Alexis Bantah Ada Prostitusi di Bar 4Play

Alexis Bantah Ada Prostitusi di Bar 4Play

Pihak Alexis Group membantah isu yang menyebut ada dugaan praktik prostitusi di bar mereka 4Play. Mereka menegaskan, isu tersebut tidak benar. “Kami membantah, sangat disayangkan kenapa ada lagi isu yang seperti itu,” kata Legal & Corporate Affair Alexis Group Lina Novita saat dihubungi detikcom lewat telepon, Kamis (1/2/2018). Lina mengatakan, pihak Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta juga sudah menghubungi mereka untuk mengonfirmasi isu tersebut. Mereka menegaskan tidak benar ada prostitusi di 4Play Alexis. Menurut Lina, Alexis merasa dirugikan atas isu yang tersebar bahwa ada prostitusi di bar 4Play. Menurut dia, manajemen menerapkan aturan ketat bahwa karyawan, baik yang tetap maupun yang tidak tetap, tidak diperkenankan berbuat asusila. Legal & Corporate Affair Alexis Group Lina Novita Foto: Grandyos Zafna. “Kalau ada hal seperti itu harusnya dikonfirmasi dong ke kami supaya menjadi dasar temuan, bukan diblow up dulu baru dikonfirmasi. Manajemen lalu mencari tahu siapa pelakunya dan menjalankan fungsi-fungsinya di situ,” jelas Lina. “Secara manajemen sudah jelas, tidak diperkenankan melakukan hal-hal berbau asusila. Narkoba juga tidak boleh. Kalau ada sanksinya tegas dipecat,” sambung Lina menegaskan. Lina menambahkan, Alexis yang bernaung di bawah PT Grand Ancol Hotel mempunyai 6 unit usaha. Unit usaha yang izinnya belum dapat diproses hingga saat ini hanyalah hotel dan griya pijat. Dengan kata lain, hanya hotel dan griya pijat yang belum dapat beroperasi. Unit usaha Alexis lainnya hingga kini masih beroperasi secara normal, termasuk 4Play. 4Play adalah bar yang lokasinya berada di lantai 1 Hotel Alexis yang beralamat di Jalan RE Martadinata, Jakarta Utara. “4Play izinnya nggak ada permasalahan apapun. Izinnya valid. Hanya hotel dan griya pijat yang izinnya belum dapat diproses,” ujarnya.

Isu Hotel Alexis masih beroperasi dan berganti nama menjadi 4Play ramai dibahas di media sosial. Pihak Alexis Group membantah hal ini. Pantauan detikcom , isu ini ramai dibahas saat seorang netizen mengunggah foto plang di Jalan RE Martadinata, Ancol, Jakarta Utara. Di foto itu tampak bekas plang Hotel Alexis berganti menjadi logo dan tulisan 4Play. Sejak posting- an itu diunggah, netizen pun langsung ramai membahas. Sebab, isu soal Hotel Alexis ini memang panas bergulir saat Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memutuskan tidak memperpanjang izin hotel dan griya pijat Alexis. detikcom pun mencoba meminta konfirmasi soal isu Hotel Alexis berganti nama dan masih beroperasi ini. Legal & Corporate Affair Alexis Group Lina Novita langsung membantah. “Nggak benar ada ganti nama,” kata Lina saat dihubungi detikcom lewat telepon, Senin (27/11/2017). Lina mengatakan 4Play merupakan bagian dari Alexis. 4play Club & Bar Lounge terletak di Lantai 1 Hotel Alexis dan izin operasionalnya masih berlaku. “Kan Alexis itu izinnya ada 6, bar, hotel, restoran, karaoke, termasuk 4Play itu masih berlaku. Kalau yang belum dapat diproses izinnya kan hanya griya pijat dan hotel,” jelas Lina. Baca Juga: ‘Lantai Surga’ di Hotel Alexis

Izin Griya Pijat dan Hotel Alexis telah disetop oleh Pemprov DKI. Manajemen Alexis hari ini buka suara sekaligus memperlihatkan lantai 7 hotelnya. detikcom dan wartawan lain mengikuti jumpa pers yang digelar manajemen Alexis di restoran yang terletak di lantai 2 Hotel Alexis, Jalan RE Martadinata, Jakarta Utara, Selasa (31/10/2017). Seusai jumpa pers, wartawan diajak naik ke lantai 7 secara bergantian. Begitu lift sampai ke lantai 7 dan pintu terbuka, tampak plang bertulisan ‘Bathhouse Spa & Lounge’. Tulisan itu diterangi lampu temaram. Lantai 7 Alexis (Indra Komara/detikcom) Di sebelah kiri, ada tulisan ‘Cashier’ serta mesin pencetak struk dan mesin EDC. Kursi-kursi tampak diletakkan terbalik di area itu. Adapun di sisi kanan, ada lorong dengan tulisan ‘Spa & Lounge’. Ada sejumlah pintu di lorong yang temaram. Saat wartawan tiba, pintu-pintu kamar sudah dibuka. Sebelumnya, Manajemen Alexis lewat Legal & Corporate Affair Alexis Group, Lina Novita, sudah buka suara soal penyetopan izin oleh Pemprov DKI. Alexis menegaskan tidak ada pelanggaran terkait narkoba dan asusila di hotelnya. Di bawah ini adalah video suasana hotel Alexis, termasuk bagian dalamnya, hari ini: [Gambas:Video 20detik] Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebelumnya mengatakan apa pun kegiatan yang terjadi di Hotel Alexis adalah ilegal. Ucapan Anies tersebut didasari surat Pemprov DKI Jakarta yang menolak TDUP yang diajukan Hotel Alexis dan Griya Pijat Alexis. “Otomatis, maka tidak punya izin lagi kemudian. Kan sudah habis, kemudian dengan begitu, tidak ada izin lagi, otomatis kegiatan di situ bukan kegiatan legal lagi. Kegiatan legal adalah kegiatan yang mendapatkan izin. Tanpa izin, maka semua kegiatan di situ bukan kegiatan legal,” katanya. Sebelumnya detikcom pernah melakukan penelusuran soal aktivitas di ‘lantai surga’ Alexis ini, berikut hasil reportasenya.

Jakarta, CNN Indonesia — Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengaku tidak mengetahui kabar bahwa Hotel Alexis disebut-sebut telah berganti nama menjadi 4Play. “Hah? Serius? 4Play kayak coworking space , gitu?” tanya Sandi seraya menunjukkan ekspresi terkejutnya, Senin (27/11) di Balai Kota DKI Jakarta. Ia mengaku belum menerima laporan dari siapa pun terkait kabar tersebut. Jikapun 4Play berbentuk bar, Sandi mendukung tempat hiburan itu beroperasi selama berjalan sesuai koridor peraturan daerah yang berlaku. Selain itu, dia meminta agar publik tidak buru-buru menghakimi bahwa terjadi pelanggaran asusila di 4Play jika memang tempat itu benar beroperasi sebagai bar. “Tapi, sekarang kita jangan suudzon dulu. Kalau misal mereka mau berubah kan ada pintu taubat, pintu yang memungkinkan mereka berubah lini usaha,” ujarnya. Kepada wartawan Sandi juga meyakini jika 4Play Bar beroperasi, hal tersebut akan memperluas opsi lapangan kerja, sehingga mengurangi angka pengangguran. “Kami mendukung untuk penciptaan lapangan kerja dan kami pastikan bahwa fokus pemerintahan ini untuk terus menjaga stabilitas ekonomi dan pertumbuhan khususnya untuk lapangan kerja yang baru dan berkualitas,” kata Sandi. Namun, Sandi tampak belum mengetahui betul usaha kerja yang diselenggarakan di 4Play. “Kalau misalnya ada asupan teknologi, kalau 4Play itu mungkin ada olahraganya juga kalau yah kan ada play atau apa itu jenis kerja baru, jenis kerja yang sekarang bermigrasi dari kerja yang dulu tradisional menjadi kerja yang berbasis lifestyle , berbasis sport , dan kita harapkan transformasi yang dilakukan oleh teman-teman di dunia usaha seperti yang dilakukan dengan 4Play. Jadi, layak kita apresiasi,” kata Sandi. Untuk menghindari penyimpangan sebagaimana terjadi di hotel dan griya pijat Alexis yang sudah dihentikan izin operasionalnya, Sandi berjanji Pemprov DKI akan selalu memantau kawasan tersebut. Sementara itu, Gubernur Anies Baswedan yang ditanya perihal hal ini sebelum Sandi, enggan menjawab. CNNIndonesia.com pernah menelusuri situs resmi Alexis, sebelum situs itu ditutup dan kini tidak bisa diakses. Tertulis di sana, terdapat empat fasilitas atau layanan yang disuguhkan Alexis selain kamar inap, yakni Flirt di 4Play Club & Bar Lounge, Eat di restoran, Sing di XiSKaraoke, dan Chill di BathHouse. Di samping tempat makan dan karaoke, 4Play yang ada di lantai 1 dan Bathouse di lantai 7 kerap jadi pusat perhatian. Konon, inilah yang menjadi sorotan publik karena diduga menyajikan layanan yang identik dengan ‘prostitusi’, dan dianggap melanggar keasusilaan. Alexis menyebutkan 4Play Club & Bar Lounge berada di lantai 1, tak jauh dari lobi utama. Di sini seperti klub lainnya, terdapat bar yang menawarkan aneka minuman cocktail dan hiburan musik dari DJ, antara lain Residen DJ Andi Liu, DJ Black, dan DJ Agoes. Kadang ada juga DJ tamu dari internasional sebagai pendamping. Di luar itu, 4Play menyuguhkan James Band Silhoutte Dancer Screen sebagai latar bar utamanya, yang diklaim tidak ditemukan di manapun di Jakarta. (wis/djm)

JAKARTA – Tempat hiburan malam di Hotel Alexis kembali mendapatkan sorotan dari masyarakat setelah diisukan mengubah nama menjadi 4Play. Isu tersebut dihembuskan dari akun Facebook Ferry Samuel Sitanggang. Menanggapi hal tersebut, Juru Bicara Alexis Group, Lina Novita membantah, ocehan Ferry Samuel Sitanggang soal restaurant, bar, karaoke dan live musik Alexis yang juga menyajikan hiburan bersifat pornografi tidaklah benar. Dia menuturkan kalau konsep restaurant, bar, karaoke dan live musik di Alexis yang masih beroperasi sejak awal masih sama. “Semua enggak benar. Dan namanya bar itu belum ada perubahan,” tegas Lina kepada wartawan di Jakarta, Senin (27/11/2017). Lina menambahkan, kalau yang tidak diperpanjang Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP) oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Pemerintah Provinsi DKI Jakarta adalah Hotel Alexis dan Griya Pijat Alexis. Sementara, izin unit usaha lain seperti restaurant, bar, karaoke dan live music izinnya masih terdaftar. Dia membantah semua tudingan warganet tersebut. ( Baca: Hotel Alexis Berubah Nama Jadi 4Play, Ini Reaksi Wagub DKI ) “Jadi mengenai Alexis dapat saya jelaskan sebagai berikut. Dua izin yang statusnya belum dapat diproses adalah griya pijat dan hotel. Sementara izin unit usaha lainnya seperti restaurant, bar, karaoke dan live music , izinnya statusnya valid,” lanjutnya. Maka itu, Lina menjelaskan, yang perlu dipahami warganet adalah bahwa keempat izin TDUP lain selain hotel dan griya pijat tidak ada masalah atau notice apapun dari Dinas PTSP Pemprov DKI Jakarta. Sehingga, menurutnya, kegiatan usaha lain di sana yang masih terdaftar sepertinya tak perlu dipergunjingkan warganet. “Untuk kegiatan usaha lainnya yang mana terdapat bar, karaoke, restaurant dan live music tidak ada yang perlu dibahas ya, karena izin TDUP-nya valid atau berlaku. Sehingga wajar kalau tetap beroperasional kan memang izin TDUP Hotel dan Griya yang belum dapat diproses,” tuturnya. (mhd)

Related Posts

Comments are closed.