82 Calon TKI Ilegal Dibawa ke Rumah Aman Kemensos

82 Calon TKI Ilegal Dibawa ke Rumah Aman Kemensos

Sebanyak 82 calon pekerja migran/TKI yang berada di Balai Latihan Kerja Luar Negeri (BLKLN) Restu Putri Indonesia dibawa ke Rumah Perlindungan Trauma Center (RPTC) Kemensos di Bambu Apus, Jakarta Timur. Ke-82 calon TKI ini diduga tidak memenuhi syarat dokumen atau nonprosedural untuk diberangkatkan ke Timur Tengah. “Sebanyak 82 orang yang rencananya mau dibawa ke Timur Tengah akan dibawa ke RPTC di Bambu Apus,” kata Kasubdit Perlindungan TKI Kemenaker Yuli Adiratna di BLKLN Restu Putri Indonesia di Pondok Kopi, Jakarta Timur, Kamis (18/1/2018). Yuli menerangkan para calon TKI nonprosedural itu akan ditampung sementara di RPTC. Pihaknya juga akan memfasilitasi para calon TKI ini untuk dipulangkan ke daerahnya. “Nanti di sana biar tenang dulu. Habis itu dicarikan jalan keluar. Jika ingin pulang ke kampung, difasilitasi,” ucapnya. Dari 100 calon TKI (sebelumnya disebut 98 orang), hanya 18 orang yang memenuhi syarat prosedural. Ke-18 orang ini tetap berada di BLKLN Restu Putri, namun dengan pengawasan tim Kemenaker. “Sisanya aman yang masih di lokasi prosedural. Nggak dibawa, tapi tetap dipantau,” kata Yuli. Calon TKI ilegal yang akan dibawa ke Rumah Aman. (Gusti Ramadhan/detikcom) Sebelumnya diberitakan, tim Kementerian Tenaga Kerja menggerebek BLKLN Restu Putri Indonesia di Pondok Kopi, Jakarta Timur. Tim menemukan 100 calon pekerja migran/TKI yang mayoritas akan diberangkatkan ke Timur Tengah sebagai penata laksana rumah tangga. Penggerebekan tempat penampungan ini dilakukan siang tadi dengan berkoordinasi ke Bareskrim Polri. Selain ke Timur Tengah, para calon TKI itu bakal diberangkatkan ke Malaysia, Hong Kong, dan Singapura. Para calon TKI ilegal di Pondok Kopi dibawa ke Rumah Aman Kemensos. (Gusti Ramadhan/detikcom) Sementara itu, Kasubdit Perlindungan TKI Kemenaker Yuli Adiratna mengatakan penggerebekan tempat penampungan ini berawal dari laporan masyarakat yang diteruskan Disnaker Kabupaten Bandung Barat. “Ada indikasi (TKI) itu adalah nonprosedural. Kita mau dalami lagi yang nonprosedural berapa, tetapi yang untuk Timur Tengah kita bisa pastikan itu nonprosedural,” ujar Yuli di lokasi.

Sebanyak 82 calon pekerja migran/TKI yang berada di Balai Latihan Kerja Luar Negeri (BLKLN) Restu Putri Indonesia dibawa ke Rumah Perlindungan Trauma Center (RPTC) Kemensos di Bambu Apus, Jakarta Timur. Ke-82 calon TKI ini diduga tidak memenuhi syarat dokumen atau nonprosedural untuk diberangkatkan ke Timur Tengah. “Sebanyak 82 orang yang rencananya mau dibawa ke Timur Tengah akan dibawa ke RPTC di Bambu Apus,” kata Kasubdit Perlindungan TKI Kemenaker Yuli Adiratna di BLKLN Restu Putri Indonesia di Pondok Kopi, Jakarta Timur, Kamis (18/1/2018). Yuli menerangkan para calon TKI nonprosedural itu akan ditampung sementara di RPTC. Pihaknya juga akan memfasilitasi para calon TKI ini untuk dipulangkan ke daerahnya. “Nanti di sana biar tenang dulu. Habis itu dicarikan jalan keluar. Jika ingin pulang ke kampung, difasilitasi,” ucapnya. Dari 100 calon TKI (sebelumnya disebut 98 orang), hanya 18 orang yang memenuhi syarat prosedural. Ke-18 orang ini tetap berada di BLKLN Restu Putri, namun dengan pengawasan tim Kemenaker. “Sisanya aman yang masih di lokasi prosedural. Nggak dibawa, tapi tetap dipantau,” kata Yuli. Calon TKI ilegal yang akan dibawa ke Rumah Aman. (Gusti Ramadhan/detikcom) Sebelumnya diberitakan, tim Kementerian Tenaga Kerja menggerebek BLKLN Restu Putri Indonesia di Pondok Kopi, Jakarta Timur. Tim menemukan 100 calon pekerja migran/TKI yang mayoritas akan diberangkatkan ke Timur Tengah sebagai penata laksana rumah tangga. Penggerebekan tempat penampungan ini dilakukan siang tadi dengan berkoordinasi ke Bareskrim Polri. Selain ke Timur Tengah, para calon TKI itu bakal diberangkatkan ke Malaysia, Hong Kong, dan Singapura. Para calon TKI ilegal di Pondok Kopi dibawa ke Rumah Aman Kemensos. (Gusti Ramadhan/detikcom) Sementara itu, Kasubdit Perlindungan TKI Kemenaker Yuli Adiratna mengatakan penggerebekan tempat penampungan ini berawal dari laporan masyarakat yang diteruskan Disnaker Kabupaten Bandung Barat. “Ada indikasi (TKI) itu adalah nonprosedural. Kita mau dalami lagi yang nonprosedural berapa, tetapi yang untuk Timur Tengah kita bisa pastikan itu nonprosedural,” ujar Yuli di lokasi.

seperti di kutip dari http://rajatrepik.com

Sebanyak 82 calon pekerja migran/TKI yang berada di Balai Latihan Kerja Luar Negeri (BLKLN) Restu Putri Indonesia dibawa ke Rumah Perlindungan Trauma Center (RPTC) Kemensos di Bambu Apus, Jakarta Timur. Ke-82 calon TKI ini diduga tidak memenuhi syarat dokumen atau nonprosedural untuk diberangkatkan ke Timur Tengah. “Sebanyak 82 orang yang rencananya mau dibawa ke Timur Tengah akan dibawa ke RPTC di Bambu Apus,” kata Kasubdit Perlindungan TKI Kemenaker Yuli Adiratna di BLKLN Restu Putri Indonesia di Pondok Kopi, Jakarta Timur, Kamis (18/1/2018). Yuli menerangkan para calon TKI nonprosedural itu akan ditampung sementara di RPTC. Pihaknya juga akan memfasilitasi para calon TKI ini untuk dipulangkan ke daerahnya. “Nanti di sana biar tenang dulu. Habis itu dicarikan jalan keluar. Jika ingin pulang ke kampung, difasilitasi,” ucapnya. Dari 100 calon TKI (sebelumnya disebut 98 orang), hanya 18 orang yang memenuhi syarat prosedural. Ke-18 orang ini tetap berada di BLKLN Restu Putri, namun dengan pengawasan tim Kemenaker. “Sisanya aman yang masih di lokasi prosedural. Nggak dibawa, tapi tetap dipantau,” kata Yuli. Calon TKI ilegal yang akan dibawa ke Rumah Aman. (Gusti Ramadhan/detikcom) Sebelumnya diberitakan, tim Kementerian Tenaga Kerja menggerebek BLKLN Restu Putri Indonesia di Pondok Kopi, Jakarta Timur. Tim menemukan 100 calon pekerja migran/TKI yang mayoritas akan diberangkatkan ke Timur Tengah sebagai penata laksana rumah tangga. Penggerebekan tempat penampungan ini dilakukan siang tadi dengan berkoordinasi ke Bareskrim Polri. Selain ke Timur Tengah, para calon TKI itu bakal diberangkatkan ke Malaysia, Hong Kong, dan Singapura. Para calon TKI ilegal di Pondok Kopi dibawa ke Rumah Aman Kemensos. (Gusti Ramadhan/detikcom) Sementara itu, Kasubdit Perlindungan TKI Kemenaker Yuli Adiratna mengatakan penggerebekan tempat penampungan ini berawal dari laporan masyarakat yang diteruskan Disnaker Kabupaten Bandung Barat. “Ada indikasi (TKI) itu adalah nonprosedural. Kita mau dalami lagi yang nonprosedural berapa, tetapi yang untuk Timur Tengah kita bisa pastikan itu nonprosedural,” ujar Yuli di lokasi.

seperti di kutip dari http://rajatrepik.com

Polres Semarang mengamankan 15 pasangan tak resmi dari sejumlah hotel di kawasan Bergas, Kabupaten Semarang. Mereka yang terjaring selanjutnya akan menjalani sidang tindak pidana ringan (tipiring) pada Rabu (24/1). Razia tersebut dilakukan Satuan Sabhara Polres Semarang. Petugas melakukan razia di tiga hotel kawasan Bergas. Polisi awalnya menindaklanjuti adanya laporan dari warga masyarakat perihal anak-anak bermain pada jam sekolah. “Mereka ini (pasangan tak resmi), kita amankan dari tiga hotel di kawasan Bergas,” kata Kasat Sabhara Polres Semarang, AKP Slamet Sriyanto di kantornya Kamis (18/1/2018). Sedangkan biasanya dilakukan malam hari, namun kali ini dilakukan pada siang hari. “Kalau sasaran utamanya memang anak-anak sekolah, tapi dalam kegiatan ini tidak menemukan,” ujar dia. Sebanyak 15 pasangan tak resmi yang terjaring tersebut merupakan warga yang berasal dari Boja Kabupaten Kendal, Wedung dan Mranggen Kabupaten Demak. Selain itu, ada dari Getasan, Kabupaten Semarang serta ada juga yang berasal dari Kudus. “Mereka yang terjaring ini akan kami lakukan sidang tipiring pada, Rabu (24/1/2018),” pungkasnya.

seperti di kutip dari http://rajatrepik.com

Kampung Akuarium, yang sudah tinggal puing, bakal kembali dibangun menjadi area wisata budaya. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan juga memiliki rencana serupa untuk kawasan Sunda Kelapa dan Luar Batang. “Jadi kita ingin membangun di situ menjadi salah satu jadi Kampung Akuarium, kemudian ada Sunda Kelapa, lalu ada Luar Batang. Itu satu rangkaian. Itu adalah nanti di masa depan kita merencanakan untuk daerah kegiatan wisata budaya yang punya sejarah,” kata Anies di Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis (18/1/2018). Anies mengatakan penataan Kampung Akuarium sudah berjalan. Pemprov DKI sudah membuat konstruksi shelter sejak 7 Januari lalu. “Kalau shelter -nya selesai, mereka bisa tinggal di situ. Saya lupa jumlahnya, kalau nggak salah 180-an yang nanti akan tinggal KK-nya yang nanti akan tertampung di shelter itu. Terus, sudah itu, kita bangun konsensinya,” paparnya. Anies menjelaskan pihaknya sudah mendata warga yang bisa menempati shelter tersebut. Penataan Kampung Akuarium, dijelaskannya, bersifat kolaboratif, yakni pemerintah melibatkan warga dalam merencanakan penataan shelter . “Jadi, kalau Anda lihat kemarin yang hari Minggu, ketika saya datang, pertemuan dengan teman-teman di Jaringan Rakyat Miskin Kota (JMRK) itu karena kita mulai community action plan sesudah proses perencanaan semua antara Pemprov dan warga,” ujarnya.

seperti di kutip dari http://rajatrepik.com

Jaksa pada KPK mencari tahu tentang fasilitas karaoke yang didapatkan tim auditor BPK berkaitan dengan pemeriksaan dengan tujuan tertentu (PDTT) terhadap PT Jasa Marga Cabang Purbaleunyi. Fasilitas itu menghabiskan dana hingga puluhan juta rupiah. Salah seorang saksi yang dihadirkan dalam sidang, Suhendro (karyawan PT Marga Maju Mapan/PT 3M), menyebut ada temuan dari tim BPK. PT 3M merupakan salah satu kontraktor yang mengerjakan proyek yang dilaksanakan PT Jasa Marga. Proyek itu salah satunya pekerjaan scrapping, filling, overlay , dan rekonstruksi perkerasan pada ruas Tol Cipularang-Purbaleunyi. “Jadi Pak Saga (Saga Hayyu Suyanto Putra/Deputy General Manager Maintenance Service Management PT Jasa Marga) minta kita bareng-bareng minta arahan dari Pak GM seperti apa. Saya jelaskan dulu temuannya, saya tidak ingat semua, tapi ada beberapa temuan,” ucap Suhendro ketika dihadirkan sebagai saksi dalam sidang lanjutan terdakwa General Manager PT Jasa Marga Cabang Purbaleunyi Setia Budi di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Kamis (18/1/2018). Menurut Suhendro, kesalahan hanya pada masalah administrasi. Dia diminta melakukan klarifikasi data. “Lalu diminta tolong penuhi buktinya sekomplet mungkin untuk memenuhi temuan itu. Di akhir beliau (Setia Budi) berkata, kalau ada perintah lain, tolong di- support full ,” sebut Suhendro. “Artinya?” tanya jaksa. “Waktu itu saya belum paham. Setelah ketemu Pak GM, kita rapat untuk menyiapkan data dari konsep temuan. Saya bersama Pak Saga, Amri (Amri Sanusi/Asisten Manajer Servis Program PT Jasa Marga), Toto Purwanto (Maintenance Service Manager PT Jasa Marga), dan tim saya. Sorenya, Pak Saga ditelepon tim BPK, di- loud speaker di depan kami semua. Ada permintaan rapat malam. Setelah itu waktu saya tanyakan ke Pak Saga, waktu itu mengartikan karaoke,” sebut Suhendro. Saksi lainnya, Totong Heriyana (GM PT 3M), mengaku pernah mendengar tentang ‘rapat malam’ itu. Dia pun menyiapkan dana untuk itu. “Saya sebelumnya pernah dapat informasi soal ‘rapat malam’, di Bandung pun habis sampai Rp 40-an (juta). Saya menjaga-jaga kalau permintaan lebih dari sekali, makanya saya sebut di BAP dana marketing Rp 200 juta,” ucap Totong. Setelah itu, menurut Saga, rapat dilakukan di kantor pusat PT Jasa Marga untuk mengklarifikasi temuan BPK. Namun, menurut Saga, fokus tim auditor BPK saat itu bukan tentang rapat tersebut. “Saya lihat mereka fokusnya bukan ke situ. Posisi kami jelang zuhur, kelihatannya teman-teman mitra menjelaskan dalam suasana yang sudah tidak kondusif,” kata Saga. Saga mengaku saat itu ada lima orang dari Jasa Marga, sedangkan dari tim auditor BPK ada 7 orang, yaitu Sigit Yugoharto, Epi Sopian, Roy Steven, Imam Sutaya, Bernat S Turnit, Andry Yustono, dan Kurnia Setiawan Sutarto. “Waktu itu kami berlima belum tahu tempat yang dimaksud. Pas di jalan, atau lokasi, saya lupa. Sore posisinya perjalanan menuju ke sana. Di Semanggi, belakangan saya tahu namanya Las Vegas,” ujar Saga. Ketika di lokasi, menurut Totong, sudah ada 20 perempuan. Mereka kemudian memilih satu per satu perempuan itu untuk menemani karaoke dari pukul 20.00 WIB hingga 00.30 WIB. “Setelah kami kenalan, langsung dipanggil Mami untuk perkenalkan ladies -nya, ada 20 orang. Pihak BPK milih duluan. Kemudian dari Jasa Marga, Pak Saga, baru saya sama Hendro,” kata Totong. Dia menyebut ada 13 perempuan yang menemani. Fasilitas karaoke itu diartikannya sebagai arahan untuk backup full tim BPK. “Biaya?” tanya jaksa. “Rp 32 juta sekian, saya laporkan,” sebutnya. Dalam kasus tersebut, Setia Budi didakwa memberi suap motor Harley-Davidson kepada auditor BPK Sigit Yugoharto. Suap tersebut terkait pemeriksaan dengan tujuan tertentu terhadap PT Jasa Marga Persero pada 2017.

seperti di kutip dari http://rajatrepik.com

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga S Uno diperiksa polisi terkait dugaan kasus penggelapan sebidang tanah di Curug, Tangerang. Sandi diperiksa karena mengetahui dan menandatangani penjualan tanah yang diklaim milik pelapor, Djoni Hidajat. “Kan ikut menandatangani (penjualan tanah) juga di (tanggal) 11 November 2001,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (18/1/2018). Sandiaga dan Djoni dulu merupakan rekan bisnis di PT Japirex. Sandiaga sebagai komisaris utama, sedangkan Djoni adalah direktur utama. [Gambas:Video 20detik] Sedangkan Andreas Tjahjadi, yang juga saat itu menjadi direktur utama, telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini. Argo menyebut komposisi saham Sandiaga di perusahaan eksportir industri rotan itu lebih kecil daripada Djoni. “Yang bersangkutan 40 persen, Djoni 60 persen,” imbuhnya. Ada tiga sertifikat lahan berkaitan dengan persoalan ini. Sebidang lahan diklaim milik Djoni, sedangkan dua bidang lahan lainnya adalah milik PT Japirex. Hingga akhirnya perusahaan dilikuidasi dan aset-asetnya, di antaranya lahan tersebut, dijual oleh direksi. Selain lahan PT Japirex, lahan milik Djoni turut dijual. “Tanah itu ada atas nama Djoni. Ada (sebagian milik) PT Japirex, ada tiga sertifikat. Dua atas nama Japirex,” sambung Argo. Nah, lahan yang diklaim milik Djoni ini laku dijual Rp 8 miliar. Uang hasil penjualan tanah itu sempat dipindahkan ke beberapa bank hingga akhirnya didepositokan di salah satu bank. “Dan itu atas nama tersangka Andreas, dan itu semua atas sepengetahuan saksi (Sandiaga),” ujarnya. Sementara itu, Sandiaga merasa heran terhadap penyidikan kasus dugaan penggelapan sebidang tanah di Curug, Tangerang. Terlebih, kasus itu diungkit kembali menjelang pilkada lalu setelah hampir 20 tahun berlalu. “Ini adalah kejadian tahun 2001, sekitar 17 tahun yang lalu. Teman-teman polisi akan kita dukung kasus-kasus yang sudah mendekati 20 tahun ini tiba-tiba bangkit kembali,” ujar Sandiaga kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (18/1/2018). Sandiaga menjelaskan, kedudukan Djoni Hidajat sama-sama sebagai direksi PT Japirex. Sandi mengaku tidak punya masalah dengan Djoni hingga dirinya dilaporkan menjelang Pilkada DKI lalu. “Beliau (Djoni) direksi dan waktu itu sama-sama saya nggak ada masalah, sampai menjelang pilkada saja tiba-tiba baru ada masalah,” ujarnya.

seperti di kutip dari http://rajatrepik.com

Fredrich Yunadi meminta Agung Laksono menjadi saksi a de charge atau saksi meringankan untuknya, tapi Agung tak bersedia. Agung beralasan tak mengenal Fredrich. Menanggapi itu, Fredrich mengaku memang tidak saling kenal dengan Agung. Namun pada saat peristiwa kecelakaan Setya Novanto pada 16 November 2017, Agung berada di rumah sakit sehingga, menurut Fredrich, seharusnya Agung bisa menceritakan kejadian di rumah sakit. “Ya, memang nggak kenal. Beliau kan ada di sana, jadi tahu apa yang terjadi di sana, di rumah sakit,” kata Fredrich setelah diperiksa penyidik di KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (18/1/2018). “Waktu terjadi perkara peristiwa, kemudian beliau datang bersama pejabat-pejabat. Saya tidak suruh dia nerangkan saya, saya cuma bilang yang waktu datang itu siapa saja. Saya sebutkan nama-namanya, kan gitu . Silakan saja beliau, beliau waktu itu ke sana. Lo, kan tidak perlu kenal saya,” imbuhnya. Namun Fredrich tak menyebut siapa saja saksi meringankan yang diajukannya. Ia hanya menyebut, saat Novanto di rumah sakit, banyak petinggi yang hadir. “Banyak sekali, petinggi-petinggi,” ucap Fredrich sambil masuk mobil tahanan. Sebelumnya, Agung Laksono tidak jadi diperiksa penyidik KPK. Politikus Partai Golkar itu menolak menjadi saksi meringankan untuk Fredrich karena mengaku tak mengenal eks pengacara Novanto tersebut. “Saya datang karena menghargai KPK sebagai penegak hukum. Tapi di dalam saya menyatakan saya tidak bersedia menjadi saksi yang menguntungkan Saudara Fredrich. Saya, pertama, karena tidak mengenal beliau. Saya baru kenal itu malam itu saja ketika saya besuk Pak Novanto,” kata Agung di KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan. Dalam kasus dugaan merintangi penyidikan Novanto, KPK menetapkan dua tersangka, yaitu Fredrich Yunadi dan dr Bimanesh Sutarjo. Bimanesh merupakan dokter yang menangani Novanto ketika mengalami kecelakaan pada 16 November 2017 saat dicari KPK. Baik Bimanesh maupun Fredrich diduga memanipulasi data rekam medis Novanto untuk menghindari panggilan penyidik KPK.

seperti di kutip dari http://rajatrepik.com

Polri menyatakan video ceramah ustaz Zulkifli Muhammad Ali (ZMA) yang diduga mengandung unsur ujaran kebencian diakses 70 ribu netizen. Video itu juga dikomplain netizen. “(Pemeriksaan) Ini berdasarkan hasil patroli siber bahwa ada viral informasi di internet, bahkan melewati 70 ribu viral, dan banyak komplain di masyarakat karena viral,” kata Analisis kebijakan Madya Humas Polri Kombes Sulistyo Pudjo di Gedung Dittipidsiber Bareskrim Polri, Jalan Jatibaru, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (18/1/2018). Pudjo menceritakan Zulkifli mengadakan ceramah di salah satu masjid di Jakarta, November 2017 lalu. Dalam ceramahnya, Zulkifli menyebut terdapat sejumlah KTP Indonesia yang dicetak di Perancis dan China yang akan digunakan oleh warga neagra asing. “Bahwa pada menit-menit tertentu ada yang disebarkan ke internet, adanya konten-konten informasi bahwa jutaan KTP telah dicetak di Perancis, maupun di Cina dan akan digunakan dari orang luar indonesia. Kemudian adalah adanya pasukan yang akan siap masuk ke Indonesia,” ujar Pudjo. Polisi menilai ceramah tersebut mengandung berita bohong. Ceramah itu juga dinilai membuat resah masyarakat. “Itu berita bohong itu menyebarkan permasalahan informasi yang kurang benar yang bisa meresahkan masyarakat. Dan tentu saja, karena berita ini menyebar, harus dihentikan, tentu saja kami memanggil beliau yang karena faktanya ada,” ujar Pudjo. Sementara itu, Zulkifli membantah tuduhan itu. Menurutnya, ceramah yang ada dalam video tersebut didasari hadis. “Saya UZMA yang dipanggil untuk menghadap atas ujaran kebencian yang dituduhkan pada saya. Dalam hal ini saya perlu meluruskan, yang pertama, apa pun yang telah saya sampaikan jelas seluruhnya ada hadis Nabi Muhammad yang menuntunnya,” kata Zulkifli di Dittipidsiber. Saat ini, Zulkifli tengah diperiksa sebagai tersangka. Zulkifli dikenakan Pasal 28 ayat 2 juncto Pasal 45B UU Nomor 19 Tahun 2016 dan/atau Pasal 16 juncto Pasal 4 huruf b UU Nomor 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis.

seperti di kutip dari http://rajatrepik.com

Kejaksaan Negeri (Kejari) Bandung menangkap Achmad Kuntjoro. Terpidana kasus korupsi dana PT Kereta Api Indonesia (KAI) sebesar Rp 100 miliar itu sempat buron selama dua tahun. Achmad yang merupakan eks Direktur Keuangan PT KAI itu ditangkap di kediamannya, kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Kamis (18/1/2018) pagi, sekitar pukul 08.30 WIB. Usai ditangkap, lelaki tersebut tiba di kantor Kejari Bandung Jalan Jakarta sore tadi, sekitar pukul 15.00 WIB, menggunakan mobil Toyota Innova silver. Achmad yang mengenakan kaus putih berkerah ini langsung digiring ke ruangan Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Bandung. “Bersangkutan berhasil ditangkap dan dibawa ke Bandung,” ujar Kajari Bandung Agus Winoto di kantor Kejari Bandung, Jalan Jakarta, Kota Bandung. Proses penangkapan mantan petinggi PT KAI tersebut berlangsung secara hati-hati. Anggota intelijen Kejari Bandung dibantu Kejari Jakarta Selatan memantau terlebih dahulu kediaman Achmad. Barulah pada saat Achmad dipastikan ada di rumah, tim langsung masuk dan meringkus sang koruptor. Penangkapan Achmad berlangsung lancar. Bahkan, menurut Agus, Achmad beserta keluarganya bersikap kooperatif. “Intinya sebelum ditangkap kita sudah memantau yang bersangkutan,” ujar Agus. Agus mengatakan Achmad ditetapkan sebagai buronan. Pasalnya, sejak divonis Mahkamah Agung (MA) pada tahun 2014 silam, ia kerap mangkir dari panggilan jaksa. “Beberapa kali kita lakukan pemanggilan memang tidak pernah hadir. Alasannya sakit dan sebagainya. Tapi kita pantau keterangan sakitnya, itu tidak benar. Bersangkutan buron dua tahun,” kata Agus. Kajari Bandung Agus Winoto (Foto: Dony Indra Ramadhan/detikcom) Kasus korupsi yang melibatkan Achmad terjadi saat ia masih menjabat Direktur Keuangan PT KAI. Kasus yang ditangani Polda Jabar itu bermula saat kerja sama penyertaan modal antara PT KAI dengan PT Optima Kharya Capital Management (PT OKCM) pada Juli-Desember 2008 sebesar Rp 100 miliar. Dalam perjanjian tersebut OKC memberikan jaminan aset sebesar Rp 120 miliar kepada PT KA. Dalam kerja sama itu PT KAI dijanjikan mendapat keuntungan 11 persen dari nilai yang ditanamkan dan pengembalian modal pokok di akhir kerja samanya. Namun hingga batas waktu kerja sama yang ditentukan, PT OKCM tidak membayarkan keuntungan 11 persen dan dana pokok sesuai yang dijanjikan. Begitu pula dengan aset yang dijaminkan tidak dapat dicairkan oleh PT KA. Selain Achmad, Dirut PT OKCM Haryo Kusumah juga ditetapkan sebagai tersangka. Bahkan Haryo telah dieksekusi lebih dulu. “Dirut (Haryo) sudah dieksekusi. Dari kasus ini kerugiannya 100 miliar (rupiah),” ucap Agus. Dia menjelaskan Achmad divonis 2,5 tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Bandung pada 2012. Achmad lalu mengajukan kasasi atas putusan itu ke MA. Namun permohonan itu ditolak MA. MA menjatuhkan vonis bernomor 1553 K/PID.SUS/2013 Tanggal 14 Mei 2014 Jo. No. 43/Tipikor/2013/PT.BDG Tanggal 11 Februari 2013 Jo No. 29/Pid.Sus/TPK/2012/PN.Bdg. Dalam amar putusannya, MA menyebut Achmad terbukti bersalah secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi Pasal 2 ayat (1) Jo Pasal 18 UU RI No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. “Tuntutan kita kepada yang bersangkutan 12 tahun, putusan MA 10 tahun,” ucap Agus. Usai menjalani pemeriksaan di Kejari Bandung, Achmad langsung dibawa ke Lapas Sukamiskin Bandung. Tak ada kata terucap dari mulut Achmad saat berjalan menuju ke mobil tahanan Kejari Bandung.

“There will be a calm out there, and if we want to go back to the village, we will be facilitated,” he said. Of the 100 prospective migrant workers (previously called 98 people), only 18 are eligible for procedural requirements. These 18 people remain in BLKLN Restu Putri, but with the supervision of the Ministry of Manpower team. “The rest is safe still in procedural location Not carried, but still monitored,” said Yuli. Previously reported, the Ministry of Manpower team raided BLKLN Restu Putri Indonesia in Pondok Kopi, East Jakarta. The team found 100 prospective migrant workers / migrant workers who majority will be dispatched to the Middle East as a housekeeper. The raid of this shelter was conducted this afternoon by coordinating to the Police Criminal Investigation Unit. In addition to the Middle East, the prospective migrant workers will be dispatched to Malaysia, Hong Kong, and Singapore. Meanwhile, Kasubdit Protection of TKI Ministry of Manpower Yuli Adiratna said the raid of this shelter originated from the report of the people who continued the West Bandung Regency Manpower Office. “There are indications that the migrant workers are nonprosedural.We want to deeper the nonprosedural how much, but for the Middle East we can make sure it is nonprosedural,” Yuli said at the site. Source : LABEL : [illegal tki, kemnaker]

��!] ��s�5f��J��mͷ�6�vY���?�q�ϡr�T[5�B�a�Ul� #���f��f߈�,���!S����;F�kmu��nCƃ�W�(\�}Q�����T����;.���”|����q�] H��n��6�E��,��Ź�m��8��C]f���Y*�20M$M�9�{� y���”�o#Z�H��:��Fn+�Pb�T�:�����f^E��nTToR��G\*�VѾ����@7aV�ZD�fW�b�f�É��”�G�|�,�+�n�j�J!Զe�^���Ehq&�4�Xѧ���߱i��B,NQ�M�;AAEjuţ�1�i�T���u�6..�m�F��Zi��s6���Xd�����!e�-/452S�����E��n4V��y���͆WJ�:�-� ��b .�l�p������� BT.���1��H�R��*B �h��C��1���?”�`�ژ�ၒ��h�J�G!�BvI��.hk{�����9�Ǘ5��E�W����@ɏ��>��[c�>%R�4��C@�X�9~�A�WXǰ0|>J6�8�n�C�`���F4����h6�oZX�!�XF�8�o���XLFی@�̥���7[`�G�`�>��H�K��k�ۇ����*U��l��떋�7X�\:��V�v � �����vyE���hUW$.��O+OM�������n��>c��\��P��o����g���v��J�S���pkwgf� �5x������8]��gL�’,���������M�ub��{g�f�;J��j゚�L�Z�S�����j��fg���=:�0�����L�ba�O�s�[�RF�A;�ru;��-�X�%�h�C�8�Gqb���m��控�pG���$a�� y,���y&U�Yh������\�X7+kj }[[Z狆�W�z�#��55Y{�� q�%E3�z�������ȃ��r�\�7^��]� sp�V8w�1�~1K�:�%@���kĴP�6:F���Tx?���M�Wu��y��� �ߵ���{v-N�U�u,�ۺ�:��U~��wt�p�&��I

Related Posts

Comments are closed.