTM) ini, agent-agent travel dapat melebarkan sayapnya hingga memasuki kancah internasional untuk mempromosikan produk dari agent yang kita punya atau bisa juga mempromosikan produknya melalui  directory book yang diterbitkan saat event JTM ini berlangsung, mulai dari Hotel, Travel Agent, Restaurant, Mall, Kesenian, Produk, Objek Destinasi Wisata dan lainnya.

Warga memanfaatkan layanan paspor simpatik di Gandaria City, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Sabtu (6/1/2018). Foto: Dwi Andayani-detikcom Jakarta – Pemohon paspor memanfaatkan layanan paspor simpatik yang digelar Imigrasi di mal. Para pemohon mengantre untuk mengajukan perpanjangan paspor dan penggantian paspor lama menjadi paspor elektronik (e-paspor). “Antre dari jam 5, dapat antrean nomor 15, 16, 17, 18. Kita datang satu keluarga berempat,” ujar pemohon paspor Hennywati Soeroso (52) di Gandaria City, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Sabtu (6/1/2018). Warga Pluit ini mengaku mendapatkan informasi layanan paspor simpatik dari anaknya. Menurutnya pengurusan perpanjangan paspor di layanan paspor simpatik lebih mudah dengan kuota yang disediakan cukup banyak. Warga memanfaatkan layanan paspor simpatik di Gandaria City, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Sabtu (6/1/2018). Foto: Dwi Andayani-detikcom “Kata anak-anak kuotanya lebih banyak di sini, dan anak-anak sudah review katanya pasti dapat nomor kalau di sini. Kalau di kantor katanya kuotanya lebih sedikit,” ujar Henny. Antre sejak pukul 05.00 WIB juga dilakukan Jessica (28). Warga Semarang ini mengaku sudah menunggu layanan paspor simpatik sejak bulan lalu. “Saya datang dari jam 5 pagi, dari Semarang untuk ngejar ini. Sudah dari bulan kemarin sudah tunggu-tunggu, pas dilihat Minggu ini ada lagi ya sudah saya langsung bikin saja,” ujar Jessica. Warga memanfaatkan layanan paspor simpatik di Gandaria City, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Sabtu (6/1/2018). Foto: Dwi Andayani-detikcom Jessica datang untuk mengganti paspor lama menjadi e-Paspor. Menurutnya pengurusan di layanan paspor simpatik lebih mudah dibandingkan harus datang ke kantor imigrasi “Lebih milih di sini karena lebih gampang saja dari pada di kantornya, soalnya kalau nggak salah di kantornya mesti daftar dulu,” sambungnya. Layanan paspor simpatik digelar kantor Imigrasi Kelas I Khusus Jakarta Selatan. Layanan dibuka selama dua hari, pada tanggal 6-7 Januari 2018 dengan kuota 200 orang per hari. (fdn/fdn) paspor layanan paspor simpatik imigrasi

Jogja Travel Mart atau yang disingkat JTM untuk tahun ini menggapai sukses yang ditargetkan dari awal. Event ini terbilang sukses dari JTM tahun sebelumnya karena banyaknya delegasi dari seluruh penjuru duni a yang datang. Event yang di gelar ke delapan ini berlangsung pada tanggal 15-18 Mei 2017 yang bertempat di Sahid Jaya Hotel and Convention Jogja dengan mengambil tema“Jogja The Unforgettable Journey”.  Program JTM 2017 meliputi Welcome Dinner yang akan diadakan pada tanggal 15 Mei 2017 di area Bangsal Kepatihan, B2B (Business To Business) networking meeting yang akan diadakan pada tanggal 16 Mei 2017, berbagai kegiatan social functions, serta educational trip ke Candi Borobudur atau Cave Tubing Gua Pindul untuk para Buyers. Serta di akhir acara 17 Mei 2017 Closing Dinner di Hyatt Regency Hotel.

seperti di kutip dari http://blog.grahatour.com

Event tahunan ini adalah satu-satunya gerai  perjalanan pertemuan jaringan B2B industri travel International di Yogyakarta yang di pimpin oleh otoritas pariwisata Yogyakarta dengan usaha DPD ASITA, PHRI, Dinas Kebudayaan Yogyakarta yang dapat menghubungkan buyer internasional dengan Yogyakarta sebagai seller produk wisata sehingga mempunyai daya tarik yang bergam. Perbedaan JTM dari tahun-tahun sebelumnya adalah proses seleksi buyer yang cukup ketat. Sehingga buyer yang datang adalah buyer yang sangat berkompeten dan dapat menjadikan fortofolio untuk Yogyakarta sebagai salah satu langkah promosi wisata. Tujuan adanya acara event ini adalah menjadikan wadah sarana yang potensial dalam promosi wisata, menciptakan aliansi-aliansi baru, menciptakan kerjasama bisnis, mempelajari lebih lanjut tentang produk-produk trend terkini, serta dapat menambah okupansi serta lama tinggal di hotel berbintang maupun non bintang.

seperti di kutip dari http://blog.grahatour.com

Adapun seller yang turut meramaikan JTM berasal dari beberapa instansi yang termasuk dalam elemen-elemen pendukung pariwisata Jogja, yaitu Travel Agent anggota ASITA DIY, Hotel & Restaurant anggota PHRI DIY, Airlines, Transport, Destinasi Objek Wisata di Jogja-Jateng dan lain-lain. Sedangkan ratusan Buyer didatangkan dari beberapa provinsi di Indonesia dan 16 Negara di berbagai belahan dunia. Buyer Internasional antara lain datang dari Belanda, Hungaria, Kanada, Spanyol, Perancis, Rusia/Itali, India, Dubai, Singapura, Malaysia, Thailand, Jepang, Korea, Vietnam, Philipina dan Australia. Untuk kategori new buyers berasal dari Hungaria, Oman dan Polandia.

seperti di kutip dari http://blog.grahatour.com

Salah-satunya kita dari “JAVANTARA”  ikut berpartisipasi juga dalam mensukseskan kegiatan event Jogja Travel Mart ini. Sebelumnya perkenalkan Javantara adalah pemasaran online si bawah PT. Grahatour Indonesia. Kami adalah agen perjalanan lokal yang terletak di Yogyakarta, Indonesia. Kami menyediakan paket wisata untuk liburan di seluruh wilayah Indonesia seperti di Yogyakarta ini sendiri, Sumatera, Kalimantan, Bali, Flores, Papua dan hampir semua daerah wisata di Indonesia. Kita sangat berpengalaman dan fleksibel terhadap permintaan customer baik dari destinasi maupun budget, agar dapat mengatur program tour terbaiknya sesuai dengan kerangka waktu dan anggarannya. Kita memberikan kualitas yang terbaik untuk customer, pembayaran yang fleksibel, dan fast response 24 hours.

seperti di kutip dari http://blog.grahatour.com

Pada event JTM ini kita mendapat venue nomor 26 atas nama PT. Grahatour Indonesia. Acara ini cukup disiplin dalam memastikan buyer ketika bernegosiasi di booth. Minimal buyer mendatangi 20 booth seller dengan menempelkan stiker bagi yang sudah berkunjung ke booth. sikap disiplin yang dimulai saat masuk dari pintu venue, tamu yang tidak memiliki name tag dilarang masuk, hal itu semua karena komunikasi antara seller dan buyer dapat berlangsung dengan nyaman. Jadi aturan waktu yang berlangsung selama berlangsungnya event adalah pergantian booth setiap 7 menit sekali.

seperti di kutip dari http://blog.grahatour.com

Antusiasme wisatawan yang berkunjung ke booth kami patut di acungi jempol, hal itu di sebabkan karena ketertarikan mereka terhadap produk baru dan tawaran produk yang jarang berada di negara mereka. Hal inilah yang membuat kami salut dan kami lebih termotivasi lagi untuk mengembangkan produk Javantara ini. Rata-rata sebanyak 80% wistawan tertarik terhadap produk wisata yang berada di Kalimantan yaitu Orang Utan Borneo. Disebabkan karena orang luar sangat menyukai alam yang benar-benar masih alami. Alam yang ada disana sangat dijaga kealamiannya dan penduduk asli sana sangat ramah dan mau beradaptasi dengan wisatawan yang berkunjung ke daerahnya dengan menggunakan kapal sungai. Hal yang unik disini adalah, setelah sampai disana kita tidak akan mengenal gadget karena keterbatasannya jaringan internet. Bahkan dengan tidak adanya gadget, wisatawan bener-bener akan menikmati keindahan yang tuhan berikan dengan seksama. Selain Orang Utan Borneo, ketertarikan wisatawan selanjutnya destinasi yang berada di Yogyakarta ini yaitu Goa Jomblang. Apabila ingin mengetahui goa ini Anda cukup mengingat iklan djarum yang ada di televisi. Di dalam iklan ini, akan terpampang keindahan dalam goa jomblang yang memiliki ketinggian kurang lebih 30 meter ini dengan spot foto yang sangat bagus untuk gambar siluet. Disinilah wisatawan mengapresiasi terhadap destinasi-destinasi yang ada di Indonesia terutama Yogyakarta yang tidak ada habisnya spot untuk berwisata tersebut.

seperti di kutip dari http://blog.grahatour.com

Event ini pada awalnya di targetkan 75 seller hingga pada penutupan mencapai 88 seller  dan yang awalnya ditargetkan 120 buyers hingga pada penutupan mencapai 144 buyers. Waww, angka yang spektakuler bukan ? Antusiasnya dunia pariwisata masa kini yang membuat banyak orang tertarik agar tidak ketinggalan informasi. Dengan mengikuti Jogja Travel Mart (JTM) ini, agent-agent travel dapat melebarkan sayapnya hingga memasuki kancah internasional untuk mempromosikan produk dari agent yang kita punya atau bisa juga mempromosikan produknya melalui  directory book yang diterbitkan saat event JTM ini berlangsung, mulai dari Hotel, Travel Agent, Restaurant, Mall, Kesenian, Produk, Objek Destinasi Wisata dan lainnya.

KBRN, Biak: Upaya jemput bola dilakukan Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Biak, Papua dengan mendatangi Polres Biak Numfor, dan melakukan pelayanan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) Pajak kepada ratusan anggota Polres. Kegiatan yang dibuka oleh Kapolres Biak Numfor, AKBP Hadi Wahyudi juga dihadiri juga Kepala KPP Pratama Biak, Paulus Sutjipto, berlangsung di aula Parama Satwika Mapolres Biak, Rabu (22/3/2017). Kapolres Biak Numfor, AKBP Hadi Wahyudi mengatakan setiap anggota Kepolisian   sebagai warga negara yang baik, wajib taat   pajak   dan jika tidak melaporkan pajak penghasilannya akan dikenai denda. “Kita ikuti aturan yang berlaku, periode pelaporan SPT sudah mau berakhir, dan anggota Polres yang belum melakukan pelaporan   pajak penghasilannya, segera diselesaikan hari ini dengan   memanfaatkan layanan dari KPP Pratama Biak,” kata Kapolres. Sementara Kepala KPP Pratama Biak, Paulus Sutjipto mengatakan kegiatan ini sebagai upaya jemput bola dilakukan ke sejumlah pihak untuk mengoptimalkan pembayaran SPT tahunan bagi wajib pajak   Yang masa berakhirnya tanggal 31 Maret 2017. “Selain di Polres Biak Numfor, KPP Pratama di bulan ini juga   telah melakukan sosialisasi dan pengisiian SPT Tahunan Pajak Penghasilan d jajaran i Korem 173/ PVB dan Kodim/1708 untuk wajib pajak anggota TNI POLRI dengan sistem E-filling, yang akan membantu para wajib pajak tersebut,”ujar Paulus Sutjipto usai kegiatan pembukaan. KPP Pratama Biak berharap, kepatuhan penyampaian SPT Tahunan oleh Wajib Pajak Orang pribadi untuk terhindar dari denda administrasi perpajakan, karena jatuh tempo tanggal  31 Maret 2017. Pelayanan Pajak di kantor KPP Pratam juga dioptimalkan dengan membuka layanan selama satu minggu tanpa libur. “Data kami hingga 20 Maret 2017, sebanyak 3.209 yang telah melakukan pelaporan SPT Tahunan Pph, dengan aplikasi e-Filling, sedangkan target point kami di tahun lalu 6.823,naik di tahun ini menjadi 6.953, diharapkan dapat tercapai dengan upaya door to door yang kami lakukan,”ungkap Paulus. Pantauan RRI, sejak pagi hingga sore hari, anggota Polres maupun dari Polsek-polsek, antusias mengisi Laporan SPT pajak   didampingi 8 orang staff KPP Pratama Biak.(OP)

Related Posts

Comments are closed.