Anies Cerita Masjid di Tamansari yang Tak Terbakar

Anies Cerita Masjid di Tamansari yang Tak Terbakar

Kebakaran hebat yang melanda di Krukut, Tamansari, Jakarta Barat, telah menghanguskan rumah di 10 RT. Meski begitu, ada satu masjid yang selamat dari kebakaran tersebut. “Saat ini warga mengungsi di antara bangunan-bangunan di dalam, ada sebuah masjid yang sama sekali tidak kena, bahkan karpetnya pun tidak terbakar,” kata Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan usai meninjau korban kebakaran di Jalan Talib II, Krukut, Tamansari, Jakarta Barat, Sabtu (27/1/2018). Anies mengatakan masjid itu menjadi tempat pengungsian warga. “Dan warga sekarang mengungsi di masjid, di musala,” ucapnya. Anies tiba di lokasi kebakaran sekitar pukul 16.40 WIB. Dia datang seorang diri tanpa didampingi wakilnya Sandiaga Uno. Ia sempat berinteraksi dengan warga dan menginstruksikan agar jajarannya responsif. Kebakaran ini menghanguskan permukiman di 10 rukun tetangga (RT), dengan luas wilayah yang terdampak sekitar 3.500 meter persegi. Diperkirakan ada sekitar 200 rumah yang terbakar. Menurut Camat Tamansari Firman Ibrahim, ada 600 KK yang terdampak kebakaran dan 2.000 warga mengungsi.

Kebakaran hebat yang melanda di Krukut, Tamansari, Jakarta Barat, telah menghanguskan rumah di 10 RT. Meski begitu, ada satu masjid yang selamat dari kebakaran tersebut. “Saat ini warga mengungsi di antara bangunan-bangunan di dalam, ada sebuah masjid yang sama sekali tidak kena, bahkan karpetnya pun tidak terbakar,” kata Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan usai meninjau korban kebakaran di Jalan Talib II, Krukut, Tamansari, Jakarta Barat, Sabtu (27/1/2018). Anies mengatakan masjid itu menjadi tempat pengungsian warga. “Dan warga sekarang mengungsi di masjid, di musala,” ucapnya. Anies tiba di lokasi kebakaran sekitar pukul 16.40 WIB. Dia datang seorang diri tanpa didampingi wakilnya Sandiaga Uno. Ia sempat berinteraksi dengan warga dan menginstruksikan agar jajarannya responsif. Kebakaran ini menghanguskan permukiman di 10 rukun tetangga (RT), dengan luas wilayah yang terdampak sekitar 3.500 meter persegi. Diperkirakan ada sekitar 200 rumah yang terbakar. Menurut Camat Tamansari Firman Ibrahim, ada 600 KK yang terdampak kebakaran dan 2.000 warga mengungsi.

Di sisi lain, meski kuat motif politisasi isu prostitusi saban pergantian kepemimpinan DKI Jakarta, faktanya industri hiburan malam, yang tergolong sebagai sektor pariwisata, secara legal terus diawasi demi ditarik pajak pendapatannya. Jumlahnya tak pernah turun, konsisten menempati posisi kedua setelah pendapatan dari pajak kendaraan bermotor. Pada 9 November 2016, misalnya, demi menjaga keberlangsungan bisnis hiburan malam, DPRD DKI Jakarta memanggil para pemilik usaha dari sektor ini. Melalui surat yang ditandatangani Prasetio Edi Marsudi, Ketua DPRD DKI Jakarta serta ketua tim sukses Ahok-Djarot, 22 pemilik tempat usaha hiburan malam dipanggil dalam rangka “pembinaan” oleh Komisi B DPRD DKI Jakarta. Ketika dikonfirmasi mengenai hal ini, Tubagus Arif, Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta, mengklaim tak mengetahui siapa saja tamu undangan yang datang dalam rapat saat itu. “Kalau 9 November (2016) saya enggak tahu. Waktu itu saya enggak hadir, undangan Pak Prasetio dengan pengusaha,” ujar Tubagus. Bestari Barus, anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta, menolak kebijakan Anies menutup Hotel Alexis. Alasannya, penutupan bisnis hiburan malam berdampak pada mata pencaharian para karyawan. “Gubernur belum move on , masih terikat pada janji kampanye. (Penutupan itu) yang paling mudah (dilakukan),” kata Bestari. “Ya namanya gubernur (baru), lagi gelagapan kepingin eksis, tetapi enggak temu solusi,” ujar Bestari.

Related Posts

Comments are closed.